TERPOPULER

Omset Dua Sekawan Supermarket anjlok, ini penjelasan...

Ternate -- Dua Sekawan Supermarket, adalah sebuah supermarket yang menyediakan berbagai produk dan kebutuhan masyarakat, antara lain produk fashion,...

Soal Qit Hotel adalah Politik character assassination

Sanana -- Polemik persoalan Pengusaha Hotel (baca Qit Hotel-red) dengan diduga salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada...

Ampera Haltim Desak PLN Operasikan Listrik 24...

i-malut.com, Haltim - Mulai beroperasinya listrik 24 jam sehari di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Maba, Maba Tengah dan Wasile sejak diresmikan Selasa, 19...

Acara tatap muka Elang-Rahim dengan Warga Loleo...

Weda -- Bupati Edi Langkara dan Wakil Bupati Rahim Ode Yani, Jum'at (20/11) sore tadi menggelar kunjungan kerja dan...

Oknum Ketua Partai di Waitina dinilai Gagal...

Sanana -- Munculnya wacana disalah satu media online bahwa Paslon HT-UMAR berkampanye menggunakan Fasilitas Negara (Desa) seketika dibantah oleh...

Mursid Amalan nilai, Program Ekonomi Produktif salah...

Maba -- Salah satu anggota DPRD Halmahera Timur (Haltim) menilai Program ekonomi produktif yang gencar ditawarkan salah satu pasangan...

Omset Dua Sekawan Supermarket anjlok, ini penjelasan...

Ternate -- Dua Sekawan Supermarket, adalah sebuah supermarket yang menyediakan berbagai produk dan kebutuhan masyarakat, antara lain produk fashion,...

Soal Qit Hotel adalah Politik character assassination

Sanana -- Polemik persoalan Pengusaha Hotel (baca Qit Hotel-red) dengan diduga salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada...

Ampera Haltim Desak PLN Operasikan Listrik 24...

i-malut.com, Haltim - Mulai beroperasinya listrik 24 jam sehari di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Maba, Maba Tengah dan Wasile sejak diresmikan Selasa, 19...

Acara tatap muka Elang-Rahim dengan Warga Loleo...

Weda -- Bupati Edi Langkara dan Wakil Bupati Rahim Ode Yani, Jum'at (20/11) sore tadi menggelar kunjungan kerja dan...

Oknum Ketua Partai di Waitina dinilai Gagal...

Sanana -- Munculnya wacana disalah satu media online bahwa Paslon HT-UMAR berkampanye menggunakan Fasilitas Negara (Desa) seketika dibantah oleh...

ARTIKEL TERKAIT

Atraksi Bambu Tada dan Aksi Wali Band Sukses Sempurnakan Puncak Festival Morotai

|

i-malut.com, Morotai — Puncak acara Festival Morotai 2019 berlangsung meriah. Kemeriahan itu datang dari tiga acara yang digelar di Panggung Festival Morotai, tanggal 7-8 Agustus 2019 malam. Pertama dan kedua atraksi penari kolosal dan kolaborasi musikal porimoi Morotai yakni bambu tada karya koreografer kelas dunia Eko “Pece” Supriyanto. Dan yang ketiga penampilan penyanyi pop Ambon Maluku, Mitha Talahatu serta penampilan apik, atraktif group band papan atas yang sangat diminati masyarakat Morotai, yaitu Wali Band.

Perlu diketahui, Eko Supriyanto atau lebih dikenal dengan panggilan Eko Pece adalah koreografer yang terlibat dibalik suksesnya opening ceremony Asian Games 2018 lalu, penari latarnya Madonna, dan belum lama ini sukses menyutdarai Festival Teluk Jailolo (FTJ). Kini Eko sutradarai Festival Morotai 2019, sehingga atraksi para penari yang diasuhnya tampil lebih dahulu dengan tarian kolosal mengangkat tema Kolosal “Land Of Stories” Tarian Musikal Porimoi Morotai bambu tada, yang menceritakan ragam budaya dan sejarah perang dunia ke-II 74 tahun silam di pulau Morotai.

Koreografer kelas dunia Eko Supriyanto sukses menyutdarai Festival Morotai 2019.

Atraksi ini mengajak masyarakat Morotai agar bangga terlahir di pulau gerbang Pasifik ini. Dimana Morotai kaya akan ragam budaya, Karena bermukimnya banyak suku. Selain itu, Morotai kaya akan sejarah masa lalu, yakni perang dunia ke-2, dimana tentara Amerika dan Sekutunya menjadikan Morotai sebagai basis utama pangkalan udara dalam pertempuran melawan dan menaklukkan tentara Jepang kala itu. Kekayaan ini harus dijaga bersama dan masyarakatnya selalu hidup rukun dan bergandengan tangan. Alur cerita attraksi kolosal musikal porimoi morotai bambu tada ini memukau Menteri Pariwisata, Arif Yahya, ratusan tamu undangan dan ribuan mata penonton, baik masyarakat morotai serta wisatawan.

Tarian Kolosal dan Musikal Porimoi Morotai Bambu Tada yang menceritakan tentang ragam budaya dan sejarah perang dunia ke-II. (Foto: Sherly Tjoanda)

Setelah itu, malamnya keseruan dilanjutkan dengan hiburan rakyat, menampilkan artis asal Ambon Maluku, Mitha Talahatu. Penyanyi bertubuh mungil dan cantik ini berhasil menghibur dan membuat ribuan penonton bersukaria.

Puncak keseruan pesta rakyat tersebut berlanjut pada Kamis 8 Agustus malam. tampilnya Wali, Group Band papan atas yang sukses menghipnotis ribuan penonton berjingkrak jingkrak dan histeris. Keseruan ini pernah terjadi beberapa tahun silam dilapangan bola MTQ morotai. kini Wally Band yang lagu lagunya paling diminati masyarakat morotai mulai dari kalangan anak anak hingga orang tua membuat heboh kembali dengan lagu lagu hitsnya. Karena, tidak asing lagi di hati penggemarnya untuk dinyanyikan bersama.

Aksi Wali Band, kemeriahan Festival Morotai jadi sempurna

Festival Morotai akan ditetapkan sebagai event tahunan oleh Kementrian Pariwisata, karena merupakan bentuk promosi potensi pariwisata Kabupaten Pulau Morotai yang efektif, terutama potensi wisata budaya, bahari dan sejarah.

“Festival Morotai merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan citra Pulau Morotai khususnya dan Maluku Utara serta Indonesia umumnya di mata dunia. Sehingga Event ini akan menjadikan Morotai sebagai daerah yang aman dan layak untuk dikunjungi dan dijadikan destinasi wisata dunia, sehingga perlu ditetapkan sebagai even tahunan, karena kaya akan budaya, sejarahnya mendunia dan wisata baharinya terbaik di dunia, sehingga tahun 2020 saya pastikan festival Morotai kembali di gelar,” terang Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arif Yahya, saat diwawancara awak media usai menyaksikan tarian kolosal musikal porimoi morotai bambu tada yang sukses memecahkan rekor dunia, dengan menampilkan 500 penari kolosal dan 2.124 pemain musik tradisional bambu tada, dengan total peserta 2.624

Menteri pariwisata (Menpar) RI, Arif Yahya, rayakan kesuksesan even nasional Festival Morotai 2019 bersama jurnalis.

Sementara Bupati Pulau Morotai, Benny Laos, mengatakan, Festival Morotai 2019 yang menampilkan atraksi tarian kolosal dan musik tradisional bambu tada yang diikuti oleh 2.624 peserta menjadi kebanggaan pemda dan rakyat morotai. Karena telah mengukir sejarah tercatat dalam MURI yang baru saja dinobatkan sebagai pemain musik terbanyak pertama di indonesia bahkan di Dunia

Bupati Pulau Morotai Benny Laos, diwawancara awak media.

Suksesnya penyelenggaraan Festival Morotai 2019 dengan brand “Land Of Stories” disampaikan Ketua penyelenggara, Muhammad M Kharie, tidak terlepas dari kerja keras panitia yang melibatkan seluruh SKPD, dukungan dari TNI-Polri dan instansi swasta serta pihak terkait lainnya. Selain itu lebih membanggakan sentuhan seorang koreografer kelas dunia Eko Supriyanto dan kawan kawan serta IO sehingga Morotai kembali memecahkan rekor MURI bahkan rekor pertama di dunia.

Sejumlah kalender yang di gelar dalam Festival Morotai 2019 kata Sekda adalah sejak bulan Juni yakni pawai obor atau lomba Ela Ela di malam takbir idul Fitri, bulan Juli pembukaan tinju amatir di museum trikora, bulan Agustus pameran pembangunan di eks lokasi sail, lomba fishing, lokasi pembukaan pelabuhan imam lastori daruba, lomba perahu hias di pelabuhan Taman kota daruba, Tarian Kolosal, Atraksi Musik Bambu Tada di eks lokasi sail, lomba berbaris Kreasi, lomba melukis dan mewarnai untuk PAUD dan TK.

Ketua Penyelenggara Festival Morotai Land Of Stories, Muhammad M Kharie.

Bulan September pertandingan sepak bola bupati cup, lomba Gita Bahari, lomba bakti pesisir lokasi pantai army dock, lomba renang, lomba Morotai Idol dan lomba pemilihan jojaru ngongare.

Dan, pada ahir bulan Desember 2019 penutupan Festival Morotai 2019 dirangkai dengan penyambutan tahun baru dan digelar pesta rakyat yang akan di meriahkan artis artis ibu kota.

Video Pesan Layanan Masyarakat

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Realisasi Anggaran BUMDes Loleo Halteng Tahun 2017 tak jelas peruntukannya

Weda -- Badan Usaha milik desa (Bumdes) Qilolid Desa Loleo kecamatan weda selatan kabupaten Halmahera...

Oknum Ketua Partai di Waitina dinilai Gagal Paham menafsirkan PP No. 14/2009

Sanana -- Munculnya wacana disalah satu media online bahwa Paslon HT-UMAR berkampanye menggunakan Fasilitas Negara...

Menkopolhukam Kunjungi Malut; HMI Ternate desak usut tuntas pelanggaran HAM

Ternate -- Kedatangan Mentri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Republik Indonesia Prof. Dr....
- Iklan KPU Haltim -

Atraksi Bambu Tada dan Aksi Wali Band Sukses Sempurnakan Puncak Festival Morotai

|

i-malut.com, Morotai — Puncak acara Festival Morotai 2019 berlangsung meriah. Kemeriahan itu datang dari tiga acara yang digelar di Panggung Festival Morotai, tanggal 7-8 Agustus 2019 malam. Pertama dan kedua atraksi penari kolosal dan kolaborasi musikal porimoi Morotai yakni bambu tada karya koreografer kelas dunia Eko “Pece” Supriyanto. Dan yang ketiga penampilan penyanyi pop Ambon Maluku, Mitha Talahatu serta penampilan apik, atraktif group band papan atas yang sangat diminati masyarakat Morotai, yaitu Wali Band.

Perlu diketahui, Eko Supriyanto atau lebih dikenal dengan panggilan Eko Pece adalah koreografer yang terlibat dibalik suksesnya opening ceremony Asian Games 2018 lalu, penari latarnya Madonna, dan belum lama ini sukses menyutdarai Festival Teluk Jailolo (FTJ). Kini Eko sutradarai Festival Morotai 2019, sehingga atraksi para penari yang diasuhnya tampil lebih dahulu dengan tarian kolosal mengangkat tema Kolosal “Land Of Stories” Tarian Musikal Porimoi Morotai bambu tada, yang menceritakan ragam budaya dan sejarah perang dunia ke-II 74 tahun silam di pulau Morotai.

Koreografer kelas dunia Eko Supriyanto sukses menyutdarai Festival Morotai 2019.

Atraksi ini mengajak masyarakat Morotai agar bangga terlahir di pulau gerbang Pasifik ini. Dimana Morotai kaya akan ragam budaya, Karena bermukimnya banyak suku. Selain itu, Morotai kaya akan sejarah masa lalu, yakni perang dunia ke-2, dimana tentara Amerika dan Sekutunya menjadikan Morotai sebagai basis utama pangkalan udara dalam pertempuran melawan dan menaklukkan tentara Jepang kala itu. Kekayaan ini harus dijaga bersama dan masyarakatnya selalu hidup rukun dan bergandengan tangan. Alur cerita attraksi kolosal musikal porimoi morotai bambu tada ini memukau Menteri Pariwisata, Arif Yahya, ratusan tamu undangan dan ribuan mata penonton, baik masyarakat morotai serta wisatawan.

Tarian Kolosal dan Musikal Porimoi Morotai Bambu Tada yang menceritakan tentang ragam budaya dan sejarah perang dunia ke-II. (Foto: Sherly Tjoanda)

Setelah itu, malamnya keseruan dilanjutkan dengan hiburan rakyat, menampilkan artis asal Ambon Maluku, Mitha Talahatu. Penyanyi bertubuh mungil dan cantik ini berhasil menghibur dan membuat ribuan penonton bersukaria.

Puncak keseruan pesta rakyat tersebut berlanjut pada Kamis 8 Agustus malam. tampilnya Wali, Group Band papan atas yang sukses menghipnotis ribuan penonton berjingkrak jingkrak dan histeris. Keseruan ini pernah terjadi beberapa tahun silam dilapangan bola MTQ morotai. kini Wally Band yang lagu lagunya paling diminati masyarakat morotai mulai dari kalangan anak anak hingga orang tua membuat heboh kembali dengan lagu lagu hitsnya. Karena, tidak asing lagi di hati penggemarnya untuk dinyanyikan bersama.

Aksi Wali Band, kemeriahan Festival Morotai jadi sempurna

Festival Morotai akan ditetapkan sebagai event tahunan oleh Kementrian Pariwisata, karena merupakan bentuk promosi potensi pariwisata Kabupaten Pulau Morotai yang efektif, terutama potensi wisata budaya, bahari dan sejarah.

“Festival Morotai merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan citra Pulau Morotai khususnya dan Maluku Utara serta Indonesia umumnya di mata dunia. Sehingga Event ini akan menjadikan Morotai sebagai daerah yang aman dan layak untuk dikunjungi dan dijadikan destinasi wisata dunia, sehingga perlu ditetapkan sebagai even tahunan, karena kaya akan budaya, sejarahnya mendunia dan wisata baharinya terbaik di dunia, sehingga tahun 2020 saya pastikan festival Morotai kembali di gelar,” terang Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arif Yahya, saat diwawancara awak media usai menyaksikan tarian kolosal musikal porimoi morotai bambu tada yang sukses memecahkan rekor dunia, dengan menampilkan 500 penari kolosal dan 2.124 pemain musik tradisional bambu tada, dengan total peserta 2.624

Menteri pariwisata (Menpar) RI, Arif Yahya, rayakan kesuksesan even nasional Festival Morotai 2019 bersama jurnalis.

Sementara Bupati Pulau Morotai, Benny Laos, mengatakan, Festival Morotai 2019 yang menampilkan atraksi tarian kolosal dan musik tradisional bambu tada yang diikuti oleh 2.624 peserta menjadi kebanggaan pemda dan rakyat morotai. Karena telah mengukir sejarah tercatat dalam MURI yang baru saja dinobatkan sebagai pemain musik terbanyak pertama di indonesia bahkan di Dunia

Bupati Pulau Morotai Benny Laos, diwawancara awak media.

Suksesnya penyelenggaraan Festival Morotai 2019 dengan brand “Land Of Stories” disampaikan Ketua penyelenggara, Muhammad M Kharie, tidak terlepas dari kerja keras panitia yang melibatkan seluruh SKPD, dukungan dari TNI-Polri dan instansi swasta serta pihak terkait lainnya. Selain itu lebih membanggakan sentuhan seorang koreografer kelas dunia Eko Supriyanto dan kawan kawan serta IO sehingga Morotai kembali memecahkan rekor MURI bahkan rekor pertama di dunia.

Sejumlah kalender yang di gelar dalam Festival Morotai 2019 kata Sekda adalah sejak bulan Juni yakni pawai obor atau lomba Ela Ela di malam takbir idul Fitri, bulan Juli pembukaan tinju amatir di museum trikora, bulan Agustus pameran pembangunan di eks lokasi sail, lomba fishing, lokasi pembukaan pelabuhan imam lastori daruba, lomba perahu hias di pelabuhan Taman kota daruba, Tarian Kolosal, Atraksi Musik Bambu Tada di eks lokasi sail, lomba berbaris Kreasi, lomba melukis dan mewarnai untuk PAUD dan TK.

Ketua Penyelenggara Festival Morotai Land Of Stories, Muhammad M Kharie.

Bulan September pertandingan sepak bola bupati cup, lomba Gita Bahari, lomba bakti pesisir lokasi pantai army dock, lomba renang, lomba Morotai Idol dan lomba pemilihan jojaru ngongare.

Dan, pada ahir bulan Desember 2019 penutupan Festival Morotai 2019 dirangkai dengan penyambutan tahun baru dan digelar pesta rakyat yang akan di meriahkan artis artis ibu kota.

Video Pesan Layanan Masyarakat

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

- Iklan KPU Haltim -

ARTIKEL TERKAIT

Elang-Rahim penuhi janji hadirkan Jaringan Telkomsel di Desa...

Weda -- Elang-Rahim dalam acara tatap muka didesa Loleo dan Aer Salobar kecamatan Weda Selatan kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) pada, Jum'at (20/11) kemarin berjanji akan memberikan pelayanan akses jaringan...

Soal Sampah, Pemda Taliabu terkendala akses menuju TPA

Taliabu -- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) saat ini, mengalami kendala dengan alat berat untuk memperbaiki jalan menuju lokasi pembuangan sampah. Sementara, tampak...

Soal kader alih dukungan, Ketua Perindo angkat bicara

Taliabu - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kabupaten Pulau Taliabu angkat bicara soal Kadernya yang beralih mendukung Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pulau Taliabu Aliong Mus...

Gakumdu Serahkan Berkas Kades Tawa ke Kejari Halsel

Labuha -- Gakumdu Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), menyerahkan berkas kasus pelanggaran tindak pidana Pemilihan kepada Kejaksaan Negeri, Selasa (24/11) Pukul 14.30. WIT. Koordinator Gakumdu Bawaslu Halsel, Asman Jamel ketika...

Bangun Sinergitas, TNI-Polri dan Dinas Kesehatan Bagi-bagi Masker

Maba -- Dalam rangka membangun kerja sama antar instansi, Polres bersama Koramil dan Dinas Kesehatan Halmahera Timur (Haltim) gelar kegiatan bagi-bagi masker sejumlah 150 buah kepada masyarakat. Kegiatan tersebut bagian...

5 Mahasiswa UPBJJ-UT Ternate ikut Wisuda Virtual yang...

Ternate -- Universitas Terbuka (UT) hari ini menggelar wisuda secara virtual zoom. Wisuda kali ini diikuti oleh Unit Program Belajar Jarak Jauh Unviresitas Terbuka (UPBJJ-UT) diseluruh wilayah Indonesia termasuk...

Persatuan Mahasiswa Muamalah Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam...

Ternate -- Perogram Studi (Prodi) Muamalah merupakan salah satu program studi atau jurusan tertua dibawah naungan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam pada Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate. Prodi...

Pemdes Loleo Halteng Gelar Rapat Pembahasan Anggaran Tahun...

Halteng -- Pemerintah Desa (Pemdes) Loleo, Selasa (24/11) pagi tadi menggelar Rapat Pembahasan Anggaran Tahun 2021, bertempat dikantor desa Loleo kecamatan Weda Selatan kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Hadir dalam kegiatan...

Danpomdam XVI/Pattimura kunjungan kerja ke Denpom XVI/1 Ternate

Ternate -- Danpomdam XVI/Pattimura, Kolonel Cpm Johny Paul Johannes Palupessy beserta Ibu melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Denpom XVI/1 Ternate dengan tujuan melaksanakan Pengarahan kepada personel Denpom XVI/1 dan...
error: