TERPOPULER

Pendukung FAM-SAH tidak dipulangkan, berlabuh di HT-UMAR...

Sanana -- Habis manis-sepah dibuang, mungkin pribahasa ini tepat dialamatkan kepada 8 Warga Desa Falbisahaya, Lorong Ketapang-Kec. Mangoli Utara....

Usai pencabutan nomor urut, Paslon Helmi-La Ode...

Labuha — Pasca di tetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halmahera Selatan sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati pada...

Buntut Pendukung beralih ke HT-UMAR, tim FAM-SAH...

Sanana -- Akibat diduga diterlantarkan, 8 Warga Falabisahaya simpatisan FAM-SAH yang beralih dukungan ke HT-UMAR. Buntut dari itu Tim...

Ketua ucapkan Sayonara, Sek PKB Kepsul: Itu...

Sanana -- Pilkada Kepulauan Sula (Kepsul) untuk memilih kembali Bupati dan Wakil Bupati 9 Desember 2020 mendatang terus memberi...

KPU Resmi umumkan dua Paslon Cakada Halsel,...

Labuha -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Rabu (23/09) pagi tadi, melakukan rapat pleno tertutup penetapan...

HUM, Calon Bupati Halsel dan Bangkitnya Peradaban

Sejarah mencatat di luar para Nabi dan Rasul juga orang-orang suci, sebenarnya ada sejumlah nama besar yang pernah memimpin...

Pendukung FAM-SAH tidak dipulangkan, berlabuh di HT-UMAR...

Sanana -- Habis manis-sepah dibuang, mungkin pribahasa ini tepat dialamatkan kepada 8 Warga Desa Falbisahaya, Lorong Ketapang-Kec. Mangoli Utara....

Usai pencabutan nomor urut, Paslon Helmi-La Ode...

Labuha — Pasca di tetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halmahera Selatan sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati pada...

Buntut Pendukung beralih ke HT-UMAR, tim FAM-SAH...

Sanana -- Akibat diduga diterlantarkan, 8 Warga Falabisahaya simpatisan FAM-SAH yang beralih dukungan ke HT-UMAR. Buntut dari itu Tim...

Ketua ucapkan Sayonara, Sek PKB Kepsul: Itu...

Sanana -- Pilkada Kepulauan Sula (Kepsul) untuk memilih kembali Bupati dan Wakil Bupati 9 Desember 2020 mendatang terus memberi...

KPU Resmi umumkan dua Paslon Cakada Halsel,...

Labuha -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Rabu (23/09) pagi tadi, melakukan rapat pleno tertutup penetapan...

ARTIKEL TERKAIT

Diduga Unprosedural, Rekomendasi SPBU Kompak CV. Sumayyah Nur Meccah dibatalkan.

|

Sanana — Buntut dibatalkannya Rekomendasi SPBU Kompak yang terletak di Desa Wainib-Kec. Sulabesi Selatan, dikarenakan Owner CV. Sumayyah Nur Meccah Sdr. Rahmat melakukan Unprosedural Administrasi atau melakukan pemberkasan yang tidak sesuai. Pasalnya Rahmat diduga menggandakan No. Surat Rekomendasi yang kemudian bertentangan dengan Peraturan BPH Migas No. 6 Tahun 2015 tentang Penyaluran Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan pada daerah yang belum terdapat penyalur. Hal ini dikatakan Kepala Dinas (Kadis) Koperindag & UKM Pemkab. Kepulauan Sula (Kepsul) Sofiah Sjamlan kepada Pewarta i-malut.com, Senin (03/08).

Surat Pembatalan Rekomendasi dari Pemkab. Kepsul ditujukan ke pihak Pertamina.

Selain menceritakan Kronologis kejadian tersebut, Kadis Sofiah Sjamlan juga membeberkan sejumlah bukti ‘salah prosedur’ Owner CV. Sumayyah Nur Meccah.

”Awalnya CV. Sumayyah mengajukan permohonan ke Kami, isi pemohonan untuk SPBU Kompak Non Subsidi atau Perthashop. Namun Rekomendasi itu di Desa Manaf-Sulabesi Tengah, bukan di Desa Wainib-Sulabesi Selatan”, ungkap Kadis Sofiah.

Kadis Sofiah Jamlan juga mengakui sudah memproses permohonan CV. Sumayyah Nur Meccah dengan melakukan kajian terlebih dahulu serta berkoordinasi dengan Pihak BPH Migas, namun hasilnya ditahun 2020 untuk SPBU Non Subsidi atau Perthashop belum bisa beroperasi di Kab. Kepsul-Malut, kemungkinan baru bisa beroperasi ditahun 2021.

”Kami menduga Draft surat Rekomendasi untuk Perthashop di Sulabesi Tengah-Desa Manaf itu diubah menjadi Desa Wainib-Sulabesi Selatan, dengan maksud dan tujuan yang berbeda”, lanjut Kadis Sofiah.

Sofiah Sjamlan Kadis Koperindag & UKM Pemkab Kepsul menyayangkan sikap Owner CV. Sumayyah Nur Meccah yang menurutnya telah melakukan pemberkasan yang tidak patut.

”No. Surat yang dikeluarkan Dinas Kami digandakan untuk dua permohonan, seharusnya itu untuk rekomendasi SPBU Kompak Non Subsidi atau Perthashop, bukan SPBU Kompak bersubsidi. Hal yang lain adalah, itu Kami rekomendasikan di Desa Manaf-Sulabesi Tengah, bukan Desa Wainib-Sulabesi Selatan”, imbuh Kadis Sofiah.

Kendati merasa kaget dengan adanya pembangunan SPBU di Desa Wainib, Kadis Sofiah sudah memperingatkan CV. Sumayyah Nur Meccah sebagai pengelola untuk menghentikan pembangunan tersebut. Karena menurut Kadis Sofiah pihaknya sudah melayangkan surat pembatalan rekomendasi untuk CV. Sumayyah Nur Meccah dengan No. Surat 048/109/KS/VI/2020 tertanggal 29 Juni 2020 yang ditujukan ke Pihak Pertamina.

”Kami sudah membatalkan, dan hasil Koordinasi Kami dengan Pihak Pertamina bahwa masalah ini dikembalikan atau diselesaikan ke Pemerintah Daerah, itu artinya ditela’ah kembali”, pungkas Kadis Sofiah.

Sofiah menambahkan, CV. Sumayyah Nur Meccah menggunakan Dokumen yang tidak sesuai prosedur saat proses pendaftaran secara online ke Pertamina. Bahkan pihak CV. Sumayyah Nur Meccah yakni Sdr. Rahmat mengakui hal itu.

”Jadi jelas, Pihak Pemda Kepsul dalam hal ini Dinas Kami tidak pernah mengeluarkan rekomendasi ganda, namun yang terjadi Rekomendasi Kami dijiplak”, tutup Sofiah Jamlan.

Video Pesan Layanan Masyarakat

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Penggalan cerita yang hilang

Labuha - Marwah Kesultanan Bacan harus dikembalikan ke tempat yang semestinya. Kelak Pulau Bacan harus...

Disperindagkop didatangi Ibu-ibu Pedagang Pasar Rakyat Bobong

Bobong -- Sekelompok Ibu-Ibu pedagang Pasar Rakyat Bobong, Kecamatan Taliabu Barat Kabupaten Pulau Taliabu mendatangi...

Pasca Blusukan dengan Warga Tomori, Bapaslon Helmi-La Ode silaturahim dengan Pastor Gereja Katolik

Labuha -- Setelah melakukan blusukan ke Desa Tomori Kecamatan Bacan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Bapaslon...

Diduga Unprosedural, Rekomendasi SPBU Kompak CV. Sumayyah Nur Meccah dibatalkan.

|

Sanana — Buntut dibatalkannya Rekomendasi SPBU Kompak yang terletak di Desa Wainib-Kec. Sulabesi Selatan, dikarenakan Owner CV. Sumayyah Nur Meccah Sdr. Rahmat melakukan Unprosedural Administrasi atau melakukan pemberkasan yang tidak sesuai. Pasalnya Rahmat diduga menggandakan No. Surat Rekomendasi yang kemudian bertentangan dengan Peraturan BPH Migas No. 6 Tahun 2015 tentang Penyaluran Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan pada daerah yang belum terdapat penyalur. Hal ini dikatakan Kepala Dinas (Kadis) Koperindag & UKM Pemkab. Kepulauan Sula (Kepsul) Sofiah Sjamlan kepada Pewarta i-malut.com, Senin (03/08).

Surat Pembatalan Rekomendasi dari Pemkab. Kepsul ditujukan ke pihak Pertamina.

Selain menceritakan Kronologis kejadian tersebut, Kadis Sofiah Sjamlan juga membeberkan sejumlah bukti ‘salah prosedur’ Owner CV. Sumayyah Nur Meccah.

”Awalnya CV. Sumayyah mengajukan permohonan ke Kami, isi pemohonan untuk SPBU Kompak Non Subsidi atau Perthashop. Namun Rekomendasi itu di Desa Manaf-Sulabesi Tengah, bukan di Desa Wainib-Sulabesi Selatan”, ungkap Kadis Sofiah.

Kadis Sofiah Jamlan juga mengakui sudah memproses permohonan CV. Sumayyah Nur Meccah dengan melakukan kajian terlebih dahulu serta berkoordinasi dengan Pihak BPH Migas, namun hasilnya ditahun 2020 untuk SPBU Non Subsidi atau Perthashop belum bisa beroperasi di Kab. Kepsul-Malut, kemungkinan baru bisa beroperasi ditahun 2021.

”Kami menduga Draft surat Rekomendasi untuk Perthashop di Sulabesi Tengah-Desa Manaf itu diubah menjadi Desa Wainib-Sulabesi Selatan, dengan maksud dan tujuan yang berbeda”, lanjut Kadis Sofiah.

Sofiah Sjamlan Kadis Koperindag & UKM Pemkab Kepsul menyayangkan sikap Owner CV. Sumayyah Nur Meccah yang menurutnya telah melakukan pemberkasan yang tidak patut.

”No. Surat yang dikeluarkan Dinas Kami digandakan untuk dua permohonan, seharusnya itu untuk rekomendasi SPBU Kompak Non Subsidi atau Perthashop, bukan SPBU Kompak bersubsidi. Hal yang lain adalah, itu Kami rekomendasikan di Desa Manaf-Sulabesi Tengah, bukan Desa Wainib-Sulabesi Selatan”, imbuh Kadis Sofiah.

Kendati merasa kaget dengan adanya pembangunan SPBU di Desa Wainib, Kadis Sofiah sudah memperingatkan CV. Sumayyah Nur Meccah sebagai pengelola untuk menghentikan pembangunan tersebut. Karena menurut Kadis Sofiah pihaknya sudah melayangkan surat pembatalan rekomendasi untuk CV. Sumayyah Nur Meccah dengan No. Surat 048/109/KS/VI/2020 tertanggal 29 Juni 2020 yang ditujukan ke Pihak Pertamina.

”Kami sudah membatalkan, dan hasil Koordinasi Kami dengan Pihak Pertamina bahwa masalah ini dikembalikan atau diselesaikan ke Pemerintah Daerah, itu artinya ditela’ah kembali”, pungkas Kadis Sofiah.

Sofiah menambahkan, CV. Sumayyah Nur Meccah menggunakan Dokumen yang tidak sesuai prosedur saat proses pendaftaran secara online ke Pertamina. Bahkan pihak CV. Sumayyah Nur Meccah yakni Sdr. Rahmat mengakui hal itu.

”Jadi jelas, Pihak Pemda Kepsul dalam hal ini Dinas Kami tidak pernah mengeluarkan rekomendasi ganda, namun yang terjadi Rekomendasi Kami dijiplak”, tutup Sofiah Jamlan.

Video Pesan Layanan Masyarakat

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kampanye Perdana, MS-SM Bicara Perkuat Ekonomi masyarakat Limbo...

Taliabu — Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pulau Taliabu nomor urut 1 H. Muhaimin Syarif dan Syarifuddin Muhalisi disambut baik masyarakat desa Limbo dan Lohobuba Kecamatan Taliabu Barat. Dalam...

Hamparan Padi Menguning di Kaporo

Sanana -- Momentum Hari Tani Nasional yang jatuh pada tanggal 24 September setiap tahunnya dimaknai oleh Dinas Pertanian (Distan) Kepsul untuk berkunjung ke Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) "Berkah Hidup"...

Abd. Majid Dano Optimis Gedung Karantina Covid-19 RSUD...

Sofifi -- Pembangunan Gedung Karantina Covid-19 RSUD Sofifi Provinsi Maluku Utara, yang dikerjakan sudah kurang lebih 3 bulan ini ditargetkan selesai sebelum bulan Desember nanti. Hal ini disampaikan Pejabat Pembuat...

Pasangan Nomor Urut 1 MS-SM Memulai Kampanye Perdana...

Taliabu - Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) Periode 2020-2025, H.Muhaimin Syarif,SE dan Syarifuddin Muhalisi memulai Kampaye perdnanya di zona 1 desa Karamat kecamatan...

Pasca Blusukan dengan Warga Tomori, Bapaslon Helmi-La Ode...

Labuha -- Setelah melakukan blusukan ke Desa Tomori Kecamatan Bacan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Bapaslon Helmi Umar Muchsin dan La Ode Arfan menghadiri undangan Pastor Gereja Katolik Santo Yohanes...

Blusukan ke Desa Tomori, Warga Desa Tomori siap...

Labuha -- Setelah penetapan Pasangan Calon (Paslon) dan pencabutan nomor urut, Paslon nomor urut 1 (satu) Helmi Umar Muchsin dan La Ode Arfan menggelar blusukan sekaligus silaturahim dengan keluarga...

Rekrut 30 Calon Anggota Baru, EK-LMND Ternate Gelar...

Ternate -- Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (Ek-Lmnd) Ternate, gelar traning Pendidikan Dasar Organisasi (PDO) terhadap Calon Anggota (CA) baru, dengan tema, "Mewujudkan Semangat Kolektifisme Dengan Basis...

Tahapan Kampanye 2020, KPU Halsel tetapkan dua Zona

Labuha -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan untuk membagi wilayah Kabupaten Halmahera Selatan menjadi dua zona untuk tahapan pelaksanaan kampanye pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serentak tahun 2020. Keputusan itu...

SMP Negeri 7 Kota Ternate Siap Hadapi PTS...

Ternate -- Jelang Penilaian Tengah Semester (PTS) pada Senin (28/09) pekan depan, Pihak SMP Negeri 7 Kota Ternate sudah siap melaksanakan PTS, baik secara daring maupun luring. Hal ini...
error: