TERPOPULER

Dr. Muh. Nasir S. Tamalene : IKA...

Ternate -- Universitas Nahdatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) bakal segera hadir di Provinsi Maluku Utara. Kampus tersebut akan hadir...

HMI Cabang Ternate Minta PT. NHM Hentikan...

Ternate -- Covid-19 saat ini menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat. Hal itulah yang membuat Pemerintah hadir dengan...

MAN I Halsel Buka Pendaftaran Guru Honorer,...

Halsel -- Madrasah Aliyah Negeri I Halmahera Selatan (MAN I HAL-SEL) membuka lowongan bagi tenaga pendidik baru (Guru Honorer)...

Bupati Halsel Dianggap Remehkan Surat Edaran Mendagri

Labuha — Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dianggap telah meremehkan edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn.)...

Ketua DPD Partai Beringin Karya Kota Ternate...

Ternate -- Pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari Partai Berkarya, berbuntut pengembalian kewenangan...

Amar Manaf : 2021 Sebagai Tahun Penguatan...

Sofifi -- Sebanyak 68 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara menerima SK PCPNS di Aula...

Dr. Muh. Nasir S. Tamalene : IKA...

Ternate -- Universitas Nahdatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) bakal segera hadir di Provinsi Maluku Utara. Kampus tersebut akan hadir...

HMI Cabang Ternate Minta PT. NHM Hentikan...

Ternate -- Covid-19 saat ini menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat. Hal itulah yang membuat Pemerintah hadir dengan...

MAN I Halsel Buka Pendaftaran Guru Honorer,...

Halsel -- Madrasah Aliyah Negeri I Halmahera Selatan (MAN I HAL-SEL) membuka lowongan bagi tenaga pendidik baru (Guru Honorer)...

Bupati Halsel Dianggap Remehkan Surat Edaran Mendagri

Labuha — Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dianggap telah meremehkan edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn.)...

Ketua DPD Partai Beringin Karya Kota Ternate...

Ternate -- Pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari Partai Berkarya, berbuntut pengembalian kewenangan...

ARTIKEL TERKAIT

Rita Umaternate Resmi Adukan Oknum Polisi AT ke Polres Kepsul

|

Sanana – Perjuangan Ibu Bhayangkari Rita Umaternate yang bersuamikan Anggota Polri yang bertugas di Polres Kepulauan Sula (Kepsul) memasuki babak baru setelah dirinya kembali berniat membuat laporan terkait dugaan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) serta Dugaan Perselingkuhan yang menimpa dirinya dan bahtera rumah tangganya bersama Oknum Polisi AT.

Jumat siang, (8/5) pasca pemeriksaan dirinya di Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) dirinya sempat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media yang sudah menanti di depan ruang PPA yang terletak dibelakang bangunan utama Polres Kepulauan Sula.

“Saya baru saja dimintai keterangan terkait kasus yang ingin saya laporkan kembali, yakni di tahun 2014 persoalan KDRT dan Perselingkuhan serta bulan Agustus Tahun 2019 juga Tetang Perselingkuhan”, ujar Rita saat di wawancara.

Diketahui, pernikahannya dengan oknum Polisi AT 12 tahun yang silam telah dikaruniai 3 orang anak.

Dokumen Laporan diduga dari Unit Propam Polres Kepsul.

Rita juga mengaku, sebelum diperiksa tadi dirinya sempat dipanggil oleh Unit Propam atau Unit Profesi dan Pengamanan Polres Kepsul terkait barang bukti yang sempat diberikan pada Tahun 2014 silam saat kasus ini pertama dilaporkan.

“Ada sekitar 10 pertanyaan tadi oleh penyidik, jadi laporan saya masih bentuk aduan. Nanti setelah diteliti oleh penyidik baru bisa naik menjadi laporan”, lanjut Ibu Rita Umaternate.

Rita mengaku “gerah” terhadap ulah Oknum Polisi AT yang merupakan suaminya, yang sudah melakukan perbuatan Amoral berulang-ulang kali terhitung Tahun 2014, Kemudian di Tahun 2016 dan kemarin Tahun 2019.

“Saya mengira Anggota Polri adalah orang-orang terpilih, seleksinya ketat karena mereka orang pilihan. Tapi mengapa justeru berulang kali melakukan tindakan yang tidak patut terhadap diri saya serta anak-anak”, ucap Rita kecewa.

Rita bertekad jika keadilan tidak ia dapatkan di Polres Kepsul, dirinya akan memperjuangkan nasibnya ke Polda Maluku Utara atau bahkan ke Mabes Polri di Jakarta.

Rita mengaku bahwa dirinya tidak menyangka bahwa institusi kepolisian dalam hal ini Polres Sula melindungi Oknum Polisi AT atau suaminya, hanya saja sampai kini keadilan yang ia harapkan belum juga bisa didapatkan.

Sementara itu Penyidik yang memeriksa Rita, saat ditemui Pihak media menolak memberikan keterangan dengan dalil dirinya menjalani Protap Pemeriksaan.

“Harus izin Pimpinan Mas, kita tidak boleh langsung membeberkan materi pemeriksaan”, ujar Penyidik singkat.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Sula Iptu. Paultri Yustiam saat coba di konfirmasi terkait kasus ini juga menolak ditemui awak media dengan alasan sedang sibuk menyiapkan berbagai laporan ke Polda Maluku Utara.

Iklan Video

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Dirut RSUD Chasan Boesoirie Sebut Banyak Masyarakat yang Masih Ragu Soal Vaksinasi

Ternate -- Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie, dr. Syamsul Bahri menanggapi soal...

Menunggak Anggsuran Listrik, Lampu di Pasar Ikan Higienis Padam 

Ternate -- Pihak PLN Kota Ternate, Selasa (26/01) pagi tadi melakukan pemutusan aliran Listrik di...

Hari Ini, LLDIKTI Wilayah XII Lakukan Visitasi Kampus UNUTARA

Ternate -- Hari Ini Sabtu (23/01), Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII, lakukan Visitasi...

Rita Umaternate Resmi Adukan Oknum Polisi AT ke Polres Kepsul

Sanana – Perjuangan Ibu Bhayangkari Rita Umaternate yang bersuamikan Anggota Polri yang bertugas di Polres Kepulauan Sula (Kepsul) memasuki babak baru setelah dirinya kembali berniat membuat laporan terkait dugaan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) serta Dugaan Perselingkuhan yang menimpa dirinya dan bahtera rumah tangganya bersama Oknum Polisi AT.

Jumat siang, (8/5) pasca pemeriksaan dirinya di Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) dirinya sempat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media yang sudah menanti di depan ruang PPA yang terletak dibelakang bangunan utama Polres Kepulauan Sula.

“Saya baru saja dimintai keterangan terkait kasus yang ingin saya laporkan kembali, yakni di tahun 2014 persoalan KDRT dan Perselingkuhan serta bulan Agustus Tahun 2019 juga Tetang Perselingkuhan”, ujar Rita saat di wawancara.

Diketahui, pernikahannya dengan oknum Polisi AT 12 tahun yang silam telah dikaruniai 3 orang anak.

Dokumen Laporan diduga dari Unit Propam Polres Kepsul.

Rita juga mengaku, sebelum diperiksa tadi dirinya sempat dipanggil oleh Unit Propam atau Unit Profesi dan Pengamanan Polres Kepsul terkait barang bukti yang sempat diberikan pada Tahun 2014 silam saat kasus ini pertama dilaporkan.

“Ada sekitar 10 pertanyaan tadi oleh penyidik, jadi laporan saya masih bentuk aduan. Nanti setelah diteliti oleh penyidik baru bisa naik menjadi laporan”, lanjut Ibu Rita Umaternate.

Rita mengaku “gerah” terhadap ulah Oknum Polisi AT yang merupakan suaminya, yang sudah melakukan perbuatan Amoral berulang-ulang kali terhitung Tahun 2014, Kemudian di Tahun 2016 dan kemarin Tahun 2019.

“Saya mengira Anggota Polri adalah orang-orang terpilih, seleksinya ketat karena mereka orang pilihan. Tapi mengapa justeru berulang kali melakukan tindakan yang tidak patut terhadap diri saya serta anak-anak”, ucap Rita kecewa.

Rita bertekad jika keadilan tidak ia dapatkan di Polres Kepsul, dirinya akan memperjuangkan nasibnya ke Polda Maluku Utara atau bahkan ke Mabes Polri di Jakarta.

Rita mengaku bahwa dirinya tidak menyangka bahwa institusi kepolisian dalam hal ini Polres Sula melindungi Oknum Polisi AT atau suaminya, hanya saja sampai kini keadilan yang ia harapkan belum juga bisa didapatkan.

Sementara itu Penyidik yang memeriksa Rita, saat ditemui Pihak media menolak memberikan keterangan dengan dalil dirinya menjalani Protap Pemeriksaan.

“Harus izin Pimpinan Mas, kita tidak boleh langsung membeberkan materi pemeriksaan”, ujar Penyidik singkat.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Sula Iptu. Paultri Yustiam saat coba di konfirmasi terkait kasus ini juga menolak ditemui awak media dengan alasan sedang sibuk menyiapkan berbagai laporan ke Polda Maluku Utara.

VIDEO

IKLAN

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA

DPMD Halteng Gelar Kegiatan Program Singkronisasi APBDes

Weda -- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Rabu (27/01) Siang tadi mengelar kegiatan Program Sinnkronisasi Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes). Kegiatan tersebut bertempat di kantor DPMD kabupaten Halmahera...

Februari, Vaksinasi Tenaga Kesehatan Kota Ternate Selesai, Lanjut...

Ternate - Imunisasi vaksin C-19 di Kota Ternate khususnya bagi tenaga kesehatan (medis) akan berakhir pada febuari 2021 mendatang. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Ternate Nurbaiti Rajabessy, ketika dikonfirmasi awak...

Soal Imunisasi Vaksin C-19, Pemda Halbar Masih Dalam...

Halbar -- Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara (Malut), masih dalam tahapan proses persiapan untuk penyuntikan Vaksin Sinovak tahap pertama. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Halmahera Barat (Halbar)...

PC IKA PMII Halsel Gelar Rapat Kerja Perdana...

Ternate -- Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Halmahera Selatan (PC IKA PMII Halsel) periode 2020-2025, gelar Rapat Kerja (Raker) perdana, dengan tema, "Membangun Sinergitas IKA PMII...

Delapan Desa se-Kecamatan Weda Selatan Halteng Gelar Musrembang

Weda -- Delapan desa se-Kecamatan Weda Selatan Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Selasa (26/01) siang tadi menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa. Delapan desa tersebut yakni Desa Loleo, Aer...

Etihad FC Kemenag Malut Taklukkan Dispora Provinsi FC...

Sofifi -- Friendly Match antara Tim Etihad FC-Kanwil Kemenag Malut vs Dispora Malut FC, Selasa (26/01) sore tadi di Stadion Bukit Durian Sofifi, berakhir dengan skor 4 : 2...

Dinas P2A Kota Ternate Bakal Kawal Kasus Pemerkosaan...

Ternate -- Kasus pemorkasan yang terjadi terhadap 3 korban yang diketahui adalah pelajar salah satu SMU di kota Tidore Kepulauan mendapat perhatian serius dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak...

Menunggak Anggsuran Listrik, Lampu di Pasar Ikan Higienis...

Ternate -- Pihak PLN Kota Ternate, Selasa (26/01) pagi tadi melakukan pemutusan aliran Listrik di Pasar Ikan Higienis, Kelurahan Gamalama, Kota Ternate Tengah. Pasalnya, Pasar Ikan Higienis tersebut menunggak...

PT. IHB gelar Rapat Evaluasi Program PPM Libatkan...

Halut -- Kebijakan PT. NHM beberapa tahun terakhir ini banyak memunculkan polimik dikalangan masyarakat, khususnya masyarakat lingkat tambang, yakni Kec. Kao dan Kec. Malifut Kab. Halmahera Utara. Pasalnya, setiap kebijakan...
error: