TERPOPULER

Omset Dua Sekawan Supermarket anjlok, ini penjelasan...

Ternate -- Dua Sekawan Supermarket, adalah sebuah supermarket yang menyediakan berbagai produk dan kebutuhan masyarakat, antara lain produk fashion,...

Soal Qit Hotel adalah Politik character assassination

Sanana -- Polemik persoalan Pengusaha Hotel (baca Qit Hotel-red) dengan diduga salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada...

Ampera Haltim Desak PLN Operasikan Listrik 24...

i-malut.com, Haltim - Mulai beroperasinya listrik 24 jam sehari di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Maba, Maba Tengah dan Wasile sejak diresmikan Selasa, 19...

Acara tatap muka Elang-Rahim dengan Warga Loleo...

Weda -- Bupati Edi Langkara dan Wakil Bupati Rahim Ode Yani, Jum'at (20/11) sore tadi menggelar kunjungan kerja dan...

Oknum Ketua Partai di Waitina dinilai Gagal...

Sanana -- Munculnya wacana disalah satu media online bahwa Paslon HT-UMAR berkampanye menggunakan Fasilitas Negara (Desa) seketika dibantah oleh...

Mursid Amalan nilai, Program Ekonomi Produktif salah...

Maba -- Salah satu anggota DPRD Halmahera Timur (Haltim) menilai Program ekonomi produktif yang gencar ditawarkan salah satu pasangan...

Omset Dua Sekawan Supermarket anjlok, ini penjelasan...

Ternate -- Dua Sekawan Supermarket, adalah sebuah supermarket yang menyediakan berbagai produk dan kebutuhan masyarakat, antara lain produk fashion,...

Soal Qit Hotel adalah Politik character assassination

Sanana -- Polemik persoalan Pengusaha Hotel (baca Qit Hotel-red) dengan diduga salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada...

Ampera Haltim Desak PLN Operasikan Listrik 24...

i-malut.com, Haltim - Mulai beroperasinya listrik 24 jam sehari di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Maba, Maba Tengah dan Wasile sejak diresmikan Selasa, 19...

Acara tatap muka Elang-Rahim dengan Warga Loleo...

Weda -- Bupati Edi Langkara dan Wakil Bupati Rahim Ode Yani, Jum'at (20/11) sore tadi menggelar kunjungan kerja dan...

Oknum Ketua Partai di Waitina dinilai Gagal...

Sanana -- Munculnya wacana disalah satu media online bahwa Paslon HT-UMAR berkampanye menggunakan Fasilitas Negara (Desa) seketika dibantah oleh...

ARTIKEL TERKAIT

Diduga Sakit Mirip Covid-19, Seorang Pasien di Jemput

|

i-malut.com, Morotai – Seorang pasien berinisial AM berasal dari salah satu Desa di Kecamatan Morotai Barat di Jemput Karteker Kepala Desanya Aprianto Siruang (AP), menggunakan Speedboat. Karena, dirinya diduga mengalami sakit mirip covid-19 dengan riwayat penyakit Demam, Batuk, Flu dan sesak napas.

Hal tersebut disampaikan Karteker Kepala Desa, Aprianto Siruang, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Jumat 27 Maret 2020.

Apris sapaan akrabnya, adalah sebagai Karteker Kades juga sebagai staf DPMD, menyampaikan kepada wartawan, dirinya bersama seorang teman pada pukul 5.30 WIT menjelang pagi tadi menuju Desa tersebut menjemput pasien yang diduga sakit mirip covid-19 untuk dibawa ke Daruba.

“Pada Jumat 27 Maret 2020 jam 5.30 WIT melalui pelabuhan speed Daruba, saya bersama satu teman menggunakan Speed Boat menuju Morotai Barat untuk mengambil warga Desa tersebut yang sakit dengan ciri-ciri seperti covid-19,” terang Apris.

Apris menjelaskan dia mendapat informasi tersebut dari bidan Desa yang bertugas di Desa Cio Maloleo.

“Dua hari lalu saya berada di Desa tempat saya tugas, kemudian bidan menyampaikan ada warga yang baru beberapa hari datang dari luar daerah sedang sakit demam, batuk, pilek, dan sesak napas. Dari situ orang tersebut kami pantau, belum ada perubahan makanya kami jemput untuk dirawat lebih lanjut di Daruba,” tuturnya.

Lanjutnya, Oknum yang di jemput berinisial AM, riwayat perjalanannya berasal dari Jayapura Papua datang ke Morotai Selatan Barat untuk menjenguk orang tuanya yang lagi sakit.

AM diketahui tiba di Morotai pada Kamis, 19 Maret 2020 dengan Rute perjalanan Jayapura-Manado-Morotai dan Pasien tersebut kata Kades saat ini sudah berada di Daruba dan dirawat di Gedung miamari.

“Kami tiba di pelabuhan speed Daruba sekitar pukul 8.00 WIT dan pasien dijemput dengan mobil ambulans, selanjutnya dibawa ke gedung Miamari untuk di rawat lebih lanjut,” pungkas Aprianto.

[the_ad id=”29613″]

Kebenaran informasi tersebut wartawan coba mengkonfirmasi juru bicara Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Pulau Morotai, dr Tony Sambas, Jumat (27/32020).

Ia membenarkan adanya informasi itu,”Iya benar, pasien tersebut sudah berada di Daruba dan dirawat di gedung Miamari Juanga.”

Namun, dirinya belum mau menetapkan pasien tersebut sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP). Alasannya masih dalam pemeriksaan.

“Pasien tersebut kami belum bisa katakan ODP karena masih dalam pemeriksaan. Bila hasilnya sudah dipastikan akan kami sampaikan status pasien tersebut,” ungkapnya.

Menurutnya, status ODP itu ada beberapa kriteria yang ditetapkan kementrian kesehatan. Seluruh ketentuan itu dipenuhi baru dapat ditetapkan ODP.

Selain itu, dirinya mengakui belum mengetahui riwayat penyakit pasien itu. Namun, katanya pasien tersebut dalam pemantauan.

“Saya belum dapat informasi riwayat penyakitnya apa. Sementara dirawat di Miamari dan tetap dipantau.” katanya

Dan, ketika ditanya sudah berapa pasien ODP yang dirawat di Miamari, dirinya mengakui tidak tau.

“Waduh saya belum tau informasinya berapa orang yang di rawat di situ (Miamari) karena saya belum rekap data.” alasannya.

Video Pesan Layanan Masyarakat

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Kelompok Tani Ibu-ibu Desa Fayau Nana minta diperhatikan MS-SM ketika terpilih

Taliabu -- Masyarakat Desa Fayau Nana kecamatan Tabona minta Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten...

Bangun Sinergitas, TNI-Polri dan Dinas Kesehatan Bagi-bagi Masker

Maba -- Dalam rangka membangun kerja sama antar instansi, Polres bersama Koramil dan Dinas Kesehatan...

Menkopolhukam Kunjungi Malut; HMI Ternate desak usut tuntas pelanggaran HAM

Ternate -- Kedatangan Mentri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Republik Indonesia Prof. Dr....
- Iklan KPU Haltim -

Diduga Sakit Mirip Covid-19, Seorang Pasien di Jemput

|

i-malut.com, Morotai – Seorang pasien berinisial AM berasal dari salah satu Desa di Kecamatan Morotai Barat di Jemput Karteker Kepala Desanya Aprianto Siruang (AP), menggunakan Speedboat. Karena, dirinya diduga mengalami sakit mirip covid-19 dengan riwayat penyakit Demam, Batuk, Flu dan sesak napas.

Hal tersebut disampaikan Karteker Kepala Desa, Aprianto Siruang, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Jumat 27 Maret 2020.

Apris sapaan akrabnya, adalah sebagai Karteker Kades juga sebagai staf DPMD, menyampaikan kepada wartawan, dirinya bersama seorang teman pada pukul 5.30 WIT menjelang pagi tadi menuju Desa tersebut menjemput pasien yang diduga sakit mirip covid-19 untuk dibawa ke Daruba.

“Pada Jumat 27 Maret 2020 jam 5.30 WIT melalui pelabuhan speed Daruba, saya bersama satu teman menggunakan Speed Boat menuju Morotai Barat untuk mengambil warga Desa tersebut yang sakit dengan ciri-ciri seperti covid-19,” terang Apris.

Apris menjelaskan dia mendapat informasi tersebut dari bidan Desa yang bertugas di Desa Cio Maloleo.

“Dua hari lalu saya berada di Desa tempat saya tugas, kemudian bidan menyampaikan ada warga yang baru beberapa hari datang dari luar daerah sedang sakit demam, batuk, pilek, dan sesak napas. Dari situ orang tersebut kami pantau, belum ada perubahan makanya kami jemput untuk dirawat lebih lanjut di Daruba,” tuturnya.

Lanjutnya, Oknum yang di jemput berinisial AM, riwayat perjalanannya berasal dari Jayapura Papua datang ke Morotai Selatan Barat untuk menjenguk orang tuanya yang lagi sakit.

AM diketahui tiba di Morotai pada Kamis, 19 Maret 2020 dengan Rute perjalanan Jayapura-Manado-Morotai dan Pasien tersebut kata Kades saat ini sudah berada di Daruba dan dirawat di Gedung miamari.

“Kami tiba di pelabuhan speed Daruba sekitar pukul 8.00 WIT dan pasien dijemput dengan mobil ambulans, selanjutnya dibawa ke gedung Miamari untuk di rawat lebih lanjut,” pungkas Aprianto.

[the_ad id=”29613″]

Kebenaran informasi tersebut wartawan coba mengkonfirmasi juru bicara Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Pulau Morotai, dr Tony Sambas, Jumat (27/32020).

Ia membenarkan adanya informasi itu,”Iya benar, pasien tersebut sudah berada di Daruba dan dirawat di gedung Miamari Juanga.”

Namun, dirinya belum mau menetapkan pasien tersebut sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP). Alasannya masih dalam pemeriksaan.

“Pasien tersebut kami belum bisa katakan ODP karena masih dalam pemeriksaan. Bila hasilnya sudah dipastikan akan kami sampaikan status pasien tersebut,” ungkapnya.

Menurutnya, status ODP itu ada beberapa kriteria yang ditetapkan kementrian kesehatan. Seluruh ketentuan itu dipenuhi baru dapat ditetapkan ODP.

Selain itu, dirinya mengakui belum mengetahui riwayat penyakit pasien itu. Namun, katanya pasien tersebut dalam pemantauan.

“Saya belum dapat informasi riwayat penyakitnya apa. Sementara dirawat di Miamari dan tetap dipantau.” katanya

Dan, ketika ditanya sudah berapa pasien ODP yang dirawat di Miamari, dirinya mengakui tidak tau.

“Waduh saya belum tau informasinya berapa orang yang di rawat di situ (Miamari) karena saya belum rekap data.” alasannya.

Video Pesan Layanan Masyarakat

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

- Iklan KPU Haltim -

ARTIKEL TERKAIT

Elang-Rahim penuhi janji hadirkan Jaringan Telkomsel di Desa...

Weda -- Elang-Rahim dalam acara tatap muka didesa Loleo dan Aer Salobar kecamatan Weda Selatan kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) pada, Jum'at (20/11) kemarin berjanji akan memberikan pelayanan akses jaringan...

Soal Sampah, Pemda Taliabu terkendala akses menuju TPA

Taliabu -- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) saat ini, mengalami kendala dengan alat berat untuk memperbaiki jalan menuju lokasi pembuangan sampah. Sementara, tampak...

Soal kader alih dukungan, Ketua Perindo angkat bicara

Taliabu - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kabupaten Pulau Taliabu angkat bicara soal Kadernya yang beralih mendukung Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pulau Taliabu Aliong Mus...

Gakumdu Serahkan Berkas Kades Tawa ke Kejari Halsel

Labuha -- Gakumdu Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), menyerahkan berkas kasus pelanggaran tindak pidana Pemilihan kepada Kejaksaan Negeri, Selasa (24/11) Pukul 14.30. WIT. Koordinator Gakumdu Bawaslu Halsel, Asman Jamel ketika...

Bangun Sinergitas, TNI-Polri dan Dinas Kesehatan Bagi-bagi Masker

Maba -- Dalam rangka membangun kerja sama antar instansi, Polres bersama Koramil dan Dinas Kesehatan Halmahera Timur (Haltim) gelar kegiatan bagi-bagi masker sejumlah 150 buah kepada masyarakat. Kegiatan tersebut bagian...

5 Mahasiswa UPBJJ-UT Ternate ikut Wisuda Virtual yang...

Ternate -- Universitas Terbuka (UT) hari ini menggelar wisuda secara virtual zoom. Wisuda kali ini diikuti oleh Unit Program Belajar Jarak Jauh Unviresitas Terbuka (UPBJJ-UT) diseluruh wilayah Indonesia termasuk...

Persatuan Mahasiswa Muamalah Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam...

Ternate -- Perogram Studi (Prodi) Muamalah merupakan salah satu program studi atau jurusan tertua dibawah naungan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam pada Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate. Prodi...

Pemdes Loleo Halteng Gelar Rapat Pembahasan Anggaran Tahun...

Halteng -- Pemerintah Desa (Pemdes) Loleo, Selasa (24/11) pagi tadi menggelar Rapat Pembahasan Anggaran Tahun 2021, bertempat dikantor desa Loleo kecamatan Weda Selatan kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Hadir dalam kegiatan...

Danpomdam XVI/Pattimura kunjungan kerja ke Denpom XVI/1 Ternate

Ternate -- Danpomdam XVI/Pattimura, Kolonel Cpm Johny Paul Johannes Palupessy beserta Ibu melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Denpom XVI/1 Ternate dengan tujuan melaksanakan Pengarahan kepada personel Denpom XVI/1 dan...
error: