TERPOPULER

Dr. Muh. Nasir S. Tamalene : IKA...

Ternate -- Universitas Nahdatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) bakal segera hadir di Provinsi Maluku Utara. Kampus tersebut akan hadir...

HMI Cabang Ternate Minta PT. NHM Hentikan...

Ternate -- Covid-19 saat ini menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat. Hal itulah yang membuat Pemerintah hadir dengan...

MAN I Halsel Buka Pendaftaran Guru Honorer,...

Halsel -- Madrasah Aliyah Negeri I Halmahera Selatan (MAN I HAL-SEL) membuka lowongan bagi tenaga pendidik baru (Guru Honorer)...

Bupati Halsel Dianggap Remehkan Surat Edaran Mendagri

Labuha — Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dianggap telah meremehkan edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn.)...

Ketua DPD Partai Beringin Karya Kota Ternate...

Ternate -- Pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari Partai Berkarya, berbuntut pengembalian kewenangan...

Amar Manaf : 2021 Sebagai Tahun Penguatan...

Sofifi -- Sebanyak 68 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara menerima SK PCPNS di Aula...

Dr. Muh. Nasir S. Tamalene : IKA...

Ternate -- Universitas Nahdatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) bakal segera hadir di Provinsi Maluku Utara. Kampus tersebut akan hadir...

HMI Cabang Ternate Minta PT. NHM Hentikan...

Ternate -- Covid-19 saat ini menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat. Hal itulah yang membuat Pemerintah hadir dengan...

MAN I Halsel Buka Pendaftaran Guru Honorer,...

Halsel -- Madrasah Aliyah Negeri I Halmahera Selatan (MAN I HAL-SEL) membuka lowongan bagi tenaga pendidik baru (Guru Honorer)...

Bupati Halsel Dianggap Remehkan Surat Edaran Mendagri

Labuha — Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dianggap telah meremehkan edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn.)...

Ketua DPD Partai Beringin Karya Kota Ternate...

Ternate -- Pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari Partai Berkarya, berbuntut pengembalian kewenangan...

ARTIKEL TERKAIT

Suwito Nilai Pemkab Halbar Mampu Tekan Angka Kemiskinan

|

i-malut.com, Jailolo – Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Suwito mengaku, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) masih dalam kategori baik. Bahkan, jika dibandingkan dari tahun 2013 hingga tahun 2018, angka kemiskinan di Halbar menurun, karena di tahun 2013 angka kemiskinan mencapai 10,58 persen, tapi disaat kepemimpinan Bupati Danny Missy sejak tahun 2016 hingga 2018 angka kemiskinan menurun menjadi 9,90 persen.

Menurut Suwito, jumlah kemiskinan di Halbar pada tahun 2018 sebesar 9,9 ribu jiwa dengan garis kemiskinan berada di urutan ke 7. Jumlah ini berada pada ranking ke 2 dari seluruh Kabupaten/Kota yang berada diwilayah Provinsi Maluku Utara. Sementara ranking ke-1 atau jumlah penduduk miskin terbanyak ditempati oleh Halmahera Timur dengan Jumlah Penduduk Miskin mencapai 13.62 ribu Jiwa.

Namun demikian, jika dilihat dari kemampuan Kab/Kota dalam usaha menurunkan angka kemiskinan, kata Suwito, Kabupaten Halbar berada pada rangking ke 8 sehingga jumlah pertumbuhan angka penduduk miskin di Halbar hanya sebesar 0,06 ribu jiwa.

“Ini berarti dapat di justifikasi kinerja kabupaten Halmahera Barat dalam menekan angka kemiskinan dinilai masih cukup baik. Kinerja yang dinilai belum maksimal dalam menekan angka kemiskinan justru berada di Kota Tidore Kepulauan, hal ini karena peningkatan penduduk miskin di Kota Tidore Kepulauan berada pada angka paling besar yakni mencapai 0,43 ribu Orang,” katanya.

Lanjutnya, apabila dilihat dari tingkat Kedalaman penduduk miskin, kata Suwito, Halbar berada pada ranking ke-3, dengan rangking perubahan ke 5. Sementara ranking ke-1 untuk tingkat kedalaman penduduk miskin berada di Haltim. Ini artinya menggambarkan bahwa Pemkab Halbar mampu menahan laju pertumbuhan kedalaman kemiskinan. Justifikasi ini didasarkan pada perbandingan antar kemampuan kab/kota dalam menahan laju pertumbuhan tingkat kedalaman kemiskinan dimasing-masing wilayah. Data menunjukan bahwa tingkat kedalaman kemiskinan ke-1 terletak di Kabupaten Halmahera Timur dengan pertumbuhan tingkat kedalaman sebesar 1,55 persen.

“Apabila dilihat dari gini rasio, maka Halbar saat ini gini rasionya berada pada ranking ke 6 dengan tingkat perbaikan sebesar 0,02 persen atau ranking ke 2 dari seluruh kabupaten/Kota yang berada di wilayah Provinsi Maluku Utara,” jelasnya.

Dengan begitu, lanjut Suwito, berdasarkan pada data tersebut maka kinerja Pemkab Halbar dalam memperkecil kesenjangan antara yang kaya dan miskin berada pada kategori baik. Maka kesimpulannya adalah kinerja Pemkab Halbar terkait dengan pengelolaan kemiskinan berada pada kategori baik.

“Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Jadi Penduduk Miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran perkapita perbulan dibawah garis kemiskinan,” katanya.

Suwito menjelaskan, Indeks Kedalaman Kemiskinan (Poverty Gap Index-P1), merupakan ukuran rata-rata kesenjangan pengeluaran masing-masing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan. Semakin tinggi nilai indeks, semakin jauh rata-rata pengeluaran penuduk dari garis kemiskinan.

“Indeks Keparahan Kemiskinan (Proverty Severity Index-P2) memberikan gambaran mengenai penyebaran pengeluaran diantara penduduk miskin. Semakin tinggi nilai indeks, semakin tinggi ketimpangan pengeluaran diantara penduduk miskin,” pungkasnya.

Red/Rep : Alan

Iklan Video

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Dinas P2A Kota Ternate Bakal Kawal Kasus Pemerkosaan Tiga Pelajar Hingga Tuntas

Ternate -- Kasus pemorkasan yang terjadi terhadap 3 korban yang diketahui adalah pelajar salah satu...

Hari Ini, LLDIKTI Wilayah XII Lakukan Visitasi Kampus UNUTARA

Ternate -- Hari Ini Sabtu (23/01), Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII, lakukan Visitasi...

Amar Manaf : 2021 Sebagai Tahun Penguatan Kinerja ASN

Sofifi -- Sebanyak 68 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara menerima...

Suwito Nilai Pemkab Halbar Mampu Tekan Angka Kemiskinan

i-malut.com, Jailolo – Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Suwito mengaku, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) masih dalam kategori baik. Bahkan, jika dibandingkan dari tahun 2013 hingga tahun 2018, angka kemiskinan di Halbar menurun, karena di tahun 2013 angka kemiskinan mencapai 10,58 persen, tapi disaat kepemimpinan Bupati Danny Missy sejak tahun 2016 hingga 2018 angka kemiskinan menurun menjadi 9,90 persen.

Menurut Suwito, jumlah kemiskinan di Halbar pada tahun 2018 sebesar 9,9 ribu jiwa dengan garis kemiskinan berada di urutan ke 7. Jumlah ini berada pada ranking ke 2 dari seluruh Kabupaten/Kota yang berada diwilayah Provinsi Maluku Utara. Sementara ranking ke-1 atau jumlah penduduk miskin terbanyak ditempati oleh Halmahera Timur dengan Jumlah Penduduk Miskin mencapai 13.62 ribu Jiwa.

Namun demikian, jika dilihat dari kemampuan Kab/Kota dalam usaha menurunkan angka kemiskinan, kata Suwito, Kabupaten Halbar berada pada rangking ke 8 sehingga jumlah pertumbuhan angka penduduk miskin di Halbar hanya sebesar 0,06 ribu jiwa.

“Ini berarti dapat di justifikasi kinerja kabupaten Halmahera Barat dalam menekan angka kemiskinan dinilai masih cukup baik. Kinerja yang dinilai belum maksimal dalam menekan angka kemiskinan justru berada di Kota Tidore Kepulauan, hal ini karena peningkatan penduduk miskin di Kota Tidore Kepulauan berada pada angka paling besar yakni mencapai 0,43 ribu Orang,” katanya.

Lanjutnya, apabila dilihat dari tingkat Kedalaman penduduk miskin, kata Suwito, Halbar berada pada ranking ke-3, dengan rangking perubahan ke 5. Sementara ranking ke-1 untuk tingkat kedalaman penduduk miskin berada di Haltim. Ini artinya menggambarkan bahwa Pemkab Halbar mampu menahan laju pertumbuhan kedalaman kemiskinan. Justifikasi ini didasarkan pada perbandingan antar kemampuan kab/kota dalam menahan laju pertumbuhan tingkat kedalaman kemiskinan dimasing-masing wilayah. Data menunjukan bahwa tingkat kedalaman kemiskinan ke-1 terletak di Kabupaten Halmahera Timur dengan pertumbuhan tingkat kedalaman sebesar 1,55 persen.

“Apabila dilihat dari gini rasio, maka Halbar saat ini gini rasionya berada pada ranking ke 6 dengan tingkat perbaikan sebesar 0,02 persen atau ranking ke 2 dari seluruh kabupaten/Kota yang berada di wilayah Provinsi Maluku Utara,” jelasnya.

Dengan begitu, lanjut Suwito, berdasarkan pada data tersebut maka kinerja Pemkab Halbar dalam memperkecil kesenjangan antara yang kaya dan miskin berada pada kategori baik. Maka kesimpulannya adalah kinerja Pemkab Halbar terkait dengan pengelolaan kemiskinan berada pada kategori baik.

“Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Jadi Penduduk Miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran perkapita perbulan dibawah garis kemiskinan,” katanya.

Suwito menjelaskan, Indeks Kedalaman Kemiskinan (Poverty Gap Index-P1), merupakan ukuran rata-rata kesenjangan pengeluaran masing-masing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan. Semakin tinggi nilai indeks, semakin jauh rata-rata pengeluaran penuduk dari garis kemiskinan.

“Indeks Keparahan Kemiskinan (Proverty Severity Index-P2) memberikan gambaran mengenai penyebaran pengeluaran diantara penduduk miskin. Semakin tinggi nilai indeks, semakin tinggi ketimpangan pengeluaran diantara penduduk miskin,” pungkasnya.

Red/Rep : Alan

VIDEO

IKLAN

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA

DPMD Halteng Gelar Kegiatan Program Singkronisasi APBDes

Weda -- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Rabu (27/01) Siang tadi mengelar kegiatan Program Sinnkronisasi Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes). Kegiatan tersebut bertempat di kantor DPMD kabupaten Halmahera...

Februari, Vaksinasi Tenaga Kesehatan Kota Ternate Selesai, Lanjut...

Ternate - Imunisasi vaksin C-19 di Kota Ternate khususnya bagi tenaga kesehatan (medis) akan berakhir pada febuari 2021 mendatang. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Ternate Nurbaiti Rajabessy, ketika dikonfirmasi awak...

Soal Imunisasi Vaksin C-19, Pemda Halbar Masih Dalam...

Halbar -- Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara (Malut), masih dalam tahapan proses persiapan untuk penyuntikan Vaksin Sinovak tahap pertama. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Halmahera Barat (Halbar)...

PC IKA PMII Halsel Gelar Rapat Kerja Perdana...

Ternate -- Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Halmahera Selatan (PC IKA PMII Halsel) periode 2020-2025, gelar Rapat Kerja (Raker) perdana, dengan tema, "Membangun Sinergitas IKA PMII...

Delapan Desa se-Kecamatan Weda Selatan Halteng Gelar Musrembang

Weda -- Delapan desa se-Kecamatan Weda Selatan Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Selasa (26/01) siang tadi menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa. Delapan desa tersebut yakni Desa Loleo, Aer...

Etihad FC Kemenag Malut Taklukkan Dispora Provinsi FC...

Sofifi -- Friendly Match antara Tim Etihad FC-Kanwil Kemenag Malut vs Dispora Malut FC, Selasa (26/01) sore tadi di Stadion Bukit Durian Sofifi, berakhir dengan skor 4 : 2...

Dinas P2A Kota Ternate Bakal Kawal Kasus Pemerkosaan...

Ternate -- Kasus pemorkasan yang terjadi terhadap 3 korban yang diketahui adalah pelajar salah satu SMU di kota Tidore Kepulauan mendapat perhatian serius dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak...

Menunggak Anggsuran Listrik, Lampu di Pasar Ikan Higienis...

Ternate -- Pihak PLN Kota Ternate, Selasa (26/01) pagi tadi melakukan pemutusan aliran Listrik di Pasar Ikan Higienis, Kelurahan Gamalama, Kota Ternate Tengah. Pasalnya, Pasar Ikan Higienis tersebut menunggak...

PT. IHB gelar Rapat Evaluasi Program PPM Libatkan...

Halut -- Kebijakan PT. NHM beberapa tahun terakhir ini banyak memunculkan polimik dikalangan masyarakat, khususnya masyarakat lingkat tambang, yakni Kec. Kao dan Kec. Malifut Kab. Halmahera Utara. Pasalnya, setiap kebijakan...