POPULER

Merasa dicemarkan, Ketua Milineal HT Polisikan Akun...

Sanana -- Iksan Umasugi, Ketua Pemuda Milineal HT melaporkan Akun FB Sulabesi Biahifa kerena merasa dicemarkan namanya melalui Media...

Diduga Unprosedural, Rekomendasi SPBU Kompak CV. Sumayyah...

Sanana -- Buntut dibatalkannya Rekomendasi SPBU Kompak yang terletak di Desa Wainib-Kec. Sulabesi Selatan, dikarenakan Owner CV. Sumayyah Nur...

Sekda Syafrudin Sapsuha hadiri peninjauan lokasi Pembangunan...

Sanana -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Syafrudin Sapsuha menghadiri acara peninjauan lokasi Pembangunan Lembaga Pendidikan Ma'arif-NU...

Artikel Terkait

IKA PMII Sula Tuding Sahril Soamole Lakukan Pembohongan Publik

|

Sanana – Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan. Kali ini oleh Iksan Umasugi Wakil Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau IKA PMII Cab. Kepulauan Sula (Kepsul).

Kepada Media ini di Sekret PMII Cab. Kepsul Desa Fagudu-Sanana, Rabu malam (01/07), Iksan yang bersama Surachman Kemhai mantan Ketua PMII Kepsul ke-10 dan beberapa Sahabat PMII mengatakan,

”Saya sangat menyesalkan aksi turun kejalan yang dilakukan oleh Sahabat Sahril Soamole beberapa waktu lalu, Aksi yang dilakukan tanpa melakukan koordinasi dengan para sahabat yang lain, baik ditingkat pengurus Cabang dan Rayon”, ungkap Iksan kecewa.

Iksan juga menduga Aksi tersebut merupakan bagian dari Opini liar yang sengaja dikembangkan untuk nantinya menjadi konsumsi publik. Bagi Dia Sebagai Kader PMII yang baik harusnya melakukan kajian intensif sebelum menyampaikan informasi kepada publik, PMII dituntut cakap berilmu pengetahuan serta harusnya mampu memberikan informasi yang tepat dan benar kepada publik.

”PMII Sula bukan milik segelintir orang, tanpa adanya koordinasi dengan sahabat PMII yang lain wajar jika kemudian Kami menduga Aksi kemarin ditunggangi kelompok tertentu”, tutur Iksan Umasugi.

Iksan tidak mempersoalkan dugaan sejumlah Proyek bermasalah yang diteriakkan Sahril Cs dalam Aksinya, namun Iksan mempertanyakan apakah sudah melakukan telusur ke instansi terkait menyangkut hal ini.

”Persoalan Korupsi menjadi tanggung jawab Kita bersama, namun apakah sudah melakukan pengecekan ke Instansi terkait, apa dugaannya, berapa nilai korupsinya, apa kah sudah dilakukan pengembalian, karena saya melihat data yang mereka miliki hanya nilai proyek atau pagu nya saja, aneh jika misalnya nilai proyek 3 milyar kemudian di Korupsi 3 milyar juga, itu artinya pasti tidak ada pekerjaan dilapangan, tentu mudah saja aparatur penegak hukum menetapkan pelaksana pekerjaan sebagai tersangka”, beber Iksan.

Iksan Umasugi kepada media juga mengilustrasikan, bahwa dalam dugaan korupsi yang disampaikan Sahril, bagian mana yang dikorupsi? Apakah Volume Pekerjaan atau Denda karena Keterlambatan Pekerjaan.

Lebih jauh Iksan menuturkan, bahwa lembaga yang kompeten mangaudit kerugian negara itu adalah BPK.
Begitu juga jika ada nilai kerugian, harus ada telusur bahwa ini sudah dikembalikan ke Kas Negara/Daerah atau belum, kan hal ini harus ditanyakan ke lembaga berwenang, yakni inspektorat.

“Jadi saya menilai sahabat Sahril tidak detail dalam hal ini, kemudian tidak mengkaji terlebih dahulu dan cenderung kebablasan. Seperti penyampaian informasi tanpa kekuatan Data, sehingga tidak menjadi tuntas.” Katanya

Sebagai Informasi, beberapa Waktu lalu Sahril Soamole sebagai Ketua Cabang PMII Kepsul melakukan aksi menyoroti sejumlah proyek Tahun 2018 dan 2019 yang diduga bermasalah di Kab. Kepulauan Sula.

Kurang lebih 26 item Proyek diduga bermasalah menjadi issue utama dalam aksi Sahril Soamole yang mengatasnamakan PMII Cab. Kepsul.
Bahkan sejumlah pelaksana pekerjaan (Kontraktor) menjadi sasaran dalam aksi ini, sebut saja CV. Permata hijau, CV Permata membangun, CV Permata bersama, CV Permata jaya, CV Bumi jaya, CV Jaya lestari, CV. Alam sutra dan CV. bumi karya di teriakan sebagai pelaksana pekerjaan yang kemudian diduga melakukan tindak pidana Korupsi.

Iksan mengkhawatirkan publik akan menilai jika PMII Cab. Kepsul memberikan informasi yang bersifat Hoax, dan ini akan berimbas kepada semua sahabat PMII dan juga dirinya di IKA PMII.

”Saya menduga Adik-adik saya di Cabang salah menafsirkan mana nilai proyek dan mana yang dimaksudkan penyalahgunaan anggaran atau Korupsi”, tambah Iksan Umasugi.

Iksan merasa sahabat Sahril Soamole terlalu berlebihan dalam mengambil peran sebagai ‘agen of information’, yang dituntut untuk memberikan informasi yang tepat dan benar kepada publik.

”Kalo hari ini hanya pribadi Syahril Soamole silahkan saja, namun ini kan membawa lembaga besar PMII yang menjadi rumah besar Kita semua”, pungkas Iksan.

Sementara itu Surachman Kemhai menyoroti Aksi yang dilakukan tanpa konsolidasi ke semua Sahabat PMII Cab. Kepsul dan juga para alumni di IKA PMII termasuk dirinya.

Surachman sedikit menyinggung lahirnya Sahril Soamole sebagai Ketua PMII ke-11 Cab. Kepsul yang premature yakni tanpa musyawarah sehingga menimbulkan ketidakmatangan dalam berorganisasi.

”Aksi yang dilakukan oleh sahabat PMII dicabang tanpa konsolidasi, saya mengira ini penuh dengan settingan yang bisa saja menguntungkan sebagian orang”, ujar Surachman.

Menurut Dia, ini menjadi ancaman bagi Pengurus PMII Cab. Kepsul serta Senior di IKA PMII, jika dibiarkan terus-menerus maka akan menjadikan PMII Sula mengalami stucknasi atau bahkan degradasi berpikir.

”Mari Kita urus rumah tangga kita secara bersama, bukan hanya ber enam atau bertujuh orang tanpa koordinasi, tanpa komunikasi”, kata Surachman.

Surachman menegaskan bahwa dirinya beserta semua pengurus cabang masih stan bye di sekretariat PMII yang lama yang menjadi rumah bersama semua sahabat PMII di Kabupaten Kepulauan Sula.

Video Pesan Layanan Masyarakat

BERITA LAINNYA

Perkiraan Hewan Qurban di Kepsul sekitar 134 Ekor, sedang dari ACT ditaksir mencapai 150 Ekor Sapi Qurban

Sanana -- Kepala Bagian Kesejahteraan (Kabag Kesra) Setda Kepulauan Sula (Kepsul), Haryono Subianto saat ditemui sela...

Dir Pamobvit Polda Malut dan Tiga Kapolres Berganti

Ternate -- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengeluarkan Surat Telegram (ST) tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan...

Kapolsek Sulbar saksikan penyerahan Hewan Qurban Pemda Kepsul melalui DLHKP ke Masyarakat Kabau Pantai

Sanana -- Penyembelihan hewan qurban menjadi bagian yang tak terlepaskan dari perayaan Hari Raya Idul...

IKA PMII Sula Tuding Sahril Soamole Lakukan Pembohongan Publik

|

Sanana – Penolakan terhadap Informasi yang belum tentu kebenarannya kemudian dibuat seolah-olah benar adanya atau hoax kembali mendapat sorotan. Kali ini oleh Iksan Umasugi Wakil Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau IKA PMII Cab. Kepulauan Sula (Kepsul).

Kepada Media ini di Sekret PMII Cab. Kepsul Desa Fagudu-Sanana, Rabu malam (01/07), Iksan yang bersama Surachman Kemhai mantan Ketua PMII Kepsul ke-10 dan beberapa Sahabat PMII mengatakan,

”Saya sangat menyesalkan aksi turun kejalan yang dilakukan oleh Sahabat Sahril Soamole beberapa waktu lalu, Aksi yang dilakukan tanpa melakukan koordinasi dengan para sahabat yang lain, baik ditingkat pengurus Cabang dan Rayon”, ungkap Iksan kecewa.

Iksan juga menduga Aksi tersebut merupakan bagian dari Opini liar yang sengaja dikembangkan untuk nantinya menjadi konsumsi publik. Bagi Dia Sebagai Kader PMII yang baik harusnya melakukan kajian intensif sebelum menyampaikan informasi kepada publik, PMII dituntut cakap berilmu pengetahuan serta harusnya mampu memberikan informasi yang tepat dan benar kepada publik.

”PMII Sula bukan milik segelintir orang, tanpa adanya koordinasi dengan sahabat PMII yang lain wajar jika kemudian Kami menduga Aksi kemarin ditunggangi kelompok tertentu”, tutur Iksan Umasugi.

Iksan tidak mempersoalkan dugaan sejumlah Proyek bermasalah yang diteriakkan Sahril Cs dalam Aksinya, namun Iksan mempertanyakan apakah sudah melakukan telusur ke instansi terkait menyangkut hal ini.

”Persoalan Korupsi menjadi tanggung jawab Kita bersama, namun apakah sudah melakukan pengecekan ke Instansi terkait, apa dugaannya, berapa nilai korupsinya, apa kah sudah dilakukan pengembalian, karena saya melihat data yang mereka miliki hanya nilai proyek atau pagu nya saja, aneh jika misalnya nilai proyek 3 milyar kemudian di Korupsi 3 milyar juga, itu artinya pasti tidak ada pekerjaan dilapangan, tentu mudah saja aparatur penegak hukum menetapkan pelaksana pekerjaan sebagai tersangka”, beber Iksan.

Iksan Umasugi kepada media juga mengilustrasikan, bahwa dalam dugaan korupsi yang disampaikan Sahril, bagian mana yang dikorupsi? Apakah Volume Pekerjaan atau Denda karena Keterlambatan Pekerjaan.

Lebih jauh Iksan menuturkan, bahwa lembaga yang kompeten mangaudit kerugian negara itu adalah BPK.
Begitu juga jika ada nilai kerugian, harus ada telusur bahwa ini sudah dikembalikan ke Kas Negara/Daerah atau belum, kan hal ini harus ditanyakan ke lembaga berwenang, yakni inspektorat.

“Jadi saya menilai sahabat Sahril tidak detail dalam hal ini, kemudian tidak mengkaji terlebih dahulu dan cenderung kebablasan. Seperti penyampaian informasi tanpa kekuatan Data, sehingga tidak menjadi tuntas.” Katanya

Sebagai Informasi, beberapa Waktu lalu Sahril Soamole sebagai Ketua Cabang PMII Kepsul melakukan aksi menyoroti sejumlah proyek Tahun 2018 dan 2019 yang diduga bermasalah di Kab. Kepulauan Sula.

Kurang lebih 26 item Proyek diduga bermasalah menjadi issue utama dalam aksi Sahril Soamole yang mengatasnamakan PMII Cab. Kepsul.
Bahkan sejumlah pelaksana pekerjaan (Kontraktor) menjadi sasaran dalam aksi ini, sebut saja CV. Permata hijau, CV Permata membangun, CV Permata bersama, CV Permata jaya, CV Bumi jaya, CV Jaya lestari, CV. Alam sutra dan CV. bumi karya di teriakan sebagai pelaksana pekerjaan yang kemudian diduga melakukan tindak pidana Korupsi.

Iksan mengkhawatirkan publik akan menilai jika PMII Cab. Kepsul memberikan informasi yang bersifat Hoax, dan ini akan berimbas kepada semua sahabat PMII dan juga dirinya di IKA PMII.

”Saya menduga Adik-adik saya di Cabang salah menafsirkan mana nilai proyek dan mana yang dimaksudkan penyalahgunaan anggaran atau Korupsi”, tambah Iksan Umasugi.

Iksan merasa sahabat Sahril Soamole terlalu berlebihan dalam mengambil peran sebagai ‘agen of information’, yang dituntut untuk memberikan informasi yang tepat dan benar kepada publik.

”Kalo hari ini hanya pribadi Syahril Soamole silahkan saja, namun ini kan membawa lembaga besar PMII yang menjadi rumah besar Kita semua”, pungkas Iksan.

Sementara itu Surachman Kemhai menyoroti Aksi yang dilakukan tanpa konsolidasi ke semua Sahabat PMII Cab. Kepsul dan juga para alumni di IKA PMII termasuk dirinya.

Surachman sedikit menyinggung lahirnya Sahril Soamole sebagai Ketua PMII ke-11 Cab. Kepsul yang premature yakni tanpa musyawarah sehingga menimbulkan ketidakmatangan dalam berorganisasi.

”Aksi yang dilakukan oleh sahabat PMII dicabang tanpa konsolidasi, saya mengira ini penuh dengan settingan yang bisa saja menguntungkan sebagian orang”, ujar Surachman.

Menurut Dia, ini menjadi ancaman bagi Pengurus PMII Cab. Kepsul serta Senior di IKA PMII, jika dibiarkan terus-menerus maka akan menjadikan PMII Sula mengalami stucknasi atau bahkan degradasi berpikir.

”Mari Kita urus rumah tangga kita secara bersama, bukan hanya ber enam atau bertujuh orang tanpa koordinasi, tanpa komunikasi”, kata Surachman.

Surachman menegaskan bahwa dirinya beserta semua pengurus cabang masih stan bye di sekretariat PMII yang lama yang menjadi rumah bersama semua sahabat PMII di Kabupaten Kepulauan Sula.

Video Pesan Layanan Masyarakat

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Aktivis IMM Malut ingatkan Kades dan BPD terkait...

Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan Tertinggi ditingkat Desa. Sekaligus sebagai Pusat Administrasi ditingkat Desa, dan Desa salah...

3 Fraksi Menerima dan Menyetujui serta Mengapresiasi Capaian...

Sanana -- Lagi-lagi F-Golkar memilih Abstain pada Sidang Paripurna Penyampaian pendapat Akhir Fraksi-Fraksi DPRD Kepsul atas Ranperda Pertanggungjawaban dan Pelaksanaan APBD Th. 2019 dan Ranperda Tentang BUMD Inovasi Sula....

Dir Pamobvit Polda Malut dan Tiga Kapolres Berganti

Ternate -- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengeluarkan Surat Telegram (ST) tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan dilingkungan Polri sesuai ST tertanggal 03 Agustus 2020 yang ditanda tangani As SDM Kapolri...

Cuaca Laut Masih Kondusif, Kapos Sahabandar : Tidak...

Ternate -- Petugas Sahabandar Pelabuhan Bastiong tidak melakukan perubahan jadwal keberangkatan kapal pada semua rute, meski BMKG Kota Ternate telah menyampaikan hasil ramalan cuaca terkini. Kepala Pos Sahabandar Pelabuhan Bastiong...

Akibat Covid-19, Pegadaian Syariah Ternate Batasi Penyaluran Kredit...

Ternate -- Pegadaian Syariah Cabang Kota Ternate di tahun 2020 ini membatasi penyaluran khususnya pada produk kredit berbasis Fidusia. Pasalnya dampak dari Pandemi Covid-19 mempengaruhi kemampuan masyarakat dalam hal...

Diduga Unprosedural, Rekomendasi SPBU Kompak CV. Sumayyah Nur...

Sanana -- Buntut dibatalkannya Rekomendasi SPBU Kompak yang terletak di Desa Wainib-Kec. Sulabesi Selatan, dikarenakan Owner CV. Sumayyah Nur Meccah Sdr. Rahmat melakukan Unprosedural Administrasi atau melakukan pemberkasan yang...

Cuaca Buruk, Dua Nelayan Tenggelam, Basarnas Kota Ternate...

Ternate -- Tim Rescue Basarnas Kota Ternate Pagi tadi sekitar pukul 08.55 WIT, mengevakuasi dua nelayan yang tenggelam akibat dihantam gelombang. Proses evakusi itu dilakukan setelah Basarnas Kota Ternate...

DK Tahap I Cair, Kelurahan Gamalama dahulukan Program...

Ternate -- Dana Kelurahan (DK) Tahap I tahun 2020 Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara telah dicairkan. DK tersebut bakal dipergunakan untuk melaksanakan program pemberdayaan bidang...

Sekda Syafrudin Sapsuha hadiri peninjauan lokasi Pembangunan LP....

Sanana -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Syafrudin Sapsuha menghadiri acara peninjauan lokasi Pembangunan Lembaga Pendidikan Ma'arif-NU Kepsul di Desa Wailau-Kec. Sanana. Acara yang digelar oleh Keluarga...