Artikel Terkait

Masyarakat Palang Kantor Desa Pantura Jaya Terkait Dugaan Korupsi DD dan ADD Tahun 2017 Sampai 2019

i-malut.com, Weda – Kantor Desa Pantura Jaya, Kecamatan Patani Utara, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara, Selasa (23/7/2019) kemarin dipalang masyarakat setempat. Hal itu dikarenakan Kepala Desa Panturan Jaya, JJ dinilai tidak terbuka dalam mengelola Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun anggaran tahun 2017, 2018, 2019.

“Kami masyarakat tidak respon dengan pengadaan bodi dan mesin bekas dengan harga Rp 150 juta. Kami juga berharap harus sesuai dengan hasil pleno pemberdayaan (RKPDes-red),” ungkap Habibi mewakili masyarakat Pantura Jaya kepada wartawan minggu (28/7/2019).

Habibi merasa heran dengan harga bodi bekas yang mencapai Rp 150 juta itu, seraya meminta penyidik untuk segera menyelidiki bodi serta mesinnya.

Tak hanya itu, masyarakat Pantura Jaya juga meminta agar JJ dinonaktifkan sebagai Kades, karena dirinya dinilai tak mampu mengelola uang desa dengan baik dan secara terbuka.

Kemudian, ia (Kades-red) tidak diperkenankan untuk melakukan pencairan ADD dan DD tahap dua tahun anggaran 2019.

“Palang bisa dibuka, dengan syarat. Pertama, Kades diberhentikan. Kedua, meminta kepada pihak Kecamatan untuk tidak memberikan rekomendasi pencairan ADD/DD tahap dua,” pungkas Habibi.

Disisi lain, H selaku Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Pantura Jaya, dinilai bersekutu dengan JJ untuk melenyapkan dana Bumdes selama periode mereka menjabat.

“Kami minta kepada H agar segera mempertanggungjawabkan dana BUMDes yang selama ini dia kelola. Kami duga dia (H) kerja sama dengan Kades untuk menggelapkan dana Bumdes,” sambung Habibi.

Permintaan tersebut akhirnya dipenuhi oleh Camat Patani Utara, Edi Muhammad. Dirinya membenarkan bahwa sementara ini JJ telah diberhentikan sementara dari kades. Camat juga tak akan memberikan rekomendasi pencairan dana desa tahap dua 2019.

“Kami merespon tuntutan masyarakat Pantura Jaya kemarin. Dan tuntutan itu sudah kami sampaikan ke Asisten satu, selanjutnya akan disampaikan ke Wakil Bupati dan Bupati,” katanya.

Sembari mengatakan, “Saat ini Kades tidak lagi berkantor. Dan kami tidak akan memberikan rekomendasi pencairan dana desa tahap dua. H juga harus menyelesaikan pertanggungjawaban dana BUMDes yang selama ini ia kelola,” tegas Edi.

BERITA LAINNYA

Mantum HMI 2015-2016 Himbau, Unjuk Rasa di Sula agar berbasis Fakta dan Data

Sanana - Maraknya penyampaian pendapat di muka umum yang tidak dibarengi oleh Fakta dan Data...

Jaga Zona Hijau, Tim Gustu Pultab Lakukan Rapid Test pada Penumpang

Bobong - Tim Gustu Covid-19 Pultab hari ini, Jum’at (26/06) melakukan peyemprotan cairan desinfektan pada...

Bincang Santai dengan Kadis Pertanian Kepsul, Ahmad Idris Baguna

Sanana - Kali ini pewarta i-malut.com Biro Sula melakukan wawancara eksklusif dengan Narasumber salah satu...

POPULER

Mantum HMI 2015-2016 Himbau, Unjuk Rasa di Sula agar berbasis Fakta dan Data

Sanana - Maraknya penyampaian pendapat di muka umum yang tidak dibarengi oleh Fakta dan Data mendapat perhatian serius dari...

IKA PMII Sula Tuding Sahril...

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan....

Usir Penyakit, Pemerintah Kelurahan Sulamadaha...

Ternate - Pemerintah Kelurahan Sulamadaha bekerja sama dengan Pihak Adat dan Masyarakat setempat, menggelar Ritual Uci Dowong, Senin (29/06),...

“HT Terus Kase Terang”, Kali...

Sanana - Hendrata Thes (HT) Bupati Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) didampingi oleh pihak PT. PLN UP3-Ternate Junaidi Ishak, Sekretaris...

Reaktif, 3 Calon Penumpang KM....

Sanana — Terkait dengan 3 Orang Penumpang Kapal KM. Permata Bunda dari Ambon Tujuan Sanana, dengan Hasil Rapid Tes...

Jaga Zona Hijau, Tim Gustu...

Bobong - Tim Gustu Covid-19 Pultab hari ini, Jum’at (26/06) melakukan peyemprotan cairan desinfektan pada KM Sumber Raya dan...

Masyarakat Palang Kantor Desa Pantura Jaya Terkait Dugaan Korupsi DD dan ADD Tahun 2017 Sampai 2019

|

i-malut.com, Weda – Kantor Desa Pantura Jaya, Kecamatan Patani Utara, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara, Selasa (23/7/2019) kemarin dipalang masyarakat setempat. Hal itu dikarenakan Kepala Desa Panturan Jaya, JJ dinilai tidak terbuka dalam mengelola Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun anggaran tahun 2017, 2018, 2019.

“Kami masyarakat tidak respon dengan pengadaan bodi dan mesin bekas dengan harga Rp 150 juta. Kami juga berharap harus sesuai dengan hasil pleno pemberdayaan (RKPDes-red),” ungkap Habibi mewakili masyarakat Pantura Jaya kepada wartawan minggu (28/7/2019).

Habibi merasa heran dengan harga bodi bekas yang mencapai Rp 150 juta itu, seraya meminta penyidik untuk segera menyelidiki bodi serta mesinnya.

Tak hanya itu, masyarakat Pantura Jaya juga meminta agar JJ dinonaktifkan sebagai Kades, karena dirinya dinilai tak mampu mengelola uang desa dengan baik dan secara terbuka.

Kemudian, ia (Kades-red) tidak diperkenankan untuk melakukan pencairan ADD dan DD tahap dua tahun anggaran 2019.

“Palang bisa dibuka, dengan syarat. Pertama, Kades diberhentikan. Kedua, meminta kepada pihak Kecamatan untuk tidak memberikan rekomendasi pencairan ADD/DD tahap dua,” pungkas Habibi.

Disisi lain, H selaku Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Pantura Jaya, dinilai bersekutu dengan JJ untuk melenyapkan dana Bumdes selama periode mereka menjabat.

“Kami minta kepada H agar segera mempertanggungjawabkan dana BUMDes yang selama ini dia kelola. Kami duga dia (H) kerja sama dengan Kades untuk menggelapkan dana Bumdes,” sambung Habibi.

Permintaan tersebut akhirnya dipenuhi oleh Camat Patani Utara, Edi Muhammad. Dirinya membenarkan bahwa sementara ini JJ telah diberhentikan sementara dari kades. Camat juga tak akan memberikan rekomendasi pencairan dana desa tahap dua 2019.

“Kami merespon tuntutan masyarakat Pantura Jaya kemarin. Dan tuntutan itu sudah kami sampaikan ke Asisten satu, selanjutnya akan disampaikan ke Wakil Bupati dan Bupati,” katanya.

Sembari mengatakan, “Saat ini Kades tidak lagi berkantor. Dan kami tidak akan memberikan rekomendasi pencairan dana desa tahap dua. H juga harus menyelesaikan pertanggungjawaban dana BUMDes yang selama ini ia kelola,” tegas Edi.

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

[gs-fb-comments]

ARTIKEL TERKAIT

IKA PMII Sula Tuding Sahril Soamole Lakukan Pembohongan...

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan. Kali ini oleh Iksan Umasugi Wakil Ketua Ikatan Alumni Pergerakan...

Danrem 152/Babullah Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 di...

Ternate - Danrem 152/Babullah Brigadir Jenderal TNI Imam Sampurno Setiawan selaku wakil ketua I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Maluku...

Polda Malut Gelar Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara...

Ternate - Kepolisian Daerah Maluku Utara menggelar Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara Ke-74 dengan sederhana, dengan tetap memperhatikan Protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19. Hari Bhayangkara Ke-74 kali ini mengangkat...

Bosda Tingkat SD se-Kota Ternate terlambat Cair Akibat...

Ternate - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispend) Kota Ternate, melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Keuangan, menyampaikan keterlambatan pencairan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kota Ternate...

Bincang Santai dengan Kadis Pertanian Kepsul, Ahmad Idris...

Sanana - Kali ini pewarta i-malut.com Biro Sula melakukan wawancara eksklusif dengan Narasumber salah satu pejabat teras Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), yakni Idris Ahmad Baguna Kepala Dinas (Kadis)...

Akibat Covid-19, Sebagian Pelaku UKM Ternate Alih Profesi...

Ternate - Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro (Kabid PUM) Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mengeluhkan program UKM yang mandek dimasa Pandemi Covid-19 semakin meningkat. "Program untuk UMKM tahun 2020...

Saatnya Yang Muda Menjadi Kreatif, Inovatif dan Aktif...

Di era digital seperti saat ini penyebaran informasi kian bertumbuh dan perkembangannya semakin tak terelakan lagi, keberadaan alat telekomunikasi seperti handphone, turut memancing bermunculannya media sosial dalam berbagai jenis...

Danrem 152/Babullah Pimpin Serah Terima Jabatan Dandim 15/01Ternate

Ternate - Danrem 152/Babullah Brigadir Jenderal TNI Imam Sampurno Setiawan memimpin serah terima jabatan Komandan Kodim 1501/Ternate dari Kolonel Czi Mahfud Ghozali kepada Letnan Kolonel Inf R. Moch Iskandarmanto,...

Polda Malut Ungkap Peredaran Narkoba di Lapas Kelas...

Ternate - Direktorat Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Malut, kembali mengungkap peredaran narkoba jaringan Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas II A Kota Ternate. Pengedar narkoba jenis Ganja berinisial RR (30 Tahun) itu...