TERPOPULER

Mahkamah Konstitusi Resmi Terima Permohonan Joel-Said

Tobelo -- Pengajuan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) PSU Pilkada Halmahera Utara (Halut) oleh pasangan calon nomor urut 02 Joel-Said...

Irwan; Kasihan Habiskan Ratusan Milliar Jalan Loloda...

Tobelo -- Irwan Djam, anggota Dewan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halut, mengaku kasihan. Pasalnya, belum...

Ampera Haltim Desak PLN Operasikan Listrik 24...

i-malut.com, Haltim - Mulai beroperasinya listrik 24 jam sehari di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Maba, Maba Tengah dan Wasile sejak diresmikan Selasa, 19...

Pembangunan Pertashop Jambula Disorot Wakil Ketua I...

Ternate -- Sudah dua kali ditolak warga soal pembangunan Pertashop di Kelurahan Jambula Kecamatan Pulau Ternate. Hal ini kemudian...

Jelang Lebaran, ini Arahan Danramil Sanana Kepada...

Sanana -- Memasuki Idul Fitri 1442 H/2021 M (Lebaran-Red), Koramil 03 Sanana-Kodim 1510/Kepulauan Sula (Kepsul) melalui Danramil Kapten. Inf....

Tim Hukum Jos Bawah Bukti ke MK,...

Tobelo -- Tim Hukum pasangan nomor urut 02 Joel-Said, menegaskan Pasangan nomor urut 01 FM-Mantap berpeluang di diskualifikasi, mengingat...

Mahkamah Konstitusi Resmi Terima Permohonan Joel-Said

Tobelo -- Pengajuan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) PSU Pilkada Halmahera Utara (Halut) oleh pasangan calon nomor urut 02 Joel-Said...

Irwan; Kasihan Habiskan Ratusan Milliar Jalan Loloda...

Tobelo -- Irwan Djam, anggota Dewan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halut, mengaku kasihan. Pasalnya, belum...

Ampera Haltim Desak PLN Operasikan Listrik 24...

i-malut.com, Haltim - Mulai beroperasinya listrik 24 jam sehari di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Maba, Maba Tengah dan Wasile sejak diresmikan Selasa, 19...

Pembangunan Pertashop Jambula Disorot Wakil Ketua I...

Ternate -- Sudah dua kali ditolak warga soal pembangunan Pertashop di Kelurahan Jambula Kecamatan Pulau Ternate. Hal ini kemudian...

Jelang Lebaran, ini Arahan Danramil Sanana Kepada...

Sanana -- Memasuki Idul Fitri 1442 H/2021 M (Lebaran-Red), Koramil 03 Sanana-Kodim 1510/Kepulauan Sula (Kepsul) melalui Danramil Kapten. Inf....

ARTIKEL TERKAIT

Tanaman Warga Podimor belum dibayar, Pemda Morotai dinilai ingkar janji

|

Daruba — Tanaman tahunan (Kelapa, Pala Cengkeh) yang berlokasi di Desa Podimor, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai yang digusur untuk pembangunan jalan lingkar Morotai tak kunjung dibayar, pemerintah daerah dinilai ingkar janji.

Pasalnya, pernyataan ganti rugi tanaman telah disepakati bersama masyarakat dengan pemerintah daerah pada tanggal 13 November 2019, hal itu dibuktikan dengan surat pernyataan yang ditanda tangani oleh Fachruddin Banyo, S.Pi (Camat Morotai Jaya), Sunardi Barakati, SH (Plh. Kabag Pemerintaban dan Organisasi), Muchlis Baay, S.Pi., M.Si (Asisten I) serta masyarakat yang tanamannya terkena gusur.

Surat pernyataan ganti rugi tanaman dan daftar hadir rapat masyarakat dengan pemerintah daerah

Berdasarkan surat pernyataan tersebut, bahwa pemerintah daerah berjanji akan melakukan pembayaran pada bulan Maret 2020.

Yustus Kasene, salah satu warga yang tanamannya ikut tergusur saat dihubungi melalui via telpon seluler menyampaikan, sampai saat ini belum ada pembayaran padahal sudah disepakati, pemerintah daerah akan melakukan ganti rugi.

“Untuk ganti rugi sampai saat ini pemerintah daerah belum melakukan pembayaran, padahal tahun lalu sudah disepakati bahwa akan dilakukan pembayaran bulan Maret 2020” ungkapnya

“Untuk jumlah tanaman yang digusur semuanya sudah kami sampaikan dan telah dicatat saat pertemuan dengan pemerintah daerah tahun lalu. Saya berharap pemerintan jangan hanya berjanji tapi tidak bertindak” lanjutnya.

Senada dengan itu, Farida Wairo istri dari alm. Dan Wairo yang sama-sama merasakan janji palsu pemerintah daerah mengatakan, dirinya berharap pemerintah daerah secepatnya melakukan pembayaran karena ini tentang kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, pemerhati sosial Darmin Wairo, SH, saat diwawancara menyampaikan tidak ada tidak ada alasan lagi, pemerintah daerah harus secepatnya melakukan ganti rugi karena ini telah disepakati.

“Apalagi waktu kesepakatan telah jatuh tempo, jangan sampai pemerintah daerah hanya umbar janji yang tidak ada kepastian” tutupnya.

Reporter : Ordan Pagama

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Pejabat Bupati Halut Ajak Warga Sambut Idul Fitri dengan Damai

Tobelo -- Di tengah bulan suci ramadhan ini, Pejabat Bupati Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Saifuddin...

13 Orang Napi Lapas Perempuan Kelas III Ternate dapat Remisi Idul Fitri

Ternate -- Remisi atau pengurangan masa tahanan adalah salah satu momen yang sangat dinanti-nantikan para...

Berebut Rupiah, Ribut di Proyek Timbunan WFC Zona II Pulau Morotai

Pulau Morotai -- Proyak timbunan Water Front City Zona II di Taman Kota Daruba menelan...

Tanaman Warga Podimor belum dibayar, Pemda Morotai dinilai ingkar janji

Daruba — Tanaman tahunan (Kelapa, Pala Cengkeh) yang berlokasi di Desa Podimor, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai yang digusur untuk pembangunan jalan lingkar Morotai tak kunjung dibayar, pemerintah daerah dinilai ingkar janji.

Pasalnya, pernyataan ganti rugi tanaman telah disepakati bersama masyarakat dengan pemerintah daerah pada tanggal 13 November 2019, hal itu dibuktikan dengan surat pernyataan yang ditanda tangani oleh Fachruddin Banyo, S.Pi (Camat Morotai Jaya), Sunardi Barakati, SH (Plh. Kabag Pemerintaban dan Organisasi), Muchlis Baay, S.Pi., M.Si (Asisten I) serta masyarakat yang tanamannya terkena gusur.

Surat pernyataan ganti rugi tanaman dan daftar hadir rapat masyarakat dengan pemerintah daerah

Berdasarkan surat pernyataan tersebut, bahwa pemerintah daerah berjanji akan melakukan pembayaran pada bulan Maret 2020.

Yustus Kasene, salah satu warga yang tanamannya ikut tergusur saat dihubungi melalui via telpon seluler menyampaikan, sampai saat ini belum ada pembayaran padahal sudah disepakati, pemerintah daerah akan melakukan ganti rugi.

“Untuk ganti rugi sampai saat ini pemerintah daerah belum melakukan pembayaran, padahal tahun lalu sudah disepakati bahwa akan dilakukan pembayaran bulan Maret 2020” ungkapnya

“Untuk jumlah tanaman yang digusur semuanya sudah kami sampaikan dan telah dicatat saat pertemuan dengan pemerintah daerah tahun lalu. Saya berharap pemerintan jangan hanya berjanji tapi tidak bertindak” lanjutnya.

Senada dengan itu, Farida Wairo istri dari alm. Dan Wairo yang sama-sama merasakan janji palsu pemerintah daerah mengatakan, dirinya berharap pemerintah daerah secepatnya melakukan pembayaran karena ini tentang kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, pemerhati sosial Darmin Wairo, SH, saat diwawancara menyampaikan tidak ada tidak ada alasan lagi, pemerintah daerah harus secepatnya melakukan ganti rugi karena ini telah disepakati.

“Apalagi waktu kesepakatan telah jatuh tempo, jangan sampai pemerintah daerah hanya umbar janji yang tidak ada kepastian” tutupnya.

Reporter : Ordan Pagama

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA

Alumni Makasar, Gelar Silahturami di Galela

Galela -- Sejumlah alumni mahasiswa asal Halut yang pernah menempuh pendidikan strata satu di Kota Makasar Provinsi Sulawesi Selatan, pada Senin (10/5) malam tadi menggelar silahturami sekaligus temu alumni...

13 Orang Napi Lapas Perempuan Kelas III Ternate...

Ternate -- Remisi atau pengurangan masa tahanan adalah salah satu momen yang sangat dinanti-nantikan para Narapidana (Napi) tanpa terkecuali para Napi penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ternate. Kepala...

Babinsa Fogi Kawal Langsung Pembagian BLT Tahap I

Sanana -- Memastikan pembagian berlangsung tertib dan aman, Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Desa Fogi-Kec. Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Koptu Sumardi Sapsuha ikut mengawal penyaluran Bantuan Langsung Tunai/BLT...

Jelang Lebaran Saifuddin Sentuh Masyarakat

Tobelo -- Menjelang lebaran Hari Raya Idul Fitri umat muslim 1 Syawal 1442 Hijriah, pada 13 hingga 14 Mei 2021, Pejabat Bupati Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Saifuddin Djuba, kembali...

Berebut Rupiah, Ribut di Proyek Timbunan WFC Zona...

Pulau Morotai -- Proyak timbunan Water Front City Zona II di Taman Kota Daruba menelan anggaran miliaran rupiah, membuat para pekerja berebut Rupiah disana demi kelangsungan hidup keluarga mereka. "Total...

Pembangunan Pertashop Jambula Disorot Wakil Ketua I DPRD...

Ternate -- Sudah dua kali ditolak warga soal pembangunan Pertashop di Kelurahan Jambula Kecamatan Pulau Ternate. Hal ini kemudian menjadi sorotan Wakil Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate. Wakil Ketua I...
 

Jelang Idul Fitri, Pemdes Tabanoma Bentuk Tim Covid 

Halut -- Dalam rangka menyambut hari besar umat muslim yakni Idul Fitri, Pemerintah Desa, BPD, Pemuda bersama masyarakat desa Tabanoma Kecamatan Kao Teluk, Kabupaten Halmahera Utara menyelenggarakan rapat pembentukan...

Aksi Sosial BMI Malut Bagi-bagi Takjil Dihari Ke-27...

Ternate -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bintang Muda Indonesian (BMI) Maluku Utara, gelar aksi sosial dengan berbagi takjil dihari ke-27 Ramadhan, bertempat di Jln. Pahlawan Revolusi tepatnya didepan taman...

Pejabat Bupati Halut Ajak Warga Sambut Idul Fitri...

Tobelo -- Di tengah bulan suci ramadhan ini, Pejabat Bupati Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Saifuddin Djuba, mengajak kepada seluruh lapisan warga masyarakat Halut agar dapat bergandengan tangan bersama dalam...