TERPOPULER

Bupati Halsel Dianggap Remehkan Surat Edaran Mendagri

Labuha — Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dianggap telah meremehkan edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn.)...

Senin Besok, Polda Malut bersama Tim Penanggulangan...

Ternate -- Tim gabungan penanggulangan pandemic Covid-19 Provinsi Maluku Utara akan melaksanakan penyemprotan masal di Kota Ternate, guna menangkal...

Ketum HPMWB Tegaskan PT. STS Jangan Main-main...

Maba -- Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Wilayah Buli (HPMWB) sebut perusahaan tambang PT. STS yang beroperasi di wilayah...

Terkait Aksi Protes dan Pemalangan Kantor BP2RD...

Ternate - Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate, Ahmad Yani Abdurahman menanggapi aksi protes dan...

Dalam Waktu Dekat, PD SPSI Akan Bentuk...

Ternate — Pengurus Pimpinan Daerah Federasi Serikat Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD FSP KEP SPSI)...

Usulan PAW Anggota DPRD Kota Ternate dari Partai...

Ternate -- Pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari partai Berkarya, telah dibahas...

Bupati Halsel Dianggap Remehkan Surat Edaran Mendagri

Labuha — Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dianggap telah meremehkan edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn.)...

Senin Besok, Polda Malut bersama Tim Penanggulangan...

Ternate -- Tim gabungan penanggulangan pandemic Covid-19 Provinsi Maluku Utara akan melaksanakan penyemprotan masal di Kota Ternate, guna menangkal...

Ketum HPMWB Tegaskan PT. STS Jangan Main-main...

Maba -- Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Wilayah Buli (HPMWB) sebut perusahaan tambang PT. STS yang beroperasi di wilayah...

Terkait Aksi Protes dan Pemalangan Kantor BP2RD...

Ternate - Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate, Ahmad Yani Abdurahman menanggapi aksi protes dan...

Dalam Waktu Dekat, PD SPSI Akan Bentuk...

Ternate — Pengurus Pimpinan Daerah Federasi Serikat Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD FSP KEP SPSI)...

ARTIKEL TERKAIT

Dua karyawan Bank Maluku Maba terancam 15 Tahun Penjara

|

Maba — Penyidik Polres Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) tetapkan dua karyawan Bank Maluku sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi. Kedua tersangka diduga melakukan penggelapan Kas Bank Maluku Maba Cabang Pembantu Buli.

Kasat Reskrim Iptu Ambo Welang, S.E didampingi Kanit Tipikor Ipda Alimuddin, SH menjelaskan, setelah melakukan penyidikan terhadap kasus tindak pidana korupsi, dua karyawan Bank Maluku Cabang Maba Pembantu Buli ditetapkan sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Iptu Ambo Welang, S.E melalui Kasubag Humas Iptu Jufri Adam, S.Sos rabu (25/11) menyampaikan bahwa, terduga yang berinisial AK dan SD statusnya sebagai saksi berubah sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi.

Saudara AK dan SD menurut Iptu Ambo Waleng awalnya selaku Koordinator Kas Bank Maluku Maba dan Pelaksana teller. Lebih lanjut kata Kasat, keduanya diduga pernah mengikuti Investasi dibeberapa lembaga keuangan.

“Sejak februari 2018 sampai februari 2019 keduanya ikut Investasi Karopoto, Investasi Globak Kavital, Investasi Dorkas dan Investasi Equity (EWF) dengan modal dan bunga yang berfariasi,” ucapnya

Namun, menurut Kasat, ke empat investasi mengalaminya kemacetan sehingga kedua tersangka terbelit hutang yang menumpuk.

“Pada bulan februari s/d november 2019 kedua tersangka mengambil uang di Kas bank Maluku Maba Cabang Pembantu sebesar 500.000.000,” sebutnya

“Uang tersebut digunakan untuk menutupi pinjaman namun tidak cukup untuk melunasi hutang maka kedua tersangka melakukan penyetoran fiktif sebesar 692.642.091,73 sen dan setoran tunai sebesar 456.000.000 ke beberapa Rekening Nasabah, jumlah total kerugian Bank Maluku sebesar 1.670.044.000,” sambung Kasat

Tersangka dijerat dengan Pasal 49 ayat (1) huruf a dan b UU No 7 Tahun 1992 yang telah dirubah dengan UU No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan Jo pasal 374 KUHP dengan ancaman hukuman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

Iklan Video

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Jum’at Pekan Depan, Mahasiswa Patani Timur Gelar LDK

Weda -- Mahasiswa Patani Timur (MPT) dari tiga organisasi, yakni Himpunan Pelajar Mahasiswa Peniti Damuli...

Ketua DPD Partai Beringin Karya Kota Ternate Minta BANMUS Tindak Lanjuti Usulan PAW

Ternate -- Pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari Partai...

Ketum HPMWB Tegaskan PT. STS Jangan Main-main Soal Amdal

Maba -- Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Wilayah Buli (HPMWB) sebut perusahaan tambang PT. STS...

Dua karyawan Bank Maluku Maba terancam 15 Tahun Penjara

Maba — Penyidik Polres Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) tetapkan dua karyawan Bank Maluku sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi. Kedua tersangka diduga melakukan penggelapan Kas Bank Maluku Maba Cabang Pembantu Buli.

Kasat Reskrim Iptu Ambo Welang, S.E didampingi Kanit Tipikor Ipda Alimuddin, SH menjelaskan, setelah melakukan penyidikan terhadap kasus tindak pidana korupsi, dua karyawan Bank Maluku Cabang Maba Pembantu Buli ditetapkan sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Iptu Ambo Welang, S.E melalui Kasubag Humas Iptu Jufri Adam, S.Sos rabu (25/11) menyampaikan bahwa, terduga yang berinisial AK dan SD statusnya sebagai saksi berubah sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi.

Saudara AK dan SD menurut Iptu Ambo Waleng awalnya selaku Koordinator Kas Bank Maluku Maba dan Pelaksana teller. Lebih lanjut kata Kasat, keduanya diduga pernah mengikuti Investasi dibeberapa lembaga keuangan.

“Sejak februari 2018 sampai februari 2019 keduanya ikut Investasi Karopoto, Investasi Globak Kavital, Investasi Dorkas dan Investasi Equity (EWF) dengan modal dan bunga yang berfariasi,” ucapnya

Namun, menurut Kasat, ke empat investasi mengalaminya kemacetan sehingga kedua tersangka terbelit hutang yang menumpuk.

“Pada bulan februari s/d november 2019 kedua tersangka mengambil uang di Kas bank Maluku Maba Cabang Pembantu sebesar 500.000.000,” sebutnya

“Uang tersebut digunakan untuk menutupi pinjaman namun tidak cukup untuk melunasi hutang maka kedua tersangka melakukan penyetoran fiktif sebesar 692.642.091,73 sen dan setoran tunai sebesar 456.000.000 ke beberapa Rekening Nasabah, jumlah total kerugian Bank Maluku sebesar 1.670.044.000,” sambung Kasat

Tersangka dijerat dengan Pasal 49 ayat (1) huruf a dan b UU No 7 Tahun 1992 yang telah dirubah dengan UU No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan Jo pasal 374 KUHP dengan ancaman hukuman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

VIDEO

IKLAN

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

 

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA

FKPA-MU Gelar Aksi Peduli Kemanusiaan dan Kampanye Lingkungan

Ternate -- Forum Komunikasi Pecinta Alam Maluku Utara (FKPA-MU) gelar Aksi Galang Dana Peduli Kemanusiaan untuk masyarakat Halmahera Utara (Halut) yang tertimpa musibah banjir beberapa waktu lalu. Dalam waktu...

Ketua DPD Partai Beringin Karya Kota Ternate Minta...

Ternate -- Pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) dua orang anggota DPRD Kota Ternate dari Partai Berkarya, berbuntut pengembalian kewenangan dari BANMUS DPRD Kota Ternate ke internal Partai. Ketua DPD Partai...

Dirut RSUD Chasan Boesoirie Sebut Banyak Masyarakat yang...

Ternate -- Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie, dr. Syamsul Bahri menanggapi soal isu yang berkembang dan Asumsi negatif masyarakat terkait  Vaksinasi. Menurutnya, bicara soal vaksinasi itu sudah...

P2A Kota Ternate Mencatat Sebanyak 15 Kasus Sepanjang...

Ternate — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2A) Kota Ternate mencatat sebanyak 15 Kasus sepanjang Tahun 2020, diantaranya Kasus Penelantaraan Anak, Kekerasan Terhadap Anak, Hak Asuh Anak, Pencabulan, dan...

Inspektorat Taliabu Belum Teruskan Hasil Audit ADD dan...

Taliabu - Penaganan Kasus Audit ADD dan DD Desa Loseng Kecamatan Taliabu Timur selatan kabupaten Pulau Taliabu hingga kini belum juga diserahkan oleh pihak inspektorat ke Polres Kepulauan Sula. Berdasarkan...

Kuasa Hukum Usman-Bassam Siap Hadapi Gugatan Helmi-Ode di...

Labuha — Kuasa Hukum Usman-Bassam bersama Kantor Hukum AWK dan Partners menyatakan siap menghadapi gugatan dari Paslon Helmi-Ode dalam sidang gugatan, di Mahkamah Konstitusi (MK) yang bakal mulai digelar,...

Antisipasi Bencana Alam, Kadis BPBD Halteng Himbau Masyarakat...

Weda --  Mencermati terkait bencana alam yang menimpa dibeberapa Propinsi di indonesia beberapa waktu lalu telah, Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) menghimbau kepada Masyarakat Agar...

Komisi III DPR Setujui Listyo Sigit Prabowo Sebagai...

Jakarta -- Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry menyampaikan bahwa setelah melakukan uji kelayakan atau fit and proper test, serta mendengarkan pendapat akhir dari semua fraksi-fraksi komisi bidang...

Pekan Depan Wiratama Mewisudakan Mahasiswa Dua Prodi

Ternate - Pekan depan pihak yayasan Wiratama Ternate, gelar wisuda untuk dua Prodi yang sempat tertunda beberapa kali jadwal wisudanya. Dua Prodi tersebut yakni Prodi Menejmen informatika dan Komputer...
error: