POPULER

Merasa dicemarkan, Ketua Milineal HT Polisikan Akun...

Sanana -- Iksan Umasugi, Ketua Pemuda Milineal HT melaporkan Akun FB Sulabesi Biahifa kerena merasa dicemarkan namanya melalui Media...

Diduga Unprosedural, Rekomendasi SPBU Kompak CV. Sumayyah...

Sanana -- Buntut dibatalkannya Rekomendasi SPBU Kompak yang terletak di Desa Wainib-Kec. Sulabesi Selatan, dikarenakan Owner CV. Sumayyah Nur...

Sekda Syafrudin Sapsuha hadiri peninjauan lokasi Pembangunan...

Sanana -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Syafrudin Sapsuha menghadiri acara peninjauan lokasi Pembangunan Lembaga Pendidikan Ma'arif-NU...

Artikel Terkait

Islam Digest: Perempuan Penopang Peradaban

|

i-malut.com — Banyak peran yang dimainkan perempuan. Tak hanya langsung terjun mendalami pengetahuan, tetapi ada di antara mereka yang membuka jalan bagi berkembangnya tradisi keilmuan. Misalnya, Fatima Al Fehri. Ia memainkan peran penting dalam mengembangkan peradaban dan budaya.

Fatima ikut bermigrasi dengan ayahnya, Mohamed Al Fehri, dari Kairouan, Tunisia, ke Fez. Ia tumbuh bersama saudara perempuannya dalam sebuah tradisi keilmuan yang sangat kental, termasuk dalam mempelajari hadis dan fikih. Pada masa berikutnya, ia mendapatkan warisan harta yang berlimpah dari ayahnya.

Tak ada yang sia-sia dari uang warisan itu. Fatimah memanfaatkannya untuk membangun sebuah masjid bagi komunitasnya, yaitu Masjid Qarawiyin. Masjid yang dibangun pada 859 Masehi dan diyakini sebagai yang tertua di dunia digunakan pula sebagai universitas.

Mahasiswa dari seantero dunia banyak berdatangan ke sana untuk menimba ilmu tentang astronomi, bahasa, dan sains. Melalui universitas tersebut, angka Arab kian dikenal dan banyak digunakan di Eropa. Fatima telah melakukan langkah penting memajukan peradaban dan pendidikan.

Dilansir dari Republika, Jumat (22/3), Perempuan lainnya adalah Dhayfa Khatun. Ia merupakan istri penguasa Aleppo, Suriah, Al Zahir Ghazi. Ayahnya adalah Raja Al Adel, saudara laki-laki Salahuddin Al Ayyubi. Dengan kekuasaan dan kekayaannya, ia mewujud menjadi seorang penderma.

Sebuah yayasan ia bentuk untuk memberikan bantuan kepada para fakir miskin. Ia pun memberi dukungan dana bagi para saintis. Untuk memajukan pendidikan di wilayahnya, ia mendirikan dua lembaga pendidikan, yaitu Al Firdaous, sekolah yang khusus didirikan untuk kajian studi Islam dan hukum Islam.

Lokasi Al Firdaous berada di dekat Bab Al Makam, Aleppo. Sekolah tersebut memiliki tujuh unit bangunan, termasuk aula tempat tinggal para siswa dan sebuah masjid. Sementara itu, lembaga pendidikan lainnya adalah Khankah yang digunakan untuk studi syariah dan bidang lainnya.

Di Turki, ada Hurrem Sultan yang lahir pada 1500 Masehi. Ia merupakan istri penguasa Turki Usmani, Suleyman Agung. Selama hidupnya, ia fokus pada kegiatan sosial dan pendirian sejumlah lembaga, termasuk sebuah kompleks masjid di Istanbul dan kompleks Haseki Kulliye.

Kompleks Kulliye ini terdiri atas sebuah bangunan masjid, madrasah, sekolah, dan dapur umum. Ia pun membangun cifte hamam, pemandian yang memiliki bagian untuk perempuan dan laki-laki, dua sekolah, dan sebuah rumah sakit khusus perempuan.

Di Makkah, ia membangun empat sekolah, sedangkan di Yerusalem dibangun satu sekolah. Hurrem Sultan meninggal dunia pada April 1558 dan dimakamkan di pemakaman Masjid Suleymaniye.

Video Pesan Layanan Masyarakat

BERITA LAINNYA

DK Tahap I Cair, Kelurahan Gamalama dahulukan Program Pemberdayaan

Ternate -- Dana Kelurahan (DK) Tahap I tahun 2020 Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate,...

Dir Pamobvit Polda Malut dan Tiga Kapolres Berganti

Ternate -- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengeluarkan Surat Telegram (ST) tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan...

Akibat Covid-19, Pegadaian Syariah Ternate Batasi Penyaluran Kredit Fidusia

Ternate -- Pegadaian Syariah Cabang Kota Ternate di tahun 2020 ini membatasi penyaluran khususnya pada...

Islam Digest: Perempuan Penopang Peradaban

|

i-malut.com — Banyak peran yang dimainkan perempuan. Tak hanya langsung terjun mendalami pengetahuan, tetapi ada di antara mereka yang membuka jalan bagi berkembangnya tradisi keilmuan. Misalnya, Fatima Al Fehri. Ia memainkan peran penting dalam mengembangkan peradaban dan budaya.

Fatima ikut bermigrasi dengan ayahnya, Mohamed Al Fehri, dari Kairouan, Tunisia, ke Fez. Ia tumbuh bersama saudara perempuannya dalam sebuah tradisi keilmuan yang sangat kental, termasuk dalam mempelajari hadis dan fikih. Pada masa berikutnya, ia mendapatkan warisan harta yang berlimpah dari ayahnya.

Tak ada yang sia-sia dari uang warisan itu. Fatimah memanfaatkannya untuk membangun sebuah masjid bagi komunitasnya, yaitu Masjid Qarawiyin. Masjid yang dibangun pada 859 Masehi dan diyakini sebagai yang tertua di dunia digunakan pula sebagai universitas.

Mahasiswa dari seantero dunia banyak berdatangan ke sana untuk menimba ilmu tentang astronomi, bahasa, dan sains. Melalui universitas tersebut, angka Arab kian dikenal dan banyak digunakan di Eropa. Fatima telah melakukan langkah penting memajukan peradaban dan pendidikan.

Dilansir dari Republika, Jumat (22/3), Perempuan lainnya adalah Dhayfa Khatun. Ia merupakan istri penguasa Aleppo, Suriah, Al Zahir Ghazi. Ayahnya adalah Raja Al Adel, saudara laki-laki Salahuddin Al Ayyubi. Dengan kekuasaan dan kekayaannya, ia mewujud menjadi seorang penderma.

Sebuah yayasan ia bentuk untuk memberikan bantuan kepada para fakir miskin. Ia pun memberi dukungan dana bagi para saintis. Untuk memajukan pendidikan di wilayahnya, ia mendirikan dua lembaga pendidikan, yaitu Al Firdaous, sekolah yang khusus didirikan untuk kajian studi Islam dan hukum Islam.

Lokasi Al Firdaous berada di dekat Bab Al Makam, Aleppo. Sekolah tersebut memiliki tujuh unit bangunan, termasuk aula tempat tinggal para siswa dan sebuah masjid. Sementara itu, lembaga pendidikan lainnya adalah Khankah yang digunakan untuk studi syariah dan bidang lainnya.

Di Turki, ada Hurrem Sultan yang lahir pada 1500 Masehi. Ia merupakan istri penguasa Turki Usmani, Suleyman Agung. Selama hidupnya, ia fokus pada kegiatan sosial dan pendirian sejumlah lembaga, termasuk sebuah kompleks masjid di Istanbul dan kompleks Haseki Kulliye.

Kompleks Kulliye ini terdiri atas sebuah bangunan masjid, madrasah, sekolah, dan dapur umum. Ia pun membangun cifte hamam, pemandian yang memiliki bagian untuk perempuan dan laki-laki, dua sekolah, dan sebuah rumah sakit khusus perempuan.

Di Makkah, ia membangun empat sekolah, sedangkan di Yerusalem dibangun satu sekolah. Hurrem Sultan meninggal dunia pada April 1558 dan dimakamkan di pemakaman Masjid Suleymaniye.

Video Pesan Layanan Masyarakat

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Aktivis IMM Malut ingatkan Kades dan BPD terkait...

Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan Tertinggi ditingkat Desa. Sekaligus sebagai Pusat Administrasi ditingkat Desa, dan Desa salah...

3 Fraksi Menerima dan Menyetujui serta Mengapresiasi Capaian...

Sanana -- Lagi-lagi F-Golkar memilih Abstain pada Sidang Paripurna Penyampaian pendapat Akhir Fraksi-Fraksi DPRD Kepsul atas Ranperda Pertanggungjawaban dan Pelaksanaan APBD Th. 2019 dan Ranperda Tentang BUMD Inovasi Sula....

Dir Pamobvit Polda Malut dan Tiga Kapolres Berganti

Ternate -- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengeluarkan Surat Telegram (ST) tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan dilingkungan Polri sesuai ST tertanggal 03 Agustus 2020 yang ditanda tangani As SDM Kapolri...

Cuaca Laut Masih Kondusif, Kapos Sahabandar : Tidak...

Ternate -- Petugas Sahabandar Pelabuhan Bastiong tidak melakukan perubahan jadwal keberangkatan kapal pada semua rute, meski BMKG Kota Ternate telah menyampaikan hasil ramalan cuaca terkini. Kepala Pos Sahabandar Pelabuhan Bastiong...

Akibat Covid-19, Pegadaian Syariah Ternate Batasi Penyaluran Kredit...

Ternate -- Pegadaian Syariah Cabang Kota Ternate di tahun 2020 ini membatasi penyaluran khususnya pada produk kredit berbasis Fidusia. Pasalnya dampak dari Pandemi Covid-19 mempengaruhi kemampuan masyarakat dalam hal...

Diduga Unprosedural, Rekomendasi SPBU Kompak CV. Sumayyah Nur...

Sanana -- Buntut dibatalkannya Rekomendasi SPBU Kompak yang terletak di Desa Wainib-Kec. Sulabesi Selatan, dikarenakan Owner CV. Sumayyah Nur Meccah Sdr. Rahmat melakukan Unprosedural Administrasi atau melakukan pemberkasan yang...

Cuaca Buruk, Dua Nelayan Tenggelam, Basarnas Kota Ternate...

Ternate -- Tim Rescue Basarnas Kota Ternate Pagi tadi sekitar pukul 08.55 WIT, mengevakuasi dua nelayan yang tenggelam akibat dihantam gelombang. Proses evakusi itu dilakukan setelah Basarnas Kota Ternate...

DK Tahap I Cair, Kelurahan Gamalama dahulukan Program...

Ternate -- Dana Kelurahan (DK) Tahap I tahun 2020 Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara telah dicairkan. DK tersebut bakal dipergunakan untuk melaksanakan program pemberdayaan bidang...

Sekda Syafrudin Sapsuha hadiri peninjauan lokasi Pembangunan LP....

Sanana -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Syafrudin Sapsuha menghadiri acara peninjauan lokasi Pembangunan Lembaga Pendidikan Ma'arif-NU Kepsul di Desa Wailau-Kec. Sanana. Acara yang digelar oleh Keluarga...