Artikel Terkait

HUT Kab. Sula yang Ke-17 Tanpa Upacara, Cukup dengan Tahlil dan Do’a

Sanana – Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) ke-17 yang jatuh pada hari Minggu tanggal 31 Mei 2020 dilalui tanpa acara seremonial dan upacara seperti tahun-tahun sebelumnya, namun di focuskan pada kegiatan yang bersifat religi seperti menggelar Tahlil dan Do’a.
Hal ini dikatakan Bagian Humas dan Protokol Setda Kepsul, melalui Kepala Bagian (Kabag) Basiludin Labessy kepada awak media, Sabtu (30/05).

“Situasi Pandemi Covid-19 membawa keprihatinan bagi kita semua, untuk itu HUT Kabupaten Kepulauan Sula yang ke-17 kita rayakan secara sederhana namun penuh dengan khidmat, tidak dengan upacara melainkan dengan menggelar Tahlil dan Do’a”, cetus Kabag Humas.

Kabag Humas juga mengatakan bahwa Pemda Kepsul sudah menghimbau kepada pemerintah dibawahnya yakni di tingkat Camat dan Desa untuk menggelar Tahlil dan Do’a.
Hal ini dimaksudkan untuk memohon kepada Tuhan YME agar kiranya bangsa Indonesia dan Daerah Maluku Utara, Kepulauan Sula khususnya diberikan keselamatan serta terbebas dari Virus Corona.

“Besok kita melaksanakan sidang paripurna istimewa di gedung DPRD kemudian nanti dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan do’a di istana daerah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan”, lanjut Basiludin Labessy.

Sesuai dengan Tema HUT Kab. Kepulauan Sula yang ke-17 yakni ”Kerja dan Berdoa untuk Negeri” dimaksudkan agar dalam situasi Pandemi Covid-19 ini masyarakat tetap bekerja dengan memperhatikan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah pusat serta tidak lupa berdoa untuk keberhasilan dan keselamatan dalam setiap aktivitas.

Terpisah ketika awak media mengkonfirmasi tim kreatif design Logo HUT Kab. Kepsul yang ke-17, saudara Ismail Ahmad dan Randi Daeng mengatakan.

“Kami menterjemahkan tema yang di usung Pemda kali ini, kemudian kami aplikasikan pada logo tersebut”, ujar Pria yang akrab disapa Bang Mael ini.

Senada dengan Mael, Randi juga mengatakan bahwa pesan khusus yang terdapat pada Logo HUT yaitu pada angka 17 dimana terdapat hewan lebah yang menggambarkan sebagai hewan pekerja, kemudian lambang tangan yang ‘menengadah’ mensymbolkan orang berdoa.

Keduanya sepakat bahwa dalam situasi Pandemi Covid-19 ini tidak menyurutkan pembangunan di Kab. Kepulauan Sula, yang memasuki usia Dewasa atau matang di Usia yang ke-17.
Sehingga diharapkan bisa terus membawa perubahan dan kemajuan untuk masyarakat kabupaten Kepulauan Sula.

BERITA LAINNYA

Jelang HUT Bhayangkara Ke-74, Kapolres Sula dan Dandim 1510 Sanana Sinergis bagikan Ribuan Kantong Beras

Sanana - Kapolres Kepulauan Sula (Kepsul)0 menyalurkan ribuan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu, penyaluran...

Bosda Tingkat SD se-Kota Ternate terlambat Cair Akibat Lambat Masukan LPJ

Ternate - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispend) Kota Ternate, melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Keuangan,...

Reaktif, 3 Calon Penumpang KM. Permata Bunda rute Ambon-Sanana batal berangkat

Sanana — Terkait dengan 3 Orang Penumpang Kapal KM. Permata Bunda dari Ambon Tujuan Sanana,...

POPULER

Mantum HMI 2015-2016 Himbau, Unjuk Rasa di Sula agar berbasis Fakta dan Data

Sanana - Maraknya penyampaian pendapat di muka umum yang tidak dibarengi oleh Fakta dan Data mendapat perhatian serius dari...

IKA PMII Sula Tuding Sahril...

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan....

Usir Penyakit, Pemerintah Kelurahan Sulamadaha...

Ternate - Pemerintah Kelurahan Sulamadaha bekerja sama dengan Pihak Adat dan Masyarakat setempat, menggelar Ritual Uci Dowong, Senin (29/06),...

“HT Terus Kase Terang”, Kali...

Sanana - Hendrata Thes (HT) Bupati Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) didampingi oleh pihak PT. PLN UP3-Ternate Junaidi Ishak, Sekretaris...

Reaktif, 3 Calon Penumpang KM....

Sanana — Terkait dengan 3 Orang Penumpang Kapal KM. Permata Bunda dari Ambon Tujuan Sanana, dengan Hasil Rapid Tes...

Jaga Zona Hijau, Tim Gustu...

Bobong - Tim Gustu Covid-19 Pultab hari ini, Jum’at (26/06) melakukan peyemprotan cairan desinfektan pada KM Sumber Raya dan...

HUT Kab. Sula yang Ke-17 Tanpa Upacara, Cukup dengan Tahlil dan Do’a

|

Sanana – Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) ke-17 yang jatuh pada hari Minggu tanggal 31 Mei 2020 dilalui tanpa acara seremonial dan upacara seperti tahun-tahun sebelumnya, namun di focuskan pada kegiatan yang bersifat religi seperti menggelar Tahlil dan Do’a.
Hal ini dikatakan Bagian Humas dan Protokol Setda Kepsul, melalui Kepala Bagian (Kabag) Basiludin Labessy kepada awak media, Sabtu (30/05).

“Situasi Pandemi Covid-19 membawa keprihatinan bagi kita semua, untuk itu HUT Kabupaten Kepulauan Sula yang ke-17 kita rayakan secara sederhana namun penuh dengan khidmat, tidak dengan upacara melainkan dengan menggelar Tahlil dan Do’a”, cetus Kabag Humas.

Kabag Humas juga mengatakan bahwa Pemda Kepsul sudah menghimbau kepada pemerintah dibawahnya yakni di tingkat Camat dan Desa untuk menggelar Tahlil dan Do’a.
Hal ini dimaksudkan untuk memohon kepada Tuhan YME agar kiranya bangsa Indonesia dan Daerah Maluku Utara, Kepulauan Sula khususnya diberikan keselamatan serta terbebas dari Virus Corona.

“Besok kita melaksanakan sidang paripurna istimewa di gedung DPRD kemudian nanti dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan do’a di istana daerah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan”, lanjut Basiludin Labessy.

Sesuai dengan Tema HUT Kab. Kepulauan Sula yang ke-17 yakni ”Kerja dan Berdoa untuk Negeri” dimaksudkan agar dalam situasi Pandemi Covid-19 ini masyarakat tetap bekerja dengan memperhatikan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah pusat serta tidak lupa berdoa untuk keberhasilan dan keselamatan dalam setiap aktivitas.

Terpisah ketika awak media mengkonfirmasi tim kreatif design Logo HUT Kab. Kepsul yang ke-17, saudara Ismail Ahmad dan Randi Daeng mengatakan.

“Kami menterjemahkan tema yang di usung Pemda kali ini, kemudian kami aplikasikan pada logo tersebut”, ujar Pria yang akrab disapa Bang Mael ini.

Senada dengan Mael, Randi juga mengatakan bahwa pesan khusus yang terdapat pada Logo HUT yaitu pada angka 17 dimana terdapat hewan lebah yang menggambarkan sebagai hewan pekerja, kemudian lambang tangan yang ‘menengadah’ mensymbolkan orang berdoa.

Keduanya sepakat bahwa dalam situasi Pandemi Covid-19 ini tidak menyurutkan pembangunan di Kab. Kepulauan Sula, yang memasuki usia Dewasa atau matang di Usia yang ke-17.
Sehingga diharapkan bisa terus membawa perubahan dan kemajuan untuk masyarakat kabupaten Kepulauan Sula.

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

[gs-fb-comments]

ARTIKEL TERKAIT

IKA PMII Sula Tuding Sahril Soamole Lakukan Pembohongan...

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan. Kali ini oleh Iksan Umasugi Wakil Ketua Ikatan Alumni Pergerakan...

Danrem 152/Babullah Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 di...

Ternate - Danrem 152/Babullah Brigadir Jenderal TNI Imam Sampurno Setiawan selaku wakil ketua I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Maluku...

Polda Malut Gelar Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara...

Ternate - Kepolisian Daerah Maluku Utara menggelar Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara Ke-74 dengan sederhana, dengan tetap memperhatikan Protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19. Hari Bhayangkara Ke-74 kali ini mengangkat...

Bosda Tingkat SD se-Kota Ternate terlambat Cair Akibat...

Ternate - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispend) Kota Ternate, melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Keuangan, menyampaikan keterlambatan pencairan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kota Ternate...

Bincang Santai dengan Kadis Pertanian Kepsul, Ahmad Idris...

Sanana - Kali ini pewarta i-malut.com Biro Sula melakukan wawancara eksklusif dengan Narasumber salah satu pejabat teras Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), yakni Idris Ahmad Baguna Kepala Dinas (Kadis)...

Akibat Covid-19, Sebagian Pelaku UKM Ternate Alih Profesi...

Ternate - Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro (Kabid PUM) Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mengeluhkan program UKM yang mandek dimasa Pandemi Covid-19 semakin meningkat. "Program untuk UMKM tahun 2020...

Saatnya Yang Muda Menjadi Kreatif, Inovatif dan Aktif...

Di era digital seperti saat ini penyebaran informasi kian bertumbuh dan perkembangannya semakin tak terelakan lagi, keberadaan alat telekomunikasi seperti handphone, turut memancing bermunculannya media sosial dalam berbagai jenis...

Danrem 152/Babullah Pimpin Serah Terima Jabatan Dandim 15/01Ternate

Ternate - Danrem 152/Babullah Brigadir Jenderal TNI Imam Sampurno Setiawan memimpin serah terima jabatan Komandan Kodim 1501/Ternate dari Kolonel Czi Mahfud Ghozali kepada Letnan Kolonel Inf R. Moch Iskandarmanto,...

Polda Malut Ungkap Peredaran Narkoba di Lapas Kelas...

Ternate - Direktorat Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Malut, kembali mengungkap peredaran narkoba jaringan Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas II A Kota Ternate. Pengedar narkoba jenis Ganja berinisial RR (30 Tahun) itu...