Artikel Terkait

Tingkatkan Produksi dan PAD, DKP Morotai Terus Genjot Hasil Tangkap Nelayan

i-malut.com, Morotai – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara tidak henti hentinya terus berupaya meningkatkan produksi ekspor SKPT dengan menggenjot hasil tangkapan ikan tuna para nelayan Morotai, dengan menyalurkan tambahan bantuan armada tangkap tuna bagi anggota koperasi nelayan atau nelayan di Pulau Morotai.

“Hari ini, DKP Pulau Morotai menambah armada tangkap ikan tuna berukuran 1,5 – 3 GT bagi para nelayan sebanyak 18 unit dilengkapi dengan mesin dan alat tangkap, yang diserahkan langsung oleh Bupati Benny Laos,” Ujar Kadis DKP Kabupaten Pulau Morotai, Suriani Antarani, S.E, saat di wawancara di lokasi penyerahan bantuan, Desa Sangowo Timur, Rabu sore, 16 Oktober 2019

Lanjut Kadis enerjik dan berprestasi ini, selain bantuan armada tangkap, Pemda Morotai melalui DKP juga menyerahkan bantuan pembayaran klaim asuransi nelayan kepada nelayan yang meninggal sebanyak 4 orang, masing masing menerima bantuan sebesar Rp. 20.000.000.

Antarani mengatakan, DKP Pulau Morotai tahun 2019 mendapatkan DAK sebesar Rp 2 miliar lebih yang diperuntukkan untuk penambahan armada tangkap dengan ukuran 1,5 – 3 GT.

“Dalam Rancangan Anggaran Kegiatan DKP tahun ini yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019 untuk pengadaan Arnada tangkap ukuran 1,5 – 3 gross ton (GT), sebanyak 18 unit yang diserahkan hari ini,” paparnya

Suasana Bupati Benny Laos, menyalami para nelayan penerima bantuan.

Untuk itu, dirinya berharap kepada seluruh nelayan penerima bantuan armada tuna agar terus tingkatkan produktifitas tangkap.

“Ayo nelayan rajin melaut karena hari ini kita sudah punya SKPT yang siap membeli ikan tuna dengan harga kompetitif. Selain itu, Morotai sudah di kenal dengan ekspor ikan keluar negeri yaitu Negara Vietnam, sehingga di pundak nelayan kami berharap tanggung jawab ini dapat dijalankan dengan baik agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, meningkatkan PAD dan Devisa Negara,” harapnya

Disebutkan, pada bulan depan DKP Morotai juga akan menerima bantuan armada tuna sebanyak 20 unit dari DKP Provinsi Maluku Utara yang diperuntukkan kepada nelayan Morotai.

Selain itu, ada juga bantuan dari KKP melalui SKPT Morotai bantuan armada tuna sebanyak 85 unit untuk dibagikan kepada 83 Koperasi Nelayan di Kabupaten Pulau Morotai dan melalui dana pendampingan desa, melalui desa kolorai dibuat sebanyak 30 unit armada tangkap ikan tuna.

“Sehingga total bantuan pemerintah untuk nelayan tangkap ikan tuna di Morotai sebanyak 153 armada pada tahun 2019.” terangnya

Kepala DKP yang dikenal berkinerja baik ini menegaskan, bahwa pemberian bantuan ini merupakan pemberdayaan nelayan kecil, juga mampu menempatkan nelayan kecil sebagai subyek pemanfaatan sumber daya ikan dan kelautan yang produktif dan bertanggung jawab.

Dikatakan, dengan perhatian dan bantuan yang di berikan pemerintah terhadap nelayan kita, telah memampukan nelayan kecil menjadi mitra pemerintah yang berdaya.

“Juga menempatkan nelayan sebagai bagian dari perbaikan rezim pengelolaan perikanan, meningkatkan kontribusi nelayan kecil, serta menjadikan nelayan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam penyempurnaan tata kelola perikanan untuk peningkatan PAD Kabupaten Pulau Morotai dan kesejahteraan nelayan itu sendiri.” pungkasnya

BERITA LAINNYA

BPBD Pultab Usulkan Rekonstuksi Jembatan ke Pemprov Malut

Taliabu - Badan Penanggulangan Bencana Dareah (BPBD) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab), berencana akan mengusulkan rekostruksi...

Hari ini DPUPRPKP Sula maping lokasi Bencana di Desa Mangoli dan Waitina

Sanana - - Bencana Banjir Bandang di Desa Mangoli-Kec. Mangoli Tengah dan Desa Waitina-Kec. Mangoli...

PPDB Hari Pertama, Pendaftar di SMP Islam I Kota Ternate Capai 300 Peserta 

Ternate - Rabu (08/07) hari ini, SMP Islam I Kota Ternate resmi membuka pendaftaran PPDB...

POPULER

IKA PMII Sula Tuding Sahril Soamole Lakukan Pembohongan Publik

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan....

2 Orang Positif Covid-19 dari...

Sanana - Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) tadi malam (01/07) sekitar pukul 23:00 WIT mengumumkan...

Ketua MPC PP Sula, Heru...

Sanana - Dugaan perbuatan asusila yang terjadi di Sekretariat Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Kabupaten Kepulauan Sula pada...

Dua Hari Lagi Dispen Kota...

Ternate - Dinas Pendidikan (Dispen) Kota Ternate, mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), baik secara Online maupun Ofline...

Lekuk Jalan Perjumpaan Rezeki Sumarno...

Sumarno Efendy (33 Tahun) tidak pernah menyangka kalau dia akan menetap sebagai warga Kelurahan Jambula dengan mengambil profesi sebagai...

Hari ini DPUPRPKP Sula maping...

Sanana - - Bencana Banjir Bandang di Desa Mangoli-Kec. Mangoli Tengah dan Desa Waitina-Kec. Mangoli Timur yang diduga meluapnya...

Tingkatkan Produksi dan PAD, DKP Morotai Terus Genjot Hasil Tangkap Nelayan

|

i-malut.com, Morotai – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara tidak henti hentinya terus berupaya meningkatkan produksi ekspor SKPT dengan menggenjot hasil tangkapan ikan tuna para nelayan Morotai, dengan menyalurkan tambahan bantuan armada tangkap tuna bagi anggota koperasi nelayan atau nelayan di Pulau Morotai.

“Hari ini, DKP Pulau Morotai menambah armada tangkap ikan tuna berukuran 1,5 – 3 GT bagi para nelayan sebanyak 18 unit dilengkapi dengan mesin dan alat tangkap, yang diserahkan langsung oleh Bupati Benny Laos,” Ujar Kadis DKP Kabupaten Pulau Morotai, Suriani Antarani, S.E, saat di wawancara di lokasi penyerahan bantuan, Desa Sangowo Timur, Rabu sore, 16 Oktober 2019

Lanjut Kadis enerjik dan berprestasi ini, selain bantuan armada tangkap, Pemda Morotai melalui DKP juga menyerahkan bantuan pembayaran klaim asuransi nelayan kepada nelayan yang meninggal sebanyak 4 orang, masing masing menerima bantuan sebesar Rp. 20.000.000.

Antarani mengatakan, DKP Pulau Morotai tahun 2019 mendapatkan DAK sebesar Rp 2 miliar lebih yang diperuntukkan untuk penambahan armada tangkap dengan ukuran 1,5 – 3 GT.

“Dalam Rancangan Anggaran Kegiatan DKP tahun ini yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019 untuk pengadaan Arnada tangkap ukuran 1,5 – 3 gross ton (GT), sebanyak 18 unit yang diserahkan hari ini,” paparnya

Suasana Bupati Benny Laos, menyalami para nelayan penerima bantuan.

Untuk itu, dirinya berharap kepada seluruh nelayan penerima bantuan armada tuna agar terus tingkatkan produktifitas tangkap.

“Ayo nelayan rajin melaut karena hari ini kita sudah punya SKPT yang siap membeli ikan tuna dengan harga kompetitif. Selain itu, Morotai sudah di kenal dengan ekspor ikan keluar negeri yaitu Negara Vietnam, sehingga di pundak nelayan kami berharap tanggung jawab ini dapat dijalankan dengan baik agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, meningkatkan PAD dan Devisa Negara,” harapnya

Disebutkan, pada bulan depan DKP Morotai juga akan menerima bantuan armada tuna sebanyak 20 unit dari DKP Provinsi Maluku Utara yang diperuntukkan kepada nelayan Morotai.

Selain itu, ada juga bantuan dari KKP melalui SKPT Morotai bantuan armada tuna sebanyak 85 unit untuk dibagikan kepada 83 Koperasi Nelayan di Kabupaten Pulau Morotai dan melalui dana pendampingan desa, melalui desa kolorai dibuat sebanyak 30 unit armada tangkap ikan tuna.

“Sehingga total bantuan pemerintah untuk nelayan tangkap ikan tuna di Morotai sebanyak 153 armada pada tahun 2019.” terangnya

Kepala DKP yang dikenal berkinerja baik ini menegaskan, bahwa pemberian bantuan ini merupakan pemberdayaan nelayan kecil, juga mampu menempatkan nelayan kecil sebagai subyek pemanfaatan sumber daya ikan dan kelautan yang produktif dan bertanggung jawab.

Dikatakan, dengan perhatian dan bantuan yang di berikan pemerintah terhadap nelayan kita, telah memampukan nelayan kecil menjadi mitra pemerintah yang berdaya.

“Juga menempatkan nelayan sebagai bagian dari perbaikan rezim pengelolaan perikanan, meningkatkan kontribusi nelayan kecil, serta menjadikan nelayan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam penyempurnaan tata kelola perikanan untuk peningkatan PAD Kabupaten Pulau Morotai dan kesejahteraan nelayan itu sendiri.” pungkasnya

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

PPDB Hari Pertama, Pendaftar di SMP Islam I...

Ternate - Rabu (08/07) hari ini, SMP Islam I Kota Ternate resmi membuka pendaftaran PPDB secara umum melalui Jalur Online dan Ofline. "Sebelumnya juga dibuka pra pendaftaran sesuai dengan arahan...

Polres Kepulauan Sula Bantu Korban Bencana Alam di...

Sanana -- Duka yang dialami oleh korban bencana alam yakni banjir bandang di Desa Waitina Kecamatan Mangoli Timur Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) menimbulkan rasa simpati datang dari berbagai elemen...

Dispen Kota Ternate Rekomendasikan 111 Calon Peserta Pra...

Ternate - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) khusus Pra Pendaftaran yang dibuka selama dua hari yaitu 6 s/d 7 Juli 2020, tercatat sebanyak 111 Calon Peserta yang mendaftar. PPDB...

Penyebab Sampah belum diangkut di Ibu Kota Bobong,...

Bobong -- Petugas kebersihan Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) beberapa hari ini sudah tidak mengagkut sampah dikarenakan akses jalan menuju tempat pembuangan sampah (TPA) belum dapat dilewati mobil sampah. Selama kurang...

Setiap Musim Hujan, Jalan Kilometer 40 Kota Sofifi...

Sofifi - Diduga penggalian material timbunan untuk Mesjid Raya Kota Sofifi mengakibatkan rusaknya selokan diruas jalan kilometer empat puluh, akhirnya badan jalan tergenang air setiap kali datang hujan. Hasil pantauan...

Pemdes Gosale Sulap Tempat Nongkrong Anak Muda Jadi...

Sofifi - Pemerintah Desa Gosale Kec. Oba Utara Kota Tidore Kepulauan, membangun taman baca dilokasi yang sebelumnya menjadi tempat nongkrong anak muda. Saat ditemui awak media usai rapat koordinasi dengan...

Didemo HPMS, Gustu Kepsul sambut baik dan Nyatakan...

Sanana - Aksi turun kejalan yang dilakukan oleh Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Sula atau HPMS terkait 'Rapid Test Berbayar' mendapat sambutan baik dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab....

Kesal dengan Penundaan Pembentukan Pansus, FPD Pultab Gelar...

Taliabu - Fron Peduli Desa (FPD) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) hari ini, Senin (06/07) melakukan aksi unjuk rasa menolak RUU-HIP dan persoalan penundaan pembentukan Pansus Pemeriksaan Penyalahgunaan DD dan...

Ketua MPC PP Sula, Heru : Yang Mesum...

Sanana - Dugaan perbuatan asusila yang terjadi di Sekretariat Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Kabupaten Kepulauan Sula pada hari Minggu malam, mendapat tanggapan serius dari Ketua MPC-PP Kepulauan...