TERPOPULER

Dr. Muh. Nasir S. Tamalene : IKA...

Ternate -- Universitas Nahdatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) bakal segera hadir di Provinsi Maluku Utara. Kampus tersebut akan hadir...

HMI Cabang Ternate Minta PT. NHM Hentikan...

Ternate -- Covid-19 saat ini menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat. Hal itulah yang membuat Pemerintah hadir dengan...

MAN I Halsel Buka Pendaftaran Guru Honorer,...

Halsel -- Madrasah Aliyah Negeri I Halmahera Selatan (MAN I HAL-SEL) membuka lowongan bagi tenaga pendidik baru (Guru Honorer)...

Bupati Halsel Dianggap Remehkan Surat Edaran Mendagri

Labuha — Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dianggap telah meremehkan edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn.)...

Ketua DPD Partai Beringin Karya Kota Ternate...

Ternate -- Pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari Partai Berkarya, berbuntut pengembalian kewenangan...

Amar Manaf : 2021 Sebagai Tahun Penguatan...

Sofifi -- Sebanyak 68 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara menerima SK PCPNS di Aula...

Dr. Muh. Nasir S. Tamalene : IKA...

Ternate -- Universitas Nahdatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) bakal segera hadir di Provinsi Maluku Utara. Kampus tersebut akan hadir...

HMI Cabang Ternate Minta PT. NHM Hentikan...

Ternate -- Covid-19 saat ini menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat. Hal itulah yang membuat Pemerintah hadir dengan...

MAN I Halsel Buka Pendaftaran Guru Honorer,...

Halsel -- Madrasah Aliyah Negeri I Halmahera Selatan (MAN I HAL-SEL) membuka lowongan bagi tenaga pendidik baru (Guru Honorer)...

Bupati Halsel Dianggap Remehkan Surat Edaran Mendagri

Labuha — Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dianggap telah meremehkan edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn.)...

Ketua DPD Partai Beringin Karya Kota Ternate...

Ternate -- Pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari Partai Berkarya, berbuntut pengembalian kewenangan...

ARTIKEL TERKAIT

Hubungan dengan Pacar Mulai Rumit, Putus Nggak Ya?

|

i-malut.com — Putus dengan pasangan sudah cukup sulit, tetapi waktu yang kamu habiskan dengan susah payah untuk memutuskan apakah kamu harus mengambil keputusan untuk putus atau nggak, bisa menjadi yang terburuk.

Tidakkah kamu seharusnya menyadari bahwa kamu tidak lagi ingin berkencan dengan seseorang menjadi hal yang paling jelas di dunia? Mengapa begitu sulit untuk mengetahuinya dengan pasti?

Mengapa seperti ini?

Ternyata, menjadi ragu tentang bagaimana hubungan semestinya berlanjut adalah hal yang normal. Kamu mungkin tidak tahu apakah masalahnya terletak pada hubungannya atau malah ada pada kamu sendiri? Berikut ini adalah cara membedakan haruskah kamu putus atau nggak seperti yang dilansir Okezone via Cosmopolitan, Kamis (21/2).

1. Merasa Jenuh dan Bosan

Lebih baik putus jika kamu mulai merasa nggak puas dengan hubungan kamu, terlepas dari hal-hal berkesan yang telah kamu lakukan bersama. Pikirkan bahwa berjalan sendiri akan membuat kehidupan sosial kamu semakin baik, atau membuat kamu mampu menikmati hari-hari dengan lebih baik.

Lebih baik bertahan jika kamu hanya bosan dengan rutinitas yang kamu lakukan karena kamu dan si pacar mungkin mulai kehabisan ide untuk berkencan. Dr. Mariana Bockarova, pengajar di “The Psychology of Relationships” di Universitas Toronto mengatakan, ada perbedaan antara bosan dengan pasangan, dan bosan dengan rutinitasnya.

2. Sering merasa kesal

Lebih baik putus jika pacar kamu sering membuat kesal. Ketika kamu merasa seperti ingin berteriak setiap kali berhadapan dengan si doi, maka kamu mungkin perlu duduk dan berbicara jujur tentang apa yang kamu rasakan.

Lebih baik bertahan jika kamu kesal karena hal lain yang tidak ada hubungannya dengan dia. Biasanya wanita menjadi lebih sensitif pada saat datang bulan. Jika kamu merasa stres dan tertekan akan suatu hal, kamu mungkin bisa melampiaskan kemarahan kamu dan meminta saran padanya.

3. Lebih senang pergi bersama teman

Lebih baik putus jika kamu merasa ingin menghindar dari pacar kamu terus menerus. Jika waktu yang kamu habiskan bersama teman-teman membuat kamu merasa lebih ‘hidup’ dibandingkan saat menghabiskan waktu dengan si doi, itu adalah tanda bahwa kamu sudah nggak butuh dia maupun hubungan kalian lagi.

Lebih baik bertahan jika kamu ternyata cuma kangen dengan teman-teman kamu. Ketika mulai berkencan untuk pertama kalinya, seseorang akan lebih memprioritaskan pacar dibanding teman-temannya untuk sementara waktu. Ketika kamu mulai kangen temanmu, nggak apa-apa kembali bermain bersama mereka lagi tanpa kehadiran pacarmu!

4. Sering berantem

Lebih baik putus jika hal yang diperdebatkan mulai nggak jelas dan bikin hubungan jadi toxic. Jika kamu merasa seperti disudutkan oleh pacar kamu terus menerus, mungkin ini saat yang tepat untuk mengakhiri hubungan kalian.

Lebih baik bertahan jika kalian saling memahami satu sama lain setelah bertengkar. Pertengkaran adalah hal yang wajar di setiap hubungan. Jika pacar kamu masih bisa memahamimu, pertahanin deh!

5. Berharap si doi akan berubah

Lebih baik putus jika kamu merasa ingin pacarmu berubah secara drastis mengikuti apa yang kamu mau. Kamu harus bertanya pada diri sendiri, apakah kamu bersedia tinggal bersamanya jika dia nggak berubah. Kalau nggak, ini saatnya untuk move on!

Lebih baik bertahan jika perubahan yang kamu cari bersifat situasional. Sangat masuk akal jika dalam hubungan menginginkan perubahan eksternal agar hubungan akan terus berjalan dengan harmonis. (hel)

Iklan Video

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Amar Manaf : 2021 Sebagai Tahun Penguatan Kinerja ASN

Sofifi -- Sebanyak 68 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara menerima...

Musyawarah Ke-II IKAPERIK Universitas Khairun Ternate Berlangsung Khidmat

Ternate -- Ikatan Alumni Perikanan dan Ilmu Kelautan (IKAPERIK) Unkhair Ternate Provinsi Maluku Utara gelar...

HMI Cabang Ternate Minta PT. NHM Hentikan Karantina Karyawan di Kota Ternate

Ternate -- Covid-19 saat ini menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat. Hal itulah yang...

Hubungan dengan Pacar Mulai Rumit, Putus Nggak Ya?

i-malut.com — Putus dengan pasangan sudah cukup sulit, tetapi waktu yang kamu habiskan dengan susah payah untuk memutuskan apakah kamu harus mengambil keputusan untuk putus atau nggak, bisa menjadi yang terburuk.

Tidakkah kamu seharusnya menyadari bahwa kamu tidak lagi ingin berkencan dengan seseorang menjadi hal yang paling jelas di dunia? Mengapa begitu sulit untuk mengetahuinya dengan pasti?

Mengapa seperti ini?

Ternyata, menjadi ragu tentang bagaimana hubungan semestinya berlanjut adalah hal yang normal. Kamu mungkin tidak tahu apakah masalahnya terletak pada hubungannya atau malah ada pada kamu sendiri? Berikut ini adalah cara membedakan haruskah kamu putus atau nggak seperti yang dilansir Okezone via Cosmopolitan, Kamis (21/2).

1. Merasa Jenuh dan Bosan

Lebih baik putus jika kamu mulai merasa nggak puas dengan hubungan kamu, terlepas dari hal-hal berkesan yang telah kamu lakukan bersama. Pikirkan bahwa berjalan sendiri akan membuat kehidupan sosial kamu semakin baik, atau membuat kamu mampu menikmati hari-hari dengan lebih baik.

Lebih baik bertahan jika kamu hanya bosan dengan rutinitas yang kamu lakukan karena kamu dan si pacar mungkin mulai kehabisan ide untuk berkencan. Dr. Mariana Bockarova, pengajar di “The Psychology of Relationships” di Universitas Toronto mengatakan, ada perbedaan antara bosan dengan pasangan, dan bosan dengan rutinitasnya.

2. Sering merasa kesal

Lebih baik putus jika pacar kamu sering membuat kesal. Ketika kamu merasa seperti ingin berteriak setiap kali berhadapan dengan si doi, maka kamu mungkin perlu duduk dan berbicara jujur tentang apa yang kamu rasakan.

Lebih baik bertahan jika kamu kesal karena hal lain yang tidak ada hubungannya dengan dia. Biasanya wanita menjadi lebih sensitif pada saat datang bulan. Jika kamu merasa stres dan tertekan akan suatu hal, kamu mungkin bisa melampiaskan kemarahan kamu dan meminta saran padanya.

3. Lebih senang pergi bersama teman

Lebih baik putus jika kamu merasa ingin menghindar dari pacar kamu terus menerus. Jika waktu yang kamu habiskan bersama teman-teman membuat kamu merasa lebih ‘hidup’ dibandingkan saat menghabiskan waktu dengan si doi, itu adalah tanda bahwa kamu sudah nggak butuh dia maupun hubungan kalian lagi.

Lebih baik bertahan jika kamu ternyata cuma kangen dengan teman-teman kamu. Ketika mulai berkencan untuk pertama kalinya, seseorang akan lebih memprioritaskan pacar dibanding teman-temannya untuk sementara waktu. Ketika kamu mulai kangen temanmu, nggak apa-apa kembali bermain bersama mereka lagi tanpa kehadiran pacarmu!

4. Sering berantem

Lebih baik putus jika hal yang diperdebatkan mulai nggak jelas dan bikin hubungan jadi toxic. Jika kamu merasa seperti disudutkan oleh pacar kamu terus menerus, mungkin ini saat yang tepat untuk mengakhiri hubungan kalian.

Lebih baik bertahan jika kalian saling memahami satu sama lain setelah bertengkar. Pertengkaran adalah hal yang wajar di setiap hubungan. Jika pacar kamu masih bisa memahamimu, pertahanin deh!

5. Berharap si doi akan berubah

Lebih baik putus jika kamu merasa ingin pacarmu berubah secara drastis mengikuti apa yang kamu mau. Kamu harus bertanya pada diri sendiri, apakah kamu bersedia tinggal bersamanya jika dia nggak berubah. Kalau nggak, ini saatnya untuk move on!

Lebih baik bertahan jika perubahan yang kamu cari bersifat situasional. Sangat masuk akal jika dalam hubungan menginginkan perubahan eksternal agar hubungan akan terus berjalan dengan harmonis. (hel)

VIDEO

IKLAN

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA

DPMD Halteng Gelar Kegiatan Program Singkronisasi APBDes

Weda -- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Rabu (27/01) Siang tadi mengelar kegiatan Program Sinnkronisasi Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes). Kegiatan tersebut bertempat di kantor DPMD kabupaten Halmahera...

Februari, Vaksinasi Tenaga Kesehatan Kota Ternate Selesai, Lanjut...

Ternate - Imunisasi vaksin C-19 di Kota Ternate khususnya bagi tenaga kesehatan (medis) akan berakhir pada febuari 2021 mendatang. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Ternate Nurbaiti Rajabessy, ketika dikonfirmasi awak...

Soal Imunisasi Vaksin C-19, Pemda Halbar Masih Dalam...

Halbar -- Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara (Malut), masih dalam tahapan proses persiapan untuk penyuntikan Vaksin Sinovak tahap pertama. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Halmahera Barat (Halbar)...

PC IKA PMII Halsel Gelar Rapat Kerja Perdana...

Ternate -- Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Halmahera Selatan (PC IKA PMII Halsel) periode 2020-2025, gelar Rapat Kerja (Raker) perdana, dengan tema, "Membangun Sinergitas IKA PMII...

Delapan Desa se-Kecamatan Weda Selatan Halteng Gelar Musrembang

Weda -- Delapan desa se-Kecamatan Weda Selatan Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Selasa (26/01) siang tadi menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa. Delapan desa tersebut yakni Desa Loleo, Aer...

Etihad FC Kemenag Malut Taklukkan Dispora Provinsi FC...

Sofifi -- Friendly Match antara Tim Etihad FC-Kanwil Kemenag Malut vs Dispora Malut FC, Selasa (26/01) sore tadi di Stadion Bukit Durian Sofifi, berakhir dengan skor 4 : 2...

Dinas P2A Kota Ternate Bakal Kawal Kasus Pemerkosaan...

Ternate -- Kasus pemorkasan yang terjadi terhadap 3 korban yang diketahui adalah pelajar salah satu SMU di kota Tidore Kepulauan mendapat perhatian serius dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak...

Menunggak Anggsuran Listrik, Lampu di Pasar Ikan Higienis...

Ternate -- Pihak PLN Kota Ternate, Selasa (26/01) pagi tadi melakukan pemutusan aliran Listrik di Pasar Ikan Higienis, Kelurahan Gamalama, Kota Ternate Tengah. Pasalnya, Pasar Ikan Higienis tersebut menunggak...

PT. IHB gelar Rapat Evaluasi Program PPM Libatkan...

Halut -- Kebijakan PT. NHM beberapa tahun terakhir ini banyak memunculkan polimik dikalangan masyarakat, khususnya masyarakat lingkat tambang, yakni Kec. Kao dan Kec. Malifut Kab. Halmahera Utara. Pasalnya, setiap kebijakan...
error: