Artikel Terkait

90 Persen Tenaga Kerja PT Harta Samudra Orang Morotai

i-malut.com, MOROTAI — PT Harta Samudra Morotai (PT. HSM) merupakan perusahan kelas kakap yang bergerak di sektor perikanan dan berinvestasi di Kabupaten Pulau Morotai, dengan klasifikasi khusus yakni mengeksport ikan tuna loin ke negara vietnam.

Selain mengeksport ikan tuna ke luar negeri, PT HS Morotai juga satu-satunya perusahan di maluku utara yang bermitra dengan Pemkab Pulau Morotai, telah menyumbang devisa negara dari sektor perikanan yang lumayan besar. Tetapi tidak cukup sampai disitu, kehadiran perusahan tersebut dituntut, dalam penerimaan tenaga kerja lebih prioritaskan putra daerah alias orang morotai.

“Soal tenaga kerja di SKPT di prioritaskan masyarakat morotai dan saat ini yang bekerja mayoritas orang morotai,” ungkap Bupati  Benny Laos, saat dikonfirmasi kamis 10 januari 2019

Tenaga kerja yang di rekrut PT Harta Samudra Morotai, di SKPT Daeo Majiko, Morsel

Membuktikan kebenaran tersebut, agar tidak menimbulkan isu-isu negatif soal perekrutan tenaga kerja. Melalui WhatsApp media ini mengkonfirmasi Manager PT Harta Samudra Morotai, I Made Malihartadana, sebagai pengelola dan penanggung jawab dalam perusahan. Ia menjelaskan soal tenaga kerja PT HS Morotai selalu mengutamakan tenaga kerja lokal atau orang morotai.

“Jumlah keseluruhan tenaga kerja di SKPT yang telah direkrut PT Harta Samudra Morotai saat ini sebanyak 70 orang. 5 orang dari ambon dan 65 orang tenaga lokal morotai,” jelasnya, Jum’at 11 januari 2019.

Menurut I made Malihartadana, perekrutan tenaga kerja saat ini masih kecil, karena di sesuaikan dengan hasil produksi,

“Penambahan tenaga kerja berdasarkan bahan baku ikan, kalau bahan baku melimpah kita akan tambah tenaga kerja,” katanya

Diakhir penyampaiannya, Ia mengutarakan sementara ini bahan baku atau ikan tuna hasil tangkap nelayan masih naik turun atau belum stabil, disebabkan pengaruh cuaca sama BBM juga.

“Bila cuaca buruk nelayan tidak maksimal melaut dan soal bahan bakar, Kadang kadang suplayer susah cari BBM buat nelayan, ini yang mempengaruhi hasil produksi”. cetusnya

Sementar Bupati Pulau Morotai Benny Laos, saat di konfirmasi kembali, jumat 11 januari 2019 malam, pertanyakan kapan SPBU di dalam SKPT rencana beroperasi, Ia pastikan dalam waktu dekat tahun ini sudah beroperasi,

“Untuk pastikan SPBU di SKPT beroperasi pada tahun 2019, maka akhir bulan ini pemkab gelar rapat bersama agennya, dengan KKP dan pertamina di morotai.” tegas Bupati Benny Laos

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pulau Morotai, Suriani Antarani, menyampaikan bahwa selama tahun 2018 SKPT Morotai telah 5 kali mengeksport ikan tuna loin ke luar negeri,

“Di tahun 2018 SKPT Morotai telah 5 kali eksport ikan tuna loin ke negara vietnam, total pemuatan yang di eksport adalah 110. 737 ton”. ungkapnya.

BERITA LAINNYA

Ketua MPC PP Sula, Heru : Yang Mesum bukan Pengurus Kami

Sanana - Dugaan perbuatan asusila yang terjadi di Sekretariat Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP)...

IKA PMII Sula Tuding Sahril Soamole Lakukan Pembohongan Publik

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau...

Kesal dengan Penundaan Pembentukan Pansus, FPD Pultab Gelar Unjuk Rasa sampaikan beberapa Tuntutan

Taliabu - Fron Peduli Desa (FPD) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) hari ini, Senin (06/07) melakukan...

POPULER

IKA PMII Sula Tuding Sahril Soamole Lakukan Pembohongan Publik

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan....

2 Orang Positif Covid-19 dari...

Sanana - Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) tadi malam (01/07) sekitar pukul 23:00 WIT mengumumkan...

Ketua MPC PP Sula, Heru...

Sanana - Dugaan perbuatan asusila yang terjadi di Sekretariat Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Kabupaten Kepulauan Sula pada...

Dua Hari Lagi Dispen Kota...

Ternate - Dinas Pendidikan (Dispen) Kota Ternate, mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), baik secara Online maupun Ofline...

Lekuk Jalan Perjumpaan Rezeki Sumarno...

Sumarno Efendy (33 Tahun) tidak pernah menyangka kalau dia akan menetap sebagai warga Kelurahan Jambula dengan mengambil profesi sebagai...

Hari ini DPUPRPKP Sula maping...

Sanana - - Bencana Banjir Bandang di Desa Mangoli-Kec. Mangoli Tengah dan Desa Waitina-Kec. Mangoli Timur yang diduga meluapnya...

90 Persen Tenaga Kerja PT Harta Samudra Orang Morotai

|

i-malut.com, MOROTAI — PT Harta Samudra Morotai (PT. HSM) merupakan perusahan kelas kakap yang bergerak di sektor perikanan dan berinvestasi di Kabupaten Pulau Morotai, dengan klasifikasi khusus yakni mengeksport ikan tuna loin ke negara vietnam.

Selain mengeksport ikan tuna ke luar negeri, PT HS Morotai juga satu-satunya perusahan di maluku utara yang bermitra dengan Pemkab Pulau Morotai, telah menyumbang devisa negara dari sektor perikanan yang lumayan besar. Tetapi tidak cukup sampai disitu, kehadiran perusahan tersebut dituntut, dalam penerimaan tenaga kerja lebih prioritaskan putra daerah alias orang morotai.

“Soal tenaga kerja di SKPT di prioritaskan masyarakat morotai dan saat ini yang bekerja mayoritas orang morotai,” ungkap Bupati  Benny Laos, saat dikonfirmasi kamis 10 januari 2019

Tenaga kerja yang di rekrut PT Harta Samudra Morotai, di SKPT Daeo Majiko, Morsel

Membuktikan kebenaran tersebut, agar tidak menimbulkan isu-isu negatif soal perekrutan tenaga kerja. Melalui WhatsApp media ini mengkonfirmasi Manager PT Harta Samudra Morotai, I Made Malihartadana, sebagai pengelola dan penanggung jawab dalam perusahan. Ia menjelaskan soal tenaga kerja PT HS Morotai selalu mengutamakan tenaga kerja lokal atau orang morotai.

“Jumlah keseluruhan tenaga kerja di SKPT yang telah direkrut PT Harta Samudra Morotai saat ini sebanyak 70 orang. 5 orang dari ambon dan 65 orang tenaga lokal morotai,” jelasnya, Jum’at 11 januari 2019.

Menurut I made Malihartadana, perekrutan tenaga kerja saat ini masih kecil, karena di sesuaikan dengan hasil produksi,

“Penambahan tenaga kerja berdasarkan bahan baku ikan, kalau bahan baku melimpah kita akan tambah tenaga kerja,” katanya

Diakhir penyampaiannya, Ia mengutarakan sementara ini bahan baku atau ikan tuna hasil tangkap nelayan masih naik turun atau belum stabil, disebabkan pengaruh cuaca sama BBM juga.

“Bila cuaca buruk nelayan tidak maksimal melaut dan soal bahan bakar, Kadang kadang suplayer susah cari BBM buat nelayan, ini yang mempengaruhi hasil produksi”. cetusnya

Sementar Bupati Pulau Morotai Benny Laos, saat di konfirmasi kembali, jumat 11 januari 2019 malam, pertanyakan kapan SPBU di dalam SKPT rencana beroperasi, Ia pastikan dalam waktu dekat tahun ini sudah beroperasi,

“Untuk pastikan SPBU di SKPT beroperasi pada tahun 2019, maka akhir bulan ini pemkab gelar rapat bersama agennya, dengan KKP dan pertamina di morotai.” tegas Bupati Benny Laos

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pulau Morotai, Suriani Antarani, menyampaikan bahwa selama tahun 2018 SKPT Morotai telah 5 kali mengeksport ikan tuna loin ke luar negeri,

“Di tahun 2018 SKPT Morotai telah 5 kali eksport ikan tuna loin ke negara vietnam, total pemuatan yang di eksport adalah 110. 737 ton”. ungkapnya.

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Polres Kepulauan Sula Bantu Korban Bencana Alam di...

Sanana -- Duka yang dialami oleh korban bencana alam yakni banjir bandang di Desa Waitina Kecamatan Mangoli Timur Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) menimbulkan rasa simpati datang dari berbagai elemen...

Dispen Kota Ternate Rekomendasikan 111 Calon Peserta Pra...

Ternate - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) khusus Pra Pendaftaran yang dibuka selama dua hari yaitu 6 s/d 7 Juli 2020, tercatat sebanyak 111 Calon Peserta yang mendaftar. PPDB...

Penyebab Sampah belum diangkut di Ibu Kota Bobong,...

Bobong -- Petugas kebersihan Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) beberapa hari ini sudah tidak mengagkut sampah dikarenakan akses jalan menuju tempat pembuangan sampah (TPA) belum dapat dilewati mobil sampah. Selama kurang...

Setiap Musim Hujan, Jalan Kilometer 40 Kota Sofifi...

Sofifi - Diduga penggalian material timbunan untuk Mesjid Raya Kota Sofifi mengakibatkan rusaknya selokan diruas jalan kilometer empat puluh, akhirnya badan jalan tergenang air setiap kali datang hujan. Hasil pantauan...

Pemdes Gosale Sulap Tempat Nongkrong Anak Muda Jadi...

Sofifi - Pemerintah Desa Gosale Kec. Oba Utara Kota Tidore Kepulauan, membangun taman baca dilokasi yang sebelumnya menjadi tempat nongkrong anak muda. Saat ditemui awak media usai rapat koordinasi dengan...

Didemo HPMS, Gustu Kepsul sambut baik dan Nyatakan...

Sanana - Aksi turun kejalan yang dilakukan oleh Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Sula atau HPMS terkait 'Rapid Test Berbayar' mendapat sambutan baik dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab....

Kesal dengan Penundaan Pembentukan Pansus, FPD Pultab Gelar...

Taliabu - Fron Peduli Desa (FPD) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) hari ini, Senin (06/07) melakukan aksi unjuk rasa menolak RUU-HIP dan persoalan penundaan pembentukan Pansus Pemeriksaan Penyalahgunaan DD dan...

Ketua MPC PP Sula, Heru : Yang Mesum...

Sanana - Dugaan perbuatan asusila yang terjadi di Sekretariat Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Kabupaten Kepulauan Sula pada hari Minggu malam, mendapat tanggapan serius dari Ketua MPC-PP Kepulauan...

Kakanwil Kemenag Malut Lantik Pembimas Hindu

Sofifi - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, atas nama Menteri Agama melantik dan mengambil sumpah jabatan, Eko Prasetyo yang sebelumnya menjabat...