TERPOPULER

Bupati Halsel Dianggap Remehkan Surat Edaran Mendagri

Labuha — Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dianggap telah meremehkan edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn.)...

Senin Besok, Polda Malut bersama Tim Penanggulangan...

Ternate -- Tim gabungan penanggulangan pandemic Covid-19 Provinsi Maluku Utara akan melaksanakan penyemprotan masal di Kota Ternate, guna menangkal...

Ketum HPMWB Tegaskan PT. STS Jangan Main-main...

Maba -- Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Wilayah Buli (HPMWB) sebut perusahaan tambang PT. STS yang beroperasi di wilayah...

Terkait Aksi Protes dan Pemalangan Kantor BP2RD...

Ternate - Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate, Ahmad Yani Abdurahman menanggapi aksi protes dan...

Dalam Waktu Dekat, PD SPSI Akan Bentuk...

Ternate — Pengurus Pimpinan Daerah Federasi Serikat Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD FSP KEP SPSI)...

Usulan PAW Anggota DPRD Kota Ternate dari Partai...

Ternate -- Pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari partai Berkarya, telah dibahas...

Bupati Halsel Dianggap Remehkan Surat Edaran Mendagri

Labuha — Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dianggap telah meremehkan edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn.)...

Senin Besok, Polda Malut bersama Tim Penanggulangan...

Ternate -- Tim gabungan penanggulangan pandemic Covid-19 Provinsi Maluku Utara akan melaksanakan penyemprotan masal di Kota Ternate, guna menangkal...

Ketum HPMWB Tegaskan PT. STS Jangan Main-main...

Maba -- Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Wilayah Buli (HPMWB) sebut perusahaan tambang PT. STS yang beroperasi di wilayah...

Terkait Aksi Protes dan Pemalangan Kantor BP2RD...

Ternate - Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate, Ahmad Yani Abdurahman menanggapi aksi protes dan...

Dalam Waktu Dekat, PD SPSI Akan Bentuk...

Ternate — Pengurus Pimpinan Daerah Federasi Serikat Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD FSP KEP SPSI)...

ARTIKEL TERKAIT

Islam Digest: Ketika Nabi Adam Membantah Malaikat Maut

|

i-malut.com — Seluruh manusia berasal dari keluarga Nabi Adam AS dan istrinya, Hawa. Allah SWT menciptakan manusia pertama itu dan kemudian menempatkannya di dalam surga, sampai akhirnya menurunkannya ke Bumi.

Ayah umat manusia itu pernah berbuat khilaf dan lupa. Selain terkait mendekati pohon terlarang, ada perkara lainnya yang lantas menunjukkan dua perangai umum itu bagi setiap manusia.

Allah SWT telah menetapkan jatah usia Nabi Adam AS yakni seribu tahun. Namun, ada suatu kejadian yang menyebabkan jatah usia itu dikurangi sehingga menjadi 940 tahun. Semuanya atas izin Allah Ta’ala.

Di detik-detik menjelang ajal, Nabi Adam rupanya lupa akan soal pengurangan jatah usia itu, sehingga sempat mendebat sang malaikat pencabut nyawa. Kisah ini disampaikan dalam hadits Rasulullah SAW, sebagaimana diriwayatkan at-Tirmidzi dari Abu Hurairah.

Suatu ketika, Nabi Muhammad SAW bersabda kepada para sahabat beliau, “Setelah Allah menciptakan Adam, Allah mengusap punggungnya, lalu dari punggungnya jatuhlah setiap nyawa yang Allah ciptakan hingga Hari Kiamat.”

Dilansir dari Republika, Minggu (3/3), Adapun dalam riwayat dari Ibnu Abbas, dikatakan, “Sungguh Allah telah memukul bahu Adam yang sebelah kanan, maka keluarlah seluruh jiwa yang berwarna putih jernih yang tercipta sebagai penghuni surga. Allah berfirman, ‘Mereka adalah penghuni surga’. Setelah itu, Allah memukul bahu Adam yang sebelah kiri, maka keluarlah seluruh jiwa berwarna hitam yang tercipta sebagai penghuni neraka. Allah berfirman, ‘Mereka adalah penghuni neraka.’

Selanjutnya, Allah mengambil janji dari semua keturunan Adam supaya mereka beriman kepada-Nya, mengenal-Nya, dan membenarkan-Nya serta (menaati) perintah-Nya. Allah juga mengambil kesaksian atas diri mereka sendiri, maka mereka pun menyatakan beriman, membenarkan, mengenal, dan mengakui-Nya.” Riwayat itu dikutip Ibnul Qayyim al-Jauziyyah dalam kitabnya, Syifa’ul ‘Alil fi Masa’ilil Qadha wal Qadar wal Hikmah wat Ta’lil.

Dalam hadits riwayat at-Tirmidzi dari Abu Hurairah, dijelaskan bahwa “Kemudian Allah berfirman kepadanya (Adam) dengan dua tangan menggenggam, ‘Pilih mana yang kau mau di antara keduanya.’ Adam menjawab, ‘Aku memilih yang kanan, wahai Rabbku.’

Kedua tangan Rabbku kanan dan penuh berkah. Kemudian Allah membentangkannya, ternyata padanya ada Adam dan keturunannya. Adam bertanya, ‘Wahai Rabb, siapa mereka?’

Allah menjawab, ‘Mereka adalah keturunanmu.’ Dan ternyata, setiap orang sudah tertulis usianya di antara kedua matanya. Dan di antara mereka, ada salah seorang yang paling bersinar wajahnya.

Adam bertanya, ‘Wahai Rabb, siapa dia?’ Allah menjawab, ‘Dia anakmu, Daud. Aku tetapkan usianya 40 tahun.’

Adam pun meminta, ‘Wahai Rabb, tambahkanlah usianya.’ Allah menjawab, ‘Aku sudah tetapkan untuknya.’

Adam meminta lagi, ‘Wahai Rabb, aku berikan 60 tahun dari (jatah) usiaku untuk dia.’ Allah berfirman, ‘Baik.’

Masih dilansir dari Republika, menurut sabda Nabi SAW. Sesudah Nabi Adam AS meminta kepada Allah SWT agar mengurangi jatah usianya 60 tahun. Jatah tersebut diberikan kepada salah seorang keturunannya yang mulia, Nabi Daud AS.

Dalam hadits riwayat at-Tirmidzi dari Abu Hurairah itu, dikisahkan sebagai berikut. “Adam kemudian ditempatkan di dalam surga, sebagaimana Allah berkehendak. Setelah itu (memakan buah dari pohon terlarang), (Adam dan Hawa) diturunkan dari surga.

Adam menghitung usianya. Lalu (setelah sekian tahun hidup di dunia), malaikat maut datang kepadanya. Adam pun berkata kepadanya, ‘Kau terburu-buru. Usiaku ditetapkan seribu tahun.’

Malaikat maut menjawab, ‘Betul, tapi kau sudah memberikan (jatah usia) 60 tahun untuk anakmu, Daud.’

Adam ingkar, keturunannya pun ingkar. Adam dibuat lupa, keturunannya pun dibuat lupa.’ Sejak saat itu, diperintahkan (oleh Allah SWT) untuk mencatat (setiap perkara) dan (mendatangkan) saksi.”

Begitulah. Sifat pelupa dan cenderung membantah ternyata sudah menjadi tabiat manusia sejak Nabi Adam AS. Untuk menghindari perbantahan tentang apa-apa yang telah diucapkan atau diperbuat manusia, maka Allah memerintahkan pencatatan dan persaksian.

Demikian syarah hadits tersebut oleh Umar Sulaiman al-Asyqar dalam kitabnya, Shahihul Qashash an-Nabawy.

Iklan Video

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Pekan Depan Wiratama Mewisudakan Mahasiswa Dua Prodi

Ternate - Pekan depan pihak yayasan Wiratama Ternate, gelar wisuda untuk dua Prodi yang sempat...

P2A Kota Ternate Mencatat Sebanyak 15 Kasus Sepanjang Tahun 2020

Ternate — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2A) Kota Ternate mencatat sebanyak 15 Kasus sepanjang...

Sejumlah Guru di Weda Keluhkan Fungsional, Kadispen : Akan Terbayar di Febuari

Weda -- Sejumlah Guru di Weda Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) mengeluhkan soal Funsional mereka yang...

Islam Digest: Ketika Nabi Adam Membantah Malaikat Maut

i-malut.com — Seluruh manusia berasal dari keluarga Nabi Adam AS dan istrinya, Hawa. Allah SWT menciptakan manusia pertama itu dan kemudian menempatkannya di dalam surga, sampai akhirnya menurunkannya ke Bumi.

Ayah umat manusia itu pernah berbuat khilaf dan lupa. Selain terkait mendekati pohon terlarang, ada perkara lainnya yang lantas menunjukkan dua perangai umum itu bagi setiap manusia.

Allah SWT telah menetapkan jatah usia Nabi Adam AS yakni seribu tahun. Namun, ada suatu kejadian yang menyebabkan jatah usia itu dikurangi sehingga menjadi 940 tahun. Semuanya atas izin Allah Ta’ala.

Di detik-detik menjelang ajal, Nabi Adam rupanya lupa akan soal pengurangan jatah usia itu, sehingga sempat mendebat sang malaikat pencabut nyawa. Kisah ini disampaikan dalam hadits Rasulullah SAW, sebagaimana diriwayatkan at-Tirmidzi dari Abu Hurairah.

Suatu ketika, Nabi Muhammad SAW bersabda kepada para sahabat beliau, “Setelah Allah menciptakan Adam, Allah mengusap punggungnya, lalu dari punggungnya jatuhlah setiap nyawa yang Allah ciptakan hingga Hari Kiamat.”

Dilansir dari Republika, Minggu (3/3), Adapun dalam riwayat dari Ibnu Abbas, dikatakan, “Sungguh Allah telah memukul bahu Adam yang sebelah kanan, maka keluarlah seluruh jiwa yang berwarna putih jernih yang tercipta sebagai penghuni surga. Allah berfirman, ‘Mereka adalah penghuni surga’. Setelah itu, Allah memukul bahu Adam yang sebelah kiri, maka keluarlah seluruh jiwa berwarna hitam yang tercipta sebagai penghuni neraka. Allah berfirman, ‘Mereka adalah penghuni neraka.’

Selanjutnya, Allah mengambil janji dari semua keturunan Adam supaya mereka beriman kepada-Nya, mengenal-Nya, dan membenarkan-Nya serta (menaati) perintah-Nya. Allah juga mengambil kesaksian atas diri mereka sendiri, maka mereka pun menyatakan beriman, membenarkan, mengenal, dan mengakui-Nya.” Riwayat itu dikutip Ibnul Qayyim al-Jauziyyah dalam kitabnya, Syifa’ul ‘Alil fi Masa’ilil Qadha wal Qadar wal Hikmah wat Ta’lil.

Dalam hadits riwayat at-Tirmidzi dari Abu Hurairah, dijelaskan bahwa “Kemudian Allah berfirman kepadanya (Adam) dengan dua tangan menggenggam, ‘Pilih mana yang kau mau di antara keduanya.’ Adam menjawab, ‘Aku memilih yang kanan, wahai Rabbku.’

Kedua tangan Rabbku kanan dan penuh berkah. Kemudian Allah membentangkannya, ternyata padanya ada Adam dan keturunannya. Adam bertanya, ‘Wahai Rabb, siapa mereka?’

Allah menjawab, ‘Mereka adalah keturunanmu.’ Dan ternyata, setiap orang sudah tertulis usianya di antara kedua matanya. Dan di antara mereka, ada salah seorang yang paling bersinar wajahnya.

Adam bertanya, ‘Wahai Rabb, siapa dia?’ Allah menjawab, ‘Dia anakmu, Daud. Aku tetapkan usianya 40 tahun.’

Adam pun meminta, ‘Wahai Rabb, tambahkanlah usianya.’ Allah menjawab, ‘Aku sudah tetapkan untuknya.’

Adam meminta lagi, ‘Wahai Rabb, aku berikan 60 tahun dari (jatah) usiaku untuk dia.’ Allah berfirman, ‘Baik.’

Masih dilansir dari Republika, menurut sabda Nabi SAW. Sesudah Nabi Adam AS meminta kepada Allah SWT agar mengurangi jatah usianya 60 tahun. Jatah tersebut diberikan kepada salah seorang keturunannya yang mulia, Nabi Daud AS.

Dalam hadits riwayat at-Tirmidzi dari Abu Hurairah itu, dikisahkan sebagai berikut. “Adam kemudian ditempatkan di dalam surga, sebagaimana Allah berkehendak. Setelah itu (memakan buah dari pohon terlarang), (Adam dan Hawa) diturunkan dari surga.

Adam menghitung usianya. Lalu (setelah sekian tahun hidup di dunia), malaikat maut datang kepadanya. Adam pun berkata kepadanya, ‘Kau terburu-buru. Usiaku ditetapkan seribu tahun.’

Malaikat maut menjawab, ‘Betul, tapi kau sudah memberikan (jatah usia) 60 tahun untuk anakmu, Daud.’

Adam ingkar, keturunannya pun ingkar. Adam dibuat lupa, keturunannya pun dibuat lupa.’ Sejak saat itu, diperintahkan (oleh Allah SWT) untuk mencatat (setiap perkara) dan (mendatangkan) saksi.”

Begitulah. Sifat pelupa dan cenderung membantah ternyata sudah menjadi tabiat manusia sejak Nabi Adam AS. Untuk menghindari perbantahan tentang apa-apa yang telah diucapkan atau diperbuat manusia, maka Allah memerintahkan pencatatan dan persaksian.

Demikian syarah hadits tersebut oleh Umar Sulaiman al-Asyqar dalam kitabnya, Shahihul Qashash an-Nabawy.

VIDEO

IKLAN

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA

FKPA-MU Gelar Aksi Peduli Kemanusiaan dan Kampanye Lingkungan

Ternate -- Forum Komunikasi Pecinta Alam Maluku Utara (FKPA-MU) gelar Aksi Galang Dana Peduli Kemanusiaan untuk masyarakat Halmahera Utara (Halut) yang tertimpa musibah banjir beberapa waktu lalu. Dalam waktu...

Ketua DPD Partai Beringin Karya Kota Ternate Minta...

Ternate -- Pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari Partai Berkarya, berbuntut pengembalian kewenangan dari BANMUS DPRD Kota Ternate ke internal Partai. Ketua DPD Partai...

Dirut RSUD Chasan Boesoirie Sebut Banyak Masyarakat yang...

Ternate -- Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie, dr. Syamsul Bahri menanggapi soal isu yang berkembang dan Asumsi negatif masyarakat terkait  Vaksinasi. Menurutnya, bicara soal vaksinasi itu sudah...

P2A Kota Ternate Mencatat Sebanyak 15 Kasus Sepanjang...

Ternate — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2A) Kota Ternate mencatat sebanyak 15 Kasus sepanjang Tahun 2020, diantaranya Kasus Penelantaraan Anak, Kekerasan Terhadap Anak, Hak Asuh Anak, Pencabulan, dan...

Inspektorat Taliabu Belum Teruskan Hasil Audit ADD dan...

Taliabu - Penaganan Kasus Audit ADD dan DD Desa Loseng Kecamatan Taliabu Timur selatan kabupaten Pulau Taliabu hingga kini belum juga diserahkan oleh pihak inspektorat ke Polres Kepulauan Sula. Berdasarkan...

Kuasa Hukum Usman-Bassam Siap Hadapi Gugatan Helmi-Ode di...

Labuha — Kuasa Hukum Usman-Bassam bersama Kantor Hukum AWK dan Partners menyatakan siap menghadapi gugatan dari Paslon Helmi-Ode dalam sidang gugatan, di Mahkamah Konstitusi (MK) yang bakal mulai digelar,...

Antisipasi Bencana Alam, Kadis BPBD Halteng Himbau Masyarakat...

Weda --  Mencermati terkait bencana alam yang menimpa dibeberapa Propinsi di indonesia beberapa waktu lalu telah, Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) menghimbau kepada Masyarakat Agar...

Komisi III DPR Setujui Listyo Sigit Prabowo Sebagai...

Jakarta -- Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry menyampaikan bahwa setelah melakukan uji kelayakan atau fit and proper test, serta mendengarkan pendapat akhir dari semua fraksi-fraksi komisi bidang...

Pekan Depan Wiratama Mewisudakan Mahasiswa Dua Prodi

Ternate - Pekan depan pihak yayasan Wiratama Ternate, gelar wisuda untuk dua Prodi yang sempat tertunda beberapa kali jadwal wisudanya. Dua Prodi tersebut yakni Prodi Menejmen informatika dan Komputer...
error: