Artikel Terkait

Usir Penyakit, Pemerintah Kelurahan Sulamadaha bersama Masyarakat Gelar Ritual Uci Dowong

Ternate – Pemerintah Kelurahan Sulamadaha bekerja sama dengan Pihak Adat dan Masyarakat setempat, menggelar Ritual Uci Dowong, Senin (29/06), bertempat di Pantai Wisata Sulamadaha, Kecamatan Kota Ternate Barat.

Rangkaian kegiatan pada Ritual Uci Dowong yang dilaksanakan terdiri dari :

  1. Ziarah Keramat 4 Soa, diantaranya, Tabanga, Toma Afu, Yalafai dan Sula.
  2. Tawaf Keliling Kampung selama 3 Malam.
  3. Siboso Gam (Menenangkan kampung selama 4 hari dari bunyi-bunyian seperti musik, munyi klakson sepeda motor dll).
  4. Ziarah dan Pembacaan Do’a.

Ritual ziarah keramat terakhir di tengah laut.

“Tujuan utama kegiatan ritual Uci Dowong adalah untuk mengusir segala macam penyakit yang di (lingkungan) kelurahan sulamadaha, kebetulan tahun ini dilaksanakan karena kondisi Covid-19,” ungkap Lurah Sulamadaha Safra Ismail saat ditemui awak media di tengah-tengah kegiatan.

Lurah menyebutkan, kagiatan seperti tawwaf keliling kampung bertujuan untuk mengusir penyakit-penyakit dan roh-roh jahat yang ada di kelurahan.

Untuk program tersebut, kata Lurah, sudah banyak diusulkan oleh masyarakat agar dimasukkan dalam anggaran DK, hanya saja menurut Lurah, karena kondisi Covid-19 maka anggaran DK pun belum dicairkan.

“Anggaran DK belum dicairkan, tetapi ini bentuk partisipasi dan semangat masyarakat sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar,” ucap Safra.

Kegiatan ini juga, lanjut Safra, sudah pernah dibahas untuk dijadikan sebagai kegiatan tahunan, tetapi belum bisa dipastikan. Pun kata Dia, juga sudah diusulkan ke Dinas Parawisata dan direspon baik soal finansialnya.

Safra pun mengajak kepada seluruh masyarakat sulamadaha agar jangan bosan-bosan melestarikan budaya yang ada agar terus ditingkat hingga anak cucu.

“Harus ada dukungan dari instansi terkait, yakni Dinas Kebudayaan, dan Dinas Parawisata. karena ini juga menyangkut kebudayaan, maka harus ada unsur instansi terkait agar apa yang kami sampaikan, jangan hanya menerima dengan kata-kata, tapi harus ada Eksennya,” harap Lurah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan Dinas Kebudayaan Kota Ternate, Camat Kota Ternate Barat Fahmi Basa, Dandim, serta seluruh masyarakat Kelurahan Sulamadaha.

BERITA LAINNYA

Saatnya Yang Muda Menjadi Kreatif, Inovatif dan Aktif Perangi Penyebaran Hoax

Di era digital seperti saat ini penyebaran informasi kian bertumbuh dan perkembangannya semakin tak terelakan...

Curah Hujan Tinggi Akibatkan Puluhan Rumah di Desa Waitina Terendam Air

Sanana -- Salah seorang warga Desa Waitina, saat dikonfirmasi mengatakan, curah hujan yang cukup tinggi...

Polda Malut Ungkap Peredaran Narkoba di Lapas Kelas II A Ternate

Ternate - Direktorat Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Malut, kembali mengungkap peredaran narkoba jaringan Lembaga Pemasyarakat...

POPULER

IKA PMII Sula Tuding Sahril Soamole Lakukan Pembohongan Publik

Sanana - Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan....

2 Orang Positif Covid-19 dari...

Sanana - Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) tadi malam (01/07) sekitar pukul 23:00 WIT mengumumkan...

Mantum HMI 2015-2016 Himbau, Unjuk...

Sanana - Maraknya penyampaian pendapat di muka umum yang tidak dibarengi oleh Fakta dan Data mendapat perhatian serius dari...

Usir Penyakit, Pemerintah Kelurahan Sulamadaha...

Ternate - Pemerintah Kelurahan Sulamadaha bekerja sama dengan Pihak Adat dan Masyarakat setempat, menggelar Ritual Uci Dowong, Senin (29/06),...

Dua Hari Lagi Dispen Kota...

Ternate - Dinas Pendidikan (Dispen) Kota Ternate, mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), baik secara Online maupun Ofline...

Tanggap Bencana, BPBD Sula bergerak...

Sanana -- Menyikapi bencana di Desa Waitina yang diduga terjadi karena curah hujan yang cukup tinggi sehingga meluapnya Air...

Usir Penyakit, Pemerintah Kelurahan Sulamadaha bersama Masyarakat Gelar Ritual Uci Dowong

|

Ternate – Pemerintah Kelurahan Sulamadaha bekerja sama dengan Pihak Adat dan Masyarakat setempat, menggelar Ritual Uci Dowong, Senin (29/06), bertempat di Pantai Wisata Sulamadaha, Kecamatan Kota Ternate Barat.

Rangkaian kegiatan pada Ritual Uci Dowong yang dilaksanakan terdiri dari :

  1. Ziarah Keramat 4 Soa, diantaranya, Tabanga, Toma Afu, Yalafai dan Sula.
  2. Tawaf Keliling Kampung selama 3 Malam.
  3. Siboso Gam (Menenangkan kampung selama 4 hari dari bunyi-bunyian seperti musik, munyi klakson sepeda motor dll).
  4. Ziarah dan Pembacaan Do’a.

Ritual ziarah keramat terakhir di tengah laut.

“Tujuan utama kegiatan ritual Uci Dowong adalah untuk mengusir segala macam penyakit yang di (lingkungan) kelurahan sulamadaha, kebetulan tahun ini dilaksanakan karena kondisi Covid-19,” ungkap Lurah Sulamadaha Safra Ismail saat ditemui awak media di tengah-tengah kegiatan.

Lurah menyebutkan, kagiatan seperti tawwaf keliling kampung bertujuan untuk mengusir penyakit-penyakit dan roh-roh jahat yang ada di kelurahan.

Untuk program tersebut, kata Lurah, sudah banyak diusulkan oleh masyarakat agar dimasukkan dalam anggaran DK, hanya saja menurut Lurah, karena kondisi Covid-19 maka anggaran DK pun belum dicairkan.

“Anggaran DK belum dicairkan, tetapi ini bentuk partisipasi dan semangat masyarakat sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar,” ucap Safra.

Kegiatan ini juga, lanjut Safra, sudah pernah dibahas untuk dijadikan sebagai kegiatan tahunan, tetapi belum bisa dipastikan. Pun kata Dia, juga sudah diusulkan ke Dinas Parawisata dan direspon baik soal finansialnya.

Safra pun mengajak kepada seluruh masyarakat sulamadaha agar jangan bosan-bosan melestarikan budaya yang ada agar terus ditingkat hingga anak cucu.

“Harus ada dukungan dari instansi terkait, yakni Dinas Kebudayaan, dan Dinas Parawisata. karena ini juga menyangkut kebudayaan, maka harus ada unsur instansi terkait agar apa yang kami sampaikan, jangan hanya menerima dengan kata-kata, tapi harus ada Eksennya,” harap Lurah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan Dinas Kebudayaan Kota Ternate, Camat Kota Ternate Barat Fahmi Basa, Dandim, serta seluruh masyarakat Kelurahan Sulamadaha.

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

[gs-fb-comments]

ARTIKEL TERKAIT

BPBD Pultab Usulkan Rekonstuksi Jembatan ke Pemprov Malut

Taliabu - Badan Penanggulangan Bencana Dareah (BPBD) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab), berencana akan mengusulkan rekostruksi beberapa jembatan yang rusak di Pulau Taliabu. Hal tersebut disampaikan Kepala BPBD Pultab Sutomo Teapon...

Lekuk Jalan Perjumpaan Rezeki Sumarno Melalui Tuna Sirip...

Sumarno Efendy (33 Tahun) tidak pernah menyangka kalau dia akan menetap sebagai warga Kelurahan Jambula dengan mengambil profesi sebagai nelayan tuna. Bapak beranak dua yang sering di sapa warga...

Pemda Sula mulai salurkan bantuan ke Korban Bencana...

Sanana — Bencana Alam berupa Banjir Bandang yang menerpa Desa Mangoli-Kec. Mangoli Tengah dan Desa Waitina di Kec. Mangoli Timur menyisakan duka Kita semua, khususnya masyarakat Maluku Utara-Kabupaten Kepulauan...

Hari ini DPUPRPKP Sula maping lokasi Bencana di...

Sanana - - Bencana Banjir Bandang di Desa Mangoli-Kec. Mangoli Tengah dan Desa Waitina-Kec. Mangoli Timur yang diduga meluapnya Air Sungai Waisenga mendapat respon cepat dari Dinas Pekerjaan Umum...

Alhamdulillah, Bencana di Desa Waitina tidak ada Korban...

Sanana -- Belum sampai 1x24 jam BPBD Kepulauan Sula (Kepsul) langsung dapat memetakan masalah akibat Bencana Banjir Bandang di Desa Waitina-Kec. Mangoli Timur. Kepada para awak media, Kepala Badan (Kaban)...

Pengurus Gempa Selatan Kecewa atas Penundaan Pembentukan Pansus...

Taliabu - Gerakan mahasiwa dan pemuda selatan (GEMPA) merasa kecewa dengan sikap DPRD Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat, pasalnya pembentukan Pansus pemeriksaan DD dan...

Tanggap Bencana, BPBD Sula bergerak ke Mangoli Timur,...

Sanana -- Menyikapi bencana di Desa Waitina yang diduga terjadi karena curah hujan yang cukup tinggi sehingga meluapnya Air Sungai Waisenga, Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Sula langsung...

Curah Hujan Tinggi Akibatkan Puluhan Rumah di Desa...

Sanana -- Salah seorang warga Desa Waitina, saat dikonfirmasi mengatakan, curah hujan yang cukup tinggi mengakibatkan meluapnya air kali di jembatan Desa Waitina, Sabtu (04/07). "Setiap terjadinya hujan deras di...

Dua Hari Lagi Dispen Kota Ternate Buka Pendaftaran...

Ternate - Dinas Pendidikan (Dispen) Kota Ternate, mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), baik secara Online maupun Ofline pada jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah...