Optimis Swasembada Beras Tahun 2022, Pemda Morotai Fasilitasi Seluruh Kebutuhan Petani

Bagikan :

i-malut.com, Morotai – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dalam rangka mencapai Morotai swasembana beras tahun 2022 dan memperingati hari pangan sedunia maka, Pemda melaksanaka penanaman perdana padi Sawah musim tanam Oktober-Maret 2019-2020 dengan target seluas 1200 hektar. Berlangsung di Desa Sabala, dipimpin oleh staf ahli Bupati Hi Zainal Karim, di Desa Wewemo di pimpin oleh Parto Suntaki dan di Desa Sangowo Barat, dipimpin langsung oleh Bupati Benny Laos dan Wakil Bupati Asrun Padoma bersama Forkopimda. Rabu sore, 15 Oktober 2019.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Pulau Morotai, M Rizal Ismail menyampaikan dalam rangka memperingati hari pangan sedunia 16 Oktober 2019 Bupati melaksanaka penanaman perdana padi Sawah musim tanam Oktober- Maret 2019-2020
merupakan sesuatu yang membanggakan bagi kami Insan pertanian, karena di Maluku Utara mungkin bahkan di Indonesia timur hanya Bupati Morotai yang mencanangkan penanaman padi di sawah secara perdana hari ini.

“Selaku orang pertanian kami sangat bangga atas inisiatif dari Bupati yang melaksanakan pencanangan ini,” katanya

Sambutan Kadis Pertanian Kabupaten Pulau Morotai, M Rizal Ismail.

Lanjutnya, kegiatan yang dilaksanakan ini berdasarkan program prioritas Bupati yaitu ingin Morotai Swasembada pangan, beras, telur, sayur dan buah pada Tahun 2022. jadi upayanya semua mudah-mudahan merupakan tonggak awal entry point untuk bisa mencapai Swasembada tersebut.

Menurutnya, tujuan kegiatan ini yang pertama yaitu upaya mencapai target Morotai Swasembada beras pada Tahun 2022, kemudian upaya meningkatkan kesejahteraan petani Kabupaten Pulau Morotai.

“Lokasi kegiatan hari ini kita laksanakan secara serentak di 5 lokasi Cuman karena ada dua lokasi yang terhambat masalah teknis sehingga hal ini kita laksanakan di tiga lokasi yaitu di desa sabala dengan luas sawah yaitu 30 hektar yang penanamannya dipimpin staf khusus Bupati Haji Zainal Karim. kemudian di wewemo itu luasnya 40 hektar dan kita baru bisa tanam hari ini 10 hektar di sana Insya Allah pada bulan November Desember kita akan penuhi yang 30 hektar sisanya. sehingga 40 hektar itu bisa kita tanam pada tahun ini pada musim tanam Oktober Maret ini, yang penanamannya juga dipimpin staf khusus Bupati Parto Sumtaki,” terangnya

M. Rizal menjelaskan, untuk penanaman hari ini di Sangowo Barat, sawah yang disiapkan seluas 15 hektar dipimpin langsung oleh Bupati. Sawah yang sudah siap di tanam 12 hektar dan 3 hektar sisanya nanti diupayakan khusus, karena medannya agak berat. karena sudah lama tidak ada penanaman sehingga cukup berat.

Disebutkan, dalam persiapan 2 minggu di sini, hampir tiap hari 4 traktor kita tertanam terus, Kenapa tertanam, karena lahan sini selama ini hanya ditanam kurang lebih 4 hektar. Kalau tanpa program Bupati ini, maka lahan ini lahan tidurnya lebih besar dari pada lahan yang di garab.

“Namun masyarakat petani menyampaikan kepada kami bahwa mereka sangat bersyukur dengan adanya program Bupati lahan yang 15 hektar ini bisa tergarap. kalau tidak, selama ini hanya 4 hektar yang mereka bisa garap,” tuturnya

Ketua PKK Sherly Tjoanda, Bupati Benny Laos dan Wakil Bupati Asrun Padoma melakukan penanaman padi secara tradisional bersama Forkopimda.

Rizal mengatakan, lahan sawah yang kami buka di Morotai adalah seluas 1200 hektar dan tersebar mulai dari nilai terkecil di desa cucumare, Ngele-Ngele Kecil, Aha, Sabala, Daeo, Sangowo, Wiweno dan Desa bere bere sakitnya.

“Kemudian jumlah penerima manfaat dari program ini adalah kelompok tani sebanyak 31 kelompok yang dihimpun dalam 12 koperasi pertanian. Kemudian dari 12 koperasi pertanian itu tersebut beranggotakan sebanyak 586 anggota petani,” ucapnya

Selain itu, program padi sawah merupakan bantuan yang diberikan oleh program gratis bupati dan wakil bupati. Mulai dari penyiapan lahan secara gratis, bibit, pupuk dan pendampingan. Selain itu, Dinas Pertanian melakukan pengawalan kalau ada pendampingan dari M tani dan IPB, kami juga melakukan pengawalan dan juga ada optimalisasi alat dan mesin pertanian secara gratis dan perbaikan irigasi kami lakukan.

Sementara Bupati Kabupaten Pulau Morotai Benny Laos, mengatakan Acara pada sore hari ini merupakan penanaman serentak padi sawah untuk Swasembada pangan tahun pertama Oktober sampai Maret dan hari ini, saya berharap bukan hanya simbolis tetapi kontinuitas itu menjadi penting itu menjadi penting, sehingga rencana itu bisa tercapai.

Lanjut kata Benny, pada kesempatan ini sebagai penanggung jawab Kadis pertanian dan masing-masing desa itu ada Desa binaannya akan menjadi ukuran targetnya dan itu Ibu asisten untuk menjadi perhatian dan nanti perkecamatan akan dikawal oleh TNI dan Polri. Nanti, tinggal di bagi kesepakatannya polisi di wilayah mana, lanud di mana, Lanal di mana, Kodim di mana, agar semua terawasi dengan baik.

