TERPOPULER

Bupati Halsel Dianggap Remehkan Surat Edaran Mendagri

Labuha — Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dianggap telah meremehkan edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn.)...

Senin Besok, Polda Malut bersama Tim Penanggulangan...

Ternate -- Tim gabungan penanggulangan pandemic Covid-19 Provinsi Maluku Utara akan melaksanakan penyemprotan masal di Kota Ternate, guna menangkal...

Ketum HPMWB Tegaskan PT. STS Jangan Main-main...

Maba -- Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Wilayah Buli (HPMWB) sebut perusahaan tambang PT. STS yang beroperasi di wilayah...

Terkait Aksi Protes dan Pemalangan Kantor BP2RD...

Ternate - Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate, Ahmad Yani Abdurahman menanggapi aksi protes dan...

Dalam Waktu Dekat, PD SPSI Akan Bentuk...

Ternate — Pengurus Pimpinan Daerah Federasi Serikat Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD FSP KEP SPSI)...

Dinas PTSP Haltim Dapat Kucuran DAK Tahun...

Maba -- Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Provinsi Maluku Utara (Malut) melalui Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) mendapatkan...

Bupati Halsel Dianggap Remehkan Surat Edaran Mendagri

Labuha — Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dianggap telah meremehkan edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn.)...

Senin Besok, Polda Malut bersama Tim Penanggulangan...

Ternate -- Tim gabungan penanggulangan pandemic Covid-19 Provinsi Maluku Utara akan melaksanakan penyemprotan masal di Kota Ternate, guna menangkal...

Ketum HPMWB Tegaskan PT. STS Jangan Main-main...

Maba -- Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Wilayah Buli (HPMWB) sebut perusahaan tambang PT. STS yang beroperasi di wilayah...

Terkait Aksi Protes dan Pemalangan Kantor BP2RD...

Ternate - Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate, Ahmad Yani Abdurahman menanggapi aksi protes dan...

Dalam Waktu Dekat, PD SPSI Akan Bentuk...

Ternate — Pengurus Pimpinan Daerah Federasi Serikat Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD FSP KEP SPSI)...

ARTIKEL TERKAIT

Dimasa Pandemi Covid-19, Jumlah TKA di Malut sebanyak 1.900 Orang

|

Ternate — Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Provinsi Maluku Utara (Malut) dimasa pandemi Covid-19 ini fokus pada Penanganan dan Pengawasan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Kepala Devisi Imigrasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku Utara Filianto Akbar, saat ditemui awak media, Rabu (22/07) mengatakan, diera PSBB sekarang ini pihaknya mengantisipasi kedatangan TKA dan kemungkinan terjadinya konflik akibat penolakan kedatangan TKA yang datang ke Maluku Utara.

“Oleh sebab itu, tim pora ini perlu kita kuatkan,” ungkap Filianto saat ditemui di Royal Resto, usai rapat bersama dengan 18 Instansi penanganan TKA di Malut.

Dikatakan, pihaknya hadir pada rapat tersebut untuk memberikan informasi atau data terkait berapa jumlah TKA yang ada diwilayah Malut, juga perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan tenaga asing diwilayah Malut.

“Kita bersama-sama Tim Pora mengatasi persoalan-persoalan yang ada di Malut,” tandasnya.

Filianto menyebutkan, jumlah TKA yang terdata diwilayah Malut dimasa Covid-19 kurang lebih 1.900 orang. Pun kata Dia, dua perusahan besar yang mempekerjakan TKA china diwilayah Malut yaitu PT-IWIP dan PT-HARITA. Kedua perusahan itu bergerak dibidang pertambangan.

Menurut Filianto, yang perlu diantisipasi justru bukan soal penambahan TKAnya, tetapi kerugian yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19, salah satunya soal kesehatan, juga perekonomian.

Meski begitu, Filianto mengungkapkan, akan ada arus balik kedatangan orang-orang asing yang bekerja diwilayah Malut.

“Harapan kita sebagai pemerintah, bisa memperbaiki perekonomian kita baik disektor perdagangan juga sektor pariwisata,” ucapnya.

Dikatakan, salah satu tugas Imigrasi adalah menjadi fasilitator kesejahteraan dibidang ekonomi, karena imigrasi memberikan izin tinggal orang asing dalam hal melakukan pekerjaan.

“Nah kita sebagai petugas imigrasi selain dari pelayanan publik, atau penindakan hukum, juga sebagai fasilitator diwilayah ini, itu sebabnya kita mengantisipasi kedatangan mereka (TKA),” jelasnya.

Filianto juga berharap, dari 18 instansi yang tergabung dalam tim pora, sama-sama memiliki fungsi pengawasan, juga dapat bersinergitas untuk penanganan orang asing.

Iklan Video

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Jum’at Pekan Depan, Mahasiswa Patani Timur Gelar LDK

Weda -- Mahasiswa Patani Timur (MPT) dari tiga organisasi, yakni Himpunan Pelajar Mahasiswa Peniti Damuli...

Tahun 2021, ATR/BPN Target Daftarkan 500 Bidang Tanah

Ternate -- Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Ternate, melalui Program...

Fokus Peningkatan Jumlah Produksi Kopra Putih, Nakertrans Malut Berencana Menambah Rumah Pengelolahan

Sofifi — Usai eksport 10 ton kopra putih ke Surabaya Jawa Timur beberapa waktu lalu,...

Dimasa Pandemi Covid-19, Jumlah TKA di Malut sebanyak 1.900 Orang

Ternate — Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Provinsi Maluku Utara (Malut) dimasa pandemi Covid-19 ini fokus pada Penanganan dan Pengawasan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Kepala Devisi Imigrasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku Utara Filianto Akbar, saat ditemui awak media, Rabu (22/07) mengatakan, diera PSBB sekarang ini pihaknya mengantisipasi kedatangan TKA dan kemungkinan terjadinya konflik akibat penolakan kedatangan TKA yang datang ke Maluku Utara.

“Oleh sebab itu, tim pora ini perlu kita kuatkan,” ungkap Filianto saat ditemui di Royal Resto, usai rapat bersama dengan 18 Instansi penanganan TKA di Malut.

Dikatakan, pihaknya hadir pada rapat tersebut untuk memberikan informasi atau data terkait berapa jumlah TKA yang ada diwilayah Malut, juga perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan tenaga asing diwilayah Malut.

“Kita bersama-sama Tim Pora mengatasi persoalan-persoalan yang ada di Malut,” tandasnya.

Filianto menyebutkan, jumlah TKA yang terdata diwilayah Malut dimasa Covid-19 kurang lebih 1.900 orang. Pun kata Dia, dua perusahan besar yang mempekerjakan TKA china diwilayah Malut yaitu PT-IWIP dan PT-HARITA. Kedua perusahan itu bergerak dibidang pertambangan.

Menurut Filianto, yang perlu diantisipasi justru bukan soal penambahan TKAnya, tetapi kerugian yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19, salah satunya soal kesehatan, juga perekonomian.

Meski begitu, Filianto mengungkapkan, akan ada arus balik kedatangan orang-orang asing yang bekerja diwilayah Malut.

“Harapan kita sebagai pemerintah, bisa memperbaiki perekonomian kita baik disektor perdagangan juga sektor pariwisata,” ucapnya.

Dikatakan, salah satu tugas Imigrasi adalah menjadi fasilitator kesejahteraan dibidang ekonomi, karena imigrasi memberikan izin tinggal orang asing dalam hal melakukan pekerjaan.

“Nah kita sebagai petugas imigrasi selain dari pelayanan publik, atau penindakan hukum, juga sebagai fasilitator diwilayah ini, itu sebabnya kita mengantisipasi kedatangan mereka (TKA),” jelasnya.

Filianto juga berharap, dari 18 instansi yang tergabung dalam tim pora, sama-sama memiliki fungsi pengawasan, juga dapat bersinergitas untuk penanganan orang asing.

VIDEO

IKLAN

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA

FKPA-MU Gelar Aksi Peduli Kemanusiaan dan Kampanye Lingkungan

Ternate -- Forum Komunikasi Pecinta Alam Maluku Utara (FKPA-MU) gelar Aksi Galang Dana Peduli Kemanusiaan untuk masyarakat Halmahera Utara (Halut) yang tertimpa musibah banjir beberapa waktu lalu. Dalam waktu...

Ketua DPD Partai Beringin Karya Kota Ternate Minta...

Ternate -- Pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari Partai Berkarya, berbuntut pengembalian kewenangan dari BANMUS DPRD Kota Ternate ke internal Partai. Ketua DPD Partai...

Dirut RSUD Chasan Boesoirie Sebut Banyak Masyarakat yang...

Ternate -- Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie, dr. Syamsul Bahri menanggapi soal isu yang berkembang dan Asumsi negatif masyarakat terkait  Vaksinasi. Menurutnya, bicara soal vaksinasi itu sudah...

P2A Kota Ternate Mencatat Sebanyak 15 Kasus Sepanjang...

Ternate — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2A) Kota Ternate mencatat sebanyak 15 Kasus sepanjang Tahun 2020, diantaranya Kasus Penelantaraan Anak, Kekerasan Terhadap Anak, Hak Asuh Anak, Pencabulan, dan...

Inspektorat Taliabu Belum Teruskan Hasil Audit ADD dan...

Taliabu - Penaganan Kasus Audit ADD dan DD Desa Loseng Kecamatan Taliabu Timur selatan kabupaten Pulau Taliabu hingga kini belum juga diserahkan oleh pihak inspektorat ke Polres Kepulauan Sula. Berdasarkan...

Kuasa Hukum Usman-Bassam Siap Hadapi Gugatan Helmi-Ode di...

Labuha — Kuasa Hukum Usman-Bassam bersama Kantor Hukum AWK dan Partners menyatakan siap menghadapi gugatan dari Paslon Helmi-Ode dalam sidang gugatan, di Mahkamah Konstitusi (MK) yang bakal mulai digelar,...

Antisipasi Bencana Alam, Kadis BPBD Halteng Himbau Masyarakat...

Weda --  Mencermati terkait bencana alam yang menimpa dibeberapa Propinsi di indonesia beberapa waktu lalu telah, Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) menghimbau kepada Masyarakat Agar...

Komisi III DPR Setujui Listyo Sigit Prabowo Sebagai...

Jakarta -- Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry menyampaikan bahwa setelah melakukan uji kelayakan atau fit and proper test, serta mendengarkan pendapat akhir dari semua fraksi-fraksi komisi bidang...

Pekan Depan Wiratama Mewisudakan Mahasiswa Dua Prodi

Ternate - Pekan depan pihak yayasan Wiratama Ternate, gelar wisuda untuk dua Prodi yang sempat tertunda beberapa kali jadwal wisudanya. Dua Prodi tersebut yakni Prodi Menejmen informatika dan Komputer...