Artikel Terkait

Walikota Ternate Dinilai Tak Patuhi Perwali Nomor 13 Tahun 2020

Ternate – Pasien Covid-19 di Kota Ternate terhitung meningkat, masyarakat Kota Ternate dihimbau oleh Pemerintah Kota Ternate untuk memakai masker dan menjaga jarak fisik saat beraktivitas, hingga Masyarakat pun mengikuti himbauan itu agar memutus mata rantai penularan Covid-19.

Hal berbeda ditunjukkan Walikota Ternate, Hi. Burhan Abdurahman yang terlihat tidak menggunakan masker pada acara perayaan hari ulang tahun isterinya Rosdiana Abdurrahman yang ke-44 tahun. Padahal Pemerintah kota Ternate sudah mengeluarkan Perwali Kota Ternate Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Penggunaan Masker dan Pembatasan Jarak Fisik Dalam Pencegahan Penyebaran Wabah Penyakit Menular dan Corona Virus Desease (Covid-19) do Kota Ternate.

Hal itu mengundang protes HMI Cabang Ternate melalui Ketua Bidang Hukum dan HAM Maruf Majid. kepada awak media, Rabu (24/06) Maruf mengatakan, hampir setiap saat aktivitas masyarakat Kota Ternate selalu dipantau oleh Pemerintah.

“Seperti para pengendara kendaraan yang kedapatan tidak memakai masker maka ditahan dan masyarakat pun di tegur kalau tidak jaga jarak fisik dan tidak memakai masker,” kata Rauf sapaan akrab Maruf Majid.

Justru, kata Rauf, unggahan salah satu pemilik Instagram atas nama rosdiana_abdurahman memperlihatkan orang nomor satu di Kota Ternate itu berkumpul, tidak menggunakan masker juga tidak menjaga jarak fisik.

Unggahan IG rosdiana_abdurahaman, nampak Walikota Ternate ikut foto bersama tak memakai masker.

Rauf bilang, hal seperti ini menunjukkan bahwa Walikota Ternate tidak taat terhadap Perwali Kota Ternate Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Penggunaan Masker dan Pembatasan Jarak Fisik Dalam Pencegahan Penyebaran Wabah Penyakit Menular dan Corona Virus Desease (Covid-19) di Kota Ternate.

“Walikota Ternate saja dianggap melanggar dan tidak patuh Perwali tersebut, bagaimana masyarakat mau patuhi. Semestinya Walikota Ternate menunjukkan contoh yang baik kepada masyarakat, bukan sebaliknya,” Ucap Rauf dengan nada kesal.

Rauf menyebutkan, jangan-jangan Perwali tersebut hanya diterapkan kepada masyarakat, sementara Walikota Ternate melanggar. Menurut Rauf, perbuatan Walikota Ternate yang tidak menjaga jarak fisik, justru membuat masyarakat Kota Ternate kehilangan kepercayaan terhadap Walikota Ternate dalam menangani Covid-19.

“Maka dengan hal tersebut HMI Cabang Ternate tegaskan kepada Walikota Ternate agar taat dan patuhi Perwali, ini semua demi keselamatan kita bersama. Aturan dari Pemerintah Kota Ternate tapi justru Walikota melanggar,” tegasnya.

“Ini kesalahan besar, tunjukkan kepada masyarakat bahwa Walikota benar-benar serius menangani Covid-19, bukan melakukan aktivitas sesuka hati tanpa mengikuti Perwali,” Tambah Maruf Majid.

BERITA LAINNYA

2 Orang Positif Covid-19 dari Cluster yang sama, Total kasus Covid di Sula menjadi 20 Kasus

Sanana - Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) tadi malam (01/07) sekitar...

Kakanwil Kemenag Malut, Lakukan Peletakan Batu Pertama Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji Tikep

Tikep - Menandai dimulainya proses pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Tidore,...

Pengurus Gempa Selatan Kecewa atas Penundaan Pembentukan Pansus oleh DPRD Pultab

Taliabu - Gerakan mahasiwa dan pemuda selatan (GEMPA) merasa kecewa dengan sikap DPRD Kabupaten Pulau...

POPULER

IKA PMII Sula Tuding Sahril Soamole Lakukan Pembohongan Publik

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan....

2 Orang Positif Covid-19 dari...

Sanana - Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) tadi malam (01/07) sekitar pukul 23:00 WIT mengumumkan...

Mantum HMI 2015-2016 Himbau, Unjuk...

Sanana - Maraknya penyampaian pendapat di muka umum yang tidak dibarengi oleh Fakta dan Data mendapat perhatian serius dari...

Usir Penyakit, Pemerintah Kelurahan Sulamadaha...

Ternate - Pemerintah Kelurahan Sulamadaha bekerja sama dengan Pihak Adat dan Masyarakat setempat, menggelar Ritual Uci Dowong, Senin (29/06),...

Dua Hari Lagi Dispen Kota...

Ternate - Dinas Pendidikan (Dispen) Kota Ternate, mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), baik secara Online maupun Ofline...

Bincang Santai dengan Kadis Pertanian...

Sanana - Kali ini pewarta i-malut.com Biro Sula melakukan wawancara eksklusif dengan Narasumber salah satu pejabat teras Pemerintah Kabupaten...

Walikota Ternate Dinilai Tak Patuhi Perwali Nomor 13 Tahun 2020

|

Ternate – Pasien Covid-19 di Kota Ternate terhitung meningkat, masyarakat Kota Ternate dihimbau oleh Pemerintah Kota Ternate untuk memakai masker dan menjaga jarak fisik saat beraktivitas, hingga Masyarakat pun mengikuti himbauan itu agar memutus mata rantai penularan Covid-19.

Hal berbeda ditunjukkan Walikota Ternate, Hi. Burhan Abdurahman yang terlihat tidak menggunakan masker pada acara perayaan hari ulang tahun isterinya Rosdiana Abdurrahman yang ke-44 tahun. Padahal Pemerintah kota Ternate sudah mengeluarkan Perwali Kota Ternate Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Penggunaan Masker dan Pembatasan Jarak Fisik Dalam Pencegahan Penyebaran Wabah Penyakit Menular dan Corona Virus Desease (Covid-19) do Kota Ternate.

Hal itu mengundang protes HMI Cabang Ternate melalui Ketua Bidang Hukum dan HAM Maruf Majid. kepada awak media, Rabu (24/06) Maruf mengatakan, hampir setiap saat aktivitas masyarakat Kota Ternate selalu dipantau oleh Pemerintah.

“Seperti para pengendara kendaraan yang kedapatan tidak memakai masker maka ditahan dan masyarakat pun di tegur kalau tidak jaga jarak fisik dan tidak memakai masker,” kata Rauf sapaan akrab Maruf Majid.

Justru, kata Rauf, unggahan salah satu pemilik Instagram atas nama rosdiana_abdurahman memperlihatkan orang nomor satu di Kota Ternate itu berkumpul, tidak menggunakan masker juga tidak menjaga jarak fisik.

Unggahan IG rosdiana_abdurahaman, nampak Walikota Ternate ikut foto bersama tak memakai masker.

Rauf bilang, hal seperti ini menunjukkan bahwa Walikota Ternate tidak taat terhadap Perwali Kota Ternate Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Penggunaan Masker dan Pembatasan Jarak Fisik Dalam Pencegahan Penyebaran Wabah Penyakit Menular dan Corona Virus Desease (Covid-19) di Kota Ternate.

“Walikota Ternate saja dianggap melanggar dan tidak patuh Perwali tersebut, bagaimana masyarakat mau patuhi. Semestinya Walikota Ternate menunjukkan contoh yang baik kepada masyarakat, bukan sebaliknya,” Ucap Rauf dengan nada kesal.

