TERPOPULER

Omset Dua Sekawan Supermarket anjlok, ini penjelasan...

Ternate -- Dua Sekawan Supermarket, adalah sebuah supermarket yang menyediakan berbagai produk dan kebutuhan masyarakat, antara lain produk fashion,...

Soal Qit Hotel adalah Politik character assassination

Sanana -- Polemik persoalan Pengusaha Hotel (baca Qit Hotel-red) dengan diduga salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada...

Ampera Haltim Desak PLN Operasikan Listrik 24...

i-malut.com, Haltim - Mulai beroperasinya listrik 24 jam sehari di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Maba, Maba Tengah dan Wasile sejak diresmikan Selasa, 19...

Acara tatap muka Elang-Rahim dengan Warga Loleo...

Weda -- Bupati Edi Langkara dan Wakil Bupati Rahim Ode Yani, Jum'at (20/11) sore tadi menggelar kunjungan kerja dan...

Oknum Ketua Partai di Waitina dinilai Gagal...

Sanana -- Munculnya wacana disalah satu media online bahwa Paslon HT-UMAR berkampanye menggunakan Fasilitas Negara (Desa) seketika dibantah oleh...

Mursid Amalan nilai, Program Ekonomi Produktif salah...

Maba -- Salah satu anggota DPRD Halmahera Timur (Haltim) menilai Program ekonomi produktif yang gencar ditawarkan salah satu pasangan...

Omset Dua Sekawan Supermarket anjlok, ini penjelasan...

Ternate -- Dua Sekawan Supermarket, adalah sebuah supermarket yang menyediakan berbagai produk dan kebutuhan masyarakat, antara lain produk fashion,...

Soal Qit Hotel adalah Politik character assassination

Sanana -- Polemik persoalan Pengusaha Hotel (baca Qit Hotel-red) dengan diduga salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada...

Ampera Haltim Desak PLN Operasikan Listrik 24...

i-malut.com, Haltim - Mulai beroperasinya listrik 24 jam sehari di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Maba, Maba Tengah dan Wasile sejak diresmikan Selasa, 19...

Acara tatap muka Elang-Rahim dengan Warga Loleo...

Weda -- Bupati Edi Langkara dan Wakil Bupati Rahim Ode Yani, Jum'at (20/11) sore tadi menggelar kunjungan kerja dan...

Oknum Ketua Partai di Waitina dinilai Gagal...

Sanana -- Munculnya wacana disalah satu media online bahwa Paslon HT-UMAR berkampanye menggunakan Fasilitas Negara (Desa) seketika dibantah oleh...

ARTIKEL TERKAIT

Jurnalis Malut Gelar aksi bisu didepan Polda

|

Ternate — Sejumlah Wartawan Maluku Utara (Malut), baik wartawan Tv, Cetak, maupun Online melakukan aksi bisu didepan Polda Maluku Utara, Kamis (22/10). Aksi bisu yang dilakukan sebagai bentuk kekecewaan karena Polisi dianggap saling lempar tanggung jawab antara Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Maluku Utara, atas laporan tindakan intimidasi yang terjadi kepada wartawan.

Advokat Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Marimoi, Maharani Caroline, sebagai kuasa hukum kasus intimidasi terhadap wartawan, saat diwawancarai media ini, menjelaskan bahwa, sudah dua hari ini pihaknya telah mendatangi Polda Malut untuk melaporkan pengaduan atas tindakan intimidasi yang terjadi terhadap wartawan.

“Namun kedatangan kami ditolak dengan alasan Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Malut tidak bisa menerima laporan. Kemudian kami disuruh untuk membuat surat laporan ke Polda,” kata Maharani.

Selanjutnya, kata Rani, pihaknya disarankan agar laporan pengaduannya adalah laporan tindak pidana menghalangi wartawan sesuai undang-undang Pers, dan laporan penganiayaan dan kejahatan asusila.

Maharani bilang, laporan pertama, telah dilaporkan di Dit Reskrimsus Polda Malut, namun ditolak dengan alasan bukan kewenangan mereka, kewenangan mereka hanya menangani kasus pidana dan bukan tindak pidana Pers.

“Kemudian kami juga di suruh ke Dit Reskrimum namun Dit Reskrimum juga menolak dengan alasan tidak terima kasus seperti ini, kecuali kasus penganiyaan dan kasus kesusilaan, dan itu bukan kewenangan kami, silahkan ke Dit Reskrimsus,” jelas Maharani, mengutip pembicaraan Dit Reskrimum.

Advokat LBH ini menyesalkan, bahwa dalam satu institusi ternyata ada kebijakan yang berbeda, dan dianggap tidak profesional, karena saling lempar kewenangan masing-masing.

“Setelah itu baru tadi kami kembali ke polda, dan menyerahkan laporan kepada Kabid Humas Polda AKBP Adip Rojikon, dan akan dibahas bersama pimpinannya, entah itu pimpinannya Kapolda atau siapa saya juga kurang tahu,” ungkapnya.

“Sebab kalau pandangan saya, laporan itu harus diterima dulu di pihak SPKT Polda, baru di disposisi kepada Unit mana, Dit Reskrimsus atau Dit Reskrimum, kemudian dikaji atau di gelar perkara,” tambah menutup.

Video Pesan Layanan Masyarakat

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Kapolri Pimpin Sertijab 8 Kapolda dan Kadiv Propam Polri

Ternate -- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Pol. Drs. Idham Azis, M.Si memimpin Upacara...

Swering Desa Aer Salobar Halteng ambruk, ini komentar Kades

Weda -- Swering atau tembok penahan gelombang di Desa Aer Salobar kecamatan Weda Selatan kabupaten...

Soal Sampah, Pemda Taliabu terkendala akses menuju TPA

Taliabu -- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) saat...
- Iklan KPU Haltim -

Jurnalis Malut Gelar aksi bisu didepan Polda

|

Ternate — Sejumlah Wartawan Maluku Utara (Malut), baik wartawan Tv, Cetak, maupun Online melakukan aksi bisu didepan Polda Maluku Utara, Kamis (22/10). Aksi bisu yang dilakukan sebagai bentuk kekecewaan karena Polisi dianggap saling lempar tanggung jawab antara Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Maluku Utara, atas laporan tindakan intimidasi yang terjadi kepada wartawan.

Advokat Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Marimoi, Maharani Caroline, sebagai kuasa hukum kasus intimidasi terhadap wartawan, saat diwawancarai media ini, menjelaskan bahwa, sudah dua hari ini pihaknya telah mendatangi Polda Malut untuk melaporkan pengaduan atas tindakan intimidasi yang terjadi terhadap wartawan.

“Namun kedatangan kami ditolak dengan alasan Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Malut tidak bisa menerima laporan. Kemudian kami disuruh untuk membuat surat laporan ke Polda,” kata Maharani.

Selanjutnya, kata Rani, pihaknya disarankan agar laporan pengaduannya adalah laporan tindak pidana menghalangi wartawan sesuai undang-undang Pers, dan laporan penganiayaan dan kejahatan asusila.

Maharani bilang, laporan pertama, telah dilaporkan di Dit Reskrimsus Polda Malut, namun ditolak dengan alasan bukan kewenangan mereka, kewenangan mereka hanya menangani kasus pidana dan bukan tindak pidana Pers.

“Kemudian kami juga di suruh ke Dit Reskrimum namun Dit Reskrimum juga menolak dengan alasan tidak terima kasus seperti ini, kecuali kasus penganiyaan dan kasus kesusilaan, dan itu bukan kewenangan kami, silahkan ke Dit Reskrimsus,” jelas Maharani, mengutip pembicaraan Dit Reskrimum.

Advokat LBH ini menyesalkan, bahwa dalam satu institusi ternyata ada kebijakan yang berbeda, dan dianggap tidak profesional, karena saling lempar kewenangan masing-masing.

“Setelah itu baru tadi kami kembali ke polda, dan menyerahkan laporan kepada Kabid Humas Polda AKBP Adip Rojikon, dan akan dibahas bersama pimpinannya, entah itu pimpinannya Kapolda atau siapa saya juga kurang tahu,” ungkapnya.

“Sebab kalau pandangan saya, laporan itu harus diterima dulu di pihak SPKT Polda, baru di disposisi kepada Unit mana, Dit Reskrimsus atau Dit Reskrimum, kemudian dikaji atau di gelar perkara,” tambah menutup.

Video Pesan Layanan Masyarakat

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

- Iklan KPU Haltim -

ARTIKEL TERKAIT

Elang-Rahim penuhi janji hadirkan Jaringan Telkomsel di Desa...

Weda -- Elang-Rahim dalam acara tatap muka didesa Loleo dan Aer Salobar kecamatan Weda Selatan kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) pada, Jum'at (20/11) kemarin berjanji akan memberikan pelayanan akses jaringan...

Soal Sampah, Pemda Taliabu terkendala akses menuju TPA

Taliabu -- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) saat ini, mengalami kendala dengan alat berat untuk memperbaiki jalan menuju lokasi pembuangan sampah. Sementara, tampak...

Soal kader alih dukungan, Ketua Perindo angkat bicara

Taliabu - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kabupaten Pulau Taliabu angkat bicara soal Kadernya yang beralih mendukung Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pulau Taliabu Aliong Mus...

Gakumdu Serahkan Berkas Kades Tawa ke Kejari Halsel

Labuha -- Gakumdu Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), menyerahkan berkas kasus pelanggaran tindak pidana Pemilihan kepada Kejaksaan Negeri, Selasa (24/11) Pukul 14.30. WIT. Koordinator Gakumdu Bawaslu Halsel, Asman Jamel ketika...

Bangun Sinergitas, TNI-Polri dan Dinas Kesehatan Bagi-bagi Masker

Maba -- Dalam rangka membangun kerja sama antar instansi, Polres bersama Koramil dan Dinas Kesehatan Halmahera Timur (Haltim) gelar kegiatan bagi-bagi masker sejumlah 150 buah kepada masyarakat. Kegiatan tersebut bagian...

5 Mahasiswa UPBJJ-UT Ternate ikut Wisuda Virtual yang...

Ternate -- Universitas Terbuka (UT) hari ini menggelar wisuda secara virtual zoom. Wisuda kali ini diikuti oleh Unit Program Belajar Jarak Jauh Unviresitas Terbuka (UPBJJ-UT) diseluruh wilayah Indonesia termasuk...

Persatuan Mahasiswa Muamalah Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam...

Ternate -- Perogram Studi (Prodi) Muamalah merupakan salah satu program studi atau jurusan tertua dibawah naungan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam pada Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate. Prodi...

Pemdes Loleo Halteng Gelar Rapat Pembahasan Anggaran Tahun...

Halteng -- Pemerintah Desa (Pemdes) Loleo, Selasa (24/11) pagi tadi menggelar Rapat Pembahasan Anggaran Tahun 2021, bertempat dikantor desa Loleo kecamatan Weda Selatan kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Hadir dalam kegiatan...

Danpomdam XVI/Pattimura kunjungan kerja ke Denpom XVI/1 Ternate

Ternate -- Danpomdam XVI/Pattimura, Kolonel Cpm Johny Paul Johannes Palupessy beserta Ibu melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Denpom XVI/1 Ternate dengan tujuan melaksanakan Pengarahan kepada personel Denpom XVI/1 dan...
error: