Artikel Terkait

Dikbud Ternate Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Tenaga Kebudayaan Kota Ternate

i-malut.com, Ternate – Dinas Kebudayaan Kota Ternate, malalui Bidang Seni dan Kebudayaan, pada Selasa (19/11) tadi, menggelar Workshop, “Peningkatan Kompetensi Tenaga Kebudayaan”. Bertempat di lantai V Kieraha 5, Muara Hotel, kelurahan Gamalama, kota Ternate Tengah, Provinsi Maluku Utara.

Hadir sebagai Narasumber, Kadis Kebudayaan Kota Ternate, Arifin Umasangadji, Perwakilan Seni dan Budaya Kota Ternate, Hasan Ali, dan mewakili Dinas Pendidikan, Nuhayati Pandawa.

Workshop tersebut dibuka oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, M. Taufik Soleman. Turut hadir, Sekertaris Dinas Kebudayaan Kota Ternate, serta diikuti oleh kurang lebih 100 peserta, terdiri dari guru-guru seni dan budaya Sekolah Menengah Pertama (SMP) seKota Ternate, serta perwakilan siswa/i SMP seKota Ternate.

Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan Kota Ternate, Arifin Umasangadji, saat di wawancarai media ini usai kegiatan, mengatakan bahwa, kegiatan workshop yang digelar bertujuan untuk Peningkatan kompetensi tenaga kebudayaan.

“Semua guru-guru seni budaya yang ada di sekolah di SMP itu kami kumpul untuk memberikan materi tentang undang-undang No 5 tentang kemajuan kebudayaan,” ungkapnya.

“Mereka di didik untuk tau tentang sastra lisan, permainan tradisional, adat istiadat, adat se atorang yang ada di ternate, itu semua penting, karena kedepan kalau tidak dididik budaya yang bagus nanti mau dibawa ke mana lagi ini ternate,” tambahnya.

Targetnya kata Arifin, minimal para guru memiliki pemahaman tentang 10 obyek untuk memajukan kebudayaan karena ini sudah diatur dalam undang undang No 5 tahun 17, tentang pokok-pokok kebudayaan daerah.

“Harapannya adalah acara ini sukses dan pemahaman mereka tentang Pokok-Pokok Kebudayaan Daerah (PPK) tadi bisa diterima oleh semua guru-guru seni dan budaya yang ada di sekolah-sekolah SMP khususnya,” harapnya.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Kesenian dan Tenaga Kebudayaan Kota Ternate, Indah Permatasari SE, mengatakan bahwa, tujuan dari workshop ini sebenarnya untuk penguatan karakter para guru, khususnya guru seni, budaya dan keterampilan di masing-masing sekolah, diantaranya sekolah menengah pertama dan sekolah dasar untuk bisa diimplementasikan selepas kegiatan workshop ini, dan bisa langsung dipraktekkan untuk siswa masing-masing.

Lanjut Indah, targetnya adalah untuk memperluas wawasan para guru untuk mengimplementasikan nilai-nilai budaya di masing-masing sekolah, khususnya kebudayaan daerah kota ternate.

“Para guru harus lebih bisa memberi pengertian kepada para siswa-siswanya mengenai kebudayaan kota ternate, kebanyakan para guru juga kurang memahami. Ya mulai dari segi tarian, seni, karena menyangkut dengan budaya bukan hanya itu saja, tapi ada juga adat seatorang, jadi saya berharap juga mungkin pemerintah kota juga lebih serius dalam hal kebudayaan untuk kelestariannya juga,” tutup indah.

BERITA LAINNYA

Juli, BP2RD Kota Ternate Mulai Pungut Pajak dan Retribusi

Ternate - Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate, menargetkan bakal melakukan penagihan...

Dua Hari Lagi Dispen Kota Ternate Buka Pendaftaran PPDB

Ternate - Dinas Pendidikan (Dispen) Kota Ternate, mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), baik...

Dispen Kota Ternate Rekomendasikan 111 Calon Peserta Pra Pendaftaran PPDB

Ternate - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) khusus Pra Pendaftaran yang dibuka selama dua hari...

POPULER

IKA PMII Sula Tuding Sahril Soamole Lakukan Pembohongan Publik

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan....

2 Orang Positif Covid-19 dari...

Sanana - Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) tadi malam (01/07) sekitar pukul 23:00 WIT mengumumkan...

Ketua MPC PP Sula, Heru...

Sanana - Dugaan perbuatan asusila yang terjadi di Sekretariat Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Kabupaten Kepulauan Sula pada...

Dua Hari Lagi Dispen Kota...

Ternate - Dinas Pendidikan (Dispen) Kota Ternate, mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), baik secara Online maupun Ofline...

Lekuk Jalan Perjumpaan Rezeki Sumarno...

Sumarno Efendy (33 Tahun) tidak pernah menyangka kalau dia akan menetap sebagai warga Kelurahan Jambula dengan mengambil profesi sebagai...

Hari ini DPUPRPKP Sula maping...

Sanana - - Bencana Banjir Bandang di Desa Mangoli-Kec. Mangoli Tengah dan Desa Waitina-Kec. Mangoli Timur yang diduga meluapnya...

Dikbud Ternate Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Tenaga Kebudayaan Kota Ternate

|

i-malut.com, Ternate – Dinas Kebudayaan Kota Ternate, malalui Bidang Seni dan Kebudayaan, pada Selasa (19/11) tadi, menggelar Workshop, “Peningkatan Kompetensi Tenaga Kebudayaan”. Bertempat di lantai V Kieraha 5, Muara Hotel, kelurahan Gamalama, kota Ternate Tengah, Provinsi Maluku Utara.

Hadir sebagai Narasumber, Kadis Kebudayaan Kota Ternate, Arifin Umasangadji, Perwakilan Seni dan Budaya Kota Ternate, Hasan Ali, dan mewakili Dinas Pendidikan, Nuhayati Pandawa.

Workshop tersebut dibuka oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, M. Taufik Soleman. Turut hadir, Sekertaris Dinas Kebudayaan Kota Ternate, serta diikuti oleh kurang lebih 100 peserta, terdiri dari guru-guru seni dan budaya Sekolah Menengah Pertama (SMP) seKota Ternate, serta perwakilan siswa/i SMP seKota Ternate.

Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan Kota Ternate, Arifin Umasangadji, saat di wawancarai media ini usai kegiatan, mengatakan bahwa, kegiatan workshop yang digelar bertujuan untuk Peningkatan kompetensi tenaga kebudayaan.

“Semua guru-guru seni budaya yang ada di sekolah di SMP itu kami kumpul untuk memberikan materi tentang undang-undang No 5 tentang kemajuan kebudayaan,” ungkapnya.

“Mereka di didik untuk tau tentang sastra lisan, permainan tradisional, adat istiadat, adat se atorang yang ada di ternate, itu semua penting, karena kedepan kalau tidak dididik budaya yang bagus nanti mau dibawa ke mana lagi ini ternate,” tambahnya.

Targetnya kata Arifin, minimal para guru memiliki pemahaman tentang 10 obyek untuk memajukan kebudayaan karena ini sudah diatur dalam undang undang No 5 tahun 17, tentang pokok-pokok kebudayaan daerah.

“Harapannya adalah acara ini sukses dan pemahaman mereka tentang Pokok-Pokok Kebudayaan Daerah (PPK) tadi bisa diterima oleh semua guru-guru seni dan budaya yang ada di sekolah-sekolah SMP khususnya,” harapnya.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Kesenian dan Tenaga Kebudayaan Kota Ternate, Indah Permatasari SE, mengatakan bahwa, tujuan dari workshop ini sebenarnya untuk penguatan karakter para guru, khususnya guru seni, budaya dan keterampilan di masing-masing sekolah, diantaranya sekolah menengah pertama dan sekolah dasar untuk bisa diimplementasikan selepas kegiatan workshop ini, dan bisa langsung dipraktekkan untuk siswa masing-masing.

Lanjut Indah, targetnya adalah untuk memperluas wawasan para guru untuk mengimplementasikan nilai-nilai budaya di masing-masing sekolah, khususnya kebudayaan daerah kota ternate.

“Para guru harus lebih bisa memberi pengertian kepada para siswa-siswanya mengenai kebudayaan kota ternate, kebanyakan para guru juga kurang memahami. Ya mulai dari segi tarian, seni, karena menyangkut dengan budaya bukan hanya itu saja, tapi ada juga adat seatorang, jadi saya berharap juga mungkin pemerintah kota juga lebih serius dalam hal kebudayaan untuk kelestariannya juga,” tutup indah.

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

PPDB Hari Pertama, Pendaftar di SMP Islam I...

Ternate - Rabu (08/07) hari ini, SMP Islam I Kota Ternate resmi membuka pendaftaran PPDB secara umum melalui Jalur Online dan Ofline. "Sebelumnya juga dibuka pra pendaftaran sesuai dengan arahan...

Polres Kepulauan Sula Bantu Korban Bencana Alam di...

Sanana -- Duka yang dialami oleh korban bencana alam yakni banjir bandang di Desa Waitina Kecamatan Mangoli Timur Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) menimbulkan rasa simpati datang dari berbagai elemen...

Dispen Kota Ternate Rekomendasikan 111 Calon Peserta Pra...

Ternate - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) khusus Pra Pendaftaran yang dibuka selama dua hari yaitu 6 s/d 7 Juli 2020, tercatat sebanyak 111 Calon Peserta yang mendaftar. PPDB...

Penyebab Sampah belum diangkut di Ibu Kota Bobong,...

Bobong -- Petugas kebersihan Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) beberapa hari ini sudah tidak mengagkut sampah dikarenakan akses jalan menuju tempat pembuangan sampah (TPA) belum dapat dilewati mobil sampah. Selama kurang...

Setiap Musim Hujan, Jalan Kilometer 40 Kota Sofifi...

Sofifi - Diduga penggalian material timbunan untuk Mesjid Raya Kota Sofifi mengakibatkan rusaknya selokan diruas jalan kilometer empat puluh, akhirnya badan jalan tergenang air setiap kali datang hujan. Hasil pantauan...

Pemdes Gosale Sulap Tempat Nongkrong Anak Muda Jadi...

Sofifi - Pemerintah Desa Gosale Kec. Oba Utara Kota Tidore Kepulauan, membangun taman baca dilokasi yang sebelumnya menjadi tempat nongkrong anak muda. Saat ditemui awak media usai rapat koordinasi dengan...

Didemo HPMS, Gustu Kepsul sambut baik dan Nyatakan...

Sanana - Aksi turun kejalan yang dilakukan oleh Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Sula atau HPMS terkait 'Rapid Test Berbayar' mendapat sambutan baik dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab....

Kesal dengan Penundaan Pembentukan Pansus, FPD Pultab Gelar...

Taliabu - Fron Peduli Desa (FPD) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) hari ini, Senin (06/07) melakukan aksi unjuk rasa menolak RUU-HIP dan persoalan penundaan pembentukan Pansus Pemeriksaan Penyalahgunaan DD dan...

Ketua MPC PP Sula, Heru : Yang Mesum...

Sanana - Dugaan perbuatan asusila yang terjadi di Sekretariat Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Kabupaten Kepulauan Sula pada hari Minggu malam, mendapat tanggapan serius dari Ketua MPC-PP Kepulauan...