TERPOPULER

Dr. Muh. Nasir S. Tamalene : IKA...

Ternate -- Universitas Nahdatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) bakal segera hadir di Provinsi Maluku Utara. Kampus tersebut akan hadir...

HMI Cabang Ternate Minta PT. NHM Hentikan...

Ternate -- Covid-19 saat ini menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat. Hal itulah yang membuat Pemerintah hadir dengan...

MAN I Halsel Buka Pendaftaran Guru Honorer,...

Halsel -- Madrasah Aliyah Negeri I Halmahera Selatan (MAN I HAL-SEL) membuka lowongan bagi tenaga pendidik baru (Guru Honorer)...

Bupati Halsel Dianggap Remehkan Surat Edaran Mendagri

Labuha — Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dianggap telah meremehkan edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn.)...

Ketua DPD Partai Beringin Karya Kota Ternate...

Ternate -- Pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari Partai Berkarya, berbuntut pengembalian kewenangan...

Amar Manaf : 2021 Sebagai Tahun Penguatan...

Sofifi -- Sebanyak 68 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara menerima SK PCPNS di Aula...

Dr. Muh. Nasir S. Tamalene : IKA...

Ternate -- Universitas Nahdatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) bakal segera hadir di Provinsi Maluku Utara. Kampus tersebut akan hadir...

HMI Cabang Ternate Minta PT. NHM Hentikan...

Ternate -- Covid-19 saat ini menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat. Hal itulah yang membuat Pemerintah hadir dengan...

MAN I Halsel Buka Pendaftaran Guru Honorer,...

Halsel -- Madrasah Aliyah Negeri I Halmahera Selatan (MAN I HAL-SEL) membuka lowongan bagi tenaga pendidik baru (Guru Honorer)...

Bupati Halsel Dianggap Remehkan Surat Edaran Mendagri

Labuha — Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dianggap telah meremehkan edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn.)...

Ketua DPD Partai Beringin Karya Kota Ternate...

Ternate -- Pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari Partai Berkarya, berbuntut pengembalian kewenangan...

ARTIKEL TERKAIT

Ratusan Satwa Liar Disita Aparat Kepolisian Polres Halut

|

i-malut.com, Tobelo — Ratusan satwa liar dilindungi jenis unggas yang terdiri dari burung Nuri kalung ungu, perkici hijau kecil, disita aparat Polres Halut, dari tangan Ishan, (35) Darmin, (50) warga desa mamuya kecamatan Galela Kabupaten Halmahera Utara.

Kurang lebih 111 ekor ini diperjual belikan oleh Isham dan Darwin dengan harga yang yang berkisar untuk burung perkici kecil Rp. 15.000/ekor, burung perkici ukuran sedang Rp. 35.000/ekor dan burung nuri kalung kuning Rp. 50.000-100.000.

Darwin dan Isham, akhirnya di tetapkan sebagai tersangka dalam kasus memperdagangkan satwa liar yang dilindungi.

Kasat Reskrim Polres Halut, AKP Rusli Mangoda, didampingi Kasubag Humas Polres Halut, Aiptu Hopmi Saribu, saat melakukan Press Relase, selasa (19/2), menyampaikan, kedua tersangka ditangkap karena diduga hendak menjual ratusan satwa langka yang masuk kategori dilindungi.

Lanjutnya, satwa tersebut antara lain Kasturi Ternate, Nuri Kalung dan Parkici hijau jumlah keseluruhan sebanyak 111 ekor.

“Kedua tersangka ditangkap di rumah masing-masing oleh tim Opsnal di pimpin KBO Reskrim Ipda Aktuin Moniharapon,” terangnya.

Rusli mengaku akan terus melakukan pendalaman atas kasus perdagangan satwa langka tersebut. Tujuannya untuk mencari tahu jaringan atau kemungkinan adanya tersangka lain yang ikut terlibat

“Kita akan dalami apakah ada tersangka lain lagi atau jaringan lain,” paparnya.

Ia mengatakan, penangkapan pelaku penjualan satwa liar yang dilindungi sudah berulang kali.

“Sebelumnya kami mengamankan pelaku penjualan satwa langkah di Kao Barat, sudah disidangkan,” ungkapnya

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 40 ayat 2 Undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosistem dengan ancaman hukuman lima tahun dan denda maksimal 100 juta rupiah.

Seperti diketahui, Unit Opsnal  melakukan pergembangan terkait dengan laporan dari masyarakat tentang adanya perdagangan satwa liar yang ditindungi. Sekiter pukul 00.00 WIT, unit Opsnal yang dipimpin oleh KBO Reskrim Ipda Aktuin Moniharapon bersama tim menuju ke desa Mamuya Kecamatan Galela Kabupaten Halmahera Utara yang diduga sebagai tempat penyimpanan/penjualan perdagangan satwa liar yang dilindung.

Kemudian sekitar pukul 00.30 WIT, unit Opsnal tiba di desa Mamuya dan menuju ke rumah tersangka IH dan berhasil mengamankan satwa yang di duga akan di perdagangkan. Kemudian tim kembali melanjutkan penyeildikan ke rumah tersangka DP dan kembaii
menemukan Satwa yang di lindungl, kemudian tim beserta para tersangka dan barang bukti satwa yang dilindungi diamankan di Mapolres Halmahera Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Iklan Video

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Menunggak Anggsuran Listrik, Lampu di Pasar Ikan Higienis Padam 

Ternate -- Pihak PLN Kota Ternate, Selasa (26/01) pagi tadi melakukan pemutusan aliran Listrik di...

PT. IHB gelar Rapat Evaluasi Program PPM Libatkan Masyarakat Lingkar Tambang 

Halut -- Kebijakan PT. NHM beberapa tahun terakhir ini banyak memunculkan polimik dikalangan masyarakat, khususnya...

Ketua DPD Partai Beringin Karya Kota Ternate Minta BANMUS Tindak Lanjuti Usulan PAW

Ternate -- Pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari Partai...

Ratusan Satwa Liar Disita Aparat Kepolisian Polres Halut

i-malut.com, Tobelo — Ratusan satwa liar dilindungi jenis unggas yang terdiri dari burung Nuri kalung ungu, perkici hijau kecil, disita aparat Polres Halut, dari tangan Ishan, (35) Darmin, (50) warga desa mamuya kecamatan Galela Kabupaten Halmahera Utara.

Kurang lebih 111 ekor ini diperjual belikan oleh Isham dan Darwin dengan harga yang yang berkisar untuk burung perkici kecil Rp. 15.000/ekor, burung perkici ukuran sedang Rp. 35.000/ekor dan burung nuri kalung kuning Rp. 50.000-100.000.

Darwin dan Isham, akhirnya di tetapkan sebagai tersangka dalam kasus memperdagangkan satwa liar yang dilindungi.

Kasat Reskrim Polres Halut, AKP Rusli Mangoda, didampingi Kasubag Humas Polres Halut, Aiptu Hopmi Saribu, saat melakukan Press Relase, selasa (19/2), menyampaikan, kedua tersangka ditangkap karena diduga hendak menjual ratusan satwa langka yang masuk kategori dilindungi.

Lanjutnya, satwa tersebut antara lain Kasturi Ternate, Nuri Kalung dan Parkici hijau jumlah keseluruhan sebanyak 111 ekor.

“Kedua tersangka ditangkap di rumah masing-masing oleh tim Opsnal di pimpin KBO Reskrim Ipda Aktuin Moniharapon,” terangnya.

Rusli mengaku akan terus melakukan pendalaman atas kasus perdagangan satwa langka tersebut. Tujuannya untuk mencari tahu jaringan atau kemungkinan adanya tersangka lain yang ikut terlibat

“Kita akan dalami apakah ada tersangka lain lagi atau jaringan lain,” paparnya.

Ia mengatakan, penangkapan pelaku penjualan satwa liar yang dilindungi sudah berulang kali.

“Sebelumnya kami mengamankan pelaku penjualan satwa langkah di Kao Barat, sudah disidangkan,” ungkapnya

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 40 ayat 2 Undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosistem dengan ancaman hukuman lima tahun dan denda maksimal 100 juta rupiah.

Seperti diketahui, Unit Opsnal  melakukan pergembangan terkait dengan laporan dari masyarakat tentang adanya perdagangan satwa liar yang ditindungi. Sekiter pukul 00.00 WIT, unit Opsnal yang dipimpin oleh KBO Reskrim Ipda Aktuin Moniharapon bersama tim menuju ke desa Mamuya Kecamatan Galela Kabupaten Halmahera Utara yang diduga sebagai tempat penyimpanan/penjualan perdagangan satwa liar yang dilindung.

Kemudian sekitar pukul 00.30 WIT, unit Opsnal tiba di desa Mamuya dan menuju ke rumah tersangka IH dan berhasil mengamankan satwa yang di duga akan di perdagangkan. Kemudian tim kembali melanjutkan penyeildikan ke rumah tersangka DP dan kembaii
menemukan Satwa yang di lindungl, kemudian tim beserta para tersangka dan barang bukti satwa yang dilindungi diamankan di Mapolres Halmahera Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

VIDEO

IKLAN

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA

DPMD Halteng Gelar Kegiatan Program Singkronisasi APBDes

Weda -- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Rabu (27/01) Siang tadi mengelar kegiatan Program Sinnkronisasi Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes). Kegiatan tersebut bertempat di kantor DPMD kabupaten Halmahera...

Februari, Vaksinasi Tenaga Kesehatan Kota Ternate Selesai, Lanjut...

Ternate - Imunisasi vaksin C-19 di Kota Ternate khususnya bagi tenaga kesehatan (medis) akan berakhir pada febuari 2021 mendatang. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Ternate Nurbaiti Rajabessy, ketika dikonfirmasi awak...

Soal Imunisasi Vaksin C-19, Pemda Halbar Masih Dalam...

Halbar -- Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara (Malut), masih dalam tahapan proses persiapan untuk penyuntikan Vaksin Sinovak tahap pertama. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Halmahera Barat (Halbar)...

PC IKA PMII Halsel Gelar Rapat Kerja Perdana...

Ternate -- Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Halmahera Selatan (PC IKA PMII Halsel) periode 2020-2025, gelar Rapat Kerja (Raker) perdana, dengan tema, "Membangun Sinergitas IKA PMII...

Delapan Desa se-Kecamatan Weda Selatan Halteng Gelar Musrembang

Weda -- Delapan desa se-Kecamatan Weda Selatan Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Selasa (26/01) siang tadi menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa. Delapan desa tersebut yakni Desa Loleo, Aer...

Etihad FC Kemenag Malut Taklukkan Dispora Provinsi FC...

Sofifi -- Friendly Match antara Tim Etihad FC-Kanwil Kemenag Malut vs Dispora Malut FC, Selasa (26/01) sore tadi di Stadion Bukit Durian Sofifi, berakhir dengan skor 4 : 2...

Dinas P2A Kota Ternate Bakal Kawal Kasus Pemerkosaan...

Ternate -- Kasus pemorkasan yang terjadi terhadap 3 korban yang diketahui adalah pelajar salah satu SMU di kota Tidore Kepulauan mendapat perhatian serius dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak...

Menunggak Anggsuran Listrik, Lampu di Pasar Ikan Higienis...

Ternate -- Pihak PLN Kota Ternate, Selasa (26/01) pagi tadi melakukan pemutusan aliran Listrik di Pasar Ikan Higienis, Kelurahan Gamalama, Kota Ternate Tengah. Pasalnya, Pasar Ikan Higienis tersebut menunggak...

PT. IHB gelar Rapat Evaluasi Program PPM Libatkan...

Halut -- Kebijakan PT. NHM beberapa tahun terakhir ini banyak memunculkan polimik dikalangan masyarakat, khususnya masyarakat lingkat tambang, yakni Kec. Kao dan Kec. Malifut Kab. Halmahera Utara. Pasalnya, setiap kebijakan...
error: