POPULER

Merasa dicemarkan, Ketua Milineal HT Polisikan Akun...

Sanana -- Iksan Umasugi, Ketua Pemuda Milineal HT melaporkan Akun FB Sulabesi Biahifa kerena merasa dicemarkan namanya melalui Media...

Diduga Unprosedural, Rekomendasi SPBU Kompak CV. Sumayyah...

Sanana -- Buntut dibatalkannya Rekomendasi SPBU Kompak yang terletak di Desa Wainib-Kec. Sulabesi Selatan, dikarenakan Owner CV. Sumayyah Nur...

Sekda Syafrudin Sapsuha hadiri peninjauan lokasi Pembangunan...

Sanana -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Syafrudin Sapsuha menghadiri acara peninjauan lokasi Pembangunan Lembaga Pendidikan Ma'arif-NU...

Artikel Terkait

Diduga Lalai dalam Pembayaran Gaji Guru PTT, Kadispen Malut diminta Evaluasi Kinerja Bidang Ketenagaan

|

Sofifi — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara diminta bertanggungjawab atas dugaan kelalaian pembayaran gaji honorer dua orang guru PTT SMA Negeri 29 Halmahera Selatan.

Mirna Asek salah satu guru PTT SMA Negeri 29 Halmahera Selatan, saat dikonfirmasi awak media, Senin (27/07) menjelaskan, bahwa dirinya bersama salah satu rekan gurunya sampai hari ini gaji honor mereka untuk bulan Agustus-November 2019 belum dibayar oleh Dinas Pendidikan Malut.

“Sementara rekan-rekan guru PTT SMA Negeri 29 Halsel khususnya dan pada umumnya SMA, SMK, dan SLB baik Negeri maupun Swasta sudah dibayar gaji honor mereka secara keseluruhan,” ungkapnya

Mirna mengaku, namanya dan rekan gurunya masih terdaftar pada Surat Keputusan (SK) pengangkatan guru PTT tahun 2019 dan mereka pun sudah menerima gaji honor PTT tahap pertama untuk tahun 2019 kemarin.

Lanjut Mirna, saat dirinya menanyakan hal ini ke-salah satu pegawai dilingkup Dinas Pendidikan Malut Bidang Ketenagaan via telepon seluler, penjelasan pegawai tersebut bahwa dirinya dan rekannya tidak terdaftar dalam SK pembayaran gaji honor PTT.

Sementara, bendahara Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan Malut, saat dikonfirmasi awak media via WhatsApp, dirinya mengaku bahwa pihaknya melakukan pembayaran sesuai dengan nama-nama guru PTT yang terdaftar dalam SK Gubernur.

Kini Mirna dan rekannya pun hanya bisa menunggu kejelasan dari pihak Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara, soal gaji honor mereka yang sampai saat ini belum terbayarkan.

Mereka berharap agar pihak Dispen Malut, dapat memberikan penjelasan soal kenapa gaji mereka selama empat bulan yang nilainya kurang lebih Rp.4.000.000 ini tidak dibayar.

Video Pesan Layanan Masyarakat

BERITA LAINNYA

Diduga Unprosedural, Rekomendasi SPBU Kompak CV. Sumayyah Nur Meccah dibatalkan.

Sanana -- Buntut dibatalkannya Rekomendasi SPBU Kompak yang terletak di Desa Wainib-Kec. Sulabesi Selatan, dikarenakan...

DK Tahap I Cair, Kelurahan Gamalama dahulukan Program Pemberdayaan

Ternate -- Dana Kelurahan (DK) Tahap I tahun 2020 Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate,...

Aktivis IMM Malut ingatkan Kades dan BPD terkait Regulasi Desa No. 6 Tahun 2014

Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus...

Diduga Lalai dalam Pembayaran Gaji Guru PTT, Kadispen Malut diminta Evaluasi Kinerja Bidang Ketenagaan

|

Sofifi — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara diminta bertanggungjawab atas dugaan kelalaian pembayaran gaji honorer dua orang guru PTT SMA Negeri 29 Halmahera Selatan.

Mirna Asek salah satu guru PTT SMA Negeri 29 Halmahera Selatan, saat dikonfirmasi awak media, Senin (27/07) menjelaskan, bahwa dirinya bersama salah satu rekan gurunya sampai hari ini gaji honor mereka untuk bulan Agustus-November 2019 belum dibayar oleh Dinas Pendidikan Malut.

“Sementara rekan-rekan guru PTT SMA Negeri 29 Halsel khususnya dan pada umumnya SMA, SMK, dan SLB baik Negeri maupun Swasta sudah dibayar gaji honor mereka secara keseluruhan,” ungkapnya

Mirna mengaku, namanya dan rekan gurunya masih terdaftar pada Surat Keputusan (SK) pengangkatan guru PTT tahun 2019 dan mereka pun sudah menerima gaji honor PTT tahap pertama untuk tahun 2019 kemarin.

Lanjut Mirna, saat dirinya menanyakan hal ini ke-salah satu pegawai dilingkup Dinas Pendidikan Malut Bidang Ketenagaan via telepon seluler, penjelasan pegawai tersebut bahwa dirinya dan rekannya tidak terdaftar dalam SK pembayaran gaji honor PTT.

Sementara, bendahara Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan Malut, saat dikonfirmasi awak media via WhatsApp, dirinya mengaku bahwa pihaknya melakukan pembayaran sesuai dengan nama-nama guru PTT yang terdaftar dalam SK Gubernur.

Kini Mirna dan rekannya pun hanya bisa menunggu kejelasan dari pihak Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara, soal gaji honor mereka yang sampai saat ini belum terbayarkan.

Mereka berharap agar pihak Dispen Malut, dapat memberikan penjelasan soal kenapa gaji mereka selama empat bulan yang nilainya kurang lebih Rp.4.000.000 ini tidak dibayar.

Video Pesan Layanan Masyarakat

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Aktivis IMM Malut ingatkan Kades dan BPD terkait...

Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan Tertinggi ditingkat Desa. Sekaligus sebagai Pusat Administrasi ditingkat Desa, dan Desa salah...

3 Fraksi Menerima dan Menyetujui serta Mengapresiasi Capaian...

Sanana -- Lagi-lagi F-Golkar memilih Abstain pada Sidang Paripurna Penyampaian pendapat Akhir Fraksi-Fraksi DPRD Kepsul atas Ranperda Pertanggungjawaban dan Pelaksanaan APBD Th. 2019 dan Ranperda Tentang BUMD Inovasi Sula....

Dir Pamobvit Polda Malut dan Tiga Kapolres Berganti

Ternate -- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengeluarkan Surat Telegram (ST) tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan dilingkungan Polri sesuai ST tertanggal 03 Agustus 2020 yang ditanda tangani As SDM Kapolri...

Cuaca Laut Masih Kondusif, Kapos Sahabandar : Tidak...

Ternate -- Petugas Sahabandar Pelabuhan Bastiong tidak melakukan perubahan jadwal keberangkatan kapal pada semua rute, meski BMKG Kota Ternate telah menyampaikan hasil ramalan cuaca terkini. Kepala Pos Sahabandar Pelabuhan Bastiong...

Akibat Covid-19, Pegadaian Syariah Ternate Batasi Penyaluran Kredit...

Ternate -- Pegadaian Syariah Cabang Kota Ternate di tahun 2020 ini membatasi penyaluran khususnya pada produk kredit berbasis Fidusia. Pasalnya dampak dari Pandemi Covid-19 mempengaruhi kemampuan masyarakat dalam hal...

Diduga Unprosedural, Rekomendasi SPBU Kompak CV. Sumayyah Nur...

Sanana -- Buntut dibatalkannya Rekomendasi SPBU Kompak yang terletak di Desa Wainib-Kec. Sulabesi Selatan, dikarenakan Owner CV. Sumayyah Nur Meccah Sdr. Rahmat melakukan Unprosedural Administrasi atau melakukan pemberkasan yang...

Cuaca Buruk, Dua Nelayan Tenggelam, Basarnas Kota Ternate...

Ternate -- Tim Rescue Basarnas Kota Ternate Pagi tadi sekitar pukul 08.55 WIT, mengevakuasi dua nelayan yang tenggelam akibat dihantam gelombang. Proses evakusi itu dilakukan setelah Basarnas Kota Ternate...

DK Tahap I Cair, Kelurahan Gamalama dahulukan Program...

Ternate -- Dana Kelurahan (DK) Tahap I tahun 2020 Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara telah dicairkan. DK tersebut bakal dipergunakan untuk melaksanakan program pemberdayaan bidang...

Sekda Syafrudin Sapsuha hadiri peninjauan lokasi Pembangunan LP....

Sanana -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Syafrudin Sapsuha menghadiri acara peninjauan lokasi Pembangunan Lembaga Pendidikan Ma'arif-NU Kepsul di Desa Wailau-Kec. Sanana. Acara yang digelar oleh Keluarga...