POPULER

Merasa dicemarkan, Ketua Milineal HT Polisikan Akun...

Sanana -- Iksan Umasugi, Ketua Pemuda Milineal HT melaporkan Akun FB Sulabesi Biahifa kerena merasa dicemarkan namanya melalui Media...

Diduga Unprosedural, Rekomendasi SPBU Kompak CV. Sumayyah...

Sanana -- Buntut dibatalkannya Rekomendasi SPBU Kompak yang terletak di Desa Wainib-Kec. Sulabesi Selatan, dikarenakan Owner CV. Sumayyah Nur...

Sekda Syafrudin Sapsuha hadiri peninjauan lokasi Pembangunan...

Sanana -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Syafrudin Sapsuha menghadiri acara peninjauan lokasi Pembangunan Lembaga Pendidikan Ma'arif-NU...

Artikel Terkait

Kakanwil Kemenag Malut Ajak Masyarakat Hargai Perbedaan, Jangan Paksakan Persamaan

|

Jailolo — Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan negara majemuk yang memiliki keanekaragaman hayati dan budaya. Indonesia terdiri dari 17.508 pulau yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Sebagai negara kepulauan terbesar didunia, masyarakat Indonesia memiliki keberagaman dalam kehidupan pada linkungannya masing-masing. Keberagaman itu lahir karena perbedaan, seperti suku bangsa, ras, agama, adat istiadat, ideologi politik, sosial budaya, ekonomi dan lainnya.

Bangsa Indonesia memang sudah ditakdirkan oleh Tuhan yang maha Esa untuk berbeda, namun sejak dahulu, masyarakatnya bisa hidup rukun dan damai dalam perbedaan masing-masing.

“Kerukunan itu indah, ibarat pelangi yang mempunyai warna warni, jika umat beragama hidup rukun dan saling berdampingan dengan baik maka akan tercipta keindahan. Mari hargai perbedaan, jangan paksakan persamaan” ujar Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Maluku Utara H. Sarbin Sehe, MPdI saat membuka dengan resmi kegiatan Dialog Lintas Agama yang dilaksanakan oleh Kemenag Kabpaten Halmahera Barat (Halbar), Kamis (09/07) bertempat di Aula Kemenag Halbar.

Kerukunan, kedamaian dan ketentraman, imbuh Kakanwil, akan bisa tercipta dengan baik manakala semua elemen masyarakat bersama pemerintah bisa bersinergi dengan baik dan terus menyuarakan bersama tentang pentingnya kerukunan dan kedamaian

“Kerukunan adalah faktor penentu berlangsungnya program pembangunan Nasional. tanpa kerukunan, proses pembangunan tidak akan berjalan dengan baik” ujarnya

Selanjutnya, Kakanwil mengatakan, salah satu elemen yang menjadi kekuatan penting dalam menumbuhkan kerukunan yang perlu di jaga dan dilestarikan yaitu kearifan lokal (Lokal Wisdom) dimana nilai-nilai itu tumbuh sebelum Agama dan Negara hadir.

“Hadirnya kearifan lokal atau adat budaya di Moloku kie Raha seperti Rasai, Marahai, Tomaloa Sebanari, Marimoi Ngone Futuru dll ini jauh sebelum agama dan Negara hadir, nilai-nilai ini sarat dengan toleransi dan kerukunan yang terus dijaga dan dilestarikan” jelasnya.

Kakanwil juga meminta agar para peserta tidak terprovokasi dengan pemberitaan hoax yang disampaikan lewat media Sosial (Medsos) baik itu Issu Khilafah, Komunis maupun Issu lainnya yang dapat mengancam kerukunan dan keutuhan NKRI.

Selain itu terkait Covid-19, Ia mengajak kepada para undangan agar terus mematuhi Protokol Kesehatan dalam penerapan tatanan Era kebiasaan baru.

Kegiatan yang bertemakan “Bersatu mengelolah perpedaan, untuk membangun kerukunan umat beragama di Kabupaten Halmahera Barat yang berbudaya dan bermartabat” dihadiri oleh Kakankemenag Halbar H. Hasbullah Tahir, mewakili Kapolres Halbar Ardijonal Samau, sejumlah Pejabat Eselon IV Kanwil, sejumlah pejabat eselon IV Kemenag Halbar serta peserta Dialog.

Video Pesan Layanan Masyarakat

BERITA LAINNYA

Merasa dicemarkan, Ketua Milineal HT Polisikan Akun FB Sulabesi Biahifa

Sanana -- Iksan Umasugi, Ketua Pemuda Milineal HT melaporkan Akun FB Sulabesi Biahifa kerena merasa...

Cuaca Buruk, Dua Nelayan Tenggelam, Basarnas Kota Ternate Lakukan Evakuasi

Ternate -- Tim Rescue Basarnas Kota Ternate Pagi tadi sekitar pukul 08.55 WIT, mengevakuasi dua...

Aktivis IMM Malut ingatkan Kades dan BPD terkait Regulasi Desa No. 6 Tahun 2014

Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus...

Kakanwil Kemenag Malut Ajak Masyarakat Hargai Perbedaan, Jangan Paksakan Persamaan

|

Jailolo — Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan negara majemuk yang memiliki keanekaragaman hayati dan budaya. Indonesia terdiri dari 17.508 pulau yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Sebagai negara kepulauan terbesar didunia, masyarakat Indonesia memiliki keberagaman dalam kehidupan pada linkungannya masing-masing. Keberagaman itu lahir karena perbedaan, seperti suku bangsa, ras, agama, adat istiadat, ideologi politik, sosial budaya, ekonomi dan lainnya.

Bangsa Indonesia memang sudah ditakdirkan oleh Tuhan yang maha Esa untuk berbeda, namun sejak dahulu, masyarakatnya bisa hidup rukun dan damai dalam perbedaan masing-masing.

“Kerukunan itu indah, ibarat pelangi yang mempunyai warna warni, jika umat beragama hidup rukun dan saling berdampingan dengan baik maka akan tercipta keindahan. Mari hargai perbedaan, jangan paksakan persamaan” ujar Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Maluku Utara H. Sarbin Sehe, MPdI saat membuka dengan resmi kegiatan Dialog Lintas Agama yang dilaksanakan oleh Kemenag Kabpaten Halmahera Barat (Halbar), Kamis (09/07) bertempat di Aula Kemenag Halbar.

Kerukunan, kedamaian dan ketentraman, imbuh Kakanwil, akan bisa tercipta dengan baik manakala semua elemen masyarakat bersama pemerintah bisa bersinergi dengan baik dan terus menyuarakan bersama tentang pentingnya kerukunan dan kedamaian

“Kerukunan adalah faktor penentu berlangsungnya program pembangunan Nasional. tanpa kerukunan, proses pembangunan tidak akan berjalan dengan baik” ujarnya

Selanjutnya, Kakanwil mengatakan, salah satu elemen yang menjadi kekuatan penting dalam menumbuhkan kerukunan yang perlu di jaga dan dilestarikan yaitu kearifan lokal (Lokal Wisdom) dimana nilai-nilai itu tumbuh sebelum Agama dan Negara hadir.

“Hadirnya kearifan lokal atau adat budaya di Moloku kie Raha seperti Rasai, Marahai, Tomaloa Sebanari, Marimoi Ngone Futuru dll ini jauh sebelum agama dan Negara hadir, nilai-nilai ini sarat dengan toleransi dan kerukunan yang terus dijaga dan dilestarikan” jelasnya.

Kakanwil juga meminta agar para peserta tidak terprovokasi dengan pemberitaan hoax yang disampaikan lewat media Sosial (Medsos) baik itu Issu Khilafah, Komunis maupun Issu lainnya yang dapat mengancam kerukunan dan keutuhan NKRI.

Selain itu terkait Covid-19, Ia mengajak kepada para undangan agar terus mematuhi Protokol Kesehatan dalam penerapan tatanan Era kebiasaan baru.

Kegiatan yang bertemakan “Bersatu mengelolah perpedaan, untuk membangun kerukunan umat beragama di Kabupaten Halmahera Barat yang berbudaya dan bermartabat” dihadiri oleh Kakankemenag Halbar H. Hasbullah Tahir, mewakili Kapolres Halbar Ardijonal Samau, sejumlah Pejabat Eselon IV Kanwil, sejumlah pejabat eselon IV Kemenag Halbar serta peserta Dialog.

Video Pesan Layanan Masyarakat

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Aktivis IMM Malut ingatkan Kades dan BPD terkait...

Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan Tertinggi ditingkat Desa. Sekaligus sebagai Pusat Administrasi ditingkat Desa, dan Desa salah...

3 Fraksi Menerima dan Menyetujui serta Mengapresiasi Capaian...

Sanana -- Lagi-lagi F-Golkar memilih Abstain pada Sidang Paripurna Penyampaian pendapat Akhir Fraksi-Fraksi DPRD Kepsul atas Ranperda Pertanggungjawaban dan Pelaksanaan APBD Th. 2019 dan Ranperda Tentang BUMD Inovasi Sula....

Dir Pamobvit Polda Malut dan Tiga Kapolres Berganti

Ternate -- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengeluarkan Surat Telegram (ST) tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan dilingkungan Polri sesuai ST tertanggal 03 Agustus 2020 yang ditanda tangani As SDM Kapolri...

Cuaca Laut Masih Kondusif, Kapos Sahabandar : Tidak...

Ternate -- Petugas Sahabandar Pelabuhan Bastiong tidak melakukan perubahan jadwal keberangkatan kapal pada semua rute, meski BMKG Kota Ternate telah menyampaikan hasil ramalan cuaca terkini. Kepala Pos Sahabandar Pelabuhan Bastiong...

Akibat Covid-19, Pegadaian Syariah Ternate Batasi Penyaluran Kredit...

Ternate -- Pegadaian Syariah Cabang Kota Ternate di tahun 2020 ini membatasi penyaluran khususnya pada produk kredit berbasis Fidusia. Pasalnya dampak dari Pandemi Covid-19 mempengaruhi kemampuan masyarakat dalam hal...

Diduga Unprosedural, Rekomendasi SPBU Kompak CV. Sumayyah Nur...

Sanana -- Buntut dibatalkannya Rekomendasi SPBU Kompak yang terletak di Desa Wainib-Kec. Sulabesi Selatan, dikarenakan Owner CV. Sumayyah Nur Meccah Sdr. Rahmat melakukan Unprosedural Administrasi atau melakukan pemberkasan yang...

Cuaca Buruk, Dua Nelayan Tenggelam, Basarnas Kota Ternate...

Ternate -- Tim Rescue Basarnas Kota Ternate Pagi tadi sekitar pukul 08.55 WIT, mengevakuasi dua nelayan yang tenggelam akibat dihantam gelombang. Proses evakusi itu dilakukan setelah Basarnas Kota Ternate...

DK Tahap I Cair, Kelurahan Gamalama dahulukan Program...

Ternate -- Dana Kelurahan (DK) Tahap I tahun 2020 Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara telah dicairkan. DK tersebut bakal dipergunakan untuk melaksanakan program pemberdayaan bidang...

Sekda Syafrudin Sapsuha hadiri peninjauan lokasi Pembangunan LP....

Sanana -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Syafrudin Sapsuha menghadiri acara peninjauan lokasi Pembangunan Lembaga Pendidikan Ma'arif-NU Kepsul di Desa Wailau-Kec. Sanana. Acara yang digelar oleh Keluarga...