TERPOPULER

Dr. Muh. Nasir S. Tamalene : IKA...

Ternate -- Universitas Nahdatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) bakal segera hadir di Provinsi Maluku Utara. Kampus tersebut akan hadir...

HMI Cabang Ternate Minta PT. NHM Hentikan...

Ternate -- Covid-19 saat ini menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat. Hal itulah yang membuat Pemerintah hadir dengan...

MAN I Halsel Buka Pendaftaran Guru Honorer,...

Halsel -- Madrasah Aliyah Negeri I Halmahera Selatan (MAN I HAL-SEL) membuka lowongan bagi tenaga pendidik baru (Guru Honorer)...

Bupati Halsel Dianggap Remehkan Surat Edaran Mendagri

Labuha — Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dianggap telah meremehkan edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn.)...

Ketua DPD Partai Beringin Karya Kota Ternate...

Ternate -- Pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari Partai Berkarya, berbuntut pengembalian kewenangan...

Amar Manaf : 2021 Sebagai Tahun Penguatan...

Sofifi -- Sebanyak 68 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara menerima SK PCPNS di Aula...

Dr. Muh. Nasir S. Tamalene : IKA...

Ternate -- Universitas Nahdatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) bakal segera hadir di Provinsi Maluku Utara. Kampus tersebut akan hadir...

HMI Cabang Ternate Minta PT. NHM Hentikan...

Ternate -- Covid-19 saat ini menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat. Hal itulah yang membuat Pemerintah hadir dengan...

MAN I Halsel Buka Pendaftaran Guru Honorer,...

Halsel -- Madrasah Aliyah Negeri I Halmahera Selatan (MAN I HAL-SEL) membuka lowongan bagi tenaga pendidik baru (Guru Honorer)...

Bupati Halsel Dianggap Remehkan Surat Edaran Mendagri

Labuha — Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dianggap telah meremehkan edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn.)...

Ketua DPD Partai Beringin Karya Kota Ternate...

Ternate -- Pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari Partai Berkarya, berbuntut pengembalian kewenangan...

ARTIKEL TERKAIT

Mengerikan! Lima Efek Aborsi yang Belum Banyak Diketahui

|

i-malut.com — Aborsi adalah cara medis untuk mengakhiri kehamilan dengan mengeluarkan embrio atau janin sebelum bertahan hidup di luar rahim. Tanpa sebab kedaruratan, tindakan ini masuk kategori ilegal.

Selain melanggar hukum, ada banyak efek yang akan terjadi di tubuh wanita setelah melakukan aborsi. Efeknya mulai dari kram, pendarahan vagina ringan hingga berat, mual, payudara sakit dan kelelahan. Mengerikan bukan? Maka dari itu penting untuk disadari tentang bahaya aborsi sejak dini.

Efek mengerikan di atas juga masih dirasakan walau aborsi dilakukan oleh ahli medis profesional. Mengutip dari Okezone, Jumat (8/2), Berikut bahaya aborsi dan cara mengatasinya :

1. Depresi

Mirip dengan postpartum blues, sindrom pasca-aborsi dapat menyebabkan peningkatan kecemasan dan depresi. Untuk mengatasi situasi ini, disarankan istirahat cukup. Jika perasaan putus asa dan kesuraman sepertinya tidak meninggalkan Anda, hubungi psikolog atau orang terdekat yang dapat membantu meredakan kecemasaan.

2. Nyeri Ekstrim

Sebelum pengangkatan embrio, rahim membesar dan kembali ke ukuran normal setelah aborsi. Proses ini kadang-kadang menghasilkan kram yang menyakitkan pada wanita. Banyak wanita mengalami kram ekstrem pada hari ketiga dan keempat setelah aborsi dan cenderung melewati gumpalan darah.

Mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, minum air hangat dan menempatkan bantal pemanas dapat membantu meringankan rasa sakit. Jika rasa sakit masih berlanjut dan Anda terus mengeluarkan gumpalan darah, cari bantuan medis karena ada kemungkinan beberapa bagian janin tertinggal di dalam rahim Anda. Kondisi ini dikenal sebagai aborsi tidak lengkap.

3. Pendarahan Berat

Setelah aborsi, seorang wanita dapat mengalami pendarahan ringan hingga berat, keputihan kecoklatan dan gumpalan darah. Beberapa mungkin mengalami pendarahan hebat yang dapat berlangsung selama 3-4 minggu.

Jika pendarahan membuat Anda mengganti pembalut setiap 2 atau 3 jam dan mengakibatkan datangnya rasa pusing, itu tentu bukan pola yang normal. Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter karena kemungkinan rahim Anda terluka.

4. Demam

Jika tepat setelah aborsi Anda mendapati suhu tubuh meningkat, maka itu adalah cara tubuh memberi tahu telah terjadi infeksi. Jangan sekali-kali Anda mengabaikan tanda-tanda keputihan, sakit perut dan demam. Temui dokter untuk menghindari komplikasi kesehatan lebih lanjut.

5. Infeksi

Post aborsi medis atau bedah infeksi serius juga dapat muncul. Paparan bakteri melalui vagina dengan melakukan hubungan seks terlalu cepat atau aborsi yang tidak lengkap dapat menyebabkan infeksi yang menyakitkan. Ini karena setelah aborsi serviks Anda mungkin tetap terbuka selama beberapa hari yang membuatnya mudah untuk tertular infeksi saluran kemih. Infeksi ini dapat muncul karena keputihan, demam, dan nyeri panggul yang berbau tajam. Infeksi yang tidak diobati juga dapat menyebabkan penyakit radang panggul. (ful)

Iklan Video

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

DKC Gerakan Pramuka Halteng bersama 6 Gugus Depan Ajak Masyarakat peduli Korban Bencana

Weda — Dewan Kerja Cabang (DKC) Gerakan Pramuka Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) bersama enam Gugus depan...

MAN I Halsel Buka Pendaftaran Guru Honorer, Ini Jadwal Pendaftarannya

Halsel -- Madrasah Aliyah Negeri I Halmahera Selatan (MAN I HAL-SEL) membuka lowongan bagi tenaga...

Tahun 2022, DPRD Kota Ternate Akan Maksimalkan Anggaran Koperasi dan UKM

Ternate -- Komisi II DPRD Kota Ternate akan mengusulkan kepada Pemerintah Kota Ternate agar selain...

Mengerikan! Lima Efek Aborsi yang Belum Banyak Diketahui

i-malut.com — Aborsi adalah cara medis untuk mengakhiri kehamilan dengan mengeluarkan embrio atau janin sebelum bertahan hidup di luar rahim. Tanpa sebab kedaruratan, tindakan ini masuk kategori ilegal.

Selain melanggar hukum, ada banyak efek yang akan terjadi di tubuh wanita setelah melakukan aborsi. Efeknya mulai dari kram, pendarahan vagina ringan hingga berat, mual, payudara sakit dan kelelahan. Mengerikan bukan? Maka dari itu penting untuk disadari tentang bahaya aborsi sejak dini.

Efek mengerikan di atas juga masih dirasakan walau aborsi dilakukan oleh ahli medis profesional. Mengutip dari Okezone, Jumat (8/2), Berikut bahaya aborsi dan cara mengatasinya :

1. Depresi

Mirip dengan postpartum blues, sindrom pasca-aborsi dapat menyebabkan peningkatan kecemasan dan depresi. Untuk mengatasi situasi ini, disarankan istirahat cukup. Jika perasaan putus asa dan kesuraman sepertinya tidak meninggalkan Anda, hubungi psikolog atau orang terdekat yang dapat membantu meredakan kecemasaan.

2. Nyeri Ekstrim

Sebelum pengangkatan embrio, rahim membesar dan kembali ke ukuran normal setelah aborsi. Proses ini kadang-kadang menghasilkan kram yang menyakitkan pada wanita. Banyak wanita mengalami kram ekstrem pada hari ketiga dan keempat setelah aborsi dan cenderung melewati gumpalan darah.

Mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, minum air hangat dan menempatkan bantal pemanas dapat membantu meringankan rasa sakit. Jika rasa sakit masih berlanjut dan Anda terus mengeluarkan gumpalan darah, cari bantuan medis karena ada kemungkinan beberapa bagian janin tertinggal di dalam rahim Anda. Kondisi ini dikenal sebagai aborsi tidak lengkap.

3. Pendarahan Berat

Setelah aborsi, seorang wanita dapat mengalami pendarahan ringan hingga berat, keputihan kecoklatan dan gumpalan darah. Beberapa mungkin mengalami pendarahan hebat yang dapat berlangsung selama 3-4 minggu.

Jika pendarahan membuat Anda mengganti pembalut setiap 2 atau 3 jam dan mengakibatkan datangnya rasa pusing, itu tentu bukan pola yang normal. Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter karena kemungkinan rahim Anda terluka.

4. Demam

Jika tepat setelah aborsi Anda mendapati suhu tubuh meningkat, maka itu adalah cara tubuh memberi tahu telah terjadi infeksi. Jangan sekali-kali Anda mengabaikan tanda-tanda keputihan, sakit perut dan demam. Temui dokter untuk menghindari komplikasi kesehatan lebih lanjut.

5. Infeksi

Post aborsi medis atau bedah infeksi serius juga dapat muncul. Paparan bakteri melalui vagina dengan melakukan hubungan seks terlalu cepat atau aborsi yang tidak lengkap dapat menyebabkan infeksi yang menyakitkan. Ini karena setelah aborsi serviks Anda mungkin tetap terbuka selama beberapa hari yang membuatnya mudah untuk tertular infeksi saluran kemih. Infeksi ini dapat muncul karena keputihan, demam, dan nyeri panggul yang berbau tajam. Infeksi yang tidak diobati juga dapat menyebabkan penyakit radang panggul. (ful)

VIDEO

IKLAN

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA

DPMD Halteng Gelar Kegiatan Program Singkronisasi APBDes

Weda -- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Rabu (27/01) Siang tadi mengelar kegiatan Program Sinnkronisasi Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes). Kegiatan tersebut bertempat di kantor DPMD kabupaten Halmahera...

Februari, Vaksinasi Tenaga Kesehatan Kota Ternate Selesai, Lanjut...

Ternate - Imunisasi vaksin C-19 di Kota Ternate khususnya bagi tenaga kesehatan (medis) akan berakhir pada febuari 2021 mendatang. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Ternate Nurbaiti Rajabessy, ketika dikonfirmasi awak...

Soal Imunisasi Vaksin C-19, Pemda Halbar Masih Dalam...

Halbar -- Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara (Malut), masih dalam tahapan proses persiapan untuk penyuntikan Vaksin Sinovak tahap pertama. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Halmahera Barat (Halbar)...

PC IKA PMII Halsel Gelar Rapat Kerja Perdana...

Ternate -- Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Halmahera Selatan (PC IKA PMII Halsel) periode 2020-2025, gelar Rapat Kerja (Raker) perdana, dengan tema, "Membangun Sinergitas IKA PMII...

Delapan Desa se-Kecamatan Weda Selatan Halteng Gelar Musrembang

Weda -- Delapan desa se-Kecamatan Weda Selatan Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Selasa (26/01) siang tadi menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa. Delapan desa tersebut yakni Desa Loleo, Aer...

Etihad FC Kemenag Malut Taklukkan Dispora Provinsi FC...

Sofifi -- Friendly Match antara Tim Etihad FC-Kanwil Kemenag Malut vs Dispora Malut FC, Selasa (26/01) sore tadi di Stadion Bukit Durian Sofifi, berakhir dengan skor 4 : 2...

Dinas P2A Kota Ternate Bakal Kawal Kasus Pemerkosaan...

Ternate -- Kasus pemorkasan yang terjadi terhadap 3 korban yang diketahui adalah pelajar salah satu SMU di kota Tidore Kepulauan mendapat perhatian serius dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak...

Menunggak Anggsuran Listrik, Lampu di Pasar Ikan Higienis...

Ternate -- Pihak PLN Kota Ternate, Selasa (26/01) pagi tadi melakukan pemutusan aliran Listrik di Pasar Ikan Higienis, Kelurahan Gamalama, Kota Ternate Tengah. Pasalnya, Pasar Ikan Higienis tersebut menunggak...

PT. IHB gelar Rapat Evaluasi Program PPM Libatkan...

Halut -- Kebijakan PT. NHM beberapa tahun terakhir ini banyak memunculkan polimik dikalangan masyarakat, khususnya masyarakat lingkat tambang, yakni Kec. Kao dan Kec. Malifut Kab. Halmahera Utara. Pasalnya, setiap kebijakan...
error: