Artikel Terkait

Pemkab Halbar Diminta Memasukan Peta Desa & Perda Tentang Pemekaran Kec. Jaltim

i-malut.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jendral Pol. Tito Karnavian, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) untuk segera memasukan dokumen peta desa dan Peraturan Daerah (Perda) tentang pemekaran Kecamatan Jailolo Timur (Jaltim).

Permintaan Mendagri itu, disampaikan saat Bupati Danny Missy, Gubernur Abdul Ghani Kasuba, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Syamsudin Kadir, Kadis PMD Provinsi Samsudin Banyo melakukan pertemuan di ruang kerja Mendagri, Selasa (11/2).

Menurut Bupati Danny, saat pertemuan dengan Mendagri, dirinya menyampaikan kepada Mendagri bahwa Pemkab Halbar kesulitan melakukan pelayanan di wilayah enam desa perbatasan Halmahera Utara (Halut) dan Halbar, karena saat keluarnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 60 tahun 2019 tentang batas wilayah Halut-Halbar, desa yang masuk halbar belum ada kode desa, sehingga pelayanan tidak bisa dilakukan, karena ada teguran dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Dari hasil pemaparan saya dan pak gub, langsung direspon oleh pak Mendagri, sehingga diminta segera menyampaikan dokumen peta desa dan Perda pemekaran kecamatan,”ungkap Danny kepada wartawan, Selasa (11/2).

Politiai PDI-Perjuangan Halbar ini menegaskan, status wilayah enam desa sudah jelas, bahkan Mendagri juga sudah mengakui ada empat desa yang sudah resmi masuk wilayah halbar, sehingga tidak ada lagi soal sengketa wilayah enam desa.

“Tidak ada lagi sengketa wilayah enam desa, sehingga kita tinggal menunggu kode desa dan segera dilakukan pelayanan terhadap masyarakat,”katanya.

Orang nomor satu di pemkab halbar ini berharap warga enam desa yang sudah resmi masuk halbar untuk tetap bersabar, karena pemkab tidak akan tinggal diam untuk mewujutkan keinginan masyarakat yang sudah bertahun tahun tidak pernah terwujut.

“Jangan lagi dengarkan isu isu yang tidak bertanggujawab, yang pastinya saya tidak tinggal diam, hingga warga enam desa benar benar mendapatkan hak mereka sebagai warga halbar,”cetusnya.

Danny juga menyampaikan, terima kasih kepada Mendagri, karena menyambut baik apa yang disampaikan, sehingga warga enam warga enam desa bisa segera mendapat pelayanan dari pemkab halbar.

“Terima kasih juga kepada pak Gubernur, karena ikut mendorong percepatan batas wilayah enam desa, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat enam desa selama bertahun tahun saat ini sudah terwujut,” pungkasnya.

BERITA LAINNYA

Usir Penyakit, Pemerintah Kelurahan Sulamadaha bersama Masyarakat Gelar Ritual Uci Dowong

Ternate - Pemerintah Kelurahan Sulamadaha bekerja sama dengan Pihak Adat dan Masyarakat setempat, menggelar Ritual...

Danrem 152/Babullah Pimpin Serah Terima Jabatan Dandim 15/01Ternate

Ternate - Danrem 152/Babullah Brigadir Jenderal TNI Imam Sampurno Setiawan memimpin serah terima jabatan Komandan...

Bosda Tingkat SD se-Kota Ternate terlambat Cair Akibat Lambat Masukan LPJ

Ternate - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispend) Kota Ternate, melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Keuangan,...

POPULER

Mantum HMI 2015-2016 Himbau, Unjuk Rasa di Sula agar berbasis Fakta dan Data

Sanana - Maraknya penyampaian pendapat di muka umum yang tidak dibarengi oleh Fakta dan Data mendapat perhatian serius dari...

IKA PMII Sula Tuding Sahril...

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan....

Usir Penyakit, Pemerintah Kelurahan Sulamadaha...

Ternate - Pemerintah Kelurahan Sulamadaha bekerja sama dengan Pihak Adat dan Masyarakat setempat, menggelar Ritual Uci Dowong, Senin (29/06),...

“HT Terus Kase Terang”, Kali...

Sanana - Hendrata Thes (HT) Bupati Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) didampingi oleh pihak PT. PLN UP3-Ternate Junaidi Ishak, Sekretaris...

Reaktif, 3 Calon Penumpang KM....

Sanana — Terkait dengan 3 Orang Penumpang Kapal KM. Permata Bunda dari Ambon Tujuan Sanana, dengan Hasil Rapid Tes...

Jaga Zona Hijau, Tim Gustu...

Bobong - Tim Gustu Covid-19 Pultab hari ini, Jum’at (26/06) melakukan peyemprotan cairan desinfektan pada KM Sumber Raya dan...

Pemkab Halbar Diminta Memasukan Peta Desa & Perda Tentang Pemekaran Kec. Jaltim

|

i-malut.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jendral Pol. Tito Karnavian, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) untuk segera memasukan dokumen peta desa dan Peraturan Daerah (Perda) tentang pemekaran Kecamatan Jailolo Timur (Jaltim).

Permintaan Mendagri itu, disampaikan saat Bupati Danny Missy, Gubernur Abdul Ghani Kasuba, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Syamsudin Kadir, Kadis PMD Provinsi Samsudin Banyo melakukan pertemuan di ruang kerja Mendagri, Selasa (11/2).

Menurut Bupati Danny, saat pertemuan dengan Mendagri, dirinya menyampaikan kepada Mendagri bahwa Pemkab Halbar kesulitan melakukan pelayanan di wilayah enam desa perbatasan Halmahera Utara (Halut) dan Halbar, karena saat keluarnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 60 tahun 2019 tentang batas wilayah Halut-Halbar, desa yang masuk halbar belum ada kode desa, sehingga pelayanan tidak bisa dilakukan, karena ada teguran dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Dari hasil pemaparan saya dan pak gub, langsung direspon oleh pak Mendagri, sehingga diminta segera menyampaikan dokumen peta desa dan Perda pemekaran kecamatan,”ungkap Danny kepada wartawan, Selasa (11/2).

Politiai PDI-Perjuangan Halbar ini menegaskan, status wilayah enam desa sudah jelas, bahkan Mendagri juga sudah mengakui ada empat desa yang sudah resmi masuk wilayah halbar, sehingga tidak ada lagi soal sengketa wilayah enam desa.

“Tidak ada lagi sengketa wilayah enam desa, sehingga kita tinggal menunggu kode desa dan segera dilakukan pelayanan terhadap masyarakat,”katanya.

Orang nomor satu di pemkab halbar ini berharap warga enam desa yang sudah resmi masuk halbar untuk tetap bersabar, karena pemkab tidak akan tinggal diam untuk mewujutkan keinginan masyarakat yang sudah bertahun tahun tidak pernah terwujut.

“Jangan lagi dengarkan isu isu yang tidak bertanggujawab, yang pastinya saya tidak tinggal diam, hingga warga enam desa benar benar mendapatkan hak mereka sebagai warga halbar,”cetusnya.

Danny juga menyampaikan, terima kasih kepada Mendagri, karena menyambut baik apa yang disampaikan, sehingga warga enam warga enam desa bisa segera mendapat pelayanan dari pemkab halbar.

“Terima kasih juga kepada pak Gubernur, karena ikut mendorong percepatan batas wilayah enam desa, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat enam desa selama bertahun tahun saat ini sudah terwujut,” pungkasnya.

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

[gs-fb-comments]

ARTIKEL TERKAIT

IKA PMII Sula Tuding Sahril Soamole Lakukan Pembohongan...

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan. Kali ini oleh Iksan Umasugi Wakil Ketua Ikatan Alumni Pergerakan...

2 Orang Positif Covid-19 dari Cluster yang sama,...

Sanana - Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) tadi malam (01/07) sekitar pukul 23:00 WIT mengumumkan update terbaru Perkembangan situasi Penanganan Covid-19 di Kab. Kepsul, data...

Danrem 152/Babullah Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 di...

Ternate - Danrem 152/Babullah Brigadir Jenderal TNI Imam Sampurno Setiawan selaku wakil ketua I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Maluku...

Polda Malut Gelar Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara...

Ternate - Kepolisian Daerah Maluku Utara menggelar Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara Ke-74 dengan sederhana, dengan tetap memperhatikan Protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19. Hari Bhayangkara Ke-74 kali ini mengangkat...

Bosda Tingkat SD se-Kota Ternate terlambat Cair Akibat...

Ternate - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispend) Kota Ternate, melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Keuangan, menyampaikan keterlambatan pencairan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kota Ternate...

Bincang Santai dengan Kadis Pertanian Kepsul, Ahmad Idris...

Sanana - Kali ini pewarta i-malut.com Biro Sula melakukan wawancara eksklusif dengan Narasumber salah satu pejabat teras Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), yakni Idris Ahmad Baguna Kepala Dinas (Kadis)...

Akibat Covid-19, Sebagian Pelaku UKM Ternate Alih Profesi...

Ternate - Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro (Kabid PUM) Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mengeluhkan program UKM yang mandek dimasa Pandemi Covid-19 semakin meningkat. "Program untuk UMKM tahun 2020...

Saatnya Yang Muda Menjadi Kreatif, Inovatif dan Aktif...

Di era digital seperti saat ini penyebaran informasi kian bertumbuh dan perkembangannya semakin tak terelakan lagi, keberadaan alat telekomunikasi seperti handphone, turut memancing bermunculannya media sosial dalam berbagai jenis...

Danrem 152/Babullah Pimpin Serah Terima Jabatan Dandim 15/01Ternate

Ternate - Danrem 152/Babullah Brigadir Jenderal TNI Imam Sampurno Setiawan memimpin serah terima jabatan Komandan Kodim 1501/Ternate dari Kolonel Czi Mahfud Ghozali kepada Letnan Kolonel Inf R. Moch Iskandarmanto,...