Diduga Sakit Mirip Covid-19, Seorang Pasien di Jemput

|

i-malut.com, Morotai – Seorang pasien berinisial AM berasal dari salah satu Desa di Kecamatan Morotai Barat di Jemput Karteker Kepala Desanya Aprianto Siruang (AP), menggunakan Speedboat. Karena, dirinya diduga mengalami sakit mirip covid-19 dengan riwayat penyakit Demam, Batuk, Flu dan sesak napas.

Hal tersebut disampaikan Karteker Kepala Desa, Aprianto Siruang, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Jumat 27 Maret 2020.

Apris sapaan akrabnya, adalah sebagai Karteker Kades juga sebagai staf DPMD, menyampaikan kepada wartawan, dirinya bersama seorang teman pada pukul 5.30 WIT menjelang pagi tadi menuju Desa tersebut menjemput pasien yang diduga sakit mirip covid-19 untuk dibawa ke Daruba.

“Pada Jumat 27 Maret 2020 jam 5.30 WIT melalui pelabuhan speed Daruba, saya bersama satu teman menggunakan Speed Boat menuju Morotai Barat untuk mengambil warga Desa tersebut yang sakit dengan ciri-ciri seperti covid-19,” terang Apris.

Apris menjelaskan dia mendapat informasi tersebut dari bidan Desa yang bertugas di Desa Cio Maloleo.

“Dua hari lalu saya berada di Desa tempat saya tugas, kemudian bidan menyampaikan ada warga yang baru beberapa hari datang dari luar daerah sedang sakit demam, batuk, pilek, dan sesak napas. Dari situ orang tersebut kami pantau, belum ada perubahan makanya kami jemput untuk dirawat lebih lanjut di Daruba,” tuturnya.

Lanjutnya, Oknum yang di jemput berinisial AM, riwayat perjalanannya berasal dari Jayapura Papua datang ke Morotai Selatan Barat untuk menjenguk orang tuanya yang lagi sakit.

AM diketahui tiba di Morotai pada Kamis, 19 Maret 2020 dengan Rute perjalanan Jayapura-Manado-Morotai dan Pasien tersebut kata Kades saat ini sudah berada di Daruba dan dirawat di Gedung miamari.

“Kami tiba di pelabuhan speed Daruba sekitar pukul 8.00 WIT dan pasien dijemput dengan mobil ambulans, selanjutnya dibawa ke gedung Miamari untuk di rawat lebih lanjut,” pungkas Aprianto.

[the_ad id=”29613″]

Kebenaran informasi tersebut wartawan coba mengkonfirmasi juru bicara Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Pulau Morotai, dr Tony Sambas, Jumat (27/32020).

Ia membenarkan adanya informasi itu,”Iya benar, pasien tersebut sudah berada di Daruba dan dirawat di gedung Miamari Juanga.”

Namun, dirinya belum mau menetapkan pasien tersebut sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP). Alasannya masih dalam pemeriksaan.

“Pasien tersebut kami belum bisa katakan ODP karena masih dalam pemeriksaan. Bila hasilnya sudah dipastikan akan kami sampaikan status pasien tersebut,” ungkapnya.

Menurutnya, status ODP itu ada beberapa kriteria yang ditetapkan kementrian kesehatan. Seluruh ketentuan itu dipenuhi baru dapat ditetapkan ODP.

Selain itu, dirinya mengakui belum mengetahui riwayat penyakit pasien itu. Namun, katanya pasien tersebut dalam pemantauan.

“Saya belum dapat informasi riwayat penyakitnya apa. Sementara dirawat di Miamari dan tetap dipantau.” katanya

Dan, ketika ditanya sudah berapa pasien ODP yang dirawat di Miamari, dirinya mengakui tidak tau.

“Waduh saya belum tau informasinya berapa orang yang di rawat di situ (Miamari) karena saya belum rekap data.” alasannya.

Online User: 0 | Visit: 260 | Visitor: 141

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hanya Ijin Lisan Akibatkan Retak pada Pelencengan Pelabuhan...

Halsel - Akibat diberikan ijin secara lisan, akhirnya tidak ada yang bertanggungjawab atas kerusakan pada pelencengan pelabuhan Ferry Kecamatan Kayoa Utara Kabupaten Halmahera Selatan. Pekan kemarin, pelabuhan penyebrangan Ferry Kec....

Pemdes Dauri Salurkan BLT kepada 101 KK

Halsel - Pemerintah Desa Dauri, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada Sabtu (06/06) pagi tadi, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 101 KK. BLT yang disalurkan selama...

Mobil Plat Merah Digunakan Mengangkut Material Proyek

Halsel - Pembangunan Puskesmas Rawat Inap Kec. Kayoa Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) diduga melenceng dari prosedur proyek. Hasil pantauan awak media, Jum'at (05/06), PT. Tugu Utama Sejati selaku rekanan pada...

Pendaftaran Siswa Baru MAN-1 Halsel telah dibuka, ini...

Halsel - Madrasah Aliyah Negeri 1 Halmahera Selatan (MAN-1 Halsel) yang beralamat di Desa Dauri, Kecamatan Pulau Makian, membuka penerimaan Siswa baru tahun ajaran 2020-2021 baik pendaftaran secara Online...

Denpom XVI/1 Ternate Bersama Sintel Korem 152/Babullah Gelar...

Ternate - Detasemen Polisi Militer XVI/1 Ternate bersama Sintel Korem 152/Babullah melaksanakan pemeriksaan kendaraan pribadi milik personel Korem 152/Babullah, Kamis (04/06), bertempat di Makorem 152/Babullah Jl. A. M. Kamarudin...

Bupati HT Hadiri Pembagian BLT Desa Fagudu sebagai...

Sanana - Hari ini sebanyak 150 warga masyarakat terdampak Covid-19 dan berhak sesuai hasil rapat Musyawarah Dusun (musdus) dan Musyawarah Desa (Musdes) Desa Fagudu-Kec. Sanana menerima Bantuan Langsung Tunai...
- Advertisement -

Satlantas Polres Kepsul bagi Sembako Beras kepada Masyarakat...

Sanana - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kepulauan Sula (Kepsul) membagikan sembako kepada masyarakat yang terdampak Virus Corona atau Covid-19. Kali ini di fokuskan di Desa Fokalik Kecamatan Sanana...

Pemda Kepsul Bagikan 20 Ton “Mintan” Secara Gratis...

Sanana - Pemerintah kabupaten kepuluan Sula (Kepsul) melalui Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disprindagkop dan UKM) mulai melakukan pembagian minyak tanah secara Gratis kepada masyarakat di...

Berikan Ijin Secara Lisan, Dinas Perhubungan Halsel Disoroti

Halsel - Pembokaran bahan/material proyek Pembangunan Puskesmas Rawat Inap Kec. Kayoa, disoroti salah satu Akademisi FKIP Unkhair Ternate. Dr. Nasir S. Tamalene, Akademisi FKIP Unkhair Ternate, menilai bahwa proses pembongkaran...

Artikel Terkait

Diduga Sakit Mirip Covid-19, Seorang Pasien di Jemput

i-malut.com, Morotai – Seorang pasien berinisial AM berasal dari salah satu Desa di Kecamatan Morotai Barat di Jemput Karteker Kepala Desanya Aprianto Siruang (AP), menggunakan Speedboat. Karena, dirinya diduga mengalami sakit mirip covid-19 dengan riwayat penyakit Demam, Batuk, Flu dan sesak napas.

Hal tersebut disampaikan Karteker Kepala Desa, Aprianto Siruang, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Jumat 27 Maret 2020.

Apris sapaan akrabnya, adalah sebagai Karteker Kades juga sebagai staf DPMD, menyampaikan kepada wartawan, dirinya bersama seorang teman pada pukul 5.30 WIT menjelang pagi tadi menuju Desa tersebut menjemput pasien yang diduga sakit mirip covid-19 untuk dibawa ke Daruba.

“Pada Jumat 27 Maret 2020 jam 5.30 WIT melalui pelabuhan speed Daruba, saya bersama satu teman menggunakan Speed Boat menuju Morotai Barat untuk mengambil warga Desa tersebut yang sakit dengan ciri-ciri seperti covid-19,” terang Apris.

Apris menjelaskan dia mendapat informasi tersebut dari bidan Desa yang bertugas di Desa Cio Maloleo.

“Dua hari lalu saya berada di Desa tempat saya tugas, kemudian bidan menyampaikan ada warga yang baru beberapa hari datang dari luar daerah sedang sakit demam, batuk, pilek, dan sesak napas. Dari situ orang tersebut kami pantau, belum ada perubahan makanya kami jemput untuk dirawat lebih lanjut di Daruba,” tuturnya.

Lanjutnya, Oknum yang di jemput berinisial AM, riwayat perjalanannya berasal dari Jayapura Papua datang ke Morotai Selatan Barat untuk menjenguk orang tuanya yang lagi sakit.

AM diketahui tiba di Morotai pada Kamis, 19 Maret 2020 dengan Rute perjalanan Jayapura-Manado-Morotai dan Pasien tersebut kata Kades saat ini sudah berada di Daruba dan dirawat di Gedung miamari.

“Kami tiba di pelabuhan speed Daruba sekitar pukul 8.00 WIT dan pasien dijemput dengan mobil ambulans, selanjutnya dibawa ke gedung Miamari untuk di rawat lebih lanjut,” pungkas Aprianto.

[the_ad id=”29613″]

Kebenaran informasi tersebut wartawan coba mengkonfirmasi juru bicara Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Pulau Morotai, dr Tony Sambas, Jumat (27/32020).

Ia membenarkan adanya informasi itu,”Iya benar, pasien tersebut sudah berada di Daruba dan dirawat di gedung Miamari Juanga.”

Namun, dirinya belum mau menetapkan pasien tersebut sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP). Alasannya masih dalam pemeriksaan.

“Pasien tersebut kami belum bisa katakan ODP karena masih dalam pemeriksaan. Bila hasilnya sudah dipastikan akan kami sampaikan status pasien tersebut,” ungkapnya.

Menurutnya, status ODP itu ada beberapa kriteria yang ditetapkan kementrian kesehatan. Seluruh ketentuan itu dipenuhi baru dapat ditetapkan ODP.

Selain itu, dirinya mengakui belum mengetahui riwayat penyakit pasien itu. Namun, katanya pasien tersebut dalam pemantauan.

“Saya belum dapat informasi riwayat penyakitnya apa. Sementara dirawat di Miamari dan tetap dipantau.” katanya

Dan, ketika ditanya sudah berapa pasien ODP yang dirawat di Miamari, dirinya mengakui tidak tau.

“Waduh saya belum tau informasinya berapa orang yang di rawat di situ (Miamari) karena saya belum rekap data.” alasannya.

Online User: 0  |  Visit: 260  |  Visitor: 141

BERITA LAINNYA

Denpom XVI/1 Ternate Bersama Sintel Korem 152/Babullah Gelar Pemeriksaan Kendaraan Anggota

Ternate - Detasemen Polisi Militer XVI/1 Ternate bersama Sintel Korem 152/Babullah melaksanakan pemeriksaan kendaraan pribadi...

Pemdes Dauri Salurkan BLT kepada 101 KK

Halsel - Pemerintah Desa Dauri, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada Sabtu (06/06)...

Berikan Ijin Secara Lisan, Dinas Perhubungan Halsel Disoroti

Halsel - Pembokaran bahan/material proyek Pembangunan Puskesmas Rawat Inap Kec. Kayoa, disoroti salah satu Akademisi...

POPULER

Masyarakat Lede Unjuk Rasa di Depan Pos Satgas, Ini Tuntutannya

i-malut.com, Taliabu - Masyarakat Tiga Desa Kecamatan Lede, Yakni Desa Lede, Langganu dan Desa Balohang, pagi tadi, Kamis 7...

Ruslan Buton, Sosok Patriotisme, Nasionalisme...

Adalah Kapten Inf. Ruslan Buton, pria kelahiran Buton Tanggal 4 Juli 1975 ini dikenal memiliki jiwa patriotisme dengan semangat...

Berikan Ijin Secara Lisan, Dinas...

Halsel - Pembokaran bahan/material proyek Pembangunan Puskesmas Rawat Inap Kec. Kayoa, disoroti salah satu Akademisi FKIP Unkhair Ternate. Dr. Nasir...

Pelencengan Pelabuhan Ferry Kayoa Utara...

Halsel - Akibat benturan lamdor kapal landen mengakibatkan kerusakan pada pelencengan pelabuhan Ferry Kec. Kayoa Utara. Hasil pantauan awak media,...

Peduli Covid-19, PT. ADT Salurkan...

PT. Adidaya Tangguh perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pulau Taliabu terus menunjukan rasa simpatik dan peduli atas...

Gustu Malut Berikan Pelatihan Protokol...

Ternate - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara (Malut) memberikan pelatihan dan sosialisasi pemakaman jenazah sesuai protokol...