TERPOPULER

Gubernur LSM LIRA Indonesia Malut Kecam Pengusiran...

Ternate -- Pelarangan dan Pengusiran oleh Kepala Security, PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) terhadap beberapa wartawan yang...

Nunggak, PDAM Putus Aliran Air Eks Kantor...

Ternate -- Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Ternate memutus sambungan air ke beberapa instansi Pemkot Ternate pada akhir...

Kurang Tenaga Pengajar, Pemkot Ternate akan beri...

Ternate -- Banyaknya Taman Pengajian Qur'an (TPQ) di Kota Ternate masih kekurangan tenaga pengajar. Hal ini mendapat perhatian serius dari...

Online Meeting dengan Sekjen DPP, DPD Demokrat...

Sanana -- Baru-baru ini Sekjen DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsa menggelar Online Meeting atau Rapat Daring dengan sejumlah...

Terkendala Perubahan Sistem, Pembayaran Honor Satgas Taman...

Ternate -- Honor Satgas Taman Kota Ternate bulan November dan Desember 2020, hingga kini belum juga dibayarkan. Sekretaris Dinas Perumahan...

BI dan Pemrov Malut Gelar FGD Rencana...

Ternate -- Bank Indonesia bersama Pemprov Maluku Utara gelar Focus Group Discussion (FGD) Rencana Pembentukan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi...

Gubernur LSM LIRA Indonesia Malut Kecam Pengusiran...

Ternate -- Pelarangan dan Pengusiran oleh Kepala Security, PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) terhadap beberapa wartawan yang...

Nunggak, PDAM Putus Aliran Air Eks Kantor...

Ternate -- Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Ternate memutus sambungan air ke beberapa instansi Pemkot Ternate pada akhir...

Kurang Tenaga Pengajar, Pemkot Ternate akan beri...

Ternate -- Banyaknya Taman Pengajian Qur'an (TPQ) di Kota Ternate masih kekurangan tenaga pengajar. Hal ini mendapat perhatian serius dari...

Online Meeting dengan Sekjen DPP, DPD Demokrat...

Sanana -- Baru-baru ini Sekjen DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsa menggelar Online Meeting atau Rapat Daring dengan sejumlah...

Terkendala Perubahan Sistem, Pembayaran Honor Satgas Taman...

Ternate -- Honor Satgas Taman Kota Ternate bulan November dan Desember 2020, hingga kini belum juga dibayarkan. Sekretaris Dinas Perumahan...

ARTIKEL TERKAIT

HMI Cabang Ternate Minta PT. NHM Hentikan Karantina Karyawan di Kota Ternate

|

Ternate — Covid-19 saat ini menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat. Hal itulah yang membuat Pemerintah hadir dengan kebijakan yang memaksa masyarakat untuk tidak berkerumun dan harus mematuhi protokol kesehatan demi keselamatan bersama.

Di kota Ternate sendiri, Pemkot telah berulang kali menganjurkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga jarak, memakai masker, dan sering mencuci tangan. Bahkan masyarakat dikenakan denda jika kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan, Hal itu sebagaimana tertuang dalam Perwali Kota Ternate. Alhasil, semuanya telah dipatuhi oleh masyarakat Kota Ternate.

“Kota Ternate salah satu daerah di Maluku Utara dengan aktivitas masyarakatnya sungguh sangat signifikan, karena persoalan kebutuhan hidup sebagai masyarakat kota, namun masyarakat Kota Ternate sekalipun beraktivitas untuk mencari nafkah hidupnya, mereka tetap menjaga protap kesehatan demi keselamatan mereka dari penyakit covid-19,” tulis Kabid Hukum dan HAM HMI Cabang Ternate Maruf Majid, melalui releasenya yang diterima media i-malut.com.

Yang menjadi persoalan kata Maruf, yakni karantina karyawan PT. NHM yang dipusatkan di Kota Ternate. Tentunya menurut dia, tingkat kerawanan Covid-19 di Kota Ternate sangat berbahaya dari kabupaten/kota yang lain di Maluku Utara.

“PT. NHM harusnya pusatkan karantina karyawan di Kabupaten Halmahera Utara, jangan di kota Ternate, masyarakat kota Ternate ingin hidup bebas dari Covid-19, jadi PT. NHM jangan menambah beban masyarakat,” ujar Maruf.

Ia menduga, jangan-jangan PT. NHM menganggap kalau masyarakat kota Ternate keselamatan mereka dari Covid-19 harus diabaikan.

“Kalau pun anggapannya seperti ini maka menjadi persoalan yang harus diseriusi oleh pihak DPRD Provinsi Maluku Utara,” tegasnya

Maruf menyebutkan, Kab. Halut tercatat sebagai salah satu kabupaten yang memiliki angka pasien Covid-19 terbanyak, dan kebanyakan berasal dari karyawan PT. NHM, hal ini menjadikan Kab. Halut masuk zona merah.

“Ini artinya bahwa karantina karyawan PT. NHM di kota Ternate sangat mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat kota Ternate,” pungkas dia.

Maruf menyampaikan, pihaknya akan terus mengkampanyekan ke masyarakat Kota Ternate bahwa, karantina karyawan PT. NHM di Kota Ternate itu sangat membahayakan keselamatan masyarakat.

Selain mengkampanyekan lewat media, kata Maruf, pihaknya juga akan turun ke jalan dan meminta pemerintah Kota Ternate untuk menghentikan karantina karyawan PT. NHM di Kota Ternate.

“Jika tidak dihentikan maka kami akan menghentikan dengan cara kami,” ancam Maruf Majid.

Iklan Video

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Berkhianat, 7 Elite Demokrat di Pecat secara Tidak Hormat

Sanana -- Kisruh Partai Demokrat memasuki babak baru ketika DPP Partai berlambang Bintang Mercy itu...

Terkendala Perubahan Sistem, Pembayaran Honor Satgas Taman Kota Ternate Tertunda 

Ternate -- Honor Satgas Taman Kota Ternate bulan November dan Desember 2020, hingga kini belum...

Gubernur LSM LIRA Indonesia Malut Kecam Pengusiran Wartawan di Lokasi PT. IWIP

Ternate -- Pelarangan dan Pengusiran oleh Kepala Security, PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP)...

HMI Cabang Ternate Minta PT. NHM Hentikan Karantina Karyawan di Kota Ternate

Ternate — Covid-19 saat ini menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat. Hal itulah yang membuat Pemerintah hadir dengan kebijakan yang memaksa masyarakat untuk tidak berkerumun dan harus mematuhi protokol kesehatan demi keselamatan bersama.

Di kota Ternate sendiri, Pemkot telah berulang kali menganjurkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga jarak, memakai masker, dan sering mencuci tangan. Bahkan masyarakat dikenakan denda jika kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan, Hal itu sebagaimana tertuang dalam Perwali Kota Ternate. Alhasil, semuanya telah dipatuhi oleh masyarakat Kota Ternate.

“Kota Ternate salah satu daerah di Maluku Utara dengan aktivitas masyarakatnya sungguh sangat signifikan, karena persoalan kebutuhan hidup sebagai masyarakat kota, namun masyarakat Kota Ternate sekalipun beraktivitas untuk mencari nafkah hidupnya, mereka tetap menjaga protap kesehatan demi keselamatan mereka dari penyakit covid-19,” tulis Kabid Hukum dan HAM HMI Cabang Ternate Maruf Majid, melalui releasenya yang diterima media i-malut.com.

Yang menjadi persoalan kata Maruf, yakni karantina karyawan PT. NHM yang dipusatkan di Kota Ternate. Tentunya menurut dia, tingkat kerawanan Covid-19 di Kota Ternate sangat berbahaya dari kabupaten/kota yang lain di Maluku Utara.

“PT. NHM harusnya pusatkan karantina karyawan di Kabupaten Halmahera Utara, jangan di kota Ternate, masyarakat kota Ternate ingin hidup bebas dari Covid-19, jadi PT. NHM jangan menambah beban masyarakat,” ujar Maruf.

Ia menduga, jangan-jangan PT. NHM menganggap kalau masyarakat kota Ternate keselamatan mereka dari Covid-19 harus diabaikan.

“Kalau pun anggapannya seperti ini maka menjadi persoalan yang harus diseriusi oleh pihak DPRD Provinsi Maluku Utara,” tegasnya

Maruf menyebutkan, Kab. Halut tercatat sebagai salah satu kabupaten yang memiliki angka pasien Covid-19 terbanyak, dan kebanyakan berasal dari karyawan PT. NHM, hal ini menjadikan Kab. Halut masuk zona merah.

“Ini artinya bahwa karantina karyawan PT. NHM di kota Ternate sangat mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat kota Ternate,” pungkas dia.

Maruf menyampaikan, pihaknya akan terus mengkampanyekan ke masyarakat Kota Ternate bahwa, karantina karyawan PT. NHM di Kota Ternate itu sangat membahayakan keselamatan masyarakat.

Selain mengkampanyekan lewat media, kata Maruf, pihaknya juga akan turun ke jalan dan meminta pemerintah Kota Ternate untuk menghentikan karantina karyawan PT. NHM di Kota Ternate.

“Jika tidak dihentikan maka kami akan menghentikan dengan cara kami,” ancam Maruf Majid.

VIDEO

IKLAN

i-malut.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

BACA JUGA

Ombudsman Malut Segera Bentuk Tim Investigasi Guna Mengusut...

Ternate -- Menindak lanjuti pertemuan antara Ombudsman, LSM LIRA Indonesia Malut dan LSM GMBI Malut pada pekan kemarin, pihak Ombudsman akan bentuk tim investigasi terkait dugaan monopoli proyek. Kepala Ombudsman...

Berkhianat, 7 Elite Demokrat di Pecat secara Tidak...

Sanana -- Kisruh Partai Demokrat memasuki babak baru ketika DPP Partai berlambang Bintang Mercy itu memecat secara 'tidak hormat' 7 Kadernya yang diduga berkhianat dan terlibat pada percobaan Kudeta...

Lagi, Yayasan NHM Peduli Bagikan Sembako untuk Masyarakat...

Tobelo -- Lagi, H. Robert Nitiyudo Wachjo pemilik saham PT. Nusa Halmahera Minerals (NHM), hadir di tengah-tengah masyarakat melalui Yayasan NHM Peduli, membagikan bantuan sembako ke masyarakat lingkar tambang. Kepala...

BI dan Pemrov Malut Gelar FGD Rencana Pembentukan...

Ternate -- Bank Indonesia bersama Pemprov Maluku Utara gelar Focus Group Discussion (FGD) Rencana Pembentukan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), bertempat di Ruang Serba Guna Maitar Bank Indonesia...

Nunggak, PDAM Putus Aliran Air Eks Kantor Walikota...

Ternate -- Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Ternate memutus sambungan air ke beberapa instansi Pemkot Ternate pada akhir tahun 2020 kemarin, salah satunya Kantor Walikota lama. Gedung yang beralamat...

Online Meeting dengan Sekjen DPP, DPD Demokrat Malut...

Sanana -- Baru-baru ini Sekjen DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsa menggelar Online Meeting atau Rapat Daring dengan sejumlah Pengurus Partai di Wilayah Maluku Utara. Agenda yang merupakan Konsolidasi...
 

DPW Berkarya Malut Gelar Rapat Konsolidasi Pasca Putusan...

Ternate -- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya Maluku Utara gelar rapat konsolidasi dan silaturahmi antara Pengurus DPW, DPD, beserta Anggota DPRD Provinsi, dan Kab/Kota, se-Provinsi Maluku Utara, Selasa...

Terkendala Perubahan Sistem, Pembayaran Honor Satgas Taman Kota...

Ternate -- Honor Satgas Taman Kota Ternate bulan November dan Desember 2020, hingga kini belum juga dibayarkan. Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Ternate, Muchlis Latif saat...

Kurang Tenaga Pengajar, Pemkot Ternate akan beri Stimulus...

Ternate -- Banyaknya Taman Pengajian Qur'an (TPQ) di Kota Ternate masih kekurangan tenaga pengajar. Hal ini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate. "Saya kira untuk kota ternate sudah banyak...
error: