TERPOPULER

Sekum HMI Cabang Ternate; Kuntu Daud harus...

Ternate -- HMI Cabang Ternate melalui sekretarisnya Rustam Umar, meminta Ketua DPRD Malut Kuntu Daut harus bertanggungjawab atas pernyataan...

Banjir Air mata menutup kampanye terbatas di...

Halsel -- Tahapan masa kampanye Zona 1 yang dilakukan pasangan calon nomor urut 1 Helmi Umar Muchsin dan La...

Tolak Pembatalan SK, Muhibu Mandar : DPRD...

Maba -- Sekertaris Ampera Haltim, Muhibu Mandar, menyoroti penolakan pembatalan SK Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) oleh beberapa...

Ketua DPRD Malut bersikap menerima Pengesahan UU...

Sofifi -- Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara Kuntu Daut, seakan tidak menghiraukan tuntutan mahasiswa dan masyarakat Provinsi Maluku Utara,...

Blusukan di Desa Waci, Paslon Abdu-Azis Optimis...

Maba Selatan - Blusukan di Desa Waci Kecamatan Maba Selatan, Pasangan Calon (Paslon) Abdu-Azis Nomor Urut 3 yang didampingi...

Ampera Haltim Desak PLN Operasikan Listrik 24...

i-malut.com, Haltim - Mulai beroperasinya listrik 24 jam sehari di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Maba, Maba Tengah dan Wasile sejak diresmikan Selasa, 19...

Sekum HMI Cabang Ternate; Kuntu Daud harus...

Ternate -- HMI Cabang Ternate melalui sekretarisnya Rustam Umar, meminta Ketua DPRD Malut Kuntu Daut harus bertanggungjawab atas pernyataan...

Banjir Air mata menutup kampanye terbatas di...

Halsel -- Tahapan masa kampanye Zona 1 yang dilakukan pasangan calon nomor urut 1 Helmi Umar Muchsin dan La...

Tolak Pembatalan SK, Muhibu Mandar : DPRD...

Maba -- Sekertaris Ampera Haltim, Muhibu Mandar, menyoroti penolakan pembatalan SK Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) oleh beberapa...

Ketua DPRD Malut bersikap menerima Pengesahan UU...

Sofifi -- Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara Kuntu Daut, seakan tidak menghiraukan tuntutan mahasiswa dan masyarakat Provinsi Maluku Utara,...

Blusukan di Desa Waci, Paslon Abdu-Azis Optimis...

Maba Selatan - Blusukan di Desa Waci Kecamatan Maba Selatan, Pasangan Calon (Paslon) Abdu-Azis Nomor Urut 3 yang didampingi...

ARTIKEL TERKAIT

Tragis! Berjualan di atas trotoar, PKL di usir Pol-PP, Kasatpol: BUMDES Labuha “Ilegal”

|

Labuha — Nasib para pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mulai terkatung-katung. Dari Pasar Desa Tembal Kecamatan Bacan Selatan, para PKL ini sebelumnya telah di pindahkan ke Pasar Modern yang sudah disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel yakni, Saruma Central Bisnis Distrik (SCBD). Namun, proses pemindahan tersebut tampaknya tidak membuat para pedagang ini nyaman.

Kenapa demikian, Pasar Modern SCBD yang terletak di Desa Tuwokona Kecamatan Bacan Selatan itu, selain jauh dari pusat Kota, tarif transportasi menuju ke Saruma Central Bisnis Distrik pun terbilang cukup mahal.

Dari pantauan media ini, sejumlah anggota Satuan Pamong Praja (Pol-PP) bersama dinas terkait terpaksa turun ke jalan guna meminta kepada para pedagang kaki lima yang kembali berjualan di trotoar jalan Swering pantai Labuha untuk kembali dipindahkan ke Pasar Modern SCBD yang sudah disiapkan Pemkab Halsel.

Pemindahan ini pun terdapat adu mulut antara para PKL dan Satpol-PP yang hendak meminta untuk segera mengosongkan lokasi penjualan karna di nilai “ilegal” yakni, menabrak aturan.

Trotoar jalan Swering pantai Labuha yang menjadi tempat jual para PKL.

Sementara PKL yang sempat ditemui Wartawan mengatakan, mengaku tidak nyaman dengan pasar modern yang sudah disiapkan Pemerintah. Bagi para PKL, sering kali barang dagangan mereka apes di “curi” orang di waktu tengah malam pada saat para pedagang ini hendak kembali ke rumah masing-masing. Bukan hanya itu, Para PKL ini juga mengaku pendapatan mereka mulai menurun drastis semenjak pindah ke Pasar Modern.

Terpisah, Kepala satuan Pamong Praja (Kasatpol-PP), M. Sugandi dikonfirmasi Wartawan usai menertibkan para PKL mengaku, Ppara PKL ini sebelumnya telah menempati Pasar Modern. Hanya saja ada kegiatan “Ilegal” yang dilakukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Labuha sehingga pendapatan PKL di Pasar Modern CBSD mulai menurun. Untuk itu, dengan persuasif PKL ini dikembalikan ke Pasar Modern milik Pemkab Halsel sambil menunggu penertiban Pasar Desa Labuha.

“Para PKL ini awalnya mereka telah menempati pasar Modern, hanya saja mereka kembali berjualan di trotoar swering pantai Labuha. Ini karna, ada kegiatan “Ilegal” yang dilakukan BUMDES Labuha,” tukas Sugandi.

Disentil terkait seringkali barang dagangan PKL hilang, Kasatpol berjanji akan memperketat penjagaan di pasar CBSD.

Reporter : Akbar Ahad

Video Pesan Layanan Masyarakat

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Untuk membangun Negeri, Pj Bupati Haltim Silaturahmi dengan DPRD

Maba -- Untuk membangun negeri dan menjalankan roda pemerintahan yang baik, hari ini Jum'at (16/10),...

Dinilai Membangkang, Dua Kader PKB Sula terancam dipecat

Sanana -- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPC Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) menggelar rapat Pleno yang...

Disuguhkan Musik Bambu, HUM; Budaya ini harus tetap dilestarikan

Halsel -- Setibanya di Desa Bobo Kecamatan Obi Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Pasangan Calon...

Tragis! Berjualan di atas trotoar, PKL di usir Pol-PP, Kasatpol: BUMDES Labuha “Ilegal”

|

Labuha — Nasib para pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mulai terkatung-katung. Dari Pasar Desa Tembal Kecamatan Bacan Selatan, para PKL ini sebelumnya telah di pindahkan ke Pasar Modern yang sudah disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel yakni, Saruma Central Bisnis Distrik (SCBD). Namun, proses pemindahan tersebut tampaknya tidak membuat para pedagang ini nyaman.

Kenapa demikian, Pasar Modern SCBD yang terletak di Desa Tuwokona Kecamatan Bacan Selatan itu, selain jauh dari pusat Kota, tarif transportasi menuju ke Saruma Central Bisnis Distrik pun terbilang cukup mahal.

Dari pantauan media ini, sejumlah anggota Satuan Pamong Praja (Pol-PP) bersama dinas terkait terpaksa turun ke jalan guna meminta kepada para pedagang kaki lima yang kembali berjualan di trotoar jalan Swering pantai Labuha untuk kembali dipindahkan ke Pasar Modern SCBD yang sudah disiapkan Pemkab Halsel.

Pemindahan ini pun terdapat adu mulut antara para PKL dan Satpol-PP yang hendak meminta untuk segera mengosongkan lokasi penjualan karna di nilai “ilegal” yakni, menabrak aturan.

Trotoar jalan Swering pantai Labuha yang menjadi tempat jual para PKL.

Sementara PKL yang sempat ditemui Wartawan mengatakan, mengaku tidak nyaman dengan pasar modern yang sudah disiapkan Pemerintah. Bagi para PKL, sering kali barang dagangan mereka apes di “curi” orang di waktu tengah malam pada saat para pedagang ini hendak kembali ke rumah masing-masing. Bukan hanya itu, Para PKL ini juga mengaku pendapatan mereka mulai menurun drastis semenjak pindah ke Pasar Modern.

Terpisah, Kepala satuan Pamong Praja (Kasatpol-PP), M. Sugandi dikonfirmasi Wartawan usai menertibkan para PKL mengaku, Ppara PKL ini sebelumnya telah menempati Pasar Modern. Hanya saja ada kegiatan “Ilegal” yang dilakukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Labuha sehingga pendapatan PKL di Pasar Modern CBSD mulai menurun. Untuk itu, dengan persuasif PKL ini dikembalikan ke Pasar Modern milik Pemkab Halsel sambil menunggu penertiban Pasar Desa Labuha.

“Para PKL ini awalnya mereka telah menempati pasar Modern, hanya saja mereka kembali berjualan di trotoar swering pantai Labuha. Ini karna, ada kegiatan “Ilegal” yang dilakukan BUMDES Labuha,” tukas Sugandi.

Disentil terkait seringkali barang dagangan PKL hilang, Kasatpol berjanji akan memperketat penjagaan di pasar CBSD.

Reporter : Akbar Ahad

Video Pesan Layanan Masyarakat

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Diduga Intimidasi Wartawan, Kabidhumas: Hal tersebut merupakan kesalapahaman

Ternate -- Menindaklanjuti kesalahpahaman dilapangan saat proses pengamanan unjuk rasa penolakan Omnibus Law di Kantor Walikota Ternate antara wartawan dengan anggota Kepolisian, Selasa (20/10) sore tadi, Kabidhumas Polda Maluku...

Front Maluku Utara Bergerak Gelar Aksi Jilid III,...

Ternate -- Front Maluku Utara Bergerak (Mabar) yang didalmnya tergabung berbagai elemen gerakan, kembali berunjuk rasa menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja yang telah di sahkan DPR RI beberapa...

Pengesahan APBD-P tertunda, ini penjelasan Sekretaris Komisi II...

Maba -- Paripurna pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Timur (Haltim) yang semula dijadwalkan pada Senin 19 Oktober 2020 kemarin sebagaimana...

Sepi pengunjung, Pemkot Ternate diminta perhatikan Pasar Syariah...

Ternate -- Pasar Syariah Bahari Berkesan yang berlokasi di Kel. Sasa Kec. Ternate Selatan terlihat sepi, sehingga gedung yang dibangun dengan APBD ini seakan tidak berfungsi. Kepala UPTD Pasar Ternate...

Talud Penahan Ombak Patah, 4 Rumah Warga Desa...

Daruba -- Gelombang tinggi yang menghantam talud penahan gelombang di desa Totodoku, Pulau Morotai patah. Akibatnya, sejumlah rumah warga yang berada di tepian pantai ambruk. Ibrahim Lataweo, warga RT 04...

Karena Beda Pilihan, Bapak Aliong Mus “diduga” usir...

Taliabu -- Warga desa Air Kalimat, Kecamatan Taliabu Utara, kabupaten Pulau Taliabu tiba-tiba heboh atas ulah H. Taher Mus, ayah dari Aliong Mus (cabup petahana) yang mengusir warga keluar...

H. Abubakar Amari : YAMIN-ADA cukup berpengalaman dan...

Ternate -- Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate Periode 2020-2025, M. Yamin Tawary dan Abdullah Taher bersama Juru Kampanye (Jurkam), Senin malam 19 Oktober 2020, bertatap muka...

PDIP Pultab bakal kawal Program 100 Hari Kerja...

Taliabu -- Berkampanye di Desa Jorjoga, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu, Muhammad Jainal Ajhar Ketua tim pemenagan pasangan calon H. Muhaimin Syarif-Syafruddin Mohalisi mengatakan, PDIP secara kepartaian akan...

BPKAD Haltim akan berikan anggaran DID ke Tiga...

Maba -- Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) akan mengelola Dana Investasi Daerah (DID) yang disalurkan oleh Pemerintah Pusat dan rencananya akan dibagi ke...
error: