Artikel Terkait

Habiskan Ratusan Milyar, Putri Raja Faisal Kena Tipu Beli Tanah dan Villa di Bali

i-malut.com, Jakarta – Putri Arab, Princes Lolwah binti Mohammed bin Abdullah Al-Saud menjadi korban penipuan warga negara Indonesia inisial EMC alias Evie dan EAH alias Eka sekitar USD 36 Juta atau 512 Milyar Lebih.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ferdy Sambo menjelaskan kasus ini dilaporkan oleh kuasa hukum Princes Lolwah bulan Mei 2019.

Menurut dia, kuasa hukum Princes Lolwah melaporkan adanya dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dan/atau pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau Pasal 3 dan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan PemberantasanTindak Pidana Pencucian Uang.

“Kerugian ditaksir 512 Milyar Rupiah atau Setengah Triliyun lebih,” Kata Sambo di Jakarta, Selasa 28 Januari 2020.

Sambo menjelaskan duduk perkaranya, dimana korban Princes Lolwah telah mengirimkan uang sebesar USD 36.106.574,84 atau sebesar Rp. 505.492.047.760 sejak 27 April 2011 sampai 16 September 2018.

“Uang itu untuk pembelian tanah dan pembangunan villa Kama dan Amrita Tedja di Jalan Pura Dalem, Banjar Sala, Desa Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali,” ungkap Sambo.

Namun, kata Sambo, pembangunan belum selesai sampai tahun 2018. Berdasarkan perhitungan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Ni Made Tjandra Kasih, telah melakukan penilaian atas nilai bangunan villa Kama dan Amrita Tedja sesuai kondisi fisik bangunan.

“Dan didapatkan nilai bangunan yang telah dibangun tidak sesuai dengan yang dijanjikan,” ujarnya.

Kemudian, Sambo mengatakan tanah dan villa tersebut akan dibalik nama atas nama perusahaan PT Eastern Kayan. Namun, sampai sekarang tanah dan villa masih atas nama tersangka.

Selain itu, Sambo menambahkan pelaku juga menawarkan sebidang tanah kepada korban seluas 1.600 M2 di Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali yang seolah-olah tanah tersebut dijual oleh pemiliknya.

“Kemudian, korban mengirimkan sejumlah uang sebesar USD 500.000 kepada tersangka. Akan tetapi, setelah dikonfirmasi bahwa tanah tersebut oleh pemilik tidak pernah mau dijual,” katanya.

BERITA LAINNYA

WHO Pantau Pultab, ini Komentar Sekretaris Gustu

Taliabu - Tim Gustu percepatan peneganan Covid-19 Kabupaten Pulau Taliabu saat ini menjadi perhatian Kementrian...

Evaluasi Kinerja Pemdes, Pekan ini Komisi I DPRD Pultab Bentuk Pansus

Taliabu - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Taliabu mempercepat pembentukan Pansus...

Jaga Zona Hijau, Tim Gustu Pultab Lakukan Rapid Test pada Penumpang

Bobong - Tim Gustu Covid-19 Pultab hari ini, Jum’at (26/06) melakukan peyemprotan cairan desinfektan pada...

POPULER

Mantum HMI 2015-2016 Himbau, Unjuk Rasa di Sula agar berbasis Fakta dan Data

Sanana - Maraknya penyampaian pendapat di muka umum yang tidak dibarengi oleh Fakta dan Data mendapat perhatian serius dari...

IKA PMII Sula Tuding Sahril...

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan....

Usir Penyakit, Pemerintah Kelurahan Sulamadaha...

Ternate - Pemerintah Kelurahan Sulamadaha bekerja sama dengan Pihak Adat dan Masyarakat setempat, menggelar Ritual Uci Dowong, Senin (29/06),...

“HT Terus Kase Terang”, Kali...

Sanana - Hendrata Thes (HT) Bupati Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) didampingi oleh pihak PT. PLN UP3-Ternate Junaidi Ishak, Sekretaris...

Reaktif, 3 Calon Penumpang KM....

Sanana — Terkait dengan 3 Orang Penumpang Kapal KM. Permata Bunda dari Ambon Tujuan Sanana, dengan Hasil Rapid Tes...

MPC PP Sula Mengecam Keras...

Sanana -- Pembahasan RUU HIP atau Haluan Ideologi Pancasila dalam masa pandemi atau Covid-19 hingga kemudian melahirkan polemik dan...

Habiskan Ratusan Milyar, Putri Raja Faisal Kena Tipu Beli Tanah dan Villa di Bali

|

i-malut.com, Jakarta – Putri Arab, Princes Lolwah binti Mohammed bin Abdullah Al-Saud menjadi korban penipuan warga negara Indonesia inisial EMC alias Evie dan EAH alias Eka sekitar USD 36 Juta atau 512 Milyar Lebih.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ferdy Sambo menjelaskan kasus ini dilaporkan oleh kuasa hukum Princes Lolwah bulan Mei 2019.

Menurut dia, kuasa hukum Princes Lolwah melaporkan adanya dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dan/atau pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau Pasal 3 dan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan PemberantasanTindak Pidana Pencucian Uang.

“Kerugian ditaksir 512 Milyar Rupiah atau Setengah Triliyun lebih,” Kata Sambo di Jakarta, Selasa 28 Januari 2020.

Sambo menjelaskan duduk perkaranya, dimana korban Princes Lolwah telah mengirimkan uang sebesar USD 36.106.574,84 atau sebesar Rp. 505.492.047.760 sejak 27 April 2011 sampai 16 September 2018.

“Uang itu untuk pembelian tanah dan pembangunan villa Kama dan Amrita Tedja di Jalan Pura Dalem, Banjar Sala, Desa Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali,” ungkap Sambo.

Namun, kata Sambo, pembangunan belum selesai sampai tahun 2018. Berdasarkan perhitungan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Ni Made Tjandra Kasih, telah melakukan penilaian atas nilai bangunan villa Kama dan Amrita Tedja sesuai kondisi fisik bangunan.

“Dan didapatkan nilai bangunan yang telah dibangun tidak sesuai dengan yang dijanjikan,” ujarnya.

Kemudian, Sambo mengatakan tanah dan villa tersebut akan dibalik nama atas nama perusahaan PT Eastern Kayan. Namun, sampai sekarang tanah dan villa masih atas nama tersangka.

Selain itu, Sambo menambahkan pelaku juga menawarkan sebidang tanah kepada korban seluas 1.600 M2 di Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali yang seolah-olah tanah tersebut dijual oleh pemiliknya.

“Kemudian, korban mengirimkan sejumlah uang sebesar USD 500.000 kepada tersangka. Akan tetapi, setelah dikonfirmasi bahwa tanah tersebut oleh pemilik tidak pernah mau dijual,” katanya.

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

[gs-fb-comments]

ARTIKEL TERKAIT

IKA PMII Sula Tuding Sahril Soamole Lakukan Pembohongan...

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan. Kali ini oleh Iksan Umasugi Wakil Ketua Ikatan Alumni Pergerakan...

2 Orang Positif Covid-19 dari Cluster yang sama,...

Sanana - Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) tadi malam (01/07) sekitar pukul 23:00 WIT mengumumkan update terbaru Perkembangan situasi Penanganan Covid-19 di Kab. Kepsul, data...

Danrem 152/Babullah Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 di...

Ternate - Danrem 152/Babullah Brigadir Jenderal TNI Imam Sampurno Setiawan selaku wakil ketua I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Maluku...

Polda Malut Gelar Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara...

Ternate - Kepolisian Daerah Maluku Utara menggelar Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara Ke-74 dengan sederhana, dengan tetap memperhatikan Protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19. Hari Bhayangkara Ke-74 kali ini mengangkat...

Bosda Tingkat SD se-Kota Ternate terlambat Cair Akibat...

Ternate - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispend) Kota Ternate, melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Keuangan, menyampaikan keterlambatan pencairan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kota Ternate...

Bincang Santai dengan Kadis Pertanian Kepsul, Ahmad Idris...

Sanana - Kali ini pewarta i-malut.com Biro Sula melakukan wawancara eksklusif dengan Narasumber salah satu pejabat teras Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), yakni Idris Ahmad Baguna Kepala Dinas (Kadis)...

Akibat Covid-19, Sebagian Pelaku UKM Ternate Alih Profesi...

Ternate - Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro (Kabid PUM) Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mengeluhkan program UKM yang mandek dimasa Pandemi Covid-19 semakin meningkat. "Program untuk UMKM tahun 2020...

Saatnya Yang Muda Menjadi Kreatif, Inovatif dan Aktif...

Di era digital seperti saat ini penyebaran informasi kian bertumbuh dan perkembangannya semakin tak terelakan lagi, keberadaan alat telekomunikasi seperti handphone, turut memancing bermunculannya media sosial dalam berbagai jenis...

Danrem 152/Babullah Pimpin Serah Terima Jabatan Dandim 15/01Ternate

Ternate - Danrem 152/Babullah Brigadir Jenderal TNI Imam Sampurno Setiawan memimpin serah terima jabatan Komandan Kodim 1501/Ternate dari Kolonel Czi Mahfud Ghozali kepada Letnan Kolonel Inf R. Moch Iskandarmanto,...