Artikel Terkait

Pernyataan Albert Hama Dinilai Mengada-Ngada dan Tidak Benar

i-malut.com, Jailolo – Pernyataan anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Albert Hama terkait keberangkatan 24 Anggota DPRD ke Jakarta tidak jelas, ditanggapi oleh Ketua F-PKB Riswan Hi. Kadam.

Menurut Riswan, pernyataan Albert sangat mengada-ngada dan tidak benar jika 25 anggota DPRD ke Jakarta tanpa agenda yang jelas, pasalnya, menurut  Riswan, keberangkatan 25 anggota DPRD ke Jakarta itu sudah sesuai hasil rapat Ketua-ketua Fraksi dan pimpinan DPRD sementara, dimana pada saat pembahasan pengisian, pengiriman atau distribusi anggota Fraksi ke Komisi-komisi dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) lainnya terjadi perbedaan pandangan, sehingga untuk menyatukan pandangan dari berbagai fraksi, maka dilakukan konsultasi ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) Subdit Fasilitasi Pemkab dan DPRD untuk menyatukan presepsi terkait perdebatan distribusi anggota Fraksi ke AKD.

”Jadi pak Albert sebelum mengeluarkan pernyataan, harus koordinasi atau komunikasi dulu dengan Ketua Fraksi, sehingga pernyataan tidak bias dan terkesan menyerang lembaga sendiri,” ungkap Riswan ketika dikonfirmasi, Jumat (11/10).

Anggota DPRD dua periode itu menjelaskan, dari hasil rapat Fraksi, ada beberapa pandangan dari anggota DPRD yang berbeda-beda dalam menterjemahkan beberapa pasal dan ayat dalam mengirim anggota fraksi ke komisi dan AKD. Misalnya, interpretasi soal pimpinan DPRD adalah Ex Officio pimpinan pada alat kelengkapan banggar, sehingga fraksi-fraksi yang mendapat kursi pimpinan DPRD tidak lagi mengajukan usulan nama pimpinan DPRD sebagai anggota fraksi ke banggar, sementara ada pandangan lain bahwa fraksi-fraksi yang ada di pimpinan DPRD harus diikutkan dalam pengiriman anggota fraksi ke banggar. Selain itu ada juga pandangan tentang usulan anggota fraksi ke komisi 1 berjumlah 8 orang dan sebelumnya hanya 7 orang dan usulan anggota fraksi ke AKD Bapemperda diusulkan dua anggota dari 7 Fraksi ada yang setuju dan ada yang tidak setuju.

”Begitu kencang perdebatan dan pandangan dari masing-masing fraksi, maka pimpinan DPRD sementara mengundang ketua ketua fraksi dilakukan pembahasan, sehingga kami semua bersepakat melakukan konsultasi beberapa pasal dan ayat tata tertib ke Kemendagri,” jelasnya.

Politisi PKB ini berharap, agar setiap pernyataan yang dikeluarkan tidak terkesan menyerang dan seakan membuka bobroknya lembaga atau anggota DPRD, tetapi harus lebih mengedepankan prinsip praduga, sehingga pernyataan yang dikeluarkan bersifat membangun bukan menjatuhkan.

”Saya berharap prinsip komunikasi harus dikedepankan, sehingga tidak salah menafsirkan sesuatu yang belum tentu benar,” pungkasnya.

BERITA LAINNYA

Dispen Kota Ternate Rekomendasikan 111 Calon Peserta Pra Pendaftaran PPDB

Ternate - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) khusus Pra Pendaftaran yang dibuka selama dua hari...

IKA PMII Sula Tuding Sahril Soamole Lakukan Pembohongan Publik

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau...

Kuasa Hukum GEMPAR Adukan Ketua APDESI dan Kepala Desa Pancado ke Mapolsek Talbar

Taliabu -  Kuasa Hukum Gerakan Masiswa Pemuda dan Rakyat (Gempar), Taliabu Selatan, mengadu balik Ketua...

POPULER

IKA PMII Sula Tuding Sahril Soamole Lakukan Pembohongan Publik

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan....

2 Orang Positif Covid-19 dari...

Sanana - Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) tadi malam (01/07) sekitar pukul 23:00 WIT mengumumkan...

Ketua MPC PP Sula, Heru...

Sanana - Dugaan perbuatan asusila yang terjadi di Sekretariat Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Kabupaten Kepulauan Sula pada...

Dua Hari Lagi Dispen Kota...

Ternate - Dinas Pendidikan (Dispen) Kota Ternate, mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), baik secara Online maupun Ofline...

Lekuk Jalan Perjumpaan Rezeki Sumarno...

Sumarno Efendy (33 Tahun) tidak pernah menyangka kalau dia akan menetap sebagai warga Kelurahan Jambula dengan mengambil profesi sebagai...

Hari ini DPUPRPKP Sula maping...

Sanana - - Bencana Banjir Bandang di Desa Mangoli-Kec. Mangoli Tengah dan Desa Waitina-Kec. Mangoli Timur yang diduga meluapnya...

Pernyataan Albert Hama Dinilai Mengada-Ngada dan Tidak Benar

|

i-malut.com, Jailolo – Pernyataan anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Albert Hama terkait keberangkatan 24 Anggota DPRD ke Jakarta tidak jelas, ditanggapi oleh Ketua F-PKB Riswan Hi. Kadam.

Menurut Riswan, pernyataan Albert sangat mengada-ngada dan tidak benar jika 25 anggota DPRD ke Jakarta tanpa agenda yang jelas, pasalnya, menurut  Riswan, keberangkatan 25 anggota DPRD ke Jakarta itu sudah sesuai hasil rapat Ketua-ketua Fraksi dan pimpinan DPRD sementara, dimana pada saat pembahasan pengisian, pengiriman atau distribusi anggota Fraksi ke Komisi-komisi dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) lainnya terjadi perbedaan pandangan, sehingga untuk menyatukan pandangan dari berbagai fraksi, maka dilakukan konsultasi ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) Subdit Fasilitasi Pemkab dan DPRD untuk menyatukan presepsi terkait perdebatan distribusi anggota Fraksi ke AKD.

”Jadi pak Albert sebelum mengeluarkan pernyataan, harus koordinasi atau komunikasi dulu dengan Ketua Fraksi, sehingga pernyataan tidak bias dan terkesan menyerang lembaga sendiri,” ungkap Riswan ketika dikonfirmasi, Jumat (11/10).

Anggota DPRD dua periode itu menjelaskan, dari hasil rapat Fraksi, ada beberapa pandangan dari anggota DPRD yang berbeda-beda dalam menterjemahkan beberapa pasal dan ayat dalam mengirim anggota fraksi ke komisi dan AKD. Misalnya, interpretasi soal pimpinan DPRD adalah Ex Officio pimpinan pada alat kelengkapan banggar, sehingga fraksi-fraksi yang mendapat kursi pimpinan DPRD tidak lagi mengajukan usulan nama pimpinan DPRD sebagai anggota fraksi ke banggar, sementara ada pandangan lain bahwa fraksi-fraksi yang ada di pimpinan DPRD harus diikutkan dalam pengiriman anggota fraksi ke banggar. Selain itu ada juga pandangan tentang usulan anggota fraksi ke komisi 1 berjumlah 8 orang dan sebelumnya hanya 7 orang dan usulan anggota fraksi ke AKD Bapemperda diusulkan dua anggota dari 7 Fraksi ada yang setuju dan ada yang tidak setuju.

”Begitu kencang perdebatan dan pandangan dari masing-masing fraksi, maka pimpinan DPRD sementara mengundang ketua ketua fraksi dilakukan pembahasan, sehingga kami semua bersepakat melakukan konsultasi beberapa pasal dan ayat tata tertib ke Kemendagri,” jelasnya.

Politisi PKB ini berharap, agar setiap pernyataan yang dikeluarkan tidak terkesan menyerang dan seakan membuka bobroknya lembaga atau anggota DPRD, tetapi harus lebih mengedepankan prinsip praduga, sehingga pernyataan yang dikeluarkan bersifat membangun bukan menjatuhkan.

”Saya berharap prinsip komunikasi harus dikedepankan, sehingga tidak salah menafsirkan sesuatu yang belum tentu benar,” pungkasnya.

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Polres Kepulauan Sula Bantu Korban Bencana Alam di...

Sanana -- Duka yang dialami oleh korban bencana alam yakni banjir bandang di Desa Waitina Kecamatan Mangoli Timur Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) menimbulkan rasa simpati datang dari berbagai elemen...

Dispen Kota Ternate Rekomendasikan 111 Calon Peserta Pra...

Ternate - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) khusus Pra Pendaftaran yang dibuka selama dua hari yaitu 6 s/d 7 Juli 2020, tercatat sebanyak 111 Calon Peserta yang mendaftar. PPDB...

Penyebab Sampah belum diangkut di Ibu Kota Bobong,...

Bobong -- Petugas kebersihan Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) beberapa hari ini sudah tidak mengagkut sampah dikarenakan akses jalan menuju tempat pembuangan sampah (TPA) belum dapat dilewati mobil sampah. Selama kurang...

Setiap Musim Hujan, Jalan Kilometer 40 Kota Sofifi...

Sofifi - Diduga penggalian material timbunan untuk Mesjid Raya Kota Sofifi mengakibatkan rusaknya selokan diruas jalan kilometer empat puluh, akhirnya badan jalan tergenang air setiap kali datang hujan. Hasil pantauan...

Pemdes Gosale Sulap Tempat Nongkrong Anak Muda Jadi...

Sofifi - Pemerintah Desa Gosale Kec. Oba Utara Kota Tidore Kepulauan, membangun taman baca dilokasi yang sebelumnya menjadi tempat nongkrong anak muda. Saat ditemui awak media usai rapat koordinasi dengan...

Didemo HPMS, Gustu Kepsul sambut baik dan Nyatakan...

Sanana - Aksi turun kejalan yang dilakukan oleh Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Sula atau HPMS terkait 'Rapid Test Berbayar' mendapat sambutan baik dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab....

Kesal dengan Penundaan Pembentukan Pansus, FPD Pultab Gelar...

Taliabu - Fron Peduli Desa (FPD) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) hari ini, Senin (06/07) melakukan aksi unjuk rasa menolak RUU-HIP dan persoalan penundaan pembentukan Pansus Pemeriksaan Penyalahgunaan DD dan...

Ketua MPC PP Sula, Heru : Yang Mesum...

Sanana - Dugaan perbuatan asusila yang terjadi di Sekretariat Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Kabupaten Kepulauan Sula pada hari Minggu malam, mendapat tanggapan serius dari Ketua MPC-PP Kepulauan...

Kakanwil Kemenag Malut Lantik Pembimas Hindu

Sofifi - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, atas nama Menteri Agama melantik dan mengambil sumpah jabatan, Eko Prasetyo yang sebelumnya menjabat...