Diduga Masuk Lewat Jalur ‘Tikus’, Balon Bupati Kepsul Abaikan Protap Covid-19

|

Sanana – Niat baik sosok ‘balon’ Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus (FAM) dalam membagikan paket sembako untuk masyarakat Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) sedikit tercoreng, pasalnya diduga FAM berserta Tim mengabaikan prosedur dan ketetapan (Protap) Tim Gugus Tugas (Gustu) Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kepsul.

Hal ini dikatakan Sekretaris Gustu, Syafrudin Sapsuha usai melakukan Rakoord dan Evaluasi bersama TRC (Tim Reaksi Cepat) Gustu Covid-19 Sula, di Desa Mangon-Sanana, Senin (18/5).

Hadir dalam Rakoord dan Evaluasi tersebut bersama Sek. Gustu, dr. Makmur Tamani (Jubir Gustu), Hendra Umabihi (Kepala Pelaksanaan Gustu), Wakapolres Kompol. Arifin La Ode Buri dan Ketua TRC beserta anggotanya.

Dikatakan dihadapan sejumlah media Biro Kepsul, bahwa kegiatan FAM beserta Tim dalam membagikan sembako selama kurang lebih 3hari di pulau Sulabesi telah mengabaikan protap Covid-19.

“Berdasarkan aduan masyarakat maka kami berencana memanggil FAM atau koordinator acara pembagian sembako yang berjalan beberapa hari ini”, ujar Sek. Gustu Syafrudin Sapsuha.

Pemanggilan dimaksud adalah untuk melakukan klarifikasi atas serangkaian acara pembagian sembako yang diduga mengabaikan protap Covid-19 di Kab. Kepsul.

Dari berbagai Dokumentasi Photo dan Video Recording yang beredar di masyarakat diduga FAM mengabaikan Protap Covid-19 terkait ‘Social Distancing’, lebih jauh lagi FAM dan Tim pembagian sembako diduga tidak melakukan Isolasi Diri atau melapor ke Gustu Covid-19 Kepsul sebelum melakukan kegiatan.

Dalam Rakoord dan Evaluasi, pihak Polres Sula yang diwakili Wakapolres Kompol. Arifin La Ode Buri mengatakan,

“Kami hanya menjalankan fungsi Kami dalam melakukan pengawalan kegiatan, hal ini demi untuk menjaga situasi kondunsif dilapangan selama kegiatan pembagian sembako”, ujar Wakapolres.

Terpisah, sebelumnya siang tadi awak media sempat melakukan konfirmasi terkait hal ini kepada Kalak Gustu Hendra Umabaihi.

“Kegiatan mereka mungkin dilaporkan ke Polres, Kami disini tidak menerima laporan apapun terkait giat pembagian sembako oleh Ibu FAM”, cetus Hendra Umabaihi.

Hendra juga mengatakan, sama sekali tidak melakukan pendataan terhadap FAM beserta Tim pembagian Sembako apa lagi melakukan Rapid test kepada mereka.

Diduga kuat FAM dan Tim Pembagian Sembako masuk ke Sula tidak melalui jalur resmi Perairan Sula yang biasa dilalui Kapal, sehingga luput dari Pemerikasaan petugas Gustu Covid Kepsul.

Hal ini sangat disayangkan, apalagi FAM kemudian tidak melaporkan kedatangannya kepada Gustu Covid Kepsul.

Untuk itu Gustu Covid-19 Sula berencana besok akan memanggil FAM untuk dimintai klarifikasi,

“Kita akan panggil dan mintai klarifikasi, aturan kita sudah jelas dan berlaku untuk Kita semua, Dimata aturan ini semua sama, bahkan Bupati Sula sekalipun”, tegas Sek. Gustu Syafrudin Sapsuha.

Sebelumnya memang dikatakan, terkait pembatasan keluar dan masuknya orang di Kabupaten Kepsul berlaku masa isolasi diri sendiri/mandiri selama 14 Hari.

Online User: 0 | Visit: 220 | Visitor: 115

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI

Hanya Ijin Lisan Akibatkan Retak pada Pelencengan Pelabuhan...

Halsel - Akibat diberikan ijin secara lisan, akhirnya tidak ada yang bertanggungjawab atas kerusakan pada pelencengan pelabuhan Ferry Kecamatan Kayoa Utara Kabupaten Halmahera Selatan. Pekan kemarin, pelabuhan penyebrangan Ferry Kec....

Pemdes Dauri Salurkan BLT kepada 101 KK

Halsel - Pemerintah Desa Dauri, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada Sabtu (06/06) pagi tadi, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 101 KK. BLT yang disalurkan selama...

Mobil Plat Merah Digunakan Mengangkut Material Proyek

Halsel - Pembangunan Puskesmas Rawat Inap Kec. Kayoa Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) diduga melenceng dari prosedur proyek. Hasil pantauan awak media, Jum'at (05/06), PT. Tugu Utama Sejati selaku rekanan pada...

Pendaftaran Siswa Baru MAN-1 Halsel telah dibuka, ini...

Halsel - Madrasah Aliyah Negeri 1 Halmahera Selatan (MAN-1 Halsel) yang beralamat di Desa Dauri, Kecamatan Pulau Makian, membuka penerimaan Siswa baru tahun ajaran 2020-2021 baik pendaftaran secara Online...

Denpom XVI/1 Ternate Bersama Sintel Korem 152/Babullah Gelar...

Ternate - Detasemen Polisi Militer XVI/1 Ternate bersama Sintel Korem 152/Babullah melaksanakan pemeriksaan kendaraan pribadi milik personel Korem 152/Babullah, Kamis (04/06), bertempat di Makorem 152/Babullah Jl. A. M. Kamarudin...

Bupati HT Hadiri Pembagian BLT Desa Fagudu sebagai...

Sanana - Hari ini sebanyak 150 warga masyarakat terdampak Covid-19 dan berhak sesuai hasil rapat Musyawarah Dusun (musdus) dan Musyawarah Desa (Musdes) Desa Fagudu-Kec. Sanana menerima Bantuan Langsung Tunai...
- Advertisement -

Satlantas Polres Kepsul bagi Sembako Beras kepada Masyarakat...

Sanana - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kepulauan Sula (Kepsul) membagikan sembako kepada masyarakat yang terdampak Virus Corona atau Covid-19. Kali ini di fokuskan di Desa Fokalik Kecamatan Sanana...

Pemda Kepsul Bagikan 20 Ton “Mintan” Secara Gratis...

Sanana - Pemerintah kabupaten kepuluan Sula (Kepsul) melalui Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disprindagkop dan UKM) mulai melakukan pembagian minyak tanah secara Gratis kepada masyarakat di...

Berikan Ijin Secara Lisan, Dinas Perhubungan Halsel Disoroti

Halsel - Pembokaran bahan/material proyek Pembangunan Puskesmas Rawat Inap Kec. Kayoa, disoroti salah satu Akademisi FKIP Unkhair Ternate. Dr. Nasir S. Tamalene, Akademisi FKIP Unkhair Ternate, menilai bahwa proses pembongkaran...

Artikel Terkait

Diduga Masuk Lewat Jalur ‘Tikus’, Balon Bupati Kepsul Abaikan Protap Covid-19

Sanana – Niat baik sosok ‘balon’ Bupati Kepsul Fifian Adeningsih Mus (FAM) dalam membagikan paket sembako untuk masyarakat Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) sedikit tercoreng, pasalnya diduga FAM berserta Tim mengabaikan prosedur dan ketetapan (Protap) Tim Gugus Tugas (Gustu) Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kepsul.

Hal ini dikatakan Sekretaris Gustu, Syafrudin Sapsuha usai melakukan Rakoord dan Evaluasi bersama TRC (Tim Reaksi Cepat) Gustu Covid-19 Sula, di Desa Mangon-Sanana, Senin (18/5).

Hadir dalam Rakoord dan Evaluasi tersebut bersama Sek. Gustu, dr. Makmur Tamani (Jubir Gustu), Hendra Umabihi (Kepala Pelaksanaan Gustu), Wakapolres Kompol. Arifin La Ode Buri dan Ketua TRC beserta anggotanya.

Dikatakan dihadapan sejumlah media Biro Kepsul, bahwa kegiatan FAM beserta Tim dalam membagikan sembako selama kurang lebih 3hari di pulau Sulabesi telah mengabaikan protap Covid-19.

“Berdasarkan aduan masyarakat maka kami berencana memanggil FAM atau koordinator acara pembagian sembako yang berjalan beberapa hari ini”, ujar Sek. Gustu Syafrudin Sapsuha.

Pemanggilan dimaksud adalah untuk melakukan klarifikasi atas serangkaian acara pembagian sembako yang diduga mengabaikan protap Covid-19 di Kab. Kepsul.

Dari berbagai Dokumentasi Photo dan Video Recording yang beredar di masyarakat diduga FAM mengabaikan Protap Covid-19 terkait ‘Social Distancing’, lebih jauh lagi FAM dan Tim pembagian sembako diduga tidak melakukan Isolasi Diri atau melapor ke Gustu Covid-19 Kepsul sebelum melakukan kegiatan.

Dalam Rakoord dan Evaluasi, pihak Polres Sula yang diwakili Wakapolres Kompol. Arifin La Ode Buri mengatakan,

“Kami hanya menjalankan fungsi Kami dalam melakukan pengawalan kegiatan, hal ini demi untuk menjaga situasi kondunsif dilapangan selama kegiatan pembagian sembako”, ujar Wakapolres.

Terpisah, sebelumnya siang tadi awak media sempat melakukan konfirmasi terkait hal ini kepada Kalak Gustu Hendra Umabaihi.

“Kegiatan mereka mungkin dilaporkan ke Polres, Kami disini tidak menerima laporan apapun terkait giat pembagian sembako oleh Ibu FAM”, cetus Hendra Umabaihi.

Hendra juga mengatakan, sama sekali tidak melakukan pendataan terhadap FAM beserta Tim pembagian Sembako apa lagi melakukan Rapid test kepada mereka.

Diduga kuat FAM dan Tim Pembagian Sembako masuk ke Sula tidak melalui jalur resmi Perairan Sula yang biasa dilalui Kapal, sehingga luput dari Pemerikasaan petugas Gustu Covid Kepsul.

Hal ini sangat disayangkan, apalagi FAM kemudian tidak melaporkan kedatangannya kepada Gustu Covid Kepsul.

Untuk itu Gustu Covid-19 Sula berencana besok akan memanggil FAM untuk dimintai klarifikasi,

“Kita akan panggil dan mintai klarifikasi, aturan kita sudah jelas dan berlaku untuk Kita semua, Dimata aturan ini semua sama, bahkan Bupati Sula sekalipun”, tegas Sek. Gustu Syafrudin Sapsuha.

Sebelumnya memang dikatakan, terkait pembatasan keluar dan masuknya orang di Kabupaten Kepsul berlaku masa isolasi diri sendiri/mandiri selama 14 Hari.

Online User: 0  |  Visit: 220  |  Visitor: 115

BERITA LAINNYA

Peduli Covid-19, PT. ADT Salurkan Berbagai Bantuan ke Tim Gustu Taliabu

PT. Adidaya Tangguh perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pulau Taliabu terus menunjukan rasa...

Bupati HT Hadiri Pembagian BLT Desa Fagudu sebagai Warga dan Kepala Pemerintahan

Sanana - Hari ini sebanyak 150 warga masyarakat terdampak Covid-19 dan berhak sesuai hasil rapat...

Berikan Ijin Secara Lisan, Dinas Perhubungan Halsel Disoroti

Halsel - Pembokaran bahan/material proyek Pembangunan Puskesmas Rawat Inap Kec. Kayoa, disoroti salah satu Akademisi...

POPULER

Masyarakat Lede Unjuk Rasa di Depan Pos Satgas, Ini Tuntutannya

i-malut.com, Taliabu - Masyarakat Tiga Desa Kecamatan Lede, Yakni Desa Lede, Langganu dan Desa Balohang, pagi tadi, Kamis 7...

Ruslan Buton, Sosok Patriotisme, Nasionalisme...

Adalah Kapten Inf. Ruslan Buton, pria kelahiran Buton Tanggal 4 Juli 1975 ini dikenal memiliki jiwa patriotisme dengan semangat...

Berikan Ijin Secara Lisan, Dinas...

Halsel - Pembokaran bahan/material proyek Pembangunan Puskesmas Rawat Inap Kec. Kayoa, disoroti salah satu Akademisi FKIP Unkhair Ternate. Dr. Nasir...

Pelencengan Pelabuhan Ferry Kayoa Utara...

Halsel - Akibat benturan lamdor kapal landen mengakibatkan kerusakan pada pelencengan pelabuhan Ferry Kec. Kayoa Utara. Hasil pantauan awak media,...

Peduli Covid-19, PT. ADT Salurkan...

PT. Adidaya Tangguh perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pulau Taliabu terus menunjukan rasa simpatik dan peduli atas...

Gustu Malut Berikan Pelatihan Protokol...

Ternate - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara (Malut) memberikan pelatihan dan sosialisasi pemakaman jenazah sesuai protokol...