Rauf menyebutkan, jangan-jangan Perwali tersebut hanya diterapkan kepada masyarakat, sementara Walikota Ternate melanggar. Menurut Rauf, perbuatan Walikota Ternate yang tidak menjaga jarak fisik, justru membuat masyarakat Kota Ternate kehilangan kepercayaan terhadap Walikota Ternate dalam menangani Covid-19.

“Maka dengan hal tersebut HMI Cabang Ternate tegaskan kepada Walikota Ternate agar taat dan patuhi Perwali, ini semua demi keselamatan kita bersama. Aturan dari Pemerintah Kota Ternate tapi justru Walikota melanggar,” tegasnya.

“Ini kesalahan besar, tunjukkan kepada masyarakat bahwa Walikota benar-benar serius menangani Covid-19, bukan melakukan aktivitas sesuka hati tanpa mengikuti Perwali,” Tambah Maruf Majid.

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

[gs-fb-comments]

ARTIKEL TERKAIT

BPBD Pultab Usulkan Rekonstuksi Jembatan ke Pemprov Malut

Taliabu - Badan Penanggulangan Bencana Dareah (BPBD) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab), berencana akan mengusulkan rekostruksi beberapa jembatan yang rusak di Pulau Taliabu. Hal tersebut disampaikan Kepala BPBD Pultab Sutomo Teapon...

Lekuk Jalan Perjumpaan Rezeki Sumarno Melalui Tuna Sirip...

Sumarno Efendy (33 Tahun) tidak pernah menyangka kalau dia akan menetap sebagai warga Kelurahan Jambula dengan mengambil profesi sebagai nelayan tuna. Bapak beranak dua yang sering di sapa warga...

Pemda Sula mulai salurkan bantuan ke Korban Bencana...

Sanana — Bencana Alam berupa Banjir Bandang yang menerpa Desa Mangoli-Kec. Mangoli Tengah dan Desa Waitina di Kec. Mangoli Timur menyisakan duka Kita semua, khususnya masyarakat Maluku Utara-Kabupaten Kepulauan...

Hari ini DPUPRPKP Sula maping lokasi Bencana di...

Sanana - - Bencana Banjir Bandang di Desa Mangoli-Kec. Mangoli Tengah dan Desa Waitina-Kec. Mangoli Timur yang diduga meluapnya Air Sungai Waisenga mendapat respon cepat dari Dinas Pekerjaan Umum...

Alhamdulillah, Bencana di Desa Waitina tidak ada Korban...

Sanana -- Belum sampai 1x24 jam BPBD Kepulauan Sula (Kepsul) langsung dapat memetakan masalah akibat Bencana Banjir Bandang di Desa Waitina-Kec. Mangoli Timur. Kepada para awak media, Kepala Badan (Kaban)...

Pengurus Gempa Selatan Kecewa atas Penundaan Pembentukan Pansus...

Taliabu - Gerakan mahasiwa dan pemuda selatan (GEMPA) merasa kecewa dengan sikap DPRD Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat, pasalnya pembentukan Pansus pemeriksaan DD dan...

Tanggap Bencana, BPBD Sula bergerak ke Mangoli Timur,...

Sanana -- Menyikapi bencana di Desa Waitina yang diduga terjadi karena curah hujan yang cukup tinggi sehingga meluapnya Air Sungai Waisenga, Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Sula langsung...

Curah Hujan Tinggi Akibatkan Puluhan Rumah di Desa...

Sanana -- Salah seorang warga Desa Waitina, saat dikonfirmasi mengatakan, curah hujan yang cukup tinggi mengakibatkan meluapnya air kali di jembatan Desa Waitina, Sabtu (04/07). "Setiap terjadinya hujan deras di...

Dua Hari Lagi Dispen Kota Ternate Buka Pendaftaran...

Ternate - Dinas Pendidikan (Dispen) Kota Ternate, mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), baik secara Online maupun Ofline pada jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah...