Artikel Terkait

Bahrun Kades Toweka Disambut Secara Adat

i-malut.com, Tobelo – Berbeda dengan desa lain dalam memberikan penyambutan terhadap pimpinan Kepala Desa (Kades) terpilih mereka, yang satu ini Kades Toweka Kecamatan Galela, Bahrun Muhamadun, pada Senin (18/11) siang tadi, usai dirinya resmi dilantik oleh Bupati Halmahera Utara, ketika kembali kediamannya, mendapat sambutan secara adat oleh ratusan masyarakat desa setempat.

Muksin Djafar, salah satu tokoh adat Desa Toweka ketika kepada wartawan, dia menjelaskan, prosesi adat ini, dari dulu sebenarnya sudah ada dan diwariskan kepada kita generasi yang sekarang ini.

Tetapi, tambah Muksin, prosesi adat semacam ini, sekarang ini sudah terkesan ditinggalkan.

Sebab itu, menurut dia, bersama tokoh masyarakat desa setempat, menggagas, guna membangkitkan kembali prosesi adat dalam menyambut sang pemimpin.

“Prosesi adat ini, sudah ada dari para pendahulu daerah ini, untuk sekarang ini, sudah jarang dipertontokan kembali. Maka, bersama tokoh masyarakat desa Toweka, kami menggagas ulang, guna melakukan prosesi ini,” kata Muksin Djafar, siang tadi itu.

Sementara, Muhamadun mengatakan, adat merupakan modal pemersatu.

“Adat istiadat adalah modal pemersatu dalam perbedaan. Sebab itu, mulai saya dilantik menjadi Kepala Desa, perbedaan yang ada dari pelaksanaan Pilkades, kini sudah tidak ada lagi. Kita semua adalah satu, warga desa Toweka,” kata dia.

Sedangkan, untuk programnya kedepan, dia berjanji, akan membawa masyarakat desa kearah kesehjateraan. “Pada prinsipnya, saya sudah berjanji kepada Allah Yang Maha Kuasa, untuk sekuat tenaga, bisa mengabdikan diri kepada masyarakat, guna mencapai tujuan membawa desa ini kearah kesejahteraan, dengan menggali potensi yang ada,”ungkapnya.

BERITA LAINNYA

BPBD Pultab Usulkan Rekonstuksi Jembatan ke Pemprov Malut

Taliabu - Badan Penanggulangan Bencana Dareah (BPBD) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab), berencana akan mengusulkan rekostruksi...

Curah Hujan Tinggi Akibatkan Puluhan Rumah di Desa Waitina Terendam Air

Sanana -- Salah seorang warga Desa Waitina, saat dikonfirmasi mengatakan, curah hujan yang cukup tinggi...

Masyarakat Onemai Minta DPRD dan Inspektorat Pultab Audit Pembangunan Mesjid Nurul Yakin

Taliabu -- Keterwakilan masyarakat Desa Onemai kecamatan Taliabu Barat Laut meminta DPRD dan Inspektorat Pultab...

POPULER

IKA PMII Sula Tuding Sahril Soamole Lakukan Pembohongan Publik

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan....

2 Orang Positif Covid-19 dari...

Sanana - Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) tadi malam (01/07) sekitar pukul 23:00 WIT mengumumkan...

Ketua MPC PP Sula, Heru...

Sanana - Dugaan perbuatan asusila yang terjadi di Sekretariat Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Kabupaten Kepulauan Sula pada...

Dua Hari Lagi Dispen Kota...

Ternate - Dinas Pendidikan (Dispen) Kota Ternate, mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), baik secara Online maupun Ofline...

Lekuk Jalan Perjumpaan Rezeki Sumarno...

Sumarno Efendy (33 Tahun) tidak pernah menyangka kalau dia akan menetap sebagai warga Kelurahan Jambula dengan mengambil profesi sebagai...

Hari ini DPUPRPKP Sula maping...

Sanana - - Bencana Banjir Bandang di Desa Mangoli-Kec. Mangoli Tengah dan Desa Waitina-Kec. Mangoli Timur yang diduga meluapnya...

Bahrun Kades Toweka Disambut Secara Adat

|

i-malut.com, Tobelo – Berbeda dengan desa lain dalam memberikan penyambutan terhadap pimpinan Kepala Desa (Kades) terpilih mereka, yang satu ini Kades Toweka Kecamatan Galela, Bahrun Muhamadun, pada Senin (18/11) siang tadi, usai dirinya resmi dilantik oleh Bupati Halmahera Utara, ketika kembali kediamannya, mendapat sambutan secara adat oleh ratusan masyarakat desa setempat.

Muksin Djafar, salah satu tokoh adat Desa Toweka ketika kepada wartawan, dia menjelaskan, prosesi adat ini, dari dulu sebenarnya sudah ada dan diwariskan kepada kita generasi yang sekarang ini.

Tetapi, tambah Muksin, prosesi adat semacam ini, sekarang ini sudah terkesan ditinggalkan.

Sebab itu, menurut dia, bersama tokoh masyarakat desa setempat, menggagas, guna membangkitkan kembali prosesi adat dalam menyambut sang pemimpin.

“Prosesi adat ini, sudah ada dari para pendahulu daerah ini, untuk sekarang ini, sudah jarang dipertontokan kembali. Maka, bersama tokoh masyarakat desa Toweka, kami menggagas ulang, guna melakukan prosesi ini,” kata Muksin Djafar, siang tadi itu.

Sementara, Muhamadun mengatakan, adat merupakan modal pemersatu.

“Adat istiadat adalah modal pemersatu dalam perbedaan. Sebab itu, mulai saya dilantik menjadi Kepala Desa, perbedaan yang ada dari pelaksanaan Pilkades, kini sudah tidak ada lagi. Kita semua adalah satu, warga desa Toweka,” kata dia.

Sedangkan, untuk programnya kedepan, dia berjanji, akan membawa masyarakat desa kearah kesehjateraan. “Pada prinsipnya, saya sudah berjanji kepada Allah Yang Maha Kuasa, untuk sekuat tenaga, bisa mengabdikan diri kepada masyarakat, guna mencapai tujuan membawa desa ini kearah kesejahteraan, dengan menggali potensi yang ada,”ungkapnya.

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

PPDB Hari Pertama, Pendaftar di SMP Islam I...

Ternate - Rabu (08/07) hari ini, SMP Islam I Kota Ternate resmi membuka pendaftaran PPDB secara umum melalui Jalur Online dan Ofline. "Sebelumnya juga dibuka pra pendaftaran sesuai dengan arahan...

Polres Kepulauan Sula Bantu Korban Bencana Alam di...

Sanana -- Duka yang dialami oleh korban bencana alam yakni banjir bandang di Desa Waitina Kecamatan Mangoli Timur Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) menimbulkan rasa simpati datang dari berbagai elemen...

Dispen Kota Ternate Rekomendasikan 111 Calon Peserta Pra...

Ternate - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) khusus Pra Pendaftaran yang dibuka selama dua hari yaitu 6 s/d 7 Juli 2020, tercatat sebanyak 111 Calon Peserta yang mendaftar. PPDB...

Penyebab Sampah belum diangkut di Ibu Kota Bobong,...

Bobong -- Petugas kebersihan Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) beberapa hari ini sudah tidak mengagkut sampah dikarenakan akses jalan menuju tempat pembuangan sampah (TPA) belum dapat dilewati mobil sampah. Selama kurang...

Setiap Musim Hujan, Jalan Kilometer 40 Kota Sofifi...

Sofifi - Diduga penggalian material timbunan untuk Mesjid Raya Kota Sofifi mengakibatkan rusaknya selokan diruas jalan kilometer empat puluh, akhirnya badan jalan tergenang air setiap kali datang hujan. Hasil pantauan...

Pemdes Gosale Sulap Tempat Nongkrong Anak Muda Jadi...

Sofifi - Pemerintah Desa Gosale Kec. Oba Utara Kota Tidore Kepulauan, membangun taman baca dilokasi yang sebelumnya menjadi tempat nongkrong anak muda. Saat ditemui awak media usai rapat koordinasi dengan...

Didemo HPMS, Gustu Kepsul sambut baik dan Nyatakan...

Sanana - Aksi turun kejalan yang dilakukan oleh Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Sula atau HPMS terkait 'Rapid Test Berbayar' mendapat sambutan baik dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab....

Kesal dengan Penundaan Pembentukan Pansus, FPD Pultab Gelar...

Taliabu - Fron Peduli Desa (FPD) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) hari ini, Senin (06/07) melakukan aksi unjuk rasa menolak RUU-HIP dan persoalan penundaan pembentukan Pansus Pemeriksaan Penyalahgunaan DD dan...

Ketua MPC PP Sula, Heru : Yang Mesum...

Sanana - Dugaan perbuatan asusila yang terjadi di Sekretariat Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Kabupaten Kepulauan Sula pada hari Minggu malam, mendapat tanggapan serius dari Ketua MPC-PP Kepulauan...