TERPOPULER

Pemda Halsel Bakal Terapkan Sanksi Bagi Warga...

Labuha -- Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) bakal memberlakukan sanksi bagi siapa saja yang menolak Vaksin Sinovac sebagaimana ketentuan...

Senin Besok, Polda Malut bersama Tim Penanggulangan...

Ternate -- Tim gabungan penanggulangan pandemic Covid-19 Provinsi Maluku Utara akan melaksanakan penyemprotan masal di Kota Ternate, guna menangkal...

Terkait Aksi Protes dan Pemalangan Kantor BP2RD...

Ternate - Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate, Ahmad Yani Abdurahman menanggapi aksi protes dan...

Ketum HPMWB Tegaskan PT. STS Jangan Main-main...

Maba -- Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Wilayah Buli (HPMWB) sebut perusahaan tambang PT. STS yang beroperasi di wilayah...

Bupati Halsel Tolak Diwawancarai Soal Vaksinasi Sinovac,...

Labuha -- Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba menolak saat diwawancarai wartawan terkait Imunisasi Vaksin sinovac, Rabu (13/01/20). Bahrain...

Pemda Halsel Yakin Semua Masyarakat Siap Menerima...

Labuha -- Jelang kegiatan Vaksinasi Sinovak Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meyakini bahwa semua masyarakat akan menerima (bersedia) untuk...

Pemda Halsel Bakal Terapkan Sanksi Bagi Warga...

Labuha -- Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) bakal memberlakukan sanksi bagi siapa saja yang menolak Vaksin Sinovac sebagaimana ketentuan...

Senin Besok, Polda Malut bersama Tim Penanggulangan...

Ternate -- Tim gabungan penanggulangan pandemic Covid-19 Provinsi Maluku Utara akan melaksanakan penyemprotan masal di Kota Ternate, guna menangkal...

Terkait Aksi Protes dan Pemalangan Kantor BP2RD...

Ternate - Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate, Ahmad Yani Abdurahman menanggapi aksi protes dan...

Ketum HPMWB Tegaskan PT. STS Jangan Main-main...

Maba -- Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Wilayah Buli (HPMWB) sebut perusahaan tambang PT. STS yang beroperasi di wilayah...

Bupati Halsel Tolak Diwawancarai Soal Vaksinasi Sinovac,...

Labuha -- Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba menolak saat diwawancarai wartawan terkait Imunisasi Vaksin sinovac, Rabu (13/01/20). Bahrain...

ARTIKEL TERKAIT

Irfan: Pemerintahan Beny-Asrun Hanya Melahirkan Generasi Hedonis

|

i-malut.com, MOROTAI – Lauching Logo Hut Morotai yang dilaksanakan Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai mendapat tanggapan miring dari dosen muda UNIPAS, Irfan Hi Abd Rahman.

Menurutnya kegiatan tersebut tidak subtansial dan terkesan asal tampil beda dengan pemerintahan sebelumnya.

“Kegiatan ini mestinya dilakukan ditempat umum agar dapat disaksikan oleh seluruh masyarakat morotai, tidak seperti dilakukan saat ini kegiatanya, dilaksanakan di aula dengan undangan didominasi kalangan ASN kab pulau morotai.” jelasnya, Senin (12/2/2018) malam tadi

Lanjut irfan, Subtansi dari lauching adalah meluncurkan sesuatu yang baru atau diperkenalkan produk tertentu ke halayak ramai.

“Saya pribadi menyayangkan begitu lemah kesadaran pemerintah daerah untuk memberdayakan masyarakat morotai terutama kaum muda. logo HUT mestinya dapat disayembarakan dilevel kabupaten, agar potensi kreativitas kaum muda dapat dikekembangkan karena banyak kaum muda kita, yang memiliki kemampuan desain grafis yang tidak kalah dengan pemuda diluar morotai, potensi ini harus diwadai pemerintah daerah” cetusnya

Bagi Irfan, menjadi satu keuntungan jika sayembara dibuka untuk umum dan diikuti oleh pemuda morotai, bahkan hasil desain mereka jauh memiliki makna filosofi masyarakat morotai yang kaya akan nilai dan semangat juang saat morotai diperjuangkan menjadi daerah otonomi baru di Provinsi Maluku Utara, karena mereka lahir dan besar di pulau morotai.

“Melihat Semangat dari pemerintaan Beny Laos dan Asrun Padoma dengan mengusung jargon merubah kebiasan lama menyongsong morotai baru patut dikritisi, karena setidaknya lauching Logo Hut Morotai telah menunjukan inkonsistensi dari makna merubah dan baru itu sendiri.” paparnya.

Tambah Irfan, Kalau kebiasan lama hanya dimaknai pada hal-hal yang bersifat serimoni seperti ini, maka ending akhir dari merubah tidak lebih dari melahirkan generasi hedonis serta suka berfoya-foya.

“Apakah hedonis itu yang di maksud baru?, karena makna berubah tidak serta-merta melahirkan sesuatu yang baru dan baik serta bermanfaat bagi rakyat banyak, boleh jadi merubah ke pada hal-hal yang bersifat buruk seprti merubah maysrakat dari tidak hedonis ke masyarakat hedonis, masyarkat kritis menjadi masyarakat yang pasif” Semburnya.

Karena itu, dosen muda potensial ini berharap agar pemda harus memahami apa yang dibutuhkan masyarakat saat ini.

“Pemda Morotai harus mengerti kalau masyarakat saat ini mendambakan adanya perubahan yang bersifat fundamental seperti perbaikan pendapatan masyarakat, pembukaan lapangan pekerjaan, pelayanan birokrasi yang proaktif melayani dengan tulus dan ikhlas, bukan sekedar Lauching Logo Hut kemudian diangap telah merubah.” cetusnya mengakhiri.

Rep/Red : (lilo)

Iklan Video

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Inovasi, Adaptasi, dan Kolaborasi, Program Unggulan Dispar Kota Ternate Tahun 2021

Ternate -- Dinas Pariwisata Kota Ternate canangkan 3 program unggulan pada tahun 2021 ini, yakni...

Dinas PTSP Haltim Dapat Kucuran DAK Tahun 2021

Maba -- Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Provinsi Maluku Utara (Malut) melalui Dinas Pelayanan Terpadu...

840 Nakes di Haltim Siap di Vaksin

Maba -- 840 Tenaga Kesehatan (Nakes) lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) akan ikut...

Irfan: Pemerintahan Beny-Asrun Hanya Melahirkan Generasi Hedonis

i-malut.com, MOROTAI – Lauching Logo Hut Morotai yang dilaksanakan Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai mendapat tanggapan miring dari dosen muda UNIPAS, Irfan Hi Abd Rahman.

Menurutnya kegiatan tersebut tidak subtansial dan terkesan asal tampil beda dengan pemerintahan sebelumnya.

“Kegiatan ini mestinya dilakukan ditempat umum agar dapat disaksikan oleh seluruh masyarakat morotai, tidak seperti dilakukan saat ini kegiatanya, dilaksanakan di aula dengan undangan didominasi kalangan ASN kab pulau morotai.” jelasnya, Senin (12/2/2018) malam tadi

Lanjut irfan, Subtansi dari lauching adalah meluncurkan sesuatu yang baru atau diperkenalkan produk tertentu ke halayak ramai.

“Saya pribadi menyayangkan begitu lemah kesadaran pemerintah daerah untuk memberdayakan masyarakat morotai terutama kaum muda. logo HUT mestinya dapat disayembarakan dilevel kabupaten, agar potensi kreativitas kaum muda dapat dikekembangkan karena banyak kaum muda kita, yang memiliki kemampuan desain grafis yang tidak kalah dengan pemuda diluar morotai, potensi ini harus diwadai pemerintah daerah” cetusnya

Bagi Irfan, menjadi satu keuntungan jika sayembara dibuka untuk umum dan diikuti oleh pemuda morotai, bahkan hasil desain mereka jauh memiliki makna filosofi masyarakat morotai yang kaya akan nilai dan semangat juang saat morotai diperjuangkan menjadi daerah otonomi baru di Provinsi Maluku Utara, karena mereka lahir dan besar di pulau morotai.

“Melihat Semangat dari pemerintaan Beny Laos dan Asrun Padoma dengan mengusung jargon merubah kebiasan lama menyongsong morotai baru patut dikritisi, karena setidaknya lauching Logo Hut Morotai telah menunjukan inkonsistensi dari makna merubah dan baru itu sendiri.” paparnya.

Tambah Irfan, Kalau kebiasan lama hanya dimaknai pada hal-hal yang bersifat serimoni seperti ini, maka ending akhir dari merubah tidak lebih dari melahirkan generasi hedonis serta suka berfoya-foya.

“Apakah hedonis itu yang di maksud baru?, karena makna berubah tidak serta-merta melahirkan sesuatu yang baru dan baik serta bermanfaat bagi rakyat banyak, boleh jadi merubah ke pada hal-hal yang bersifat buruk seprti merubah maysrakat dari tidak hedonis ke masyarakat hedonis, masyarkat kritis menjadi masyarakat yang pasif” Semburnya.

Karena itu, dosen muda potensial ini berharap agar pemda harus memahami apa yang dibutuhkan masyarakat saat ini.

“Pemda Morotai harus mengerti kalau masyarakat saat ini mendambakan adanya perubahan yang bersifat fundamental seperti perbaikan pendapatan masyarakat, pembukaan lapangan pekerjaan, pelayanan birokrasi yang proaktif melayani dengan tulus dan ikhlas, bukan sekedar Lauching Logo Hut kemudian diangap telah merubah.” cetusnya mengakhiri.

Rep/Red : (lilo)

VIDEO

IKLAN

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA

Jum’at Pekan Depan, Mahasiswa Patani Timur Gelar LDK

Weda -- Mahasiswa Patani Timur (MPT) dari tiga organisasi, yakni Himpunan Pelajar Mahasiswa Peniti Damuli (HPMPD), Ikatan Pelajar Mahasiswa Masure (IPMM), dan Himpunan Pelajar Mahasiswa Sakam Nursifa (HPMS-N) akan...

Mamat Jalil : Besok KPU Haltim Buka Kotak...

Maba -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Provinsi Maluku Utara (Malut) merencanakan, pada hari selasa (19/01) besok, akan membuka kotak suara hasil Pemilihan Bupati dan Wakil...

Usulan PAW Anggota DPRD Kota Ternate dari Partai Berkarya...

Ternate -- Pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari partai Berkarya, telah dibahas oleh Badan Musyawarah (BANMUS) DPRD Kota Ternate. Ketua BANMUS DPRD Kota...

Inovasi, Adaptasi, dan Kolaborasi, Program Unggulan Dispar Kota...

Ternate -- Dinas Pariwisata Kota Ternate canangkan 3 program unggulan pada tahun 2021 ini, yakni program Inovasi, Adaptasi, dan Kolaborasi, yang bertujuan untuk menggerakkan pelaku UMKM ditengah Covid-19. Hal...

DKC Gerakan Pramuka Halteng dan 6 Gugus Depan,...

Weda -- Dewan Kerja Cabang (DKC) Gerakan Pramuka Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) bersama enam Gugus Depan, pada Senin (18/01) sore tadi mengelar galang dana sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat...

Tahun 2021, ATR/BPN Target Daftarkan 500 Bidang Tanah

Ternate -- Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Ternate, melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada tahun 2020 kemarin berhasil mendaftarkan 550 bidang tanah....

Dua Pejabat Polres Haltim Berganti

Maba -- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Provinsi Maluku Utara (Malut) melakukan mutasi dua pejabat Polres Kabupaten Halmahera Timur (Haltim). Mutasi jabatan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Malut Nomor: ST/653/XII/2020/Ro Sdm...

DPRD Haltim di Minta Sahkan Perda Pariwisata

Maba -- Kepala Dinas Parwisata dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Provinsi Maluku Utara (Malut) Hardi Musa, mendesak Dewan Perwakilan Rakya Daerah (DPRD) Haltim untuk mengesahkan Peraturan Daerah (Perda)...

Senin Besok, Polda Malut bersama Tim Penanggulangan Covid-19...

Ternate -- Tim gabungan penanggulangan pandemic Covid-19 Provinsi Maluku Utara akan melaksanakan penyemprotan masal di Kota Ternate, guna menangkal dan meminimalisir penyebaran virus Covid-19 di wilayah Maluku Utara, Kegiatan penyemprotan...
error: