TERPOPULER

Pemda Halsel Bakal Terapkan Sanksi Bagi Warga...

Labuha -- Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) bakal memberlakukan sanksi bagi siapa saja yang menolak Vaksin Sinovac sebagaimana ketentuan...

Terkait Aksi Protes dan Pemalangan Kantor BP2RD...

Ternate - Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate, Ahmad Yani Abdurahman menanggapi aksi protes dan...

Bupati Halsel Tolak Diwawancarai Soal Vaksinasi Sinovac,...

Labuha -- Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba menolak saat diwawancarai wartawan terkait Imunisasi Vaksin sinovac, Rabu (13/01/20). Bahrain...

Pemda Halsel Yakin Semua Masyarakat Siap Menerima...

Labuha -- Jelang kegiatan Vaksinasi Sinovak Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meyakini bahwa semua masyarakat akan menerima (bersedia) untuk...

840 Nakes di Haltim Siap di Vaksin

Maba -- 840 Tenaga Kesehatan (Nakes) lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) akan ikut Vaksinasi Covid-19 tahap pertama. Kepala...

Tahun 2021, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Haltim...

Maba -- Dinas Parwisata dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Provinsi Maluku Utara (Malut), tidak mendapatkan Dana Alokasi Khusus...

Pemda Halsel Bakal Terapkan Sanksi Bagi Warga...

Labuha -- Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) bakal memberlakukan sanksi bagi siapa saja yang menolak Vaksin Sinovac sebagaimana ketentuan...

Terkait Aksi Protes dan Pemalangan Kantor BP2RD...

Ternate - Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate, Ahmad Yani Abdurahman menanggapi aksi protes dan...

Bupati Halsel Tolak Diwawancarai Soal Vaksinasi Sinovac,...

Labuha -- Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba menolak saat diwawancarai wartawan terkait Imunisasi Vaksin sinovac, Rabu (13/01/20). Bahrain...

Pemda Halsel Yakin Semua Masyarakat Siap Menerima...

Labuha -- Jelang kegiatan Vaksinasi Sinovak Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meyakini bahwa semua masyarakat akan menerima (bersedia) untuk...

840 Nakes di Haltim Siap di Vaksin

Maba -- 840 Tenaga Kesehatan (Nakes) lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) akan ikut Vaksinasi Covid-19 tahap pertama. Kepala...

ARTIKEL TERKAIT

FUIMB Minta Kapolda Malut, Aktor Intelektual Dibalik YBSN Juga Ditangkap

|

i-malut.com, Morotai – Terkait keterangan Pers Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol Drs. Suroto, soal penetapan tersangka penanggung jawab Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN), Grace Dedana, yang diduga melakukan pemalsuan dokumen dan penipuan, terhadap sejumlah kegiatannya di Kabupaten Pulau Morotai.

Sementara, dugaan pembabtisan bagi ratusan siswa muslim se-kota daruba di pantai Army Dock Nepebest, sehingga di sahadatkan kembali oleh ketua MUI Morotai Hi Arsad Hayya, ditaman kota daruba, rabu 27 Februari 2019 lalu, pihak polisi masih membutuhkan saksi ahli hukum agama seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk membuktikan kebenarannya.

“Tersangka (GD) dikenakan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Dokumen Surat Menyurat.” ungkap Kapolda Suroto, disejumlah media Online Maluku Utara, Jum’at 8 maret 2019

Untuk itu, kini Front Umat Islam Morotai Bersatu (FUIMB) menanggapi keterangan pers Kapolda Malut yang dipublis di sejumlah media Online tersebut. Pengurus FUIMB, Mustafa Lasidji, SH. MH, mengirim rilis secara elektronik, minggu 10 Maret 2019, menegaskan bahwa laporan Polisi terkait kegiatan Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN) di Pantai Army Dock pada 21 Februari 2019 lalu, Sesuai hasil investigasi dari Front Umat Islam Morotai Bersatu, Ada tiga hal mendasar yang menjadi objek pelaporan mereka, yang harus diseriusi pihak Polda Malut, antara lain ;

Pertama, Adanya atribut keagamaan ataupun simbol-simbol yang tidak sesuai dengan tema kegiatan pada Karnaval Merah Putih telah menyalahi Keputusan Menteri Agama Nomor 70/1978, tentang Penyiaran Agama

Kedua, Adanya pembaiatan secara massal bagi anak-anak muslim yang dipandu oleh pengarah/panitia yang menjurus pada KEMUSYRIKAN dan KESESATAN, melalui kata-kata ;

  • KAMI MENAHAN BENCANA
  • KAMI MENOLAK BENCANA DARI LAUT
  • KAMI YAKIN INDONESIA DISELAMATKAN

Dan ketiga, Adapun konten maupun seluruh prosesi acara dalam kegiatan Karnaval Merah Putih sesungguhnya adalah ritual dari PERJANJIAN PELANGI, yang mereka yakini dan bermakna PENYEMBAHAN DAN PERSEMBAHAN, sehingga anak-anak muslim adalah korban dari upaya meyakinankan doktrin agama kristen melalui praktek-praktek terselubung dengan metode SUBLIMINAL MASSAGE, melalui lagu, gambar atau simbol.

Dari tiga point diatas, Tegas Mustafa, maka FUIMB sangat berharap kepada Kapolda Maluku Utara, agar kasus ini tidak hanya berhenti pada pimpinan YBSN, Grace Dedana. Namun, aktor Intelektualnya serta pihak-pihak terkait yang memiliki andil hingga terlaksananya kegiatan dimaksud, sangat penting untuk diproses secara hukum.

Dikatakan, karena ulah dari Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN) terhadap ratusan anak-anak muslim, membuat mereka masih trauma psikologinya sampai saat ini, walaupun telah di islamkan kembali oleh ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pulau Morotai.

“Tujuan dari FUIMB ingatkan tiga hal tersebut ke Polisi, ini dimaksudkan untuk menjamin supremasi hukum dan terpeliharannya kerukunan antar umat beragama,” Pintanya mengakhiri.

Iklan Video

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Pemda Halsel Yakin Semua Masyarakat Siap Menerima Vaksin Sinovak

Labuha -- Jelang kegiatan Vaksinasi Sinovak Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), meyakini bahwa semua masyarakat...

Kadispen Halteng Resmi Sanggar Buro-Buro SMPN 25

Weda -- Kepala Dinas Pendidikan Ahmad Rakib meresmikan Sanggar Buro-Buro SMP Negeri 25 Kabupaten Halmahera...

BPS Kota Ternate : Tahun 2021 Pelaksanaan SP Lebih Lengkap

Ternate -- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Ternate saat ini masih fokus memvalidasi data Sensus...

FUIMB Minta Kapolda Malut, Aktor Intelektual Dibalik YBSN Juga Ditangkap

i-malut.com, Morotai – Terkait keterangan Pers Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol Drs. Suroto, soal penetapan tersangka penanggung jawab Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN), Grace Dedana, yang diduga melakukan pemalsuan dokumen dan penipuan, terhadap sejumlah kegiatannya di Kabupaten Pulau Morotai.

Sementara, dugaan pembabtisan bagi ratusan siswa muslim se-kota daruba di pantai Army Dock Nepebest, sehingga di sahadatkan kembali oleh ketua MUI Morotai Hi Arsad Hayya, ditaman kota daruba, rabu 27 Februari 2019 lalu, pihak polisi masih membutuhkan saksi ahli hukum agama seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk membuktikan kebenarannya.

“Tersangka (GD) dikenakan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Dokumen Surat Menyurat.” ungkap Kapolda Suroto, disejumlah media Online Maluku Utara, Jum’at 8 maret 2019

Untuk itu, kini Front Umat Islam Morotai Bersatu (FUIMB) menanggapi keterangan pers Kapolda Malut yang dipublis di sejumlah media Online tersebut. Pengurus FUIMB, Mustafa Lasidji, SH. MH, mengirim rilis secara elektronik, minggu 10 Maret 2019, menegaskan bahwa laporan Polisi terkait kegiatan Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN) di Pantai Army Dock pada 21 Februari 2019 lalu, Sesuai hasil investigasi dari Front Umat Islam Morotai Bersatu, Ada tiga hal mendasar yang menjadi objek pelaporan mereka, yang harus diseriusi pihak Polda Malut, antara lain ;

Pertama, Adanya atribut keagamaan ataupun simbol-simbol yang tidak sesuai dengan tema kegiatan pada Karnaval Merah Putih telah menyalahi Keputusan Menteri Agama Nomor 70/1978, tentang Penyiaran Agama

Kedua, Adanya pembaiatan secara massal bagi anak-anak muslim yang dipandu oleh pengarah/panitia yang menjurus pada KEMUSYRIKAN dan KESESATAN, melalui kata-kata ;

  • KAMI MENAHAN BENCANA
  • KAMI MENOLAK BENCANA DARI LAUT
  • KAMI YAKIN INDONESIA DISELAMATKAN

Dan ketiga, Adapun konten maupun seluruh prosesi acara dalam kegiatan Karnaval Merah Putih sesungguhnya adalah ritual dari PERJANJIAN PELANGI, yang mereka yakini dan bermakna PENYEMBAHAN DAN PERSEMBAHAN, sehingga anak-anak muslim adalah korban dari upaya meyakinankan doktrin agama kristen melalui praktek-praktek terselubung dengan metode SUBLIMINAL MASSAGE, melalui lagu, gambar atau simbol.

Dari tiga point diatas, Tegas Mustafa, maka FUIMB sangat berharap kepada Kapolda Maluku Utara, agar kasus ini tidak hanya berhenti pada pimpinan YBSN, Grace Dedana. Namun, aktor Intelektualnya serta pihak-pihak terkait yang memiliki andil hingga terlaksananya kegiatan dimaksud, sangat penting untuk diproses secara hukum.

Dikatakan, karena ulah dari Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN) terhadap ratusan anak-anak muslim, membuat mereka masih trauma psikologinya sampai saat ini, walaupun telah di islamkan kembali oleh ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pulau Morotai.

“Tujuan dari FUIMB ingatkan tiga hal tersebut ke Polisi, ini dimaksudkan untuk menjamin supremasi hukum dan terpeliharannya kerukunan antar umat beragama,” Pintanya mengakhiri.

VIDEO

IKLAN

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA

Ketum HPMWB Tegaskan PT. STS Jangan Main-main Soal...

Maba -- Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Wilayah Buli (HPMWB) sebut perusahaan tambang PT. STS yang beroperasi di wilayah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) masih mengunakan analisis dampak lingkungan (Amdal)...

Awal Februari HPMPG-MU Gelar Pelantikan Pengurus di Pulau...

Weda - Himpunan Pelajar Mahasiswa Pulau Gebe Maluku Utara (HPMPG-MU) berencana pada awal Febuari nanti akan menggelar pelantikan pengurus,bertempat di Kecamatan pulau Gebe kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Ketua panitia pelantikan,...

Sejumlah Guru di Weda Keluhkan Fungsional, Kadispen :...

Weda -- Sejumlah Guru di Weda Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) mengeluhkan soal Funsional mereka yang belum dibayarkan oleh pemerintah daerah (Pemda) selama tiga bulan terakhir ini. Kepada i-malut.com, Jum'at (15/01),...

Terkait Aksi Protes dan Pemalangan Kantor BP2RD Ternate,...

Ternate - Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate, Ahmad Yani Abdurahman menanggapi aksi protes dan pemalangan kantor oleh Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan pegawai Aparatur...

Kapolda Malut Pimpin Upacara Penyambutan dan Penghantaran Operasi...

Ternate -- Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K, pagi tadi memimpin secara langsung Upacara Penyambutan Brimob Nusantara BKO Polda Papua serta Pengantaran Operasi Satgas Amole...

Awali Aktifitas tahun 2021, Disketpang gelar Do’a bersama...

Sanana -- Mengawali aktivitas Tahun 2021 Dinas Ketahanan Pangan (Disketpang) Pemkab. Kepulauan Sula (Kepsul) menggelar Do'a bersama. Do'a bersama ini dibawakan oleh Imam dan Hakim Sara Desa Pohea dan di...

Ketua Komisi III DPRD Halteng, Aswar Salim :...

Weda -- Aswar Salim S.IP yang merupakan ketua komisi III Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Fraksi partai Golongan karya (Golkar) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) ini mengaku dirinya siap Divaksinkan. Pada...

Wujudkan Komitmen Peningkatan Kinerja, Kanwil Kemenag Malut Gelar...

Sofifi -- Sebagai perwujudan Komitmen, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara (Malut) dalam meningkatkan integritas, akuntabilitas, transparansi, dan kinerja aparatur negaranya, Kamis (14/01) tadi melalui Fungsi Sub Bagian...

Dinas PTSP Haltim Dapat Kucuran DAK Tahun 2021

Maba -- Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Provinsi Maluku Utara (Malut) melalui Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) mendapatkan kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021 sebesar Rp 390...
error: