Artikel Terkait

Ratusan Tanaman Petani di Morotai Ludes Terbakar

Himbauan sudah berulang kali disampaikan, namun kebakaran lahan terus terjadi. Kabid Damkar meminta Camat dan Kades jangan diam, sehingga membuat kebakaran lebih besar lagi, segera berkoordinasi dengan TNI-Polri lakukan sosialisasi ke masyarakat sebagi bentuk pencegahan

i-malut.com, Morotai — Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, sejak bulan Agustus hingga memasuki pertengahan bulan September saat ini, kebakaran lahan sudah berulang kali terjadi dan telah menghanguskan puluhan hektar lahan dan tanaman petani. Tetapi, penyebabnya belum diketahui, apakah faktor alam atau kesengajaan manusia, masih sebatas dugaan.

Siang hari ini, Kamis 12 Septer 2019, kembali terjadi kebakaran lahan di kecamatan Morotai Selatan, di dua lokasi berbeda dan menghanguskan kurang lebih 12 hektar lahan, dimana didalamnya terdapat tanaman kelapa, cengkih, pala dan pisang.

“Hari ini kebakaran lahan terjadi di dua titik, yakni belakang Polsek Morotai selatan, luas lahan 2 hektar lebih dan kebakaran di belakang desa Muhajirin Baru, luas lahan sekitar 10 hektar lebih,” ungkap Kabid Damkar Satpol PP Kabupaten Pulau Morotai, Marwan Sidasi, dari balik telpon seluler, Kamis (12/9)

Lanjut dijelaskan, kebakaran lahan di belakang kantor Polsek Morsel, sekitar pukul 14.00 WIT, menghanguskan puluhan pohon kelapa, api baru berhasil di padamkan pada pukul 15.30 WIT.

Baru usai dari situ, tambah Marwan, kebakaran lahan kembali terjadi di belakang perkampungan Muhajirin Baru. Sekitar 10 Hektar lahan milik petani yang terbakar, di dalamnya terdapat tanaman kelapa yang belum lama di tanam, ratusan pohon cengkih, ratusan pohon pala dan ratusan pohon pisang.

“Sangat memprihatinkan, bila melihat kebakaran lahan kemudian menyambar ratusan tanaman petani milik warga itu,” ucap Marwan

Tanaman pala, cengkih, kelapa dan pisang yang terbakar.

Ketika ditanya siapa pemilik lahan, Kabid Damkar mengaku lupa namanya.

“Saya lupa namanya, tapi sesuai keterangan Kades Muhajirin, pemilik lahan berdomisili di desa Wawama Morsel.” katanya

Dikatakan Marwan, pemadamannya cukup lama. Karena kebakaran sudah meluas, sehingga sekitar jam 15.40 WIT dilakukan pemadaman, apinya baru dapat diatasi pada pukul 17.39 WIT.

“Tetapi, ratusan tanamannya, baik kelapa, pala, cengkih dan pisang sudah terbakar. Kebakarannya sangat cepat karena selain teriknya matahari juga bertiupnya angin kencang,” tegasnya

Petugas pemadam kebakaran yang berusaha memadamkan api.

Diakhir penyampaiannya, celoteh Kabid Damkar, Marwan Sidasi, dugaannya masih seperti kebakaran lahan yang lain, yakni karena ulah manusia.

“Himbauan sudah berulangkali kami sampaikan lewat media, sekiranya pemda melalui camat dan pemerintah desa, segera melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat agar menjaga lingkungan, jangan sengaja main api karena sangat merugikan orang lain dan jangan menunggu kebakaran lebih besar lagi baru lakukan pencegahan.” pintanya

BERITA LAINNYA

Usir Penyakit, Pemerintah Kelurahan Sulamadaha bersama Masyarakat Gelar Ritual Uci Dowong

Ternate - Pemerintah Kelurahan Sulamadaha bekerja sama dengan Pihak Adat dan Masyarakat setempat, menggelar Ritual...

Danrem 152/Babullah Pimpin Serah Terima Jabatan Dandim 15/01Ternate

Ternate - Danrem 152/Babullah Brigadir Jenderal TNI Imam Sampurno Setiawan memimpin serah terima jabatan Komandan...

IKA PMII Sula Tuding Sahril Soamole Lakukan Pembohongan Publik

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau...

POPULER

Mantum HMI 2015-2016 Himbau, Unjuk Rasa di Sula agar berbasis Fakta dan Data

Sanana - Maraknya penyampaian pendapat di muka umum yang tidak dibarengi oleh Fakta dan Data mendapat perhatian serius dari...

IKA PMII Sula Tuding Sahril...

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan....

Usir Penyakit, Pemerintah Kelurahan Sulamadaha...

Ternate - Pemerintah Kelurahan Sulamadaha bekerja sama dengan Pihak Adat dan Masyarakat setempat, menggelar Ritual Uci Dowong, Senin (29/06),...

“HT Terus Kase Terang”, Kali...

Sanana - Hendrata Thes (HT) Bupati Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) didampingi oleh pihak PT. PLN UP3-Ternate Junaidi Ishak, Sekretaris...

Reaktif, 3 Calon Penumpang KM....

Sanana — Terkait dengan 3 Orang Penumpang Kapal KM. Permata Bunda dari Ambon Tujuan Sanana, dengan Hasil Rapid Tes...

Jaga Zona Hijau, Tim Gustu...

Bobong - Tim Gustu Covid-19 Pultab hari ini, Jum’at (26/06) melakukan peyemprotan cairan desinfektan pada KM Sumber Raya dan...

Ratusan Tanaman Petani di Morotai Ludes Terbakar

|

Himbauan sudah berulang kali disampaikan, namun kebakaran lahan terus terjadi. Kabid Damkar meminta Camat dan Kades jangan diam, sehingga membuat kebakaran lebih besar lagi, segera berkoordinasi dengan TNI-Polri lakukan sosialisasi ke masyarakat sebagi bentuk pencegahan

i-malut.com, Morotai — Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, sejak bulan Agustus hingga memasuki pertengahan bulan September saat ini, kebakaran lahan sudah berulang kali terjadi dan telah menghanguskan puluhan hektar lahan dan tanaman petani. Tetapi, penyebabnya belum diketahui, apakah faktor alam atau kesengajaan manusia, masih sebatas dugaan.

Siang hari ini, Kamis 12 Septer 2019, kembali terjadi kebakaran lahan di kecamatan Morotai Selatan, di dua lokasi berbeda dan menghanguskan kurang lebih 12 hektar lahan, dimana didalamnya terdapat tanaman kelapa, cengkih, pala dan pisang.

“Hari ini kebakaran lahan terjadi di dua titik, yakni belakang Polsek Morotai selatan, luas lahan 2 hektar lebih dan kebakaran di belakang desa Muhajirin Baru, luas lahan sekitar 10 hektar lebih,” ungkap Kabid Damkar Satpol PP Kabupaten Pulau Morotai, Marwan Sidasi, dari balik telpon seluler, Kamis (12/9)

Lanjut dijelaskan, kebakaran lahan di belakang kantor Polsek Morsel, sekitar pukul 14.00 WIT, menghanguskan puluhan pohon kelapa, api baru berhasil di padamkan pada pukul 15.30 WIT.

Baru usai dari situ, tambah Marwan, kebakaran lahan kembali terjadi di belakang perkampungan Muhajirin Baru. Sekitar 10 Hektar lahan milik petani yang terbakar, di dalamnya terdapat tanaman kelapa yang belum lama di tanam, ratusan pohon cengkih, ratusan pohon pala dan ratusan pohon pisang.

“Sangat memprihatinkan, bila melihat kebakaran lahan kemudian menyambar ratusan tanaman petani milik warga itu,” ucap Marwan

Tanaman pala, cengkih, kelapa dan pisang yang terbakar.

Ketika ditanya siapa pemilik lahan, Kabid Damkar mengaku lupa namanya.

“Saya lupa namanya, tapi sesuai keterangan Kades Muhajirin, pemilik lahan berdomisili di desa Wawama Morsel.” katanya

Dikatakan Marwan, pemadamannya cukup lama. Karena kebakaran sudah meluas, sehingga sekitar jam 15.40 WIT dilakukan pemadaman, apinya baru dapat diatasi pada pukul 17.39 WIT.

“Tetapi, ratusan tanamannya, baik kelapa, pala, cengkih dan pisang sudah terbakar. Kebakarannya sangat cepat karena selain teriknya matahari juga bertiupnya angin kencang,” tegasnya

Petugas pemadam kebakaran yang berusaha memadamkan api.

Diakhir penyampaiannya, celoteh Kabid Damkar, Marwan Sidasi, dugaannya masih seperti kebakaran lahan yang lain, yakni karena ulah manusia.

“Himbauan sudah berulangkali kami sampaikan lewat media, sekiranya pemda melalui camat dan pemerintah desa, segera melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat agar menjaga lingkungan, jangan sengaja main api karena sangat merugikan orang lain dan jangan menunggu kebakaran lebih besar lagi baru lakukan pencegahan.” pintanya

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

[gs-fb-comments]

ARTIKEL TERKAIT

IKA PMII Sula Tuding Sahril Soamole Lakukan Pembohongan...

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan. Kali ini oleh Iksan Umasugi Wakil Ketua Ikatan Alumni Pergerakan...

Danrem 152/Babullah Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 di...

Ternate - Danrem 152/Babullah Brigadir Jenderal TNI Imam Sampurno Setiawan selaku wakil ketua I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Maluku...

Polda Malut Gelar Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara...

Ternate - Kepolisian Daerah Maluku Utara menggelar Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara Ke-74 dengan sederhana, dengan tetap memperhatikan Protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19. Hari Bhayangkara Ke-74 kali ini mengangkat...

Bosda Tingkat SD se-Kota Ternate terlambat Cair Akibat...

Ternate - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispend) Kota Ternate, melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Keuangan, menyampaikan keterlambatan pencairan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kota Ternate...

Bincang Santai dengan Kadis Pertanian Kepsul, Ahmad Idris...

Sanana - Kali ini pewarta i-malut.com Biro Sula melakukan wawancara eksklusif dengan Narasumber salah satu pejabat teras Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), yakni Idris Ahmad Baguna Kepala Dinas (Kadis)...

Akibat Covid-19, Sebagian Pelaku UKM Ternate Alih Profesi...

Ternate - Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro (Kabid PUM) Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mengeluhkan program UKM yang mandek dimasa Pandemi Covid-19 semakin meningkat. "Program untuk UMKM tahun 2020...

Saatnya Yang Muda Menjadi Kreatif, Inovatif dan Aktif...

Di era digital seperti saat ini penyebaran informasi kian bertumbuh dan perkembangannya semakin tak terelakan lagi, keberadaan alat telekomunikasi seperti handphone, turut memancing bermunculannya media sosial dalam berbagai jenis...

Danrem 152/Babullah Pimpin Serah Terima Jabatan Dandim 15/01Ternate

Ternate - Danrem 152/Babullah Brigadir Jenderal TNI Imam Sampurno Setiawan memimpin serah terima jabatan Komandan Kodim 1501/Ternate dari Kolonel Czi Mahfud Ghozali kepada Letnan Kolonel Inf R. Moch Iskandarmanto,...

Polda Malut Ungkap Peredaran Narkoba di Lapas Kelas...

Ternate - Direktorat Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Malut, kembali mengungkap peredaran narkoba jaringan Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas II A Kota Ternate. Pengedar narkoba jenis Ganja berinisial RR (30 Tahun) itu...