Artikel Terkait

TPID 5 Kecamatan Laksanakan Program Bursa Inovasi Desa Cluster I

i-malut.com, Weda — Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) 5 kecamatan yang ada di kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) yang terdiri dari Kecamatan Weda, Weda Utara, Weda timur, Weda tengah, Weda selatan melaksanakan Bursa Inovasi Desa (BID) Cluster I di Aula Kantor Kecamatan Weda, Rabu (7/8). Kegiatan tersebut secara Resmi dibuka oleh Assisten III bidang pendidikan, sosial, budaya Setda Halteng.

“Pelaksanaan Bursa Inovasi Desa merupakan media belajar bagi masyarakat dan pemerintah desa untuk memperoleh informasi (Referensi) yang dapat mendukung pembangunan desa itu sendiri,” ungkap Panitia Pelaksana, Ruzwan Tomsio kepada wartawan Rabu (7/8).

Lanjut Ruzwan, Bursa Inovasi Desa dilaksanakan untuk membantu desa dalam meningkatkan kualitas kegiatan-kegiatan desa dan pemberdayaan masyarakat yang didanai dana desa dengan menyajikan inspirasi dan alternatif.

Dikatakan, dasar daripada dilaksanakannya kegiatan ini merujuk pada UU No 6 Tahun 2014 tentang desa serta Permendes No 16 Tahun 2018 tentang penggunaan DD 2019, serta keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi no 4 Tahun2019 tentang perubahan atas keputusan Kemendes No 48 tahun 2018, serta Keputusan Bupati Halteng No:141.05/114/KEP/2019 tentang pembentukan tim inovasi kabupaten Halteng Tahun 2019.

Sementara, Ruzwan menjelaskan, maksud dan tujuan diantaranya adalah melakukan sosialisasi kebijakan Program Inovasi Desa serta alur kegiatan dan pelaku program. Kemudian memperkenalkan inisiatif atau kegiatan pembangunan desa dan perberdayaan masyarakat yang dinilai inovatif, yang berkembang dimasyarakat dan desa desa dalam meyelesaikan masalah dan dukungan peningkatan kualitas pembangunan, menjaring inisiatif atau kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang terdokumentasi.

Terpisah Assisten III Setda Halteng M. Said Yastab mengatakan, UU No 6 tahun 2014 tentang desa memberikan kewenangan kepada Desa, antara Iain: kewenangan berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal skala Desa (Rekoghisi dan Subsidiaritas). Dengan dasar itulah, menurutnya, pemerintah berupaya meningkatkan kapasitas keuangan Desa melalui transfer Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Assisten III Setda Halteng M.Said Yastab saat menyampaikan amanah pada pembukaan Bursa Inovasi Desa Cluster I.

Dia berharap, desa dapat meningkatkan kemampuannya untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakatnya secara efektif, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa. Namun disadari bahwa kapasitas Desa dalam menyelenggarakan pembangunan dalam perspektif “Desa Membangun”, masih terbatas.

Keterbatasan itu, kata dia, tampak dalam kapasitas aparat Pemerintah Desa dan masyarakat, kualitas tata progtam belum terpenuhi dan pencapaian target RPJM, dan program prioritas kementrian Desa PDTT, melalui peningkatkan produktivitas.

Adapun peserta Bursa Inovasi Desa Cluster I terdiri dari para kades, ketua BPD dan tokoh masyarakat yang berada di 5 kecamatan.

BERITA LAINNYA

Polda Malut Gelar Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara ke-74 dengan Sederhana

Ternate - Kepolisian Daerah Maluku Utara menggelar Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara Ke-74 dengan sederhana,...

Tanggap Bencana, BPBD Sula bergerak ke Mangoli Timur, Tinjau Lokasi Bencana Desa Waitina

Sanana -- Menyikapi bencana di Desa Waitina yang diduga terjadi karena curah hujan yang cukup...

Saatnya Yang Muda Menjadi Kreatif, Inovatif dan Aktif Perangi Penyebaran Hoax

Di era digital seperti saat ini penyebaran informasi kian bertumbuh dan perkembangannya semakin tak terelakan...

POPULER

IKA PMII Sula Tuding Sahril Soamole Lakukan Pembohongan Publik

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan....

2 Orang Positif Covid-19 dari...

Sanana - Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) tadi malam (01/07) sekitar pukul 23:00 WIT mengumumkan...

Mantum HMI 2015-2016 Himbau, Unjuk...

Sanana - Maraknya penyampaian pendapat di muka umum yang tidak dibarengi oleh Fakta dan Data mendapat perhatian serius dari...

Usir Penyakit, Pemerintah Kelurahan Sulamadaha...

Ternate - Pemerintah Kelurahan Sulamadaha bekerja sama dengan Pihak Adat dan Masyarakat setempat, menggelar Ritual Uci Dowong, Senin (29/06),...

Dua Hari Lagi Dispen Kota...

Ternate - Dinas Pendidikan (Dispen) Kota Ternate, mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), baik secara Online maupun Ofline...

Bincang Santai dengan Kadis Pertanian...

Sanana - Kali ini pewarta i-malut.com Biro Sula melakukan wawancara eksklusif dengan Narasumber salah satu pejabat teras Pemerintah Kabupaten...

TPID 5 Kecamatan Laksanakan Program Bursa Inovasi Desa Cluster I

|

i-malut.com, Weda — Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) 5 kecamatan yang ada di kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) yang terdiri dari Kecamatan Weda, Weda Utara, Weda timur, Weda tengah, Weda selatan melaksanakan Bursa Inovasi Desa (BID) Cluster I di Aula Kantor Kecamatan Weda, Rabu (7/8). Kegiatan tersebut secara Resmi dibuka oleh Assisten III bidang pendidikan, sosial, budaya Setda Halteng.

“Pelaksanaan Bursa Inovasi Desa merupakan media belajar bagi masyarakat dan pemerintah desa untuk memperoleh informasi (Referensi) yang dapat mendukung pembangunan desa itu sendiri,” ungkap Panitia Pelaksana, Ruzwan Tomsio kepada wartawan Rabu (7/8).

Lanjut Ruzwan, Bursa Inovasi Desa dilaksanakan untuk membantu desa dalam meningkatkan kualitas kegiatan-kegiatan desa dan pemberdayaan masyarakat yang didanai dana desa dengan menyajikan inspirasi dan alternatif.

Dikatakan, dasar daripada dilaksanakannya kegiatan ini merujuk pada UU No 6 Tahun 2014 tentang desa serta Permendes No 16 Tahun 2018 tentang penggunaan DD 2019, serta keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi no 4 Tahun2019 tentang perubahan atas keputusan Kemendes No 48 tahun 2018, serta Keputusan Bupati Halteng No:141.05/114/KEP/2019 tentang pembentukan tim inovasi kabupaten Halteng Tahun 2019.

Sementara, Ruzwan menjelaskan, maksud dan tujuan diantaranya adalah melakukan sosialisasi kebijakan Program Inovasi Desa serta alur kegiatan dan pelaku program. Kemudian memperkenalkan inisiatif atau kegiatan pembangunan desa dan perberdayaan masyarakat yang dinilai inovatif, yang berkembang dimasyarakat dan desa desa dalam meyelesaikan masalah dan dukungan peningkatan kualitas pembangunan, menjaring inisiatif atau kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang terdokumentasi.

Terpisah Assisten III Setda Halteng M. Said Yastab mengatakan, UU No 6 tahun 2014 tentang desa memberikan kewenangan kepada Desa, antara Iain: kewenangan berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal skala Desa (Rekoghisi dan Subsidiaritas). Dengan dasar itulah, menurutnya, pemerintah berupaya meningkatkan kapasitas keuangan Desa melalui transfer Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Assisten III Setda Halteng M.Said Yastab saat menyampaikan amanah pada pembukaan Bursa Inovasi Desa Cluster I.

Dia berharap, desa dapat meningkatkan kemampuannya untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakatnya secara efektif, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa. Namun disadari bahwa kapasitas Desa dalam menyelenggarakan pembangunan dalam perspektif “Desa Membangun”, masih terbatas.

Keterbatasan itu, kata dia, tampak dalam kapasitas aparat Pemerintah Desa dan masyarakat, kualitas tata progtam belum terpenuhi dan pencapaian target RPJM, dan program prioritas kementrian Desa PDTT, melalui peningkatkan produktivitas.

Adapun peserta Bursa Inovasi Desa Cluster I terdiri dari para kades, ketua BPD dan tokoh masyarakat yang berada di 5 kecamatan.

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

[gs-fb-comments]

ARTIKEL TERKAIT

BPBD Pultab Usulkan Rekonstuksi Jembatan ke Pemprov Malut

Taliabu - Badan Penanggulangan Bencana Dareah (BPBD) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab), berencana akan mengusulkan rekostruksi beberapa jembatan yang rusak di Pulau Taliabu. Hal tersebut disampaikan Kepala BPBD Pultab Sutomo Teapon...

Lekuk Jalan Perjumpaan Rezeki Sumarno Melalui Tuna Sirip...

Sumarno Efendy (33 Tahun) tidak pernah menyangka kalau dia akan menetap sebagai warga Kelurahan Jambula dengan mengambil profesi sebagai nelayan tuna. Bapak beranak dua yang sering di sapa warga...

Pemda Sula mulai salurkan bantuan ke Korban Bencana...

Sanana — Bencana Alam berupa Banjir Bandang yang menerpa Desa Mangoli-Kec. Mangoli Tengah dan Desa Waitina di Kec. Mangoli Timur menyisakan duka Kita semua, khususnya masyarakat Maluku Utara-Kabupaten Kepulauan...

Hari ini DPUPRPKP Sula maping lokasi Bencana di...

Sanana - - Bencana Banjir Bandang di Desa Mangoli-Kec. Mangoli Tengah dan Desa Waitina-Kec. Mangoli Timur yang diduga meluapnya Air Sungai Waisenga mendapat respon cepat dari Dinas Pekerjaan Umum...

Alhamdulillah, Bencana di Desa Waitina tidak ada Korban...

Sanana -- Belum sampai 1x24 jam BPBD Kepulauan Sula (Kepsul) langsung dapat memetakan masalah akibat Bencana Banjir Bandang di Desa Waitina-Kec. Mangoli Timur. Kepada para awak media, Kepala Badan (Kaban)...

Pengurus Gempa Selatan Kecewa atas Penundaan Pembentukan Pansus...

Taliabu - Gerakan mahasiwa dan pemuda selatan (GEMPA) merasa kecewa dengan sikap DPRD Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat, pasalnya pembentukan Pansus pemeriksaan DD dan...

Tanggap Bencana, BPBD Sula bergerak ke Mangoli Timur,...

Sanana -- Menyikapi bencana di Desa Waitina yang diduga terjadi karena curah hujan yang cukup tinggi sehingga meluapnya Air Sungai Waisenga, Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Sula langsung...

Curah Hujan Tinggi Akibatkan Puluhan Rumah di Desa...

Sanana -- Salah seorang warga Desa Waitina, saat dikonfirmasi mengatakan, curah hujan yang cukup tinggi mengakibatkan meluapnya air kali di jembatan Desa Waitina, Sabtu (04/07). "Setiap terjadinya hujan deras di...

Dua Hari Lagi Dispen Kota Ternate Buka Pendaftaran...

Ternate - Dinas Pendidikan (Dispen) Kota Ternate, mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), baik secara Online maupun Ofline pada jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah...