TERPOPULER

Paslon Ubaid-Anjas kuasai Forum Debat Kandidat Tahap...

Maba -- Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Drs. Hi Ubaid Yakub, MPA bersama Anjas Taher, SE.M.Si tampak...

Blusukan Aliong dan Ningsih diduga rugikan Pedagang...

Sanana -- Blusukan yang dilakukan Bupati non aktif Kab. Pulau Taliabu, Aliong Mus, beserta Adiknya yang juga Calon Bupati...

Kritik Pedas untuk Kinerja Bawaslu Kepulauan Sula

Sanana -- Kritikan Pedas dialamatkan ke Bawaslu Kab. Kepulauan Sula (Kepsul). Kritik ini disampaikan oleh Tim Hukum dan Advokasi...

Bawaslu Sula dinilai beri kelonggaran untuk Keluarga...

Sanana -- Perumpamaan gelar 'Karpet Merah' sepertinya tepat untuk menganalogikan kinerja Bawaslu Sula terhadap Paslon Bupati dan Wakil Bupati...

Elang-Rahim penuhi janji hadirkan Jaringan Telkomsel di...

Weda -- Elang-Rahim dalam acara tatap muka didesa Loleo dan Aer Salobar kecamatan Weda Selatan kabupaten Halmahera Tengah (Halteng)...

Belum seminggu Pjs. Bupati Sula Komitmen soal...

Sanana -- Belum seminggu Pjs. Bupati Sula Idham Umasangadji menyatakan sikap terkait pencegahan Covid-19, tepatnya Rabu 18-11-2020 ketika menggelar...

Paslon Ubaid-Anjas kuasai Forum Debat Kandidat Tahap...

Maba -- Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Drs. Hi Ubaid Yakub, MPA bersama Anjas Taher, SE.M.Si tampak...

Blusukan Aliong dan Ningsih diduga rugikan Pedagang...

Sanana -- Blusukan yang dilakukan Bupati non aktif Kab. Pulau Taliabu, Aliong Mus, beserta Adiknya yang juga Calon Bupati...

Kritik Pedas untuk Kinerja Bawaslu Kepulauan Sula

Sanana -- Kritikan Pedas dialamatkan ke Bawaslu Kab. Kepulauan Sula (Kepsul). Kritik ini disampaikan oleh Tim Hukum dan Advokasi...

Bawaslu Sula dinilai beri kelonggaran untuk Keluarga...

Sanana -- Perumpamaan gelar 'Karpet Merah' sepertinya tepat untuk menganalogikan kinerja Bawaslu Sula terhadap Paslon Bupati dan Wakil Bupati...

Elang-Rahim penuhi janji hadirkan Jaringan Telkomsel di...

Weda -- Elang-Rahim dalam acara tatap muka didesa Loleo dan Aer Salobar kecamatan Weda Selatan kabupaten Halmahera Tengah (Halteng)...

ARTIKEL TERKAIT

Biarawati Senior Polandia Buka Suara Soal Pastor Lecehkan Biarawati

|

i-malut.com — Seorang biarawati senior di Polandia untuk pertama kalinya buka suara soal para pastor yang melakukan pelecehan seksual terhadap para biarawati di lingkungan gereja. Menurut biarawati senior, praktik semacam itu sudah terjadi sejak lama.

Dikutip dari detikcom via AFP, Kamis (21/2), biarawati senior bernama Joanna Olech ini menjabat sebagai Mother Superior atau Ibu Superior yang merupakan kepala komunitas keagamaan khusus wanita. Olech pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Ordo Keagamaan Wanita di Polandia tahun 1995-2008.

Komentar Olech itu disampaikan setelah awal bulan ini, Paus Fransiskus mengakui adanya pastor yang menjadikan para biarawati sebagai ‘budak seks’ dan mungkin masih terus terjadi hingga sekarang.

“Persoalan kekerasan seksual yang dilakukan para pastor terhadap biarawati juga ada di Polandia sejak lama,” ungkap Olech dalam wawancara dengan kantor berita KAI Catholic News Agency.

Olech lantas mengungkapkan salah satu kasus yang dia ketahui. “Seorang biarawati muda yang hamil, dipaksa meninggalkan ordonya, tapi bapak dari anak itu masih menjadi pastor dan jelas tidak merasakan konsekuensi atas tindakannya,” sebutnya.

“Kasus-kasus ini tidak pernah diungkap ke publik,” imbuh Olech, sembari menyatakan bahwa kasus ini terlebih dulu dilaporkan kepada atasan sang pastor yang melakukan kekerasan seksual.

Ditambahkan Olech bahwa skala tindak kekerasan seksual di Polanda tidak jelas karena ‘tidak pernah ada kajian yang dilakukan sebelumnya’.

Olech yang sudah 50 tahun mengabdi pada ordo keagamaan ini menyatakan bahwa para biarawati yang menjadi korban kekerasan seksual oleh para pastor tidak memiliki tempat mengadu. Namun dia juga bersikeras menyatakan bahwa ‘era saat masalah seperti ini disembunyikan telah mendekati akhir’.

“Waktu telah berubah, mungkin generasi baru para biarawati akan menghadapi isu ini dengan cara berbeda,” imbuhnya.

Menurut data Institut Statistik Gereja Katolik Polandia, sekitar 18 ribu biarawati bertugas di sekitar 100 ordo keagamaan wanita di Polandia hingga tahun 2016.

Pekan ini, para Uskup dari berbagai negara berkumpul di Vatikan untuk menghadiri pertemuan puncak untuk menangkal mengatasi skandal pelecehan seks anak yang menyelimuti Gereja Katolik secara global. Pertemuan itu dicetuskan oleh Paus Fransiskus.

Keuskupan Polandia bersikeras menyatakan pihaknya memiliki ‘nol toleransi’ untuk tindak kriminal semacam itu. Pihak Keuskupan Polandia juga bersumpah untuk mempublikasikan jumlah anak yang menjadi korban pelecehan seks oleh pastor dengan periode mulai tahun 1989 saat komunisme runtuh. (nvc/rna)

Video Pesan Layanan Masyarakat

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Personil pengamanan Pilkada dari Polda dan Polres Sanana segera tiba di Pulau Taliabu

Taliabu -- Polisi Sektor (Polsek) Taliabu barat Kabupaten Pulau Taliabu dalam waktu dekat akan menerima...

Tahun ini Bakti Kominfo bangun enam Tower Mini di Haltim

Maba -- Badan Aksebilitas Teknologi dan Informasi (BAKTI) Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tahun ini...

Pemerintah serius mendorong Industri Hilirisasi Nikel, khususnya Baterai Lithium

Ternate -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan bahwa pemerintah terus...

Biarawati Senior Polandia Buka Suara Soal Pastor Lecehkan Biarawati

|

i-malut.com — Seorang biarawati senior di Polandia untuk pertama kalinya buka suara soal para pastor yang melakukan pelecehan seksual terhadap para biarawati di lingkungan gereja. Menurut biarawati senior, praktik semacam itu sudah terjadi sejak lama.

Dikutip dari detikcom via AFP, Kamis (21/2), biarawati senior bernama Joanna Olech ini menjabat sebagai Mother Superior atau Ibu Superior yang merupakan kepala komunitas keagamaan khusus wanita. Olech pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Ordo Keagamaan Wanita di Polandia tahun 1995-2008.

Komentar Olech itu disampaikan setelah awal bulan ini, Paus Fransiskus mengakui adanya pastor yang menjadikan para biarawati sebagai ‘budak seks’ dan mungkin masih terus terjadi hingga sekarang.

“Persoalan kekerasan seksual yang dilakukan para pastor terhadap biarawati juga ada di Polandia sejak lama,” ungkap Olech dalam wawancara dengan kantor berita KAI Catholic News Agency.

Olech lantas mengungkapkan salah satu kasus yang dia ketahui. “Seorang biarawati muda yang hamil, dipaksa meninggalkan ordonya, tapi bapak dari anak itu masih menjadi pastor dan jelas tidak merasakan konsekuensi atas tindakannya,” sebutnya.

“Kasus-kasus ini tidak pernah diungkap ke publik,” imbuh Olech, sembari menyatakan bahwa kasus ini terlebih dulu dilaporkan kepada atasan sang pastor yang melakukan kekerasan seksual.

Ditambahkan Olech bahwa skala tindak kekerasan seksual di Polanda tidak jelas karena ‘tidak pernah ada kajian yang dilakukan sebelumnya’.

Olech yang sudah 50 tahun mengabdi pada ordo keagamaan ini menyatakan bahwa para biarawati yang menjadi korban kekerasan seksual oleh para pastor tidak memiliki tempat mengadu. Namun dia juga bersikeras menyatakan bahwa ‘era saat masalah seperti ini disembunyikan telah mendekati akhir’.

“Waktu telah berubah, mungkin generasi baru para biarawati akan menghadapi isu ini dengan cara berbeda,” imbuhnya.

Menurut data Institut Statistik Gereja Katolik Polandia, sekitar 18 ribu biarawati bertugas di sekitar 100 ordo keagamaan wanita di Polandia hingga tahun 2016.

Pekan ini, para Uskup dari berbagai negara berkumpul di Vatikan untuk menghadiri pertemuan puncak untuk menangkal mengatasi skandal pelecehan seks anak yang menyelimuti Gereja Katolik secara global. Pertemuan itu dicetuskan oleh Paus Fransiskus.

Keuskupan Polandia bersikeras menyatakan pihaknya memiliki ‘nol toleransi’ untuk tindak kriminal semacam itu. Pihak Keuskupan Polandia juga bersumpah untuk mempublikasikan jumlah anak yang menjadi korban pelecehan seks oleh pastor dengan periode mulai tahun 1989 saat komunisme runtuh. (nvc/rna)

Video Pesan Layanan Masyarakat

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Alien Mus ajak warga Binagara dan Inojaya menangkan...

Haltim -- Ketua DPW Partai Golongan Karya (Golkar) yang juga anggota DPR-RI Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Maluku Utara (Malut) Alien Mus, memberikan mendukung kepada Pasangan Calon (Paslon) Ubaid-Anjas di...

Warga Ngele dan One May bersumpah tidak lagi...

Taliabu -- Masyarakat Desa Ngele dan One May Kecamatan Taliabu Barat Laut Kabupaten Pulau Taliabu bersumpah tidak lagi memilih pemimpin yang oleh mereka dianggap gagal. Mewakili masyarakat Desa Ngele dan...

Enos Loha siap menangkan Paslon Ubaid-Anjas

Haltim -- Enos Loha, salah satu pengusaha sukses dan juga orang berpengaruh yang memiliki basis riel menegaskan bakal siap menangkan Pasangan Calon (Paslon) Ubaid-Anjas. Hal ini disampaikan Enos pada saat...

Blusukan Aliong dan Ningsih diduga rugikan Pedagang Pasar

Sanana -- Blusukan yang dilakukan Bupati non aktif Kab. Pulau Taliabu, Aliong Mus, beserta Adiknya yang juga Calon Bupati Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Fifian Adeningsih Mus, diduga bukan saja...

Pj. Bupati : Jalankan Politik Damai di Pulau...

Bobong -- Suasana Pilkada Taliabu jelang hari H pencoblosan mulai memanas. Terpantau di media sosial baik Facebook maupun WhatsApp, para pendukung Paslon kerap saling serang. Para pendukung Paslon baik...

Peringati 1 Muharram, IPP Losbar gelar berbagai perlombaan

Weda -- Dalam Rangka memperingati 1 Muharram, Ikatan Pemuda pemudi (IPP) desa Loleo dan Desa Aer Salobar (Losbar) kecamatan Weda Selatan kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) akan menggelar berbagai perlombaan. Ketua...

Soal Gaji Petugas Covid 19 Pulau Taliabu, ini...

Taliabu -- Petugas gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulau Taliabu dikabarkan belum menerima insentif kerja selama 3 bulan, ditambah dengan gaji pokok...

Bawaslu Sula dinilai beri kelonggaran untuk Keluarga Mus

Sanana -- Perumpamaan gelar 'Karpet Merah' sepertinya tepat untuk menganalogikan kinerja Bawaslu Sula terhadap Paslon Bupati dan Wakil Bupati tertentu, bagaimana tidak untuk kesekian kalinya Bawaslu Sula selalu memberi...

64 Peserta LK-1 HMI Komisariat Ekonomi Unkhair Ternate...

Ternate -- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ekonomi Unkhair Ternate, gelar LK-1 (Basic Training) bertempat di Aula Asrama Haji Kel. Ngade Kec. Ternate Selatan Kota Ternate, Jum'at (27/11). Kegiatan LK-1...
error: