TERPOPULER

Dr. Muh. Nasir S. Tamalene : IKA...

Ternate -- Universitas Nahdatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) bakal segera hadir di Provinsi Maluku Utara. Kampus tersebut akan hadir...

HMI Cabang Ternate Minta PT. NHM Hentikan...

Ternate -- Covid-19 saat ini menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat. Hal itulah yang membuat Pemerintah hadir dengan...

MAN I Halsel Buka Pendaftaran Guru Honorer,...

Halsel -- Madrasah Aliyah Negeri I Halmahera Selatan (MAN I HAL-SEL) membuka lowongan bagi tenaga pendidik baru (Guru Honorer)...

Amar Manaf : 2021 Sebagai Tahun Penguatan...

Sofifi -- Sebanyak 68 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara menerima SK PCPNS di Aula...

Hari Ini, LLDIKTI Wilayah XII Lakukan Visitasi...

Ternate -- Hari Ini Sabtu (23/01), Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII, lakukan Visitasi Lokasi Perencanaan Pembangunan Kampus...

Peduli Kemanusiaan, EW-LMND Malut Distribusikan Bantuan di...

Ternate -- Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW-LMND) Maluku Utara, distribusikan bantuan terhadap Masyarakat yang terdampak Bencana...

Dr. Muh. Nasir S. Tamalene : IKA...

Ternate -- Universitas Nahdatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) bakal segera hadir di Provinsi Maluku Utara. Kampus tersebut akan hadir...

HMI Cabang Ternate Minta PT. NHM Hentikan...

Ternate -- Covid-19 saat ini menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat. Hal itulah yang membuat Pemerintah hadir dengan...

MAN I Halsel Buka Pendaftaran Guru Honorer,...

Halsel -- Madrasah Aliyah Negeri I Halmahera Selatan (MAN I HAL-SEL) membuka lowongan bagi tenaga pendidik baru (Guru Honorer)...

Amar Manaf : 2021 Sebagai Tahun Penguatan...

Sofifi -- Sebanyak 68 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara menerima SK PCPNS di Aula...

Hari Ini, LLDIKTI Wilayah XII Lakukan Visitasi...

Ternate -- Hari Ini Sabtu (23/01), Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII, lakukan Visitasi Lokasi Perencanaan Pembangunan Kampus...

ARTIKEL TERKAIT

Pencairan DD Bagi Kades yang Sudah Mengundurkan Diri, Kadis DPMD Halsel Diminta Bertanggung jawab

|

i-malut.com, Labuha – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Front Delik Anti Korupsi (FDAK) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menduga ada kong kalikong antara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kab. Halsel dengan sejumlah Kepala Desa (Kades) dan Karteker Kades, terkait dengan penerbitan Surat Rekomendasi oleh DPMD Kab. Halsel yang diberikan kepada para Kades dan Karteker Kades untuk kepentingan pencairan Dana Desa (DD) 40% Tahun 2017. Padahal para Kades dan Karteker Kades tersebut diketahui sebelumnya telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kades.

Menurut informasi yang diperoleh oleh LSM Front Delik Anti Korupsi Kab. Halsel, bahwa Pihak DPMD Kab. Halsel masih saja menerbitkan Surat Rekomendasi Pencairan Dana Desa 40% yang diberikan kepada Para Kades maupun Karteker Kades yang sudah mengundurkan diri sebagai Kades dan Karteker Kades saat mencalonkan diri pada pilkades serentak 23 Desember 2017 lalu.

Untuk diketahui, pelaksaan Pilkades serentak yang sebelumnya direncanakan dilaksanakan pada 23 Desember 2017, molor hingga saat ini.

“ Kami mendesak kepada Kejaksaan Negeri Kab. Halsel agar segera melakukan pemeriksaan terhadap Bustamin Soleman (KadisPMD) yang memberikan rekomendasi pencairan Dana Desa 40 persen  tahun anggaran 2017 kepada Karteker Kades dan Kades yang sudah mengundurkan diri.” kata M. Ali Sidik, Sekretaris LSM Front Delik Anti Korupsi Kab. Halsel kepada wartawan i-malut.com, jumat (29/12/2017)

Lebih jauh M. Ali mengatakan, anggaran 40% atau senilai Rp. 300 Juta lebih yang berasal dari Dana Desa yang telah dicairkan itu, diduga tidak dimanfaatkan sesuai peruntukannya berdasarkan RAB, melainkan digunakan untuk kepentingan pencalonan pada Pilkades serentak tahap II.

“ Nanti dengan alasan anggaran 40% itu kegiatannya sudah dikerjakan pada saat pencairan DD 60% di tahun 2017, ini (anggaran 40% red) sudah menjadi menjadi keuntungan kegiatan.” Ujar M. Ali Sidik meniru pengakuan sejumlah Kades dan Karteker Kades pada saat melakukan pencairan Dana Desa

Sementara itu, sampai berita ini ditayangkan, Kepala DPMD Kab. Halsel Hi. Bustmain Soleman saat di konfirmasi wartawan melalui saluran teleponnya jumat (29/12) nomor handphonenya tidak aktif.

Rep/Red : (BUR)

Iklan Video

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

DPMD Halteng Gelar Kegiatan Program Singkronisasi APBDes

Weda -- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Rabu (27/01) Siang tadi mengelar kegiatan Program...

Musyawarah Ke-II IKAPERIK Universitas Khairun Ternate Berlangsung Khidmat

Ternate -- Ikatan Alumni Perikanan dan Ilmu Kelautan (IKAPERIK) Unkhair Ternate Provinsi Maluku Utara gelar...

Hari Ini, LLDIKTI Wilayah XII Lakukan Visitasi Kampus UNUTARA

Ternate -- Hari Ini Sabtu (23/01), Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII, lakukan Visitasi...

Pencairan DD Bagi Kades yang Sudah Mengundurkan Diri, Kadis DPMD Halsel Diminta Bertanggung jawab

i-malut.com, Labuha – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Front Delik Anti Korupsi (FDAK) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menduga ada kong kalikong antara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kab. Halsel dengan sejumlah Kepala Desa (Kades) dan Karteker Kades, terkait dengan penerbitan Surat Rekomendasi oleh DPMD Kab. Halsel yang diberikan kepada para Kades dan Karteker Kades untuk kepentingan pencairan Dana Desa (DD) 40% Tahun 2017. Padahal para Kades dan Karteker Kades tersebut diketahui sebelumnya telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kades.

Menurut informasi yang diperoleh oleh LSM Front Delik Anti Korupsi Kab. Halsel, bahwa Pihak DPMD Kab. Halsel masih saja menerbitkan Surat Rekomendasi Pencairan Dana Desa 40% yang diberikan kepada Para Kades maupun Karteker Kades yang sudah mengundurkan diri sebagai Kades dan Karteker Kades saat mencalonkan diri pada pilkades serentak 23 Desember 2017 lalu.

Untuk diketahui, pelaksaan Pilkades serentak yang sebelumnya direncanakan dilaksanakan pada 23 Desember 2017, molor hingga saat ini.

“ Kami mendesak kepada Kejaksaan Negeri Kab. Halsel agar segera melakukan pemeriksaan terhadap Bustamin Soleman (KadisPMD) yang memberikan rekomendasi pencairan Dana Desa 40 persen  tahun anggaran 2017 kepada Karteker Kades dan Kades yang sudah mengundurkan diri.” kata M. Ali Sidik, Sekretaris LSM Front Delik Anti Korupsi Kab. Halsel kepada wartawan i-malut.com, jumat (29/12/2017)

Lebih jauh M. Ali mengatakan, anggaran 40% atau senilai Rp. 300 Juta lebih yang berasal dari Dana Desa yang telah dicairkan itu, diduga tidak dimanfaatkan sesuai peruntukannya berdasarkan RAB, melainkan digunakan untuk kepentingan pencalonan pada Pilkades serentak tahap II.

“ Nanti dengan alasan anggaran 40% itu kegiatannya sudah dikerjakan pada saat pencairan DD 60% di tahun 2017, ini (anggaran 40% red) sudah menjadi menjadi keuntungan kegiatan.” Ujar M. Ali Sidik meniru pengakuan sejumlah Kades dan Karteker Kades pada saat melakukan pencairan Dana Desa

Sementara itu, sampai berita ini ditayangkan, Kepala DPMD Kab. Halsel Hi. Bustmain Soleman saat di konfirmasi wartawan melalui saluran teleponnya jumat (29/12) nomor handphonenya tidak aktif.

Rep/Red : (BUR)

VIDEO

IKLAN

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA

DPMD Halteng Gelar Kegiatan Program Singkronisasi APBDes

Weda -- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Rabu (27/01) Siang tadi mengelar kegiatan Program Sinnkronisasi Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes). Kegiatan tersebut bertempat di kantor DPMD kabupaten Halmahera...

Februari, Vaksinasi Tenaga Kesehatan Kota Ternate Selesai, Lanjut...

Ternate - Imunisasi vaksin C-19 di Kota Ternate khususnya bagi tenaga kesehatan (medis) akan berakhir pada febuari 2021 mendatang. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Ternate Nurbaiti Rajabessy, ketika dikonfirmasi awak...

Soal Imunisasi Vaksin C-19, Pemda Halbar Masih Dalam...

Halbar -- Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara (Malut), masih dalam tahapan proses persiapan untuk penyuntikan Vaksin Sinovak tahap pertama. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Halmahera Barat (Halbar)...

PC IKA PMII Halsel Gelar Rapat Kerja Perdana...

Ternate -- Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Halmahera Selatan (PC IKA PMII Halsel) periode 2020-2025, gelar Rapat Kerja (Raker) perdana, dengan tema, "Membangun Sinergitas IKA PMII...

Delapan Desa se-Kecamatan Weda Selatan Halteng Gelar Musrembang

Weda -- Delapan desa se-Kecamatan Weda Selatan Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Selasa (26/01) siang tadi menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa. Delapan desa tersebut yakni Desa Loleo, Aer...

Etihad FC Kemenag Malut Taklukkan Dispora Provinsi FC...

Sofifi -- Friendly Match antara Tim Etihad FC-Kanwil Kemenag Malut vs Dispora Malut FC, Selasa (26/01) sore tadi di Stadion Bukit Durian Sofifi, berakhir dengan skor 4 : 2...

Dinas P2A Kota Ternate Bakal Kawal Kasus Pemerkosaan...

Ternate -- Kasus pemorkasan yang terjadi terhadap 3 korban yang diketahui adalah pelajar salah satu SMU di kota Tidore Kepulauan mendapat perhatian serius dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak...

Menunggak Anggsuran Listrik, Lampu di Pasar Ikan Higienis...

Ternate -- Pihak PLN Kota Ternate, Selasa (26/01) pagi tadi melakukan pemutusan aliran Listrik di Pasar Ikan Higienis, Kelurahan Gamalama, Kota Ternate Tengah. Pasalnya, Pasar Ikan Higienis tersebut menunggak...

PT. IHB gelar Rapat Evaluasi Program PPM Libatkan...

Halut -- Kebijakan PT. NHM beberapa tahun terakhir ini banyak memunculkan polimik dikalangan masyarakat, khususnya masyarakat lingkat tambang, yakni Kec. Kao dan Kec. Malifut Kab. Halmahera Utara. Pasalnya, setiap kebijakan...
error: