TERPOPULER

Omset Dua Sekawan Supermarket anjlok, ini penjelasan...

Ternate -- Dua Sekawan Supermarket, adalah sebuah supermarket yang menyediakan berbagai produk dan kebutuhan masyarakat, antara lain produk fashion,...

Ampera Haltim Desak PLN Operasikan Listrik 24...

i-malut.com, Haltim - Mulai beroperasinya listrik 24 jam sehari di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Maba, Maba Tengah dan Wasile sejak diresmikan Selasa, 19...

Soal Qit Hotel adalah Politik character assassination

Sanana -- Polemik persoalan Pengusaha Hotel (baca Qit Hotel-red) dengan diduga salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada...

Kecelakaan Maut, Dua Pengemudi Meninggal Dunia

Maba -- Akibat hilang kendali saat mengemudi, satu unit mobil merek Toyota Avanza mengelami kecelakaan maut di jalan lintas...

Acara tatap muka Elang-Rahim dengan Warga Loleo...

Weda -- Bupati Edi Langkara dan Wakil Bupati Rahim Ode Yani, Jum'at (20/11) sore tadi menggelar kunjungan kerja dan...

Oknum Ketua Partai di Waitina dinilai Gagal...

Sanana -- Munculnya wacana disalah satu media online bahwa Paslon HT-UMAR berkampanye menggunakan Fasilitas Negara (Desa) seketika dibantah oleh...

Omset Dua Sekawan Supermarket anjlok, ini penjelasan...

Ternate -- Dua Sekawan Supermarket, adalah sebuah supermarket yang menyediakan berbagai produk dan kebutuhan masyarakat, antara lain produk fashion,...

Ampera Haltim Desak PLN Operasikan Listrik 24...

i-malut.com, Haltim - Mulai beroperasinya listrik 24 jam sehari di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Maba, Maba Tengah dan Wasile sejak diresmikan Selasa, 19...

Soal Qit Hotel adalah Politik character assassination

Sanana -- Polemik persoalan Pengusaha Hotel (baca Qit Hotel-red) dengan diduga salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada...

Kecelakaan Maut, Dua Pengemudi Meninggal Dunia

Maba -- Akibat hilang kendali saat mengemudi, satu unit mobil merek Toyota Avanza mengelami kecelakaan maut di jalan lintas...

Acara tatap muka Elang-Rahim dengan Warga Loleo...

Weda -- Bupati Edi Langkara dan Wakil Bupati Rahim Ode Yani, Jum'at (20/11) sore tadi menggelar kunjungan kerja dan...

ARTIKEL TERKAIT

Tuntut Pj Bupati Lantik PLH Sekda, Warga Duduki Kantor Bupati Haltim

|

Maba — Pembatalan SK PLH Sekertaris Daerah Halmahera Timur (Haltim) oleh Gubernur Maluku Utara (Malut) KH. Abdul Ghani Kasuba menimbulkan polemik diberbagai kalangan, juga mendapat kritikan akademisi. Hari ini, Senin (26/10), warga duduki Kantor Bupati Haltim menuntut Pj Bupati M Ali Fataruba agar secepatnya melantik PLH Sekda yang sudah diusulkan oleh mendiang Ir. Muhdin Ma’bud.

Lutfi Robo dalam orasinya menyampaikan bahwa, SK yang dikeluarkan oleh mendiang Ir. Muhdin Ma’bud sudah memiliki dasar hukum yang sangat jelas, tetapi Gubernur Malut KH. Abdul Ghani Kasuba mengeluarkan surat pembatalan SK PLH Sekda dengan alasan, SK yang dikeluarkan oleh mendiang Bupati Ir. Muhdin sudah kadaluarsa.

“Bagi saya SK PLH yang dikeluarkan pada tanggal 4 september oleh mendiang Ir. Muhdin itu sudah sah secara hukum, dan sudah memiliki dasar hukum yang jelas, tapi kenapa Gubernur KH. Abdul Ghani Kasuba keluarkan surat pembatalan SK PLH Sekda yang sudah dikeluarkan oleh mendiang Bupati Ir. Muhdin dengan alasan SK PLH Sekda sudah kadaluarsa,” kata Lutfi saat menyampaikan bobotan orasinya

Pihaknya meminta kepada Pj Bupati Haltim M Ali Fataruba agar hadir dihadapan masa aksi untuk menjelaskan surat pembatalan SK PLH yang dikeluarkan oleh Gubernur Malut KH. Abdul Ghani Kasuba dan meminta kepada Pj Bupati M Ali Fataruba agar secepatnya melantik PLH Sekda yang sudah di SK kan oleh mendiang Bupati Ir. Muhdin, sehingga dalam waktu dekat sudah mengesahkan APBD-P dan APBD 2021.

“Kami meminta kepada Pj Bupati agar memberikan penjelasan kepada kami secara hukum terkait dengan pembatalan SK PLH Sekda oleh Gubernur KH. Abdul Ghani Kasuba dasar hukumnya apa sehingga dibatalkan?, dan kami meminta kepada Pj Bupati agar secepatnya melantik PLH Sekda yang sudah di SK kan oleh mendiang Bupati Ir. Muhdin sehingga agenda pengesahan APBD-P dan APBD 2021 bisa jalan,” pintanya

Sekedar diketahui, sikap yang disampaikan oleh massa aksi adalah, pertama; mendesak kepada Gubernur Malut agar memerintahkan Penjabat Bupati Haltim untuk segera melantik Penjabat Sekda yang sudah ditetapkan oleh Bupati Haltim Almarhum Ir. Muhdin karena SK tersebut bersifat final dan mengikat, dan kedua; jika Gubernur tidak mengindahkan poin 1 maka Masyarakat Faduli Tragedi 4 September Kabupaten Halmahera Timur akan menduduki dan memboikot seluruh aktivitas Pemerintahan sampai prosesi pelantikan dilaksanakan.

Video Pesan Layanan Masyarakat

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Jaga kelestarian Adat Taliabu, MS-SM bakal gandeng Warga Pribumi ketika terpilih

Taliabu -- Kurangnya Perhatian Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu dalam hal melestarikan adat istiadat masyarakat Taliabu...

Kelompok Tani Ibu-ibu Desa Fayau Nana minta diperhatikan MS-SM ketika terpilih

Taliabu -- Masyarakat Desa Fayau Nana kecamatan Tabona minta Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten...

Belum seminggu Pjs. Bupati Sula Komitmen soal Covid-19, Paslon Pilkada malah kerumunkan orang pawai keliling Kota Sanana

Sanana -- Belum seminggu Pjs. Bupati Sula Idham Umasangadji menyatakan sikap terkait pencegahan Covid-19, tepatnya...
- Iklan KPU Haltim -

Tuntut Pj Bupati Lantik PLH Sekda, Warga Duduki Kantor Bupati Haltim

|

Maba — Pembatalan SK PLH Sekertaris Daerah Halmahera Timur (Haltim) oleh Gubernur Maluku Utara (Malut) KH. Abdul Ghani Kasuba menimbulkan polemik diberbagai kalangan, juga mendapat kritikan akademisi. Hari ini, Senin (26/10), warga duduki Kantor Bupati Haltim menuntut Pj Bupati M Ali Fataruba agar secepatnya melantik PLH Sekda yang sudah diusulkan oleh mendiang Ir. Muhdin Ma’bud.

Lutfi Robo dalam orasinya menyampaikan bahwa, SK yang dikeluarkan oleh mendiang Ir. Muhdin Ma’bud sudah memiliki dasar hukum yang sangat jelas, tetapi Gubernur Malut KH. Abdul Ghani Kasuba mengeluarkan surat pembatalan SK PLH Sekda dengan alasan, SK yang dikeluarkan oleh mendiang Bupati Ir. Muhdin sudah kadaluarsa.

“Bagi saya SK PLH yang dikeluarkan pada tanggal 4 september oleh mendiang Ir. Muhdin itu sudah sah secara hukum, dan sudah memiliki dasar hukum yang jelas, tapi kenapa Gubernur KH. Abdul Ghani Kasuba keluarkan surat pembatalan SK PLH Sekda yang sudah dikeluarkan oleh mendiang Bupati Ir. Muhdin dengan alasan SK PLH Sekda sudah kadaluarsa,” kata Lutfi saat menyampaikan bobotan orasinya

Pihaknya meminta kepada Pj Bupati Haltim M Ali Fataruba agar hadir dihadapan masa aksi untuk menjelaskan surat pembatalan SK PLH yang dikeluarkan oleh Gubernur Malut KH. Abdul Ghani Kasuba dan meminta kepada Pj Bupati M Ali Fataruba agar secepatnya melantik PLH Sekda yang sudah di SK kan oleh mendiang Bupati Ir. Muhdin, sehingga dalam waktu dekat sudah mengesahkan APBD-P dan APBD 2021.

“Kami meminta kepada Pj Bupati agar memberikan penjelasan kepada kami secara hukum terkait dengan pembatalan SK PLH Sekda oleh Gubernur KH. Abdul Ghani Kasuba dasar hukumnya apa sehingga dibatalkan?, dan kami meminta kepada Pj Bupati agar secepatnya melantik PLH Sekda yang sudah di SK kan oleh mendiang Bupati Ir. Muhdin sehingga agenda pengesahan APBD-P dan APBD 2021 bisa jalan,” pintanya

Sekedar diketahui, sikap yang disampaikan oleh massa aksi adalah, pertama; mendesak kepada Gubernur Malut agar memerintahkan Penjabat Bupati Haltim untuk segera melantik Penjabat Sekda yang sudah ditetapkan oleh Bupati Haltim Almarhum Ir. Muhdin karena SK tersebut bersifat final dan mengikat, dan kedua; jika Gubernur tidak mengindahkan poin 1 maka Masyarakat Faduli Tragedi 4 September Kabupaten Halmahera Timur akan menduduki dan memboikot seluruh aktivitas Pemerintahan sampai prosesi pelantikan dilaksanakan.

Video Pesan Layanan Masyarakat

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

- Iklan KPU Haltim -

ARTIKEL TERKAIT

STR Tenaga Kesehatan jadi perhatian Ubaid-Anjas

Maba -- Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Ubaid-Anjas berkomitmen bakal mendorong sertifikat Surat Tanda Register (STR) bagi tenaga kerja kesehatan di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) kedepan. Hal ini...

Amrin: Paslon Penantang hanya akan raih 30% suara...

Taliabu -- Tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Pulau Taliabu nomor urut 1 H. Muhamin Syarif sebut Paslon Nomor urut 2 ditargetkan hanya meraih 30%...

56 Desa terancam Pinalti pencairan DD Tahap III...

Labuha -- Memasuki batas waktu pencairan Dana Desa (DD) Tahap III pada 15 November 2020, terdapat masih 56 desa di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), yang belum bisa melalukan pencairan...

Masyarakat Dorolamo siap menangkan Ubaid-Anjas

Maba -- Masyarakat Desa Dorolamo Kecamatan Maba Tengah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) siap menangkan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Ubaid-Anjas di Pilkada 09 Desember mendatang. Semangat memenangkan ini...

Soal Qit Hotel adalah Politik character assassination

Sanana -- Polemik persoalan Pengusaha Hotel (baca Qit Hotel-red) dengan diduga salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada 2020 ternyata berbau Politik 'Character Assassination' atau dikenal dengan Pembunuhan...

Kelurahan Soa Realisasikan DK tahap II untuk Program...

Ternate - Pemerintah Kelurahan Soa, Kecamatan Kota Ternate Utara, telah menerima Dana Kelurahan (DK) Tahap II sebesar Rp.159 juta. Dana tersebut bakal difokuskan pada program pembangunan fisik. Hal tersebut disampaikan...

Belum seminggu Pjs. Bupati Sula Komitmen soal Covid-19,...

Sanana -- Belum seminggu Pjs. Bupati Sula Idham Umasangadji menyatakan sikap terkait pencegahan Covid-19, tepatnya Rabu 18-11-2020 ketika menggelar Konpresi Pers di Sek. Gugus Tugas Covid-19 di Desa Mangon-Sanana,...

MS-SM Janji Siapkan Fasilitas Pembinaan Bakat Generasi Muda...

Taliabu -- Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Pulau Taliabu Nomor Urut 1 H. Muhaimin Syarif dan Syarifuddin Mohalisi berjanji akan siapkan fasilitas untuk peningkatan kualitas bakat generasi...

Ketersediaan Pangan Kota Ternate dimasa Pandemi Covid-19 masih...

Ternate -- Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang melanda dunia saat ini, sangat mempengaruhi ketersediaan pangan dan mempengaruhi perekonomian dunia. Indonesia salah satu negara yang merasakan dampak tersebut. Akibatnya...
error: