TERPOPULER

Bupati Halsel Dianggap Remehkan Surat Edaran Mendagri

Labuha — Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dianggap telah meremehkan edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn.)...

Senin Besok, Polda Malut bersama Tim Penanggulangan...

Ternate -- Tim gabungan penanggulangan pandemic Covid-19 Provinsi Maluku Utara akan melaksanakan penyemprotan masal di Kota Ternate, guna menangkal...

Ketum HPMWB Tegaskan PT. STS Jangan Main-main...

Maba -- Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Wilayah Buli (HPMWB) sebut perusahaan tambang PT. STS yang beroperasi di wilayah...

Terkait Aksi Protes dan Pemalangan Kantor BP2RD...

Ternate - Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate, Ahmad Yani Abdurahman menanggapi aksi protes dan...

Dalam Waktu Dekat, PD SPSI Akan Bentuk...

Ternate — Pengurus Pimpinan Daerah Federasi Serikat Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD FSP KEP SPSI)...

Usulan PAW Anggota DPRD Kota Ternate dari Partai...

Ternate -- Pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari partai Berkarya, telah dibahas...

Bupati Halsel Dianggap Remehkan Surat Edaran Mendagri

Labuha — Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dianggap telah meremehkan edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn.)...

Senin Besok, Polda Malut bersama Tim Penanggulangan...

Ternate -- Tim gabungan penanggulangan pandemic Covid-19 Provinsi Maluku Utara akan melaksanakan penyemprotan masal di Kota Ternate, guna menangkal...

Ketum HPMWB Tegaskan PT. STS Jangan Main-main...

Maba -- Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Wilayah Buli (HPMWB) sebut perusahaan tambang PT. STS yang beroperasi di wilayah...

Terkait Aksi Protes dan Pemalangan Kantor BP2RD...

Ternate - Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate, Ahmad Yani Abdurahman menanggapi aksi protes dan...

Dalam Waktu Dekat, PD SPSI Akan Bentuk...

Ternate — Pengurus Pimpinan Daerah Federasi Serikat Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD FSP KEP SPSI)...

ARTIKEL TERKAIT

Iran Tuding AS Dukung Saudi Bunuh Khashoggi

|

i-malut.com, TEHERAN — Presiden Iran Hassan Rouhani menilai pembunuhan keji jurnalis Jamal Khashoggi, ada sangkut pautnya dengan dukungan Amerika Serikat (AS) yang merupakan sekutu Arab Saudi.

“Tidak ada yang membayangkan di dunia sekarang ini, kita menyaksikan pembunuhan terorganisasi seperti itu, dengan tim keamanan yang mengatur pembunuhan keji seperti itu,” kata Rouhani pada pertemuan kabinet, Rabu (24/10) waktu etempat seperti dikutip laman Press TV.

Rouhani mengatakan, AS sudah pasti terlibat dalam kasus ini. “Saya tidak berpikir bahwa suatu negara akan berani melakukan kejahatan semacam itu tanpa dukungan AS,” kata dia.

Rouhani menilai AS berusaha menutupi pembunuhan Khashoggi dan melindungi sekutu-sekutunya di Riyadh. Presiden Iran menggambarkan, kasus Khashoggi ini sebagai “ujian besar” bagi seluruh negara Barat, yang kerap mendukung hak asasi manusia.

“Tidak diragukan lagi, posisi yang AS, Eropa, dan negara-negara dunia lainnya mengadopsi pada masalah ini akan mengungkapkan tingkat kepekaan mereka untuk (melindungi) hak asasi manusia dan untuk menjaga martabat manusia,” katanya.

Dia juga meminta pemerintah Turki untuk melakukan investigasi secara cepat dan tidak memihak sehingga bisa menjelaskan semua dimensi kejahatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Rouhani lebih lanjut mengecam dukungan AS untuk kampanye militer yang dipimpin Saudi di Yaman.

Khashoggi adalah jurnalis Saudi yang menjadi kolumnis di the Washington Post. Ia dinyatakan hilang saat mengunjungi gedung Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober. Setelah penyelidikan bergulir selama sekitar dua pekan, Khashoggi dikonfirmasi dibunuh di dalam gedung konsulat.

Hingga kini penyelidikan terhadap kasus Khashoggi masih berjalan. Kendati demikian, tubuh atau jasad Khashoggi masih belum ditemukan.

Tinggalkan Saudi

Putra jurnalis Jamal Khashoggi, Salah Khashoggi, telah meninggalkan Arab Saudi. Ia keluar dari Saudi setelah pihak kerajaan mencabut larangan bepegian ke luar negeri, termasuk ke AS. Larangan dicabut Menyusul kematian ayahnya yang sudah lebih dulu tinggal di pengasingan di daerah Washington.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Robert Palladino mengatakan, AS menyambut baik keputusan tibanya Salah Khashoggi dan keluarganya di Washington dan meninggalkan Saudi. Tujuan pastinya, belum diketahui, namun diperkirakan akan dekat dengan hunian ayahnya di Washington.

Palladin mengatakan, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo telah mendiskusikannya saat kunjungan ke Riyadh bahwa Salah Khashoggi ingin bebas untuk meninggalkan kerajaan. “Kami senang dia sekarang bisa melakukannya,” kata Palladino, seperti dikutip laman Associated Press, Jumat (26/10).

Penyelidikan Turki menemukan bahwa Khashoggi yang terakhir terlihat di konsulat Saudi pada 2 Oktober, dibunuh di dalam misi diplomatik. Jurnalis yang juga pernah mengritik Putra Mahkota Mohammed bin Salman tengah mengurus dokumen pernikahannya pada saat ke konsulat Saudi awal Oktober lalu. Putra Mahkota Mohammed bin Salman dituduh sebagai otak pembunuhan kolumnis Washington Post tersebut.

Presiden Turki, Tayyip Erdogan sebelumnya mengatakan, Turki tidak akan mengizinkan para pelaku diadili di Riyadh. Ia menekan para pelaku harus diadili di Turki.

sumber: republika.co.id

Iklan Video

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Kepala BPBD Pultab : Waspada Cuaca Buruk diperairan Taliabu Satu Bulan Kedepan

Taliabu -- Diperkirakan, angin kencang disertai hujan lebat bakal melanda beberapa Kecamatan di kabupaten Pulau...

Tahun 2021, ATR/BPN Target Daftarkan 500 Bidang Tanah

Ternate -- Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Ternate, melalui Program...

Inspektorat Taliabu Belum Teruskan Hasil Audit ADD dan DD Desa Loseng Ke Polres Sula

Taliabu - Penaganan Kasus Audit ADD dan DD Desa Loseng Kecamatan Taliabu Timur selatan kabupaten...

Iran Tuding AS Dukung Saudi Bunuh Khashoggi

i-malut.com, TEHERAN — Presiden Iran Hassan Rouhani menilai pembunuhan keji jurnalis Jamal Khashoggi, ada sangkut pautnya dengan dukungan Amerika Serikat (AS) yang merupakan sekutu Arab Saudi.

“Tidak ada yang membayangkan di dunia sekarang ini, kita menyaksikan pembunuhan terorganisasi seperti itu, dengan tim keamanan yang mengatur pembunuhan keji seperti itu,” kata Rouhani pada pertemuan kabinet, Rabu (24/10) waktu etempat seperti dikutip laman Press TV.

Rouhani mengatakan, AS sudah pasti terlibat dalam kasus ini. “Saya tidak berpikir bahwa suatu negara akan berani melakukan kejahatan semacam itu tanpa dukungan AS,” kata dia.

Rouhani menilai AS berusaha menutupi pembunuhan Khashoggi dan melindungi sekutu-sekutunya di Riyadh. Presiden Iran menggambarkan, kasus Khashoggi ini sebagai “ujian besar” bagi seluruh negara Barat, yang kerap mendukung hak asasi manusia.

“Tidak diragukan lagi, posisi yang AS, Eropa, dan negara-negara dunia lainnya mengadopsi pada masalah ini akan mengungkapkan tingkat kepekaan mereka untuk (melindungi) hak asasi manusia dan untuk menjaga martabat manusia,” katanya.

Dia juga meminta pemerintah Turki untuk melakukan investigasi secara cepat dan tidak memihak sehingga bisa menjelaskan semua dimensi kejahatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Rouhani lebih lanjut mengecam dukungan AS untuk kampanye militer yang dipimpin Saudi di Yaman.

Khashoggi adalah jurnalis Saudi yang menjadi kolumnis di the Washington Post. Ia dinyatakan hilang saat mengunjungi gedung Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober. Setelah penyelidikan bergulir selama sekitar dua pekan, Khashoggi dikonfirmasi dibunuh di dalam gedung konsulat.

Hingga kini penyelidikan terhadap kasus Khashoggi masih berjalan. Kendati demikian, tubuh atau jasad Khashoggi masih belum ditemukan.

Tinggalkan Saudi

Putra jurnalis Jamal Khashoggi, Salah Khashoggi, telah meninggalkan Arab Saudi. Ia keluar dari Saudi setelah pihak kerajaan mencabut larangan bepegian ke luar negeri, termasuk ke AS. Larangan dicabut Menyusul kematian ayahnya yang sudah lebih dulu tinggal di pengasingan di daerah Washington.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Robert Palladino mengatakan, AS menyambut baik keputusan tibanya Salah Khashoggi dan keluarganya di Washington dan meninggalkan Saudi. Tujuan pastinya, belum diketahui, namun diperkirakan akan dekat dengan hunian ayahnya di Washington.

Palladin mengatakan, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo telah mendiskusikannya saat kunjungan ke Riyadh bahwa Salah Khashoggi ingin bebas untuk meninggalkan kerajaan. “Kami senang dia sekarang bisa melakukannya,” kata Palladino, seperti dikutip laman Associated Press, Jumat (26/10).

Penyelidikan Turki menemukan bahwa Khashoggi yang terakhir terlihat di konsulat Saudi pada 2 Oktober, dibunuh di dalam misi diplomatik. Jurnalis yang juga pernah mengritik Putra Mahkota Mohammed bin Salman tengah mengurus dokumen pernikahannya pada saat ke konsulat Saudi awal Oktober lalu. Putra Mahkota Mohammed bin Salman dituduh sebagai otak pembunuhan kolumnis Washington Post tersebut.

Presiden Turki, Tayyip Erdogan sebelumnya mengatakan, Turki tidak akan mengizinkan para pelaku diadili di Riyadh. Ia menekan para pelaku harus diadili di Turki.

sumber: republika.co.id

VIDEO

IKLAN

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA

FKPA-MU Gelar Aksi Peduli Kemanusiaan dan Kampanye Lingkungan

Ternate -- Forum Komunikasi Pecinta Alam Maluku Utara (FKPA-MU) gelar Aksi Galang Dana Peduli Kemanusiaan untuk masyarakat Halmahera Utara (Halut) yang tertimpa musibah banjir beberapa waktu lalu. Dalam waktu...

Ketua DPD Partai Beringin Karya Kota Ternate Minta...

Ternate -- Pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari Partai Berkarya, berbuntut pengembalian kewenangan dari BANMUS DPRD Kota Ternate ke internal Partai. Ketua DPD Partai...

Dirut RSUD Chasan Boesoirie Sebut Banyak Masyarakat yang...

Ternate -- Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie, dr. Syamsul Bahri menanggapi soal isu yang berkembang dan Asumsi negatif masyarakat terkait  Vaksinasi. Menurutnya, bicara soal vaksinasi itu sudah...

P2A Kota Ternate Mencatat Sebanyak 15 Kasus Sepanjang...

Ternate — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2A) Kota Ternate mencatat sebanyak 15 Kasus sepanjang Tahun 2020, diantaranya Kasus Penelantaraan Anak, Kekerasan Terhadap Anak, Hak Asuh Anak, Pencabulan, dan...

Inspektorat Taliabu Belum Teruskan Hasil Audit ADD dan...

Taliabu - Penaganan Kasus Audit ADD dan DD Desa Loseng Kecamatan Taliabu Timur selatan kabupaten Pulau Taliabu hingga kini belum juga diserahkan oleh pihak inspektorat ke Polres Kepulauan Sula. Berdasarkan...

Kuasa Hukum Usman-Bassam Siap Hadapi Gugatan Helmi-Ode di...

Labuha — Kuasa Hukum Usman-Bassam bersama Kantor Hukum AWK dan Partners menyatakan siap menghadapi gugatan dari Paslon Helmi-Ode dalam sidang gugatan, di Mahkamah Konstitusi (MK) yang bakal mulai digelar,...

Antisipasi Bencana Alam, Kadis BPBD Halteng Himbau Masyarakat...

Weda --  Mencermati terkait bencana alam yang menimpa dibeberapa Propinsi di indonesia beberapa waktu lalu telah, Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) menghimbau kepada Masyarakat Agar...

Komisi III DPR Setujui Listyo Sigit Prabowo Sebagai...

Jakarta -- Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry menyampaikan bahwa setelah melakukan uji kelayakan atau fit and proper test, serta mendengarkan pendapat akhir dari semua fraksi-fraksi komisi bidang...

Pekan Depan Wiratama Mewisudakan Mahasiswa Dua Prodi

Ternate - Pekan depan pihak yayasan Wiratama Ternate, gelar wisuda untuk dua Prodi yang sempat tertunda beberapa kali jadwal wisudanya. Dua Prodi tersebut yakni Prodi Menejmen informatika dan Komputer...
error: