Terbentur Regulasi, Pemda Sula Batal Bantu Mahasiswa

|

Sanana – Maksud Hati memeluk Gunung apa daya Tangan tak sampai, mungkin pribahasa diatas paling tepat untuk menggambarkan kondisi Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Sula (Kepsul) yang berencana membantu adik-adik Mahasiswa yang saat ini masih ada di perantauan (tempat Kuliah-red), karena tidak mudik akibat pembatasan sosial atau ‘Social Distancing’.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Bagaian (Kabag) Humas dan Protokol Setda Kepsul Basiludin Labesy mengatakan, sejujurnya keinginan Bupati Hendrata Thes membantu adik-adik mahasiswa di perantauan itu ada.

“Hanya memang terbentur regulasi,” ungkap Basiludin melalui pesan di Aplikasi WhatsApp.

“Sepahit apapun Kita harus katakan, bahwa rencana untuk membantu mereka tidak bisa karena terbentur regulasi, sementara kita hanya bisa membantu orang tua mereka yang ada di Sula sambil mencari formulasi yang tepat jika memungkinkan untuk membantu mereka”, ujar Basiludin meneruskan pesan Bupati Hendrata Thes kepada awak media.

Dijelaskan, bahwa Pemda tidak bisa mengalokasikan anggaran BST (Bantuan Sosial Tunai) di Dinsos dan maupun BLT (Bantuan Langsung Tunai) di Dana Desa untuk digeser guna dapat membantu mahasiswa di Perantauan.

Masih melalui Kabag Humas, Bupati Hendrata Thes mengatakan bahwa dirinya sudah berkonsultasi dengan Dinas Sosial dan Dinas PMD Sula, namun hal tersebut tidak memungkinkan, serta berprotensi menjadi temuan. Sehingga sebelum terlanjur maka bantuan untuk mahasiswa Perantauan dibatalkan.

Sementara Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (D-PMD) A. Fatah Umasangadji ketika ditemui dikediamannya di Arpon-Sanana mengatakan,

“Betul memang ada masukan ke Kami agar Kami bisa membuka sedikit BLT Desa untuk membantu Mahasiswa, Dan hal ini sempat saya diskusikan dengan Pak Bupati, namun sekali lagi Kami terbentur UU”, ujar Fatah Umasangadji.

Kadis PMD Kepsul. A. Fatah Umasangadji.

Fatah juga menambahkan bahwa kondisi Pandemi seperti ini tingat kepedulian Kita tentu tinggi, namun kebijakan saja tidak bisa kita kedepankan tanpa didasari payung hukum atau aturan Perundang-undangan yang mengikatnya.

“Semula Kami rencanakan dengan BLT Dana Desa, namun ketika Kami Konfirmasi ke Kemdes DT melalui Dirjen Pemberdayaan Masyarakat Desa, hal itu tidak memungkinkan”, sambung Fatah Umasangadji.

Dikabarkan, BST atau Bantuan Sosial Tunai yang bersumber dari Kementrian Sosial juga tidak bisa digunakan untuk membantu Adik-adik mahasiswa yang sedang ‘melanjutkan study’ di Perantauan seperti di Kota Ambon, Ternate, Manado, Makassar dan Daerah lainnya.

Berikut pernyataan dari Kadis Sosial (Rifai Apin Masuku) saat ditemui di Sekret Bansos di Desa Mangon-Sanana.

“Ranahnya bukan di Sosial, rencananya di Dinas PMD. Karena bantuan dari Kemensos tidak untuk adik-adik mahasiswa yang diperantauan, tetapi mungkin bagi orang tua mereka yang ada di Sula”, cetus Kadisos Rivai Apin Masuku.

Online User: 0 | Visit: 228 | Visitor: 121

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hanya Ijin Lisan Akibatkan Retak pada Pelencengan Pelabuhan...

Halsel - Akibat diberikan ijin secara lisan, akhirnya tidak ada yang bertanggungjawab atas kerusakan pada pelencengan pelabuhan Ferry Kecamatan Kayoa Utara Kabupaten Halmahera Selatan. Pekan kemarin, pelabuhan penyebrangan Ferry Kec....

Pemdes Dauri Salurkan BLT kepada 101 KK

Halsel - Pemerintah Desa Dauri, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada Sabtu (06/06) pagi tadi, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 101 KK. BLT yang disalurkan selama...

Mobil Plat Merah Digunakan Mengangkut Material Proyek

Halsel - Pembangunan Puskesmas Rawat Inap Kec. Kayoa Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) diduga melenceng dari prosedur proyek. Hasil pantauan awak media, Jum'at (05/06), PT. Tugu Utama Sejati selaku rekanan pada...

Pendaftaran Siswa Baru MAN-1 Halsel telah dibuka, ini...

Halsel - Madrasah Aliyah Negeri 1 Halmahera Selatan (MAN-1 Halsel) yang beralamat di Desa Dauri, Kecamatan Pulau Makian, membuka penerimaan Siswa baru tahun ajaran 2020-2021 baik pendaftaran secara Online...

Denpom XVI/1 Ternate Bersama Sintel Korem 152/Babullah Gelar...

Ternate - Detasemen Polisi Militer XVI/1 Ternate bersama Sintel Korem 152/Babullah melaksanakan pemeriksaan kendaraan pribadi milik personel Korem 152/Babullah, Kamis (04/06), bertempat di Makorem 152/Babullah Jl. A. M. Kamarudin...

Bupati HT Hadiri Pembagian BLT Desa Fagudu sebagai...

Sanana - Hari ini sebanyak 150 warga masyarakat terdampak Covid-19 dan berhak sesuai hasil rapat Musyawarah Dusun (musdus) dan Musyawarah Desa (Musdes) Desa Fagudu-Kec. Sanana menerima Bantuan Langsung Tunai...
- Advertisement -

Satlantas Polres Kepsul bagi Sembako Beras kepada Masyarakat...

Sanana - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kepulauan Sula (Kepsul) membagikan sembako kepada masyarakat yang terdampak Virus Corona atau Covid-19. Kali ini di fokuskan di Desa Fokalik Kecamatan Sanana...

Pemda Kepsul Bagikan 20 Ton “Mintan” Secara Gratis...

Sanana - Pemerintah kabupaten kepuluan Sula (Kepsul) melalui Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disprindagkop dan UKM) mulai melakukan pembagian minyak tanah secara Gratis kepada masyarakat di...

Berikan Ijin Secara Lisan, Dinas Perhubungan Halsel Disoroti

Halsel - Pembokaran bahan/material proyek Pembangunan Puskesmas Rawat Inap Kec. Kayoa, disoroti salah satu Akademisi FKIP Unkhair Ternate. Dr. Nasir S. Tamalene, Akademisi FKIP Unkhair Ternate, menilai bahwa proses pembongkaran...

Artikel Terkait

Terbentur Regulasi, Pemda Sula Batal Bantu Mahasiswa

Sanana – Maksud Hati memeluk Gunung apa daya Tangan tak sampai, mungkin pribahasa diatas paling tepat untuk menggambarkan kondisi Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Sula (Kepsul) yang berencana membantu adik-adik Mahasiswa yang saat ini masih ada di perantauan (tempat Kuliah-red), karena tidak mudik akibat pembatasan sosial atau ‘Social Distancing’.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Bagaian (Kabag) Humas dan Protokol Setda Kepsul Basiludin Labesy mengatakan, sejujurnya keinginan Bupati Hendrata Thes membantu adik-adik mahasiswa di perantauan itu ada.

“Hanya memang terbentur regulasi,” ungkap Basiludin melalui pesan di Aplikasi WhatsApp.

“Sepahit apapun Kita harus katakan, bahwa rencana untuk membantu mereka tidak bisa karena terbentur regulasi, sementara kita hanya bisa membantu orang tua mereka yang ada di Sula sambil mencari formulasi yang tepat jika memungkinkan untuk membantu mereka”, ujar Basiludin meneruskan pesan Bupati Hendrata Thes kepada awak media.

Dijelaskan, bahwa Pemda tidak bisa mengalokasikan anggaran BST (Bantuan Sosial Tunai) di Dinsos dan maupun BLT (Bantuan Langsung Tunai) di Dana Desa untuk digeser guna dapat membantu mahasiswa di Perantauan.

Masih melalui Kabag Humas, Bupati Hendrata Thes mengatakan bahwa dirinya sudah berkonsultasi dengan Dinas Sosial dan Dinas PMD Sula, namun hal tersebut tidak memungkinkan, serta berprotensi menjadi temuan. Sehingga sebelum terlanjur maka bantuan untuk mahasiswa Perantauan dibatalkan.

Sementara Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (D-PMD) A. Fatah Umasangadji ketika ditemui dikediamannya di Arpon-Sanana mengatakan,

“Betul memang ada masukan ke Kami agar Kami bisa membuka sedikit BLT Desa untuk membantu Mahasiswa, Dan hal ini sempat saya diskusikan dengan Pak Bupati, namun sekali lagi Kami terbentur UU”, ujar Fatah Umasangadji.

Kadis PMD Kepsul. A. Fatah Umasangadji.

Fatah juga menambahkan bahwa kondisi Pandemi seperti ini tingat kepedulian Kita tentu tinggi, namun kebijakan saja tidak bisa kita kedepankan tanpa didasari payung hukum atau aturan Perundang-undangan yang mengikatnya.

“Semula Kami rencanakan dengan BLT Dana Desa, namun ketika Kami Konfirmasi ke Kemdes DT melalui Dirjen Pemberdayaan Masyarakat Desa, hal itu tidak memungkinkan”, sambung Fatah Umasangadji.

Dikabarkan, BST atau Bantuan Sosial Tunai yang bersumber dari Kementrian Sosial juga tidak bisa digunakan untuk membantu Adik-adik mahasiswa yang sedang ‘melanjutkan study’ di Perantauan seperti di Kota Ambon, Ternate, Manado, Makassar dan Daerah lainnya.

Berikut pernyataan dari Kadis Sosial (Rifai Apin Masuku) saat ditemui di Sekret Bansos di Desa Mangon-Sanana.

“Ranahnya bukan di Sosial, rencananya di Dinas PMD. Karena bantuan dari Kemensos tidak untuk adik-adik mahasiswa yang diperantauan, tetapi mungkin bagi orang tua mereka yang ada di Sula”, cetus Kadisos Rivai Apin Masuku.

Online User: 0  |  Visit: 228  |  Visitor: 121

BERITA LAINNYA

Denpom XVI/1 Ternate Bersama Sintel Korem 152/Babullah Gelar Pemeriksaan Kendaraan Anggota

Ternate - Detasemen Polisi Militer XVI/1 Ternate bersama Sintel Korem 152/Babullah melaksanakan pemeriksaan kendaraan pribadi...

Pendaftaran Siswa Baru MAN-1 Halsel telah dibuka, ini Link Pendaftarannya

Halsel - Madrasah Aliyah Negeri 1 Halmahera Selatan (MAN-1 Halsel) yang beralamat di Desa Dauri,...

Satlantas Polres Kepsul bagi Sembako Beras kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Sanana - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kepulauan Sula (Kepsul) membagikan sembako kepada masyarakat yang...

POPULER

Masyarakat Lede Unjuk Rasa di Depan Pos Satgas, Ini Tuntutannya

i-malut.com, Taliabu - Masyarakat Tiga Desa Kecamatan Lede, Yakni Desa Lede, Langganu dan Desa Balohang, pagi tadi, Kamis 7...

Ruslan Buton, Sosok Patriotisme, Nasionalisme...

Adalah Kapten Inf. Ruslan Buton, pria kelahiran Buton Tanggal 4 Juli 1975 ini dikenal memiliki jiwa patriotisme dengan semangat...

Berikan Ijin Secara Lisan, Dinas...

Halsel - Pembokaran bahan/material proyek Pembangunan Puskesmas Rawat Inap Kec. Kayoa, disoroti salah satu Akademisi FKIP Unkhair Ternate. Dr. Nasir...

Pelencengan Pelabuhan Ferry Kayoa Utara...

Halsel - Akibat benturan lamdor kapal landen mengakibatkan kerusakan pada pelencengan pelabuhan Ferry Kec. Kayoa Utara. Hasil pantauan awak media,...

Peduli Covid-19, PT. ADT Salurkan...

PT. Adidaya Tangguh perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pulau Taliabu terus menunjukan rasa simpatik dan peduli atas...

Gustu Malut Berikan Pelatihan Protokol...

Ternate - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara (Malut) memberikan pelatihan dan sosialisasi pemakaman jenazah sesuai protokol...