Artikel Terkait

1.176 Rumah Layak Huni Akan di Bangung Pemkab Morotai

i-malut.com, Morotai – Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PERKIM) kabupaten Pulau Morotai berencana membangun ratusan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi Rumah Layak Huni yang sumber anggarannya dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019. Rencana tersebut disampaikan Kadis Perkim, Syaiful Arifin, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Rabu 8 mei 2019.

Syaiful menjelaskan, bentuk program ini meliputi peningkatan kualitas rumah dan pembangunan baru yang
dilihat dari kualitas atap, lantai dan dinding rumah. untuk dapat memenuhi syarat penerima bantuan sehingga dari segi kesehatan, keselamatan dan kenyamanan dirasakan oleh masyarakat.

“Dan Bantuan tersebut tersebar di Lima kecamatan di Kabupaten Pulau Morotai, peningkatan kwalitas rumah ini dengan sumber anggaran DAU sebanyak 50 unit dan bangun baru sebanyak 25 unit yang tersebar pada tiap kecamatan serta total anggaran untuk DAK besar anggarannya 2,9 Miliar dan DAU 1,4 Miliar,” ujar Syaiful.

Lanjutnya, Tahun ini secara keseluruhan 1.176 unit Pembangunan rumah yang dianggarkan dalam APBD, tersebar di lima kecamatan sebanyak 75 unit, serta dengan anggaran DAK 144 unit tersebar di 10 Desa di Kecamatan Morotai Selatan Dan Kecamatan Morotai Selatan Barat, dan Reguler sebanyak 957 unit tersebar di Kecamatan Morotai Utara sebanyak 857 unit, dan Kecamatan Morotai Selatan Barat sebanyak 100 unit.

“Dengan kualifikasi bagi masyarakat yang pendapatannya rendah dibawah dari 4 juta, selain itu juga, indikator yang dilihat dari bentuk rumah seperti berlantai tanah dan dinding yang menggunakan papan serta kepemilikan hak rumah,” terang Syaiful.

Untuk itu, kata lelaki yang biasa disapa dengan Ipul ini, bahwa tahun ini ada peningkatan yang sebelumnya di tahun 2018 sebanyak 950 unit secara keseluruhan baik dari Anggaran APBD, DAK, DAU dan reguler. Sedangkan di tahun 2019 kami secara keseluruhan mendapat 1.176 unit belum lagi kalau di berikan dari KSPN. bantuan tersebut merupakan perangsang, untuk menciptakan kemandirian kepada masyarakat.

“Kita melakukan hal tersebut untuk merangsang masyarakat agar lebih mandiri, ketika mendapatkan bantuan bisa terjun langsung bergotong royong bersama, sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran dan dapat di usahakan hingga pembangunannya selesai karena ini untuk kebaikan mereka.”, tutupnya.

BERITA LAINNYA

BPBD Pultab Usulkan Rekonstuksi Jembatan ke Pemprov Malut

Taliabu - Badan Penanggulangan Bencana Dareah (BPBD) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab), berencana akan mengusulkan rekostruksi...

Hari ini DPUPRPKP Sula maping lokasi Bencana di Desa Mangoli dan Waitina

Sanana - - Bencana Banjir Bandang di Desa Mangoli-Kec. Mangoli Tengah dan Desa Waitina-Kec. Mangoli...

Kakanwil Kemenag Malut Lantik Pembimas Hindu

Sofifi - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Utara, H. Sarbin Sehe,...

POPULER

IKA PMII Sula Tuding Sahril Soamole Lakukan Pembohongan Publik

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan....

2 Orang Positif Covid-19 dari...

Sanana - Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) tadi malam (01/07) sekitar pukul 23:00 WIT mengumumkan...

Ketua MPC PP Sula, Heru...

Sanana - Dugaan perbuatan asusila yang terjadi di Sekretariat Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Kabupaten Kepulauan Sula pada...

Dua Hari Lagi Dispen Kota...

Ternate - Dinas Pendidikan (Dispen) Kota Ternate, mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), baik secara Online maupun Ofline...

Lekuk Jalan Perjumpaan Rezeki Sumarno...

Sumarno Efendy (33 Tahun) tidak pernah menyangka kalau dia akan menetap sebagai warga Kelurahan Jambula dengan mengambil profesi sebagai...

Hari ini DPUPRPKP Sula maping...

Sanana - - Bencana Banjir Bandang di Desa Mangoli-Kec. Mangoli Tengah dan Desa Waitina-Kec. Mangoli Timur yang diduga meluapnya...

1.176 Rumah Layak Huni Akan di Bangung Pemkab Morotai

|

i-malut.com, Morotai – Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PERKIM) kabupaten Pulau Morotai berencana membangun ratusan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi Rumah Layak Huni yang sumber anggarannya dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019. Rencana tersebut disampaikan Kadis Perkim, Syaiful Arifin, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Rabu 8 mei 2019.

Syaiful menjelaskan, bentuk program ini meliputi peningkatan kualitas rumah dan pembangunan baru yang
dilihat dari kualitas atap, lantai dan dinding rumah. untuk dapat memenuhi syarat penerima bantuan sehingga dari segi kesehatan, keselamatan dan kenyamanan dirasakan oleh masyarakat.

“Dan Bantuan tersebut tersebar di Lima kecamatan di Kabupaten Pulau Morotai, peningkatan kwalitas rumah ini dengan sumber anggaran DAU sebanyak 50 unit dan bangun baru sebanyak 25 unit yang tersebar pada tiap kecamatan serta total anggaran untuk DAK besar anggarannya 2,9 Miliar dan DAU 1,4 Miliar,” ujar Syaiful.

Lanjutnya, Tahun ini secara keseluruhan 1.176 unit Pembangunan rumah yang dianggarkan dalam APBD, tersebar di lima kecamatan sebanyak 75 unit, serta dengan anggaran DAK 144 unit tersebar di 10 Desa di Kecamatan Morotai Selatan Dan Kecamatan Morotai Selatan Barat, dan Reguler sebanyak 957 unit tersebar di Kecamatan Morotai Utara sebanyak 857 unit, dan Kecamatan Morotai Selatan Barat sebanyak 100 unit.

“Dengan kualifikasi bagi masyarakat yang pendapatannya rendah dibawah dari 4 juta, selain itu juga, indikator yang dilihat dari bentuk rumah seperti berlantai tanah dan dinding yang menggunakan papan serta kepemilikan hak rumah,” terang Syaiful.

Untuk itu, kata lelaki yang biasa disapa dengan Ipul ini, bahwa tahun ini ada peningkatan yang sebelumnya di tahun 2018 sebanyak 950 unit secara keseluruhan baik dari Anggaran APBD, DAK, DAU dan reguler. Sedangkan di tahun 2019 kami secara keseluruhan mendapat 1.176 unit belum lagi kalau di berikan dari KSPN. bantuan tersebut merupakan perangsang, untuk menciptakan kemandirian kepada masyarakat.

“Kita melakukan hal tersebut untuk merangsang masyarakat agar lebih mandiri, ketika mendapatkan bantuan bisa terjun langsung bergotong royong bersama, sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran dan dapat di usahakan hingga pembangunannya selesai karena ini untuk kebaikan mereka.”, tutupnya.

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Polres Kepulauan Sula Bantu Korban Bencana Alam di...

Sanana -- Duka yang dialami oleh korban bencana alam yakni banjir bandang di Desa Waitina Kecamatan Mangoli Timur Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) menimbulkan rasa simpati datang dari berbagai elemen...

Dispen Kota Ternate Rekomendasikan 111 Calon Peserta Pra...

Ternate - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) khusus Pra Pendaftaran yang dibuka selama dua hari yaitu 6 s/d 7 Juli 2020, tercatat sebanyak 111 Calon Peserta yang mendaftar. PPDB...

Penyebab Sampah belum diangkut di Ibu Kota Bobong,...

Bobong -- Petugas kebersihan Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) beberapa hari ini sudah tidak mengagkut sampah dikarenakan akses jalan menuju tempat pembuangan sampah (TPA) belum dapat dilewati mobil sampah. Selama kurang...

Setiap Musim Hujan, Jalan Kilometer 40 Kota Sofifi...

Sofifi - Diduga penggalian material timbunan untuk Mesjid Raya Kota Sofifi mengakibatkan rusaknya selokan diruas jalan kilometer empat puluh, akhirnya badan jalan tergenang air setiap kali datang hujan. Hasil pantauan...

Pemdes Gosale Sulap Tempat Nongkrong Anak Muda Jadi...

Sofifi - Pemerintah Desa Gosale Kec. Oba Utara Kota Tidore Kepulauan, membangun taman baca dilokasi yang sebelumnya menjadi tempat nongkrong anak muda. Saat ditemui awak media usai rapat koordinasi dengan...

Didemo HPMS, Gustu Kepsul sambut baik dan Nyatakan...

Sanana - Aksi turun kejalan yang dilakukan oleh Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Sula atau HPMS terkait 'Rapid Test Berbayar' mendapat sambutan baik dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab....

Kesal dengan Penundaan Pembentukan Pansus, FPD Pultab Gelar...

Taliabu - Fron Peduli Desa (FPD) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) hari ini, Senin (06/07) melakukan aksi unjuk rasa menolak RUU-HIP dan persoalan penundaan pembentukan Pansus Pemeriksaan Penyalahgunaan DD dan...

Ketua MPC PP Sula, Heru : Yang Mesum...

Sanana - Dugaan perbuatan asusila yang terjadi di Sekretariat Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Kabupaten Kepulauan Sula pada hari Minggu malam, mendapat tanggapan serius dari Ketua MPC-PP Kepulauan...

Kakanwil Kemenag Malut Lantik Pembimas Hindu

Sofifi - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, atas nama Menteri Agama melantik dan mengambil sumpah jabatan, Eko Prasetyo yang sebelumnya menjabat...