Selain itu tegasnya, saya ingatkan, karena sebentar lagi Perda lahan kosong itu sudah akan berlaku, jadi kalau lahan itu tidak diolah atau dibiarkan maka, akan dikenai bayar pajak, bila tidak bisa bayar pajak maka, tanah diambil oleh pemerintah dilelang dan dikasih kepada orang yang membutuhkan lahan itu.

“Bersyukur punya lahan, orang lain tidak punya lahan, jadi saya berharap pada sore hari ini sebagai pencanangan serentak ini di 3 desa sebagai simbolis akan menjadi pemicu landasan utama untuk kita menuju kepada Swasembada pangan,” ujarnya

“Dari perhitungan saya untuk 1200 hektar dengan masa penanaman oktober-maret, maka kita pada posisi Sudah surplus kurang lebih 900 ton, maka ketahanan padi untuk Pulau Morotai ini kita sudah zero one piece,” sambungnya

Disebutkan juga, bila berbicara satu musim panas, satu tahun dua musim tanam, maka kita akan surplus kurang lebih 6000 Ton, 6000 Ton kita jual ke luar kurang lebih Rp 8.000/kg maka kurang lebih 48 miliar petani terima di tangan. artinya apa, secara potensi kita cukup besar tetapi, untuk mengelolanya belum besar.

“Jadi cukup lahan tidur, jangan manusiaya lagi tidur ya, karena kalau malas itu dosa, kita rajin beribadah maka kita harus rajin bekerja. supaya kita selalu mendapat rahmat dan lindungan dari Allah subhanahu wa ta’ala,” semburnya

Bupati Benny Laos lakukan penanaman padi menggunakan mesin.

Setelah meminta kades Aha memberikan testimoni atas keberhasilannya dalam menanam padi sawah, bupati juga mengingatkan petani desa Sangowo agar serius dan bersungguh sungguh dalam menanam padi sawah.

“Hari ini kita canangkan penanaman padi sawah serentak, menunjukan pemerintah telah hadir mulai dari penyiapan lahan gratis, bibit gratis, pupuk gratis, pendamping dikasih gratis alat dikasih gratis. Untuk itu kesempatan ini dimanfaatkan semaksimal mungkin demi kesejahteraan kalian juga dan terwujudnya swasembada beras pada tahun 2022.” tutupnya

Visit Today: 165  |  Visitor Today: 69  |

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

POPULER

Ketua LBH Anak Negeri Malut Minta Polisi Segera Mengamankan Pelaku Dugaan Pencabulan di Morotai

i-malut.com, Morotai - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Anak Negeri, Maluku Utara (Malut), meminta kepada Polres Kabupaten Pulau Morotai agar...

Ketua LBH Anak Negeri Malut Minta Polisi Segera Mengamankan Pelaku Dugaan Pencabulan di Morotai

i-malut.com, Morotai - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Anak Negeri, Maluku Utara (Malut), meminta kepada Polres Kabupaten Pulau Morotai agar...

Demi Efektivitas Tim ke Porprov III, Morotai United FC Karantina Pemain di Kodim

i-malut.com, Morotai - Untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke III di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara pada...

Diduga, Kekerasan Seksual Terhadap Anak Kembali Terjadi di Morotai

i-malut.com, Morotai - Belum lama ini sejumlah kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur terjadi di sejumlah kecamatan di...

Anak Korban Perkosaan/Seksual, Sebuah Catatan Hilangnya Rasa “Madhe Hiwa, Doku Ifaja”

Mengawali Tulisan ini, perkenankan saya menyapa Basudara Samuanya di Morotai, semoga berada dalam Naungan Allah SWT. Tulisan ini persembahkan...

Qiro’ah Centre Bekerjasama Dengan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Gelar Training Of Tutor Metode Qiro’ah

i-malut.com, Ternate - Qiro'ah Centre Provinsi Maluku Utara bekerja sama dengan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan, Institut Agama Islam...

Dikbud Ternate Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Tenaga Kebudayaan Kota Ternate

i-malut.com, Ternate - Dinas Kebudayaan Kota Ternate, malalui Bidang Seni dan Kebudayaan, pada Selasa (19/11) tadi, menggelar Workshop, "Peningkatan...

Bahrun Kades Toweka Disambut Secara Adat

i-malut.com, Tobelo - Berbeda dengan desa lain dalam memberikan penyambutan terhadap pimpinan Kepala Desa (Kades) terpilih mereka, yang satu...

Nyoter : Pilkades Gosoma Dalam Proses Menuju Solusi

i-malut.com, Tobelo - Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara, melalui Dinas PMDES setempat, menghimbau agar masyarakat Desa Gosoma dapat menahan...

Perkuat Sinergitas Polsek Jalsel Gelar Silaturahmi Bersama Koramil Sidangoli

i-malut.com, Jailolo - Polsek Jailolo Selatan menggelar kegiatan makan bersama antara Personil Jalsel dengan Anggota Koramil Sidangoli dalam rangka...

Diduga, Kekerasan Seksual Terhadap Anak Kembali Terjadi di Morotai

i-malut.com, Morotai - Belum lama ini sejumlah kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur terjadi di sejumlah kecamatan di...

Anak Korban Perkosaan/Seksual, Sebuah Catatan Hilangnya Rasa “Madhe Hiwa, Doku Ifaja”

Mengawali Tulisan ini, perkenankan saya menyapa Basudara Samuanya di Morotai, semoga berada dalam Naungan Allah SWT. Tulisan ini persembahkan...
error: