TERPOPULER

Paslon Ubaid-Anjas kuasai Forum Debat Kandidat Tahap...

Maba -- Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Drs. Hi Ubaid Yakub, MPA bersama Anjas Taher, SE.M.Si tampak...

Soal Qit Hotel adalah Politik character assassination

Sanana -- Polemik persoalan Pengusaha Hotel (baca Qit Hotel-red) dengan diduga salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada...

Kritik Pedas untuk Kinerja Bawaslu Kepulauan Sula

Sanana -- Kritikan Pedas dialamatkan ke Bawaslu Kab. Kepulauan Sula (Kepsul). Kritik ini disampaikan oleh Tim Hukum dan Advokasi...

Elang-Rahim penuhi janji hadirkan Jaringan Telkomsel di...

Weda -- Elang-Rahim dalam acara tatap muka didesa Loleo dan Aer Salobar kecamatan Weda Selatan kabupaten Halmahera Tengah (Halteng)...

Ampera Haltim Desak PLN Operasikan Listrik 24...

i-malut.com, Haltim - Mulai beroperasinya listrik 24 jam sehari di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Maba, Maba Tengah dan Wasile sejak diresmikan Selasa, 19...

Belum seminggu Pjs. Bupati Sula Komitmen soal...

Sanana -- Belum seminggu Pjs. Bupati Sula Idham Umasangadji menyatakan sikap terkait pencegahan Covid-19, tepatnya Rabu 18-11-2020 ketika menggelar...

Paslon Ubaid-Anjas kuasai Forum Debat Kandidat Tahap...

Maba -- Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Drs. Hi Ubaid Yakub, MPA bersama Anjas Taher, SE.M.Si tampak...

Soal Qit Hotel adalah Politik character assassination

Sanana -- Polemik persoalan Pengusaha Hotel (baca Qit Hotel-red) dengan diduga salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada...

Kritik Pedas untuk Kinerja Bawaslu Kepulauan Sula

Sanana -- Kritikan Pedas dialamatkan ke Bawaslu Kab. Kepulauan Sula (Kepsul). Kritik ini disampaikan oleh Tim Hukum dan Advokasi...

Elang-Rahim penuhi janji hadirkan Jaringan Telkomsel di...

Weda -- Elang-Rahim dalam acara tatap muka didesa Loleo dan Aer Salobar kecamatan Weda Selatan kabupaten Halmahera Tengah (Halteng)...

Ampera Haltim Desak PLN Operasikan Listrik 24...

i-malut.com, Haltim - Mulai beroperasinya listrik 24 jam sehari di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Maba, Maba Tengah dan Wasile sejak diresmikan Selasa, 19...

ARTIKEL TERKAIT

Bawaslu Taliabu Lirik Dugaan Kades Ajak Masyarakat Pilih Paslon Tertentu

|

Taliabu — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Kabupaten Pulau Taliabu, mulai mengintai dugaan aksi kepala Desa Gela Kecamatan Taliabu Utara, Ibrahim Syaerun dan Sekretaris Jayani Oluhamsah. Ibrahim Syaerun diduga secara aktif mengajak masyarakat untuk memilih paslon tertentu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pulau Taliabu, Adidas La Tea kepada media ini, Kamis (8/10) mengatakan, saat ini jajarannya di tingkat bawah sedang melakukan penelusuran untuk membuktikan dugaan tersebut sehingga kita dapat diproses jika memang benar-benar terbukti.

“Kalau tidak terbukti maka memang ini adalah langkah-langkah pencegahan yang dilakukan oleh Bawaslu kepada 71 Desa,” katanya

Adidas bilang, selain dari Kades dan Sekdes Gela, yang mengajak warga secara terang-terangan, ada juga perangkat desa Mintun Kecamatan Taliabu Utara yang mengajak warga untuk memilih calon tertentu dengan garansi akan diberikan bantuan rumah kumuh.

“Desa Gela, Kecamatan Taliabu Utara, kepala desa yang secara aktif mendatangi warga, mengajak warga untuk memilih calon tertentu. Kemudian Sekdesnya juga masuk keluar rumah dan menanya langsung kepada warga bahwa pada 9 desember nanti pilih calon siapa,” bebernya.

Dijelaskan, selain aparat dua desa diwilayah Kecamatan Taliabu Utara, ada juga Kepala Desa Bapenu Kecamatan Taliabu Selatan. Di desa Bapenu, Kades menekan para peneriman BLT untuk memilih calon tertentu, jika tidak memilih maka nama yang bersangkutan akan dicoret agar tidak menerima bantuan BLT kedepannya.

Selanjutnya Desa Mantara, Kecamatan Taliabu Timur Selatan, kata Adidas, kepala desa nya menekan perangkat desa untuk memilih calon tertentu, jika tidak memilih nanti akan berhentikan dari perangkat desa. Begitu pula Desa Kilong, Kecamatan Taliabu Barat, kepala desa dan ada oknum ASN Kantor Camat Taliabu Barat yang aktif mengajak masyarakat untuk pilih calon tertentu.

“Sesuai ketentuan pasal 71 ayat 1 itu cukup jelas, bahwa pejabat negara, pejabat daerah, ASN, anggota TNI Polri dan Kepala Desa atau sebutan lain dilarang membuat keputusan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon. Jika ini terbukti yang disebutkan dalam pasal 71, maka ada konsekuensi pidana yakni, pidana paling singkat satu bulan, paling lama enam bulan dan denda paling sedikit Rp. 600.000 dan paling banyak Rp. 6.000.000.” ujarnya.

Dia berharap bahwa, jajaran ditingkat bawah yang sedang melakukan penelusuran, agar bekerja maksimal untuk membuktikan dugaan ini sehingga pihaknya dapat memproses jika memang benar-benar terbukti.

“Soal netralitas ASN ini juga, mulai proses Pilkada ini berjalan kami sudah proses 13 ANS dan merekomendasikan kepada KASN, nah ini menandakan bahwa, di Pilkada 2020 ini tensinya agak meningkat dibandingkan dengan Pilkada Gubernur tahun 2018 dan Pemilu tahun 2019. Kami berharap ASN Kabupaten, Propinsi dan ASN Kementrian untuk tetap menjaga netralitas ASN, jika tidak maka kami tidak segan-segan untuk proses sesuai dengan peraturan yang berlaku bahkan jika memenuhi unsur pasal kami pidanakan,” tegasnya

Reporter : Syarif Fatgehipon

Video Pesan Layanan Masyarakat

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Dinsos Pultab fokus siapkan Database penerima BST Tahun 2021

Taliabu -- Dinas sosial Kabupaten Pulau Taliabu (Dinsos) di tahun 2021 ini fokus pendataan database...

Anton Piga: Ubaid-Anjas Layak Pimpin Haltim

Maba -- Mantan Ketua Sinode GMHI Provinsi Maluku Utara (Malut) Anton Piga sebut Pasangan Calon...

Elang-Rahim penuhi janji hadirkan Jaringan Telkomsel di Desa Loleo dan Aer Salobar

Weda -- Elang-Rahim dalam acara tatap muka didesa Loleo dan Aer Salobar kecamatan Weda Selatan...
- Iklan KPU Haltim -

Bawaslu Taliabu Lirik Dugaan Kades Ajak Masyarakat Pilih Paslon Tertentu

|

Taliabu — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Kabupaten Pulau Taliabu, mulai mengintai dugaan aksi kepala Desa Gela Kecamatan Taliabu Utara, Ibrahim Syaerun dan Sekretaris Jayani Oluhamsah. Ibrahim Syaerun diduga secara aktif mengajak masyarakat untuk memilih paslon tertentu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pulau Taliabu, Adidas La Tea kepada media ini, Kamis (8/10) mengatakan, saat ini jajarannya di tingkat bawah sedang melakukan penelusuran untuk membuktikan dugaan tersebut sehingga kita dapat diproses jika memang benar-benar terbukti.

“Kalau tidak terbukti maka memang ini adalah langkah-langkah pencegahan yang dilakukan oleh Bawaslu kepada 71 Desa,” katanya

Adidas bilang, selain dari Kades dan Sekdes Gela, yang mengajak warga secara terang-terangan, ada juga perangkat desa Mintun Kecamatan Taliabu Utara yang mengajak warga untuk memilih calon tertentu dengan garansi akan diberikan bantuan rumah kumuh.

“Desa Gela, Kecamatan Taliabu Utara, kepala desa yang secara aktif mendatangi warga, mengajak warga untuk memilih calon tertentu. Kemudian Sekdesnya juga masuk keluar rumah dan menanya langsung kepada warga bahwa pada 9 desember nanti pilih calon siapa,” bebernya.

Dijelaskan, selain aparat dua desa diwilayah Kecamatan Taliabu Utara, ada juga Kepala Desa Bapenu Kecamatan Taliabu Selatan. Di desa Bapenu, Kades menekan para peneriman BLT untuk memilih calon tertentu, jika tidak memilih maka nama yang bersangkutan akan dicoret agar tidak menerima bantuan BLT kedepannya.

Selanjutnya Desa Mantara, Kecamatan Taliabu Timur Selatan, kata Adidas, kepala desa nya menekan perangkat desa untuk memilih calon tertentu, jika tidak memilih nanti akan berhentikan dari perangkat desa. Begitu pula Desa Kilong, Kecamatan Taliabu Barat, kepala desa dan ada oknum ASN Kantor Camat Taliabu Barat yang aktif mengajak masyarakat untuk pilih calon tertentu.

“Sesuai ketentuan pasal 71 ayat 1 itu cukup jelas, bahwa pejabat negara, pejabat daerah, ASN, anggota TNI Polri dan Kepala Desa atau sebutan lain dilarang membuat keputusan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon. Jika ini terbukti yang disebutkan dalam pasal 71, maka ada konsekuensi pidana yakni, pidana paling singkat satu bulan, paling lama enam bulan dan denda paling sedikit Rp. 600.000 dan paling banyak Rp. 6.000.000.” ujarnya.

Dia berharap bahwa, jajaran ditingkat bawah yang sedang melakukan penelusuran, agar bekerja maksimal untuk membuktikan dugaan ini sehingga pihaknya dapat memproses jika memang benar-benar terbukti.

“Soal netralitas ASN ini juga, mulai proses Pilkada ini berjalan kami sudah proses 13 ANS dan merekomendasikan kepada KASN, nah ini menandakan bahwa, di Pilkada 2020 ini tensinya agak meningkat dibandingkan dengan Pilkada Gubernur tahun 2018 dan Pemilu tahun 2019. Kami berharap ASN Kabupaten, Propinsi dan ASN Kementrian untuk tetap menjaga netralitas ASN, jika tidak maka kami tidak segan-segan untuk proses sesuai dengan peraturan yang berlaku bahkan jika memenuhi unsur pasal kami pidanakan,” tegasnya

Reporter : Syarif Fatgehipon

Video Pesan Layanan Masyarakat

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

- Iklan KPU Haltim -

ARTIKEL TERKAIT

64 Peserta LK-1 HMI Komisariat Ekonomi Unkhair Ternate...

Ternate -- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ekonomi Unkhair Ternate, gelar LK-1 (Basic Training) bertempat di Aula Asrama Haji Kel. Ngade Kec. Ternate Selatan Kota Ternate, Jum'at (27/11). Kegiatan LK-1...

Paslon Nomor Urut 04 YAMIN-ADA Gelar Pembekalan Saksi

Ternate -- Paslon Yamin-ADA bersama tim koalisinya, hari ini Jum'at 27 November 2020 melaksanakan pembekalan saksi, bertempat di Gedung Duafa Center Kel. Gamalama Kec. Ternate Tengah Kota Ternate. Sesuai hasil...

Operasi Yustisi, Polda Malut tindak 86.175 pelanggar Protokol...

Ternate -- Polda Maluku Utara beserta jajaran melaksanakan Operasi Yustisi guna menekan angka penyebaran Covid-19 di Provinsi Maluku Utara. Operasi yustisi yang dilakukan sejak 14 September 2020 itu melibatkan...

Pemerintah serius mendorong Industri Hilirisasi Nikel, khususnya Baterai...

Ternate -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan bahwa pemerintah terus mendorong industri baterai lithium sebagai bagian dari keseriusan terhadap program hilirisasi mineral. Hal ini...

Gelar aksi jilid dua, MAKLUMAT desak Menko Maritim...

Ternate -- Puluhan massa aksi yang tergabung dalam aliansi Mahasiswa Maluku Utara Muda (MAKLUMAT), hari ini kembali gelar aksi jilid II di depan kantor Kementrian Koordinator Kemaritiman dan Investasi...

Bawaslu minta Penyelengara ditingkat Kecamatan dan Desa maksimalkan...

Taliabu -- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pulau Taliabu minta Penyelenggara di tingkat kecamatan dan desa agar memaksimalkan pengawasan sehingga dapat menghindari dugaan pelangaran Pemilu di Pultab. Ketua Bawaslu...

Tahun ini Bakti Kominfo bangun enam Tower Mini...

Maba -- Badan Aksebilitas Teknologi dan Informasi (BAKTI) Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tahun ini bakal membangunan enam tower mini di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim). Hal ini disampaikan Kabid Informatika...

Lakalantas Tunggal di Subaim, Pengendara Tewas di Tempat

Maba -- Alami Lakalantas tunggal, seorang pengendara tewas di Subaim tepatnya di jalan umum Desa Cemara Jaya Kecamatan Wasile Halmahera Timur (Haltim). Melalui Kasubag Humas Polres Haltim Iptu Jufri Adam,...

Paslon Ubaid-Anjas kuasai Forum Debat Kandidat Tahap II

Maba -- Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Drs. Hi Ubaid Yakub, MPA bersama Anjas Taher, SE.M.Si tampak menguasai Forum Debat Kandidat Tahap II, meski forum sempat memanas...
